He Is A Girl?!
Chapter 1
2011
Seorang laki - laki berpakaian serba hitam terus memandangi seorang gadis yang baru saja turun setelah menerima penghargaan festival rock lokal. Laki - laki itu memandangi nya dengan intens, membuat objek yang di pandangi nya bergidik ngeri. Laki - laki itu mulai mendekati si gadis tanpa menyadari tatapan ngeri yang ia layang kan pada nya.
" Orang aneh. " pikir Baekhyun.
" Ya! Jangan mendekat! " Baekhyun semakin panik saat jarak laki - laki itu sudah semakin dengan nya. Tanpa pikir panjang ia bergegas lari menjauhi orang itu.
" Tunggu sebentar Byun Baekhyun! " triak laki - laki itu mengejar Baekhyun.
" Mau apa kau?! Orang gila! " jerit Baekhyun sambil terus belari.
Laki - laki itu tidak menyerah ia terus mengejar Baekhyun. Orang - orang menatap mereka dengan tatapan aneh. Bagaimana tidak aneh? Seorang laki - laki dewasa berpakaian serba hitam mengejar seorang gadis remaja di tengah jalanan. Persis sekali seperti om - om mesum yang mengejar mangsa nya. Laki - laki berpakaian serba hitam itu terus mengejar Baekhyun hingga Baekhyun jatuh menabrak tiang.
" Aduh! " rintih Baekhyun memegang dahi nya.
" Byun Baekhyun! Hosh hosh! " ia menarik tangan Baekhyun seraya membantu nya berdiri.
" Mau apa kau?! Jangan dekati aku! " Baekhyun menepis tangan nya.
" Byun Baekhyun right? " tanya laki - laki itu kembali ke gaya profesional nya setelah aksi kejar - kejaran tadi.
" Ya dan kalau boleh tau siapa kau? "
" Perkenal kan nama saya Kim Jonghyun. Saya dari agensi SM Entertainment, mau menawarkan apa anda mau bergabung bersama kami? "
" Ha? " Baekhyun terperanggah kaget. Pasal nya SM Ent adalah salah satu agensi terbesar di Korea dan ia yang hanya siswa biasa di tawar kan untuk bergabung di bawah naungan agensi itu?
" Ya, aku memperhati kan mu dari tadi dan aku berpendapat kau memiliki potensi menjadi artis. "
" Artis?! "
" Ini kartu nama saya. Kau tinggal mengikuti audisi lapangan di gedung SM Ent yang akan di adakan seminggu lagi. " kata Jonghyun memberikan kartu nama nya.
Satu keajaiban terjadi menurut Baekhyun dalam hidup nya. Mimpi nya perlahan - lahan seolah mendekati nya.
Baekhyun menunggu nomor nya di panggil bersama peserta - peserta lain. Ia meremas - remas jari nya gugup membayang kan apa yang akan ia lakukan di dalam ruang audisi itu. Jantung nya berpacu dengan cepat sampai ia rasa orang di sebelah nya dapat mendengar suara detak jantung Baekhyun.
Hingga akhir nya nomor Baekhyun di panggil. Di depan nya terdapat 3 orang. 1 orang juri, 1 camera man, dan 1 lagi Kim Jonghyun. Jonghyun tersenyum kepada Baekhyun untuk memberi kan semangat.
" Annyeonghaseyo! Jeoneun Byun Baekhyun imnida, bangapsseumnida! " Baekhyun tersenyum manis.
" Ne, silahkan mulai menyanyi. "
" if there were no words
no way to speak
i would still hear you
if there were no tears
no way to feel inside
i'd still feel for you
and even if the sun refused to shine
even if romance ran out of rhyme
you wuld still have my heart until the end of time
you're all i need, my love, my Valentine.
all of my life
i have been waiting for
all you give to me
you've opened my eyes
and shown me how to love unselfishly
i've dreamed of this a thousand times before
in my dreams i couldn't love you more
i will give you my heart
until the end of time
you're all i need, my love, my Valentine
and even if the sun refused to shine
even if romance ran out of rhyme
you would still have my heart until the end of time
'cause all i need is you, my Valentine
you're all i need, my love, my Valentine "
Setelah Baekhyun selesai bernyanyi si juri membisikan sesuatu kepada Jonghyun. Mereka berbisik - bisik seraya membaca catatan selama Baekhyun bernyanyi.
" Byun Baekhyun...Selamat kau lolos. " kata juri itu.
Baekhyun mengangga. Matanya melotot. Persis seperti saat Jonghyun menawar kan nya bergabung.
" Mulai besok kau bisa mengikuti trainee bersama yang lain, kami akan menghubungi orangtua mu setelah ini. "
" Kamsahamnida! Kamsahamnida! " Baekhyun melonjak kegirangan.
" Kamsahamnida! Jonghyun ahjussi! " Baekhyun menerjang Jonghyun.
" Eih tua sekali! Panggil saja oppa ne, aku belum setua itu. Jangan kecewakan aku Baek. "
" Pasti oppa hehe! "
" See you soon Baek. " Jonghyun melambai kan tangan nya kepada Baekhyun yang beranjak keluar dari ruang audisi.
" Dari mana kau dapat kan anak itu? " tanya si juri, Lee Ji Min.
" Aku menemukan nya di salah satu festival sekolah. Pilihan ku tepat kan? " Jonghyun tersenyum bangga.
" Aigooo suara nya sangat indah! Tapi bagaimana cara nya kau mengajak dia? Bahkan dia memanggil mu ahjussi? "
" Errr awal nya ia mengira aku orang aneh yang suka menguntit. Di tambah saat itu aku berpakaian serba hitam. Lalu saat aku mendekati nya ia berlari dan kami sempat kejar - kejaran di tengah jalan. "
" HAHAHAHAAHAHAHAHAHAHAHA! Pantas saja kalau aku jadi Baekhyun aku juga akan kabur di tambah muka mu yang seperti kriminal! "
" Yaa! Terserah kau! " Jonghyun cemberut.
Menjadi seorang trainee tidak lah mudah. Sering kali Baekhyun merasa mimpi nya begitu jauh untuk di gapai di tambah tidak ada ke pastian kapan ia akan debut. Tapi semua nya seakan sirna saat ia membayang kan ia akan berdiri di atas panggung itu. Hingga akhir nya semua kerja keras Baekhyun terbayar.
" Baekhyun, aku sudah memutus kan kau akan debut di taun 2012. " kata Lee Sooman suatu hari saat Baekhyun di panggil ke ruangan nya.
Sesuatu dalam diri nya langsung bergelojak. Mata Baekhyun berbinar. Debut adalah impian semua trainee. Debut berati kau memenang kan permainan yang telah kau jalani selama waktu trainee mu. Debut berati kau mengalah kan hampir semua pesaing mu dalam trainee. Debut berarti segala nya.
" Kau akan debut sebagai salah satu member exo. "
Exo? Baekhyun pernah mendengar nya. Saat ini exo adalah gosip panas di kalangan trainee - trainee dari berbagai agensi. Tapi apa Baekhyun tidak salah dengar? Exo yang itu atau ada exo yang lain nya lagi?
" Ya, exo yang itu Baekhyun. Kau akan debut sebagai member boyband. " kata Sooman dengan tenang, seolah ia dapat membaca pikiran Baekhyun.
" APA?! "
Satu lagi keajaiban dalam hidup Baekhyun. Debut sebagai member boyband. Mimpi nya memang sudah tercapai, walaupun dengan cara yang tidak pernah ia bayang kan sebelum nya.
" Kami akan mengurus segala nya. Kau tenang saja, tidak akan ada yang tau kalau kau sebenar nya perempuan. Hanya aku, kau dan manager mu. Dan manager mu adalah Jonghyun. "
Apa yang Sooman katakan tentang mengurus segala nya ternyata benar. Ia benar - benar mengurus segala nya, mulai dari sekolah Baekhyun saat masih TK sampai kuliah, kehidupan Baekhyun di kalangan para trainee, kluarga Baekhyun hingga make over Baekhyun menjadi laki - laki yang manis.
Apa yang tidak bisa di lakukan saat uang adalah segala nya? Semua nya berjalan mulus, hanya satu yang menjadi menjadi masalah. Orangtua Baekhyun. Awal nya mereka tentu tidak menyetujui nya. Anak gadis satu - satu nya akan tinggal bersama 11 pria yang bahkan tidak mereka kenal. Tapi akhir nya mereka menyetujui nya, saat Baekhyun mogok makan dan mengurung diri nya di kamar selama beberapa hari. Tidak masuk akal mungkin untuk beberapa orang, tapi mereka melakukan nya karna mereka percaya dengan Baekhyun. Dengan berat hati mereka melepas anak nya untuk terjun ke dalam dunia entertainment.
" Jangan kecewakan appa dan umma mu, Baekkie. " kata appa Baekhyun saat van hitam Jonghyun menjemput Baekhyun di rumah mereka.
TBC
