He Is A Girl ?!
Chapt 4
Januari 2012
" Aku dan YiFan mau membeli bahan makanan. Ada yang mau nitip sesuatu? " Junmyeon sudah bersiap di depan pintu.
" Aku ikut! " seru Baekhyun, Chanyeol dan Tao.
" Kalian ganti baju dulu. Kami menunggu disini. " kata YiFan.
Junmyeon melonggo memandang YiFan. Yifan berdiri di depan nya memakai jas musim dingin berwarna biru dongker, di dalam nya ia memakai sweater putih polos se-leher, celana panjang berwarna hitam, sepatu boots bewarna hitam juga. Persis seperti model guess. " Kau mau belanja di pasar atau ke studio phootoshoot ? "
YiFan mengacuh kan Junmyeon, memasang wajah -sok- cool andalan nya.
Tak lama kemudian BaekYeolTao kembali. Tao memakai model pakaian serupa dengan Yifan. Beda nya Tao memakai mantel berwarna kuning muda dan topi berbulu berbentuk panda. Sangat sangat imut.
" Ada apa dengan pasangan ini? " Junmyeon menggeleng kan kepala nya saat melihat Tao.
.
.
" Kita belanja di pasar? Ku kira ke mall! " kata Tao dalam bahasa Cina karna ia belum fasih betul menggunakan bahasa Korea.
" Ye, lagi pula kau belum pernah ke pasar Korea kan? Ikuti saja kau pasti suka. " Junmyeon mengelus kepala Tao sayang.
" Woa rasa nya seperti YiFan dan Junmyeon hyung adalah orangtua kita! " kata Baekhyun.
" Tidak tidak. Kau adalah pasangan ku, Tao pasangan Kris hyung lalu Junmyeon hyung orang ketiga di antara kita! HAHAHA! " Chanyeol terbahak lalu merangkul Baekhyun.
" Ya! Aku juga punya couple kok, hanya saja dia.. " Junmyeon teringat bahwa Lay memiliki seorang kekasih. Walaupun couple - couple ini hanya susunan SooMan tetap saja Junmyeon iri dengan yang lain. Kan enak kalau ada yang orang yang kau sayang dan slalu bisa dekat dengan nya.
" Cih, siapa juga yang mau jadi pasangan mu! " Baekhyun melepas kan rangkulan Chanyeol lalu berjalan di depan bersama Tao dan YiFan.
Mereka berhenti di stand toko makanan laut. " Ahjumma, saya minta yang ada di daftar ini. " Junmyeon menyerah kan kertas kepada ahjumma penjual stand.
" Ne, silahkan tunggu sebentar. "
" Gege, ini semua hidup? " Tao mengamati binatang - binatang laut yang di taruh di dalam baskom.
" Baek, ayo kita lihat yang lain! " Chanyeol menyeret Baekhyun ke kios buah.
BRUK
Karna pasar hari itu sangat ramai Chanyeol dan Baekhyun terdorong arus pembeli - pembeli yang lain. " Yeol, bagaimana ini?! " jerit Baekhyun panik. Masalah nya, ini pertama kali nya Baekhyun datang ke tempat ini.
" Jangan lepas kan tangan ku. " suara Chanyeol menanggapi Baekhyun. Karna tubuh Baekhyun yang kecil, ia tertutup orang - orang tapi ia
dapat merasakan tangan Chanyeol masih menggenggam nya.
" Ikuti aku, oke? " Dapat Baekhyun rasa kan tangan Chanyeol menuntun nya kluar dari kerumunan itu.
" Bagaimana ini? Kita terpisah dari yang lain? " Baekhyun panik saat mereka sudah menepi di pinggir kios.
" Mana ku tau! Aku tidak pernah kesini! "
" Ini semua gara - gara kau! "
" Kok aku?! "
" Kau menarik ku duluan! "
L-loli lolipop pop pop pop
Baekhyun menaikan satu alis nya. Ini lagu bukan nya lagu 2NE1? Chanyeol nyengir lalu meraih ponsel nya dari dalam kantong. " Halo? "
" Kau dan Baekhyun dimana?! Kau tau tidak kami pusing mencari kalian yang pergi tiba - tiba! Sampai terjadi sesuatu, ku bunuh kalian! " suara YiFan yang marah - marah sampai bisa Baekhyun dengar padahal Chanyeol tidak men-speaker ponsel nya.
" Hehe, kami terbawa arus pengumjung yang lain tadi hyung. Aku tidak tau sekarang kami berada dimana. "
" Bodoh. Sekarang kalian berada di depan mana? "
" Kios makanan kecil seperti nya. Letak nya di sebrang toko buah. "
" Kami akan kesana sebentar lagi. Jangan kemana - mana dan tetap bersama! " Chanyeol menutup ponsel nya.
Baekhyun seperti nya masih kesal. Ia melipat kedua tangan nya di depan dada. " Kita masuk saja ke dalam. Ayo. " Chanyeol menarik tangan Baekhyun ke dalam toko.
" Ya! Jangan menarik ku bodoh! "
.
.
Mata Baekhyun berbinar saat memasuki toko. Rak - rak makanan kecil mendominasi sepanjang jalan utama toko. Di tengah ada tiang yang berisi banyak permen kapas.
Oh, diet ketat yang selama ini Baekhyun jalani membuat Baekhyun menjadi seperti binatang buas saat melihat banyak makanan.
" Kau mau? " tanya Chanyeol.
" Tidak. "
" Jangan berbohong wajah melas mu itu sudah mengata kan semua nya. " Chanyeol nyengir.
Chanyeol mengambil beberapa makanan dan 2 buah permen kapas lalu memberikan nya ke Baekhyun.
Baekhyun masih diam menatap datar permen itu, padahal dalam hati ia ingin langsung melahap seluruh makanan yang ada di toko ini. Gengsi dikit dong.
" Tidak mau kumakan semua. " Chanyeol membuka mulut lebar nya.
Baekhyun merebut permen kapas dari tangan Chanyeol. " Tidak! Ini punya ku! "
" Makan yang benar, jangan bikin malu. "
" Ahu etdak bihin mahu! " bela Baekhyun dengan mulut penuh permen kapas.
Mereka terus beragrumen, tidak menyadari ada beberapa yeoja yang memekik melihat mereka. Setelah teaser video, exo semakin terkenal. Bahkan mereka sudah memiliki banyak fans walaupun belum debut. Foto - foto mereka juga sudah di sebar kan di dunia maya.
" Baekyeol! Kyaa! " jerit seorang yeoja kencang hingga Baekhyun dan Chanyeol menyadari keberadaan mereka.
Baekhyun mengedip kan matanya. " Mereka bilang apa tadi eh? "
" Baekyeol? "
" Ku rasa itu gabungan nama kita? "
" Oh, aku mengerti. " Tiba - tiba Chanyeol merangkul bahu Baekhyun lalu berjalan ke arah para fangirl itu.
" Annyeonghaseyo! Kalian memanggil kami tadi? " sapa Chanyeol tersenyum ramah.
" KYAAAAA! " jerit mereka.
" BaekYeol oppa, aku shipper berat kalian! Kalian benar - benar sangat manis saat bersama! " kata seorang yeoja berambut sebahu.
Baekhyun tersenyum menanggapi yeoja itu. " Baekkie oppa kau sangat cute! Wajah mu itu sangat lucu seperti anak kecil! "
" Hmpppfttt. " Chanyeol menahan ketawa.
" Boleh kami berfoto dengan kalian? "
" Tentu saja. " jawab Baekhyun.
Gadis - gadis itu mulai berselca bersama Chanyeol dan Baekhyun secara berganti - gantian. Baekhyun merasa sangat senang dapat berintraksi dengan fans nya untuk pertama kali.
" Gomawoyo oppadul! Saranghae! " mereka pamit lalu pergi.
" Wow Baek, aku bahkan tak tahu couple kita sudah terkenal? " Baekhyun hanya mengangkat bahu tidak peduli.
" Baekhyun! Chanyeol! " Junmyeon, YiFan dan Tao berlari masuk ke dalam toko.
" Kemana saja kalian?! Kita bertiga sangat panik tau! " bentak Junmyeon.
" Mian, hyung. Yang penting kalian kan sudah menemukan kami, lagi pula ini karna si yoda itu. Dia menarik tangan ku duluan. " Baekhyun membela diri.
" Ayo kita pulang. " ajak YiFan.
Mereka berlima sudah kluar dari toko saat Chanyeol menjerit. " Astaga aku belum bayar! "
" Bodoh. " Baekhyun menundukan kepala nya berpura - pura tidak kenal dengan Chanyeol.
.
.
.
" Luhan, gege apa yang kau lakukan? " Luhan melonjak kaget. Baekhyun tiba - tiba saja kluar dari kamar dan mendapati Luhan yang sedang mengikuti dance girlband di TV.
Dorm pagi itu masih sepi. Hampir seluruh member masih tidur, tidak heran Luhan sangat kaget saat Baekhyun datang.
" Uh-oh. Tidak ngapa - ngapain. "
" Jangan bohong! Aku melihat mu memperagakan dance girlband tadi hahahahaha! "
" Aku kan hanya mencoba mengikuti. " Luhan membuang muka.
" Eih, jangan seperti itu. Aku juga suka memperhatikan dance girlband - girlband kok. "
" Oh ya? "
Maa boy oh maa boyy
Suara TV mengalih kan pembicaraan mereka berdua, menampil kan dance practice sunbae mereka Sistar.
Baekhyun menatap Luhan lalu menyeringai. " Ayo kita cover dance mereka! "
" APA?! Tidak mau! Aku kan hanya iseng mengikuti! " Luhan menyilang kan kedua tangan nya di depan dada.
" Ayolah. Sekali sajaaa, tidak akan kurekam hanya kita berdua. "
" Tidak tidak. Aku ini manly oke! "
" Bbuing bbuing? " Baekhyun mendongakan kepala nya menatap Luhan.
" Tidak mempan! "
" Yasudah aku dance saja sendiri! "
Baekhyun menggerakan badan nya mengikuti Hyorin. Goyangan pinggul nya, gerakan kaki nya, semua nya sama persis. Luhan heran bagaimana Baekhyun bisa mengikuti dance girlband se-girlband itu? Apa Baekhyun dulu di trainee untuk menjadi member girlband?
Baekhyun duduk di atas sofa, tangan nya ia turun kan ke dada lalu dada nya ia goyang kan.
Oh ma boyy, oh maa boyy baby
Luhan mengangga. Astaga ekspresi Baekhyun. Persis seperti Hyorin bahkan lebih menggoda Baekhyun. Wajah Luhan memanas, jantung nya berdegub kencang. Entah apa yang membuat nya seperti ini, Luhan benar - benar sangat panik. Tau begini, tadi Luhan juga ikut mengcover dance saja.
" Helloww Luhan hyung? Mengapa wajah mu seperti itu? Apa tarian ku segitu bagus nya? Ini pertama kali aku cover dance lagu ini loh. " Baekhyun melambai kan tangan nya di depan wajah Luhan.
Luhan masih shock. " Kau sangat seksi. "
Mampus kau Byun Baekhyun. " Eh?! "
" Err, kau sangat menggoda saat menarikan dance tadi. Bahkan lebih menggoda dari Hyorin. " Luhan menggaruk blakang leher nya yang tak gatal. Wajah nya terasa sangat panas.
Baekhyun mencelos. Apa sebegitu cewe nya dia sampai Luhan terpesona pada Baekhyun? Mulai sekarang kau harus bersikap lebih lelaki Baekhyun.
" Tentu saja aku ini namja! Bahkan dulu saat pertama kita bertemu justru aku yang mengira mu adalah yeoja! Kau sangat cantik! " Baekhyun mengalih kan pembicaraan mereka.
" Aku tidak bilang kau bukan namja. " Luhan mengangkat satu alis nya.
Skak mat. Harus bilang apa kau? Baekhyun diam berusaha memasang ekspresi tenang terbaik nya. " Aku tidak suka di bilang cantik. " kata Luhan lagi.
Baekhyun merasa bersalah. " M-maaf hyung. "
" Sudahlah tak apa. Lama - lama terbiasa juga kok lagian mau bagaimana lagi. Tuntutan pekerjaan. "
" Yah, hyung jangan seperti itu. Kau juga tampan kok. "
" Jangan menghibur ku, kau sendiri yang bilang saat pertama kita bertemu kau mengira ku adalah yeoja. "
" Hehehe. Aku sangat suka mata mu loh. Sangat cantik seperti rusa. Berbinar - binar gimana gitu. " Luhan tersenyum lalu mengacak rambut Baekhyun.
Tiba - tiba bayangan Baekhyun beberapa saat lalu muncul kembali dalam kepala Luhan. Luhan langsung menarik tangan nya dan meninggal kan Baekhyun sendiri.
" Eh, kenapa dia? "
Baekhyun menguap. Pantas saja masih ngantuk, masih pukul 5.30 . Malas kembali ke kamar, Baekhyun merebah kan diri nya di atas sofa. Tidak lama kemudian Baekhyun sudah menuju alam mimpi.
.
.
" Hosh! Hosh! Aduh mimpi itu lagi! " Chanyeol terbangun dengan terengah - engah. Mimpi itu lagi. Beberapa hari ini Chanyeol slalu bermimpi buruk. Chanyeol bermimpi ia di kejar oleh segerbolan ibu - ibu gendut yang berusaha mencium nya. Duh, kan Chanyeol jadi ngeri sendiri.
Chanyeol sudah tidak bisa tidur lagi. Ia memutus kan untuk bangun.
" Bukan nya semalam anak ini tidur di kamar ya kenapa sekarang ada di sofa? " Chanyeol mendapati Baekhyun yang tertidur lelap di sofa.
Chanyeol berjongkok lalu mencubit pipi Baekhyun. " Hehe, wajah nya lucu juga kalau lagi tidur. "
" Hahaha! Pipi nya lebar sekali. Bikin gemas ingin ku makan! "
Chanyeol mengambil spidol lalu mulai melukis di pipi Baekhyun tanpa memikirkan reaksi Baekhyun saat bangun nanti.
" Wajah ku itu 11:12 dengan ampas - ampas kotoran anoa. " begitulah kira - kira tulisan nya. Di tambah Chanyeol menggambar kan komedo palsu di hidung Baekhyun. Kau sungguh akan mati Park Chanyeol.
Chanyeol terbahak sendiri. " Nah, lebih bagus. "
" Hoammh. Aku tidur lagi saja deh. " Chanyeol melirik wajah Baekhyun terkikik lagi lalu Chanyeol ikut merebah kan kepala nya di dekat kepala Baekhyun, ia tidur dengan posisi duduk miring.
.
.
" BUAHAHAHAHAHAHAHA! " suara tawa memecah kan telinga Baekhyun. Brisik sekali ada apa dengan semua nya?
Baekhyun mengucek mata nya. Ia mengerjab kaget saat mendapati hampir seluruh member mengelilingi nya sambil tertawa di tambah ada manager mereka. Daniel ikut tertawa cekikikan sedangkan Jonghyun menatap Baekhyun dengan tatapan yang sulit di arti kan.
" HAHAHAHAHAHA! " Jongdae tertawa keras menunjuk - nunjuk wajah Baekhyun.
" Ada apa dengan wajah ku? " tanya Baekhyun bingung.
Tao menyodor kan cermin kecil. Tangan nya bergetar menahan tawa.
Baekhyun mengeram marah saat menatap pantulan wajah nya di cermin. Sialan, siapa yang melakukan ini pada ku?!
Wajah Baekhyun hampir seluruh nya tertertutup tulisan - tulisan dan gambaran dari spidol berwarna hitam. Baekhyun tampak seperti orang gila.
Semua orang masih terbahak, " Aku mau pipis dulu. Duh, HAHAHAHAHAHA AMPAS ANOA! " Tao berlari ke kamar mandi.
Baekhyun baru menyadari ada Chanyeol tertidur di dekat kepala nya. Chanyeol tidur dengan memegang spidol hitam di tangan nya. Ooh, kau dalam masalah besar Park Chanyeol.
" PARK CHANYEOl! "
Semua orang disitu menutup telinga mereka.
.
.
" Bodoh! Bodoh! Kau orang terbodoh yang pernah kutemui! " Baekhyun terus mendumel di dalam kamar nya.
Chanyeol terbangun karna suara jeritan Baekhyun, begitu bangun Baekhyun langsung meng-hajar Chanyeol tanpa henti.
TOK TOK
" Boleh aku masuk? "
" Masuk saja. " jawab Baekhyun asal. Baekhyun tidak begitu mempeduli kan siapa yang masuk, ia masih sibuk bercermin sambil mendumel.
" Hey, Baek? "
" Oh kau, Jonghyun oppa. " Baekhyun mendapati Jonghyun sudah berdiri di blakang nya.
" Sudah selesai marah - marah nya? "
" Jangan bahas! "
" Kau kelihatan nya sudah mulai dekat dengan mereka ya? Apa lagi dengan Chanyeol? "
" Tidak aku tidak dekat dengan Chanyeol. "
" Bohong, kau terlihat akrab dengan nya. Apa kabar mu? Kau suka disini? "
" Lumayan, aku suka. Sejauh ini tidak ada yang mencuriga kan, err " Baekhyun teringat kejadian tadi pagi.
" Apa? " Baekhyun memutus kan untuk mencerita kan nya kepada Jonghyun.
Jonghyun terkikik. " Jaga diri mu Baek, secantik apa pun Luhan ia tetap namja. Aku tidak mau mendengar kabar kalau kau hamil. "
Baekhyun melongo. " Dasar manager gila! " Jonghyun terbahak. " Aku kesini cuma memberi kan jadwal latihan baru kok sekalian melihat mu, ampas anoa. HAHAHAHA! "
Pintu kamar Baekhyun menjeblak terbuka bersamaan dengan Jonghyun yang berlari kluar.
.
.
3 bulan lagi sampai exo debut. Hari - hari mereka semakin lama semakin padat. Mereka juga semakin terkenal setiap hari nya. Setiap hari di penuhi dengan latihan, promosi, latihan lagi dan lagi. Hubungan Baekhyun dan Chanyeol malah seperti nya semakin buruk. Biasanya saat Chanyeol menjaili Baekhyun, Baekhyun akan membalas tapi setelah insiden itu Baekhyun hanya mendiami Chanyeol, membiar kan Chanyeol berbuat sesuka hati nya.
Baekhyun pusing. Blakangan ini ia merasa tidak enak badan. Di tambah jadwal latihan yang sangat padat membuat nya stress.
Jam menunjukan pukul 11 malam dan Baekhyun masih berada di ruangan latihan vocal.
" STOP! Bisa kah kau menyanyi dengan pitch yang benar?! Ulangi dari awal sampai selesai! Aku tidak mau mendengar suara mu bertriak menyanyi kan nada tinggi lagi! " Vanessa Liu, mentor vocal exo menggebrak kertas di atas meja.
Baekhyun sudah sangat lelah, ia sudah latihan dari jam 4 sore sampai sekarang. Mulai dari latihan dance bersama yang lain sampai jam 8, sampai sekarang latihan vocal individu.
" Maaf kan aku. "
" Aku tidak meminta kau untuk minta maaf! Aku mau kau ulangi lagu tadi dari awal sampai habis! "
Baekhyun mulai bernyanyi lagi, dapat Baekhyun rasa kan suara di dalam tenggorokan nya mulai bergertar. " And I, I will always love youuuu- "
" STOP! Hari ini cukup sampai disini! Aku meragukan mu apa kau bisa debut atau tidak kalau suara mu terus - terusan seperti ini! "
BRAK
Pintu ruang latihan vocal di banting oleh Vanessa.
Baekhyun menghempas kan tubuh nya di atas kursi. Baekhyun marah pada diri nya sendiri, kecewa pada diri nya sendiri. Sial, lagu seperti itu saja aku tidak bisa? Bagaimana kau mau debut Baekhyun? Batin Baekhyun pedih.
Baekhyun sudah sangat lelah, badan nya serasa mau remuk saat ini juga di tambah latihan nya yang tidak berjalan dengan baik.
Baekhyun mulai merasakan mata nya memanas. Perlahan - lahan air mata nya meleleh membasahi pipi Baekhyun.
Baekhyun menangis dalam diam. Ia membekap mulut nya hingga bahu nya bergertar.
.
.
Pukul 1 pagi, baru Baekhyun kembali ke dorm nya. Dorm sudah sepi, wajar saja saat kau menjadi artis, waktu tidur bagaikan harta karun.
" Chanyeol? " Baekhyun mendapati Chanyeol baru kluar dari kamar mandi kamar nya dengan hanya menggunakan celana training.
" Eh, maaf aku tidak ijin kau dulu. Aku pinjam kamar mandi mu. Kamar mandi depan tadi masih di pakai yang lain. "
" Oh, yasudah. " jawab Baekhyun cuek.
" Kau masih marah pada ku? "
" Menurut mu? "
" Maaf kan aku. "
" Sudah tidak usah di bahas. Aku lelah. "
" Aku sungguh - sungguh minta maaf. "
" Teserah mu. "
" Baek- "
" Brisik Chanyeol! Aku sedang tidak mau kau ganggu! " bentak Baekhyun.
Mereka berdua sama - sama terdiam. Dada Baekhyun naik turun sangking emosi nya.
Chanyeol meraih pipi Baekhyun lalu mengusap bagian bawah mata nya. " Apa yang terjadi? Kau menangis? "
" Tidak. " Baekhyun memaling kan wajah nya berusaha melepas kan tangan Chanyeol.
" Kau bisa cerita pada ku kalau kau punya masalah? "
" Tidak. Terimakasih. "
Chanyeol tersenyum hangat. Chanyeol tau, Baekhyun pasti sudah sangat lelah sama seperti diri nya dan yang lain. " Menangis lah kalau itu menenang kan mu. " Chanyeol membawa Baekhyun ke dalam dekapan nya. Tubuh Baekhyun melemas. Pelukan Chanyeol sangat nyaman, Baekhyun dapat merasakan hangat nya kulit Chanyeol saat menyentuh tubuh nya.
" Kau bisa pinjam dada ku, Baek. " Chanyeol mengelus punggung Baekhyun dan akhir nya air mata Baekhyun tumpah juga.
Kali ini Baekhyun tidak berusaha menahan tangis nya seperti tadi, Baekhyun menangis sesenggukan, menumpah kan segala emosi nya. Baekhyun setidak nya membutuhkan satu orang yang dapat ia jadi kan sandaran.
Baekhyun menangis selama 30 menit dan selama itu pula Chanyeol memeluk Baekhyun. Sebenar nya Chanyeol ingin memakai baju dulu, tapi pelukan Baekhyun sangat erat sehingga Chanyeol tidak tega.
" Terimakasih. " Baekhyun mengusap mata nya.
" Tak masalah. Lihat dada ku sampai basah semua, aku berasa mandi lagi. " Chanyeol menunjuk dada nya. Telinga Baekhyun memanas, ia baru sadar Chanyeol dari tadi belum memakai baju.
" Maaf. "
" Tidak, aku yang seharus nya minta maaf. Maaf kan aku karna sudah mencoret muka mu. "
" Permintaan maaf di terima. " Baekhyun tersenyum.
" Jadi, kita berteman lagi sekarang? " Chanyeol mengulur kan jari kelingking nya.
" Um! " Baekhyun mengait kan jari kelingking nya di jari Chanyeol.
KRIUK
Baekhyun memegang perut nya, baru ingat kalau belum makan dari siang dan sekarang Baekhyun benar - benar lapar.
Baekhyun cemberut. Masalah nya Baekhyun sama sekali tidak bisa memasak. Benar - benar tidak bisa, menyala kan kompor saja takut.
" Ayo, ku masakan kau makanan. " Chanyeol nyengir.
" Biarkan saja, lebih baik kau tidur. "
" Aku tidak akan tidur dengan tenang sementara kau disini merana kelaparan atau lebih buruk nya kau meledakan dapur. " Chanyeol memakai baju nya lalu menarik Baekhyun ke dapur.
" Apa yang membuat mu memangis tadi? " tanya Chanyeol sambil memotong bahan makanan.
" Aku tidak bisa bernyanyi dengan baik. "
" Wajar saja, kau sudah lelah. " Chanyeol mengalihkan tatapan nya ke wajah Baekhyun lalu tersenyum menghibur. " Jangan memaksakan diri , Baekkie. " Baekhyun mengangguk kaku. Kalau lagi seperti ini dia baik juga, pikir Baekhyun.
Malam itu mereka habis kan dengan makan nasi goreng buatan Chanyeol dan berakhir tertidur di atas sofa bersama.
.
.
.
" Winter camp?! Kau gila di pertengahan Januari seperti ini?! " Jonghyun dan Daniel menutup telinga mereka dari amukan anak - anak didik nya.
" Beberapa bulan sebelum debut para trainee akan menjalani camp pelatihan. Ini sudah kegiatan wajib bagi seluruh trainee yang mau debut. " kata Daniel kalem.
" Ada nya juga summer camp kali bukan winter camp! " Tao protes.
" Iya sih, tapi kalian kan debut nya April. Kecuali kalau kalian debut Juni atau Juli baru. "
" Kalian mau melatih kami atau membunuh kami sih sebenar nya? " kata Luhan.
" Aku sakit, hyung. Aku tidak bisa ikut. " Baekhyun sudah akan beranjak ke kamar kalau baju nya tidak di tarik Daniel.
" Jangan alasan, mana ada orang sakit bisa bertriak kencang. "
" Pokok nya aku tidak mau ikut! Tidur dengan suhu biasa saja aku sudah kedinginian bagaimana tidur di alam terbuka dengan hanya menggunakan kantung tidur dan tenda?! " Kyungsoo dan Sehun mengangguk setuju.
" Tidak mau tau, malam ini kalian akan kami jemput. Kalian akan camp selama 2 hari 1 malam. Jadi kalian akan sampai di pagi hari besok. " Jonghyun memandang Baekhyun yang sudah lemas. Sebenar nya Jonghyun tidak tega memaksa anak - anak didik nya menjalani camp di tengah musim salju. Tapi mau bagaimana lagi? Terutama Baekhyun, sekuat apa pun Baekhyun sudah berlatih fisik nya tetap fisik yeoja.
" Kalian akan camp di tempat khusus camp milik SM sendiri. Semua sunbae mereka juga sudah pernah camp disana. Letak nya lumayan jauh dari Seoul. Sekitar 10 jam perjalanan. " Daniel menjelas kan.
" Disana ada 3 tenda. Masing - masing berisi 4 orang. " sambung Jonghyun.
" Bisakah aku sendiri? " tanya Baekhyun penuh harap.
Daniel menjawab tegas. " Tidak, berbagi lah dengan yang lain, Baek. "
" Tenda pertama berisi Luhan, Sehun, Baekhyun dan Chanyeol. Tenda kedua berisi YiFan, Tao, Jongin dan Kyungsoo. Tenda terakhir berisi Junmyeon, Yixing, Xiumin dan Chen. Tidak ada pertukaran. "
" Huh, berdasar kan otp ya? " bisik Minseok.
" Mereka benar - benar ingin membuat kita sedekat mungkin dengan couple kita. " balas Jongdae.
" Oke, kami pergi dulu! Kalian bersiap lah! "
.
.
.
" Mereka gila?! "
" Junmyeon hyung, camp di tengah salju begini? Bisa jadi boneka salju aku! "
" Tidak mau ikut hyung! Disini saja sudah kedinginan tanpa pemanas ruangan! "
" Kita kabur saja bagaimana? Biar Jonghyun gege dan Niel gege yang ikut camping sendiri! "
" Winter camp?! Camp saja sendiri dasar tua - tua bangka! "
YiFan memijat pelipis nya mendengar teriakan protes dari member - member nya. " Bisakah kalian diam dulu? " Junmyeon mencoba menenangkan.
" Junmyeon hyung, bilang kalau aku sakit? Perut ku sangat sakit sampai aku pusing. "
" Tidak, YiFan hyung saja sama Junmyeon hyung pergi sendiri! "
" Junmyeon ge, aku juga sakit! "
" DIAMM! " triak YiFan akhir nya.
Seketika ruangan menjadi hening. Semua member menunduk. Tidak baik membuat YiFan menggamuk .
YiFan berdeham sekali. " Kalian semua harus ikut. Mau bagaimana lagi ini kegiatan wajib, seluruh sunbae kita juga melakukan nya sebelum debut. Nah, kalian mau debut atau tidak? Lagipula hanya 2 hari. Aku mau kalian memberes kan barang - barang kalian sekarang! Dan tidak ada yang sakit, Bakehyun, Tao! " YiFan mendelik ke arah Baekhyun dan Tao yang langsung pura - pura tidak melihat.
.
.
Pukul 10 malam 2 buah van hitam sudah terparkir di depan dorm mereka. Angin berhembus kencang, cuaca benar - benar sangat dingin. Di Seoul saja sudah sedingin ini, bagaimana di tempat camp nanti?
Baekhyun memasuki van pertama bersama Sehun, Chanyeol, Yixing, Minseok, Junmyeon dan Jonghyun. Sementara sisa nya nerada di van ke dua bersama Daniel.
" Kalian bisa tidur dulu. Kita akan sampai sekitar jam 7 pagi. " kata Jonghyun. Baekhyun duduk di barisan paling blakang bersama Sehun dan Chanyeol di kanan kiri nya, di barisan tengah ada Minseok, Junmyeon dan Yixing sementara di paling depan Jongyun duduk bersama supir.
Baekhyun melihat ke sekeliling nya. Dalam hitungan detik teman - teman nya hampir sudah tertidur semua. Hanya Yixing yang masih bermain dengan ponsel nya dan Junmyeon yang menatap ke luar jalanan dengan wajah galau.
PLUK
Kepala Sehun dan Chanyeol jatuh secara bersamaan di kanan - kiri bahu Baekhyun. Baekhyun tersenyum sendiri memandangi wajah Chanyeol dan Sehun yang tertidur. Rasanya Baekhyun seperti tidur di kelilingi oleh pangeran - pangeran.
Baekhyun memandang keluar jendela. Baekhyun mengingat perjalan nya dari pertama kali bertemu dengan Jonghyun sampai di masukan ke dalam exo. Sejauh ini tidak ada halangan dalam penyamaran Baekhyun. Setidak nya belum ada yang curiga. Mimpi Baekhyun sudah tinggal selangkah lagi. Tinggal beberapa bulan hingga mereka debut lalu semua nya akan berubah. Dunia sepenuh nya akan berubah saat masuk ke dalam dunia hiburan. Akan lebih banyak tantangan disana, hampir tidak ada lagi yang nama nya privasi. Tiba - tiba Baekhyun merasa ketakutan sendiri. Bagaimana kalau publik mengetahui diri nya adalah seorang yeoja?
" Baek, tidak tidur? " suara Jonghyun menghancur kan imajinasi Baekhyun.
" Sebentar lagi. "
" Tidurlah, perjalanan masih jauh. "
" Ne, hyung. "
Akhir nya Baekhyun memutus kan untuk tidur. Biarlah masa depan berjalan sendiri. Yang penting Baekhyun sudah siap menjalani nya.
Junmyeon menyadari seluruh teman - teman nya sudah tidur. Keadaan benar - benar sepi. Junmyeon menoleh ke samping nya dsn mendapati Yixing masih memainkan ponsel nya. " Apa yang kau lakukan, Yixing? " tanya Junmyeon membuka pembicaraan.
" Tidak ngapa - ngapain, ge. " bagus jangan pikir kan pacar mu terus.
" Aku hanya melihat - lihat foto aku dan pacar ku sebelum aku meninggal kan nya. Aku sangat merindukan nya, ge. "
JLEB
Jumyeon tertohok. " Jangan di pikir kan terus Xing, kau akan semakin rindu dengan nya. " Junmyeon berbicara sok tegar.
" Sekarang kau tidur lah. " Junmyeon mengelus rambut Yixing.
" Ne, jaljayo hyung. Sebaik nya kau tidur juga. " Yixing merebah kan kepala nya di bahu Junmyeon.
Junmyeon mengalih kan padangan nya ke luar kaca. Walaupun cuaca dingin, langit malam itu sangat indah. Bintang - bintang bertaburan di langit.
Kau berada sedekat ini dengan ku, tapi rasanya seperti bintang di atas sana. Sangat jauh untuk ku gapai, Junmyeon menatap wajah Yixing dengan sedih.
.
.
.
TBC
Q: wah ini bakalan jadi boyXboy ya untuk semua member kecuali chanbaek?
atau para uke sebenetnya GS? tapi tao sering mandi sama kris?
A: Iya. Uke nya ga GS kok, ato mau uke nya GS semua?wkwk Iya, Tao sering mandi sama Kris, kan emang asli nya gitu hahahaha
Q: Thor-nim apa nanti chan bkal tau baek cewek? Iya dong buat dia yg tau sendiri baek itu cwek , jdi klau ada apa2 dia yg lindungin baek , ne?
Berarti disini yg normal cuma chan?
A: Tau dongg. Nanti Chan tau sendiri kokk. Sebener nya pertama Lay tuh normal, pacar Lay tuh cewe.
Uda kan? Ada yang mau nanya lagi? Ask aja oke? Kalo kalian mau kasih saran buat moment" couple nya mau gimana juga boleh, review sajaa. Kalo mau kenalan sama gue juga boleh kok huahahahaha! Itu pasar yang di datengin BaekYeolTaoRisHo itu pasar yang kaya di exo showtime yaaa, terus yang chapt kemaren sori salah tulis bukan Desember 2012 tapi Desember 2011.
For Taokedebakkedebuk : Gomawoo ya, saranghae saeng:*
Review juseyoo hehe! :D
