milk junkies

Naruto disclaimer : Masashi kishimoto

Fic ini terinspirasi dari Anime hentai yang berjudul 'milk junkies'

Pair : Naru x Mei x Fuuka x Konan

Rated : M (lemon, lime, rape)

Warning : udah ngak usah banyak tanya, baca langsung bro

Warning 2 : fic ini akan tamat beberapa chapter lagi, namun update fic ini sama fic yang lain bakalan telat banget

.

.

.

Don't like, don't read bro

.

.

.

Naruto duduk disofa ruang tamunya sendiri, diam dan hanya diam, menunggu Mei, Fuuka ,dan Konan yang berbelanja bahan makanan.

Sambil membersihkan hpnya dari debu yang menempel dicasing depan belakang dengan tisu

Dan dipangkuannya terdapat sebuah kotak persegi panjang yang dibungkus rapi.

Naruto menompang dagu sambil melihat kejendela apartemennya, yah merenung hanya merenung just it.

Tangan kirinya, Ia gunakan untuk membuka benda berbentuk persegi panjang, dan didalamnya terdapat kalung emas dengan tatapan kosong

Naruto POV BRO

.

.

Hah sudah 3 bulan, 3 bulan gadis bernama Konan, teman lamaku, tinggal bersamaku. Hah sungguh merepotkan.

Apalagi dia sering menggodaku dengan dadanya, um bisa dibilang tidak terlalu besar sih, tapi untung, imanku kuat, dan jangan pikirkan aku seorang playboy, aku bukan lelaki seperti itu.

Aku tidak tahu, mengapa mereka meninggalkanku?, tanpa memberi tahu mereka berdua pergi ke amegakure, padahal aku berencana mentraktir mereka berdua ke yakiniku, waktu itu adalah hari ulang tahun Konan.

Dan inilah, kalung yang kupesan jauh-jauh hari, aku harus mengorbakan uang saku serta semua uang tabunganku.

Namun itu sia-sia

Naruto POV END BRO

Ia memasukkan kembali kalung tersebut pada tempatnya.

Naruto kembali menerukan membersihkan hpnya

BRAAAK!

"tadaima Naruto!"

"huaaaaa!"

Suara keras itu membuat Naruto terkejut, hingga membuat Naruto terjungkal kebelakang.

"haduh pinggangku sakit"ucap Naruto sambil memegangi pinggannya yang sakit.

Kemudian mengalihkan pandanganya kearah pintu apartemenya yang telah dibuka atau mungkin didobrak oleh Konan, Naruto menghelah nafas panjang.

"Konan setidaknya ketuk pintu dulu, jangan seenaknya main dobrak gitu?"tanya Naruto pada Konan yang berada diambang pintu, dan kedua tangan Konan memegang beberapa buah tas kresek yang sepertinya berisi berbagai macam sayuran dan buah.

"mou Narutoo-kun, aku rindu padamu"balas Konan dengan nada dibuat manja.

Naruto kembali menghelah nafas panjang, Naruto mengambil Nokianya yang terjatuh ke lantai.

'untung tidak rusak'batin Naruto, kemudian ia memasang casing depan dan belakang

Naruto kembali melihat Konan"hah, okaeri Konan, um kemana Mei, dan Fuuka, bukannya mereka bersamamu?"tanya Naruto

Wajah Konan menunjukkan rasa tidak suka, mendengan 2 nama wanita yang selalu bersama Naruto, "huh, Mei-nee, dan Fuuka-nee, masih-"

Ceklek

"ah, tadaima Naruto-kun!"

Ah ternyata oh ternyata Mei dan Fuuka akhirnya tiba diapartemen Naruto.

"okeiri Mei, Fuuka"balas Naruto dengan menghilangkan suffixs 'chan' pada nama Mei dan Fuuka.

Kemudian Mei menaruh belanjanya diatas meja, kemudian tanpa babibu Mei menerjang Naruto dan menciumi pipi Naruto Secara berulang-ulang

Sontak wajah Naruto menjadi merona."ap-apa yang kau lakukan Mei?"Naruto bertanya dengan wajah merona

Mei mengentikan aksinya. "hanya rindu padamu Naruto-kun"balas Mei, kemudian meneruskan aksinya lagi.

Sementara Fuuka berdecak kesal sambil menghentak-hentakkan kakinya dan mengucapkan sumpah serapah pada onee-sannya

Sementara Konan merengut sebal ketika dicuekin.

"um, Mei, apakah kau beli ra-"

"tidak,tidak,tidak Naruto-kun, aku tidak beli ramen instan, jangan makan ramen instan terus Naruto-kun, itu tidak baik untuk kesehatanmu, nah lebih baik makan sayur saja."potong Mei dengan cepat.

Naruto hanya menunduk disertai awan hitam diatas kepalanya. "baiklah"ucap Naruto dengan wajah suram.

Sedangkan Mei hanya geleng-geleng kepala, 'huh dasar maniak ramen!'batin Mei.

"onee-san, lebih baik kita masak saja, aku lapar nih"ajak Fuuka.

Naruto kembali bersemangat, "ha!, ayo!, masa-"

"tidak ada ramen, HARI INI". Fuuka langsung memotong ucapan Naruto.

Tubuh Naruto langsung loyo seperti balon yang kehilangan udara, karena tidak dapat makan ramen, perkataan Fuuka langsung terngiang ngiang dikepala Naruto.

"baiklah"ucap Naruto dengan pasrah, kemudian Naruto berjalan menjauh dari mereka bertiga, dan menuju kekamar mandi

sementara Mei dan Fuuka saling mengedipkan mata, lalu bertos ria

Oh sepertinya mereka memang berencana melarang Naruto memakan ramen

malam hari pukul 9 malam, kamar Naruto

Naruto masuk kekamarnya sambil menguap lebar, dengan perlahan Naruto berjalan kearah lemari pakaiannya yang terletak disamping tempat tidurnya

Dan sementara Mei dan Fuuka, mereka berdua pulang keapartemen mereka sendiri, Naruto membuka lemari tersebut kemudian mengambil piyama tidur, dan kembali menutup lemarinya

Naruto menanggalkan semua pakaiannya, dan kemudian memakai piyama tidurnya.

Pemuda blonde membaringkan badannya dikasur futonnya, ketika hendak menutup mata...

Ceklek

Naruto menengok kearah pintu kamarnya yang terbuka

Ah pucuk dicinta, Mei dan Fuuka didepan mata, kedatangan Mei dan Fuuka membuat Naruto sedikit terkejut, dan yang membuat Naruto terkejut lagi, mereka berdua meningting 2 tas dan 2 koper yang lumayan besar

"eh bukannya kalian berdua kembali keapartemen kalian?"tanya Naruto

"ne Naru kami akan tinggal diapartemenmu Naru"balas Mei

"um benar Naru-kun, aku juga"ucap Fuuka.

"boleh saja, tapi!"ucapan Naruto terpotong karena tiba-tiba Fuuka dan Mei langsung menerjang Naruto.

Mereka berdua langsung memeluk Naruto dan menggenjet Naruto dengan tubuh dan big oppai mereka berdua.

Sementara Naruto mangap-mangap karena sesulitan bernafas

Tak mempedulikan Naruto yang mulai sulit bernafas, mereka berdua malah semakin mengeratkan pelukannya.

PAGI HARI BRO

Kriinnnnggggg!

Suara Jam weker Naruto menggema dikamar Naruto.

Sementara Naruto yang tidur ditemani Mei dan Fuuka dikanan-kirinya, membuka mata dengan berat, "hoooaaam"Naruto menguap lebar-lebar sambil meregangkan kedua tangannya.

"Mei Fuuka, ayo bangun, ini sudah pagi"ucap Naruto sambil menggoyang goyangkan badan Mei dan Fuuka

Namun sepertinya Mei dan Fuuka enggan untuk bangun. "ugh, nanti Naruu, 15 menit lagi"ucap Mei tanpa membuka mata, sambil mengeratkan pelukannya pada Naruto.

"hei hei, bangunlah hari ini aku sekolah, dan Fuuka-chan kau kan kuliah, ayo bangun"

"ogah ah"ucap Mei dan Fuuka dengan bersamaan, dan membuat urat nadi didahi Naruto berkedut.

"Mei, Fuuka!, ayo bangun!, ini sudah pagi!"teriak Naruto tidak memperdulikan tetangga juga terusik akibat teriakannya

Namun Mei dan Fuuka tidak bangun Malah, mengeratkan pelukannya pada lengan Naruto.

Naruto sudah menyerah membangunkan Mei dan Fuuka, kemudian melepaskan pelukannya, dan melenggang keluar dari kamarnya, yah ritual pagi, namanya MANDI.

Naruto berhenti berjalan ketika melihat hp yang ia letakkan diatas meja, disamping tempat tidur menyala.

Naruto mengambil hpnya, dahi Naruto berkerut heran, melihat ada 5 pesan terpampang dilayar hpnya.

Naruto membuka pesan yang ia terima, mata Naruto membulat, ternyata pesan-pesan tersebut dikirim oleh okaa-sannya.

Naruto membuka pesan pertama.

halo anakku sayangku, cintaku!, kaa-san rindu padamu Naru-chan!

Kemudian pesan ke-2

NARUTOOO!, kenapa tidak membalas pesan kaa-san hah?!

Naruto meneguk ludah sendiri, setelah membaca pesan ke-2 dari kaa-sannya, kemudian ia membuka pesan ke-3.

Kau masih tidak membalas Naruto?!, awas kau, akan ku jadikan kau jus duren NARUTO!

Kali ini, pesan dari kaa-san hampir membuat bola matanya keluar dari tempatnya, dengan sedikit gemetar Naruto membuka pesan selanjutnya

Naruto maaf ya sayang, kaa-san terbawa emosi, kaa-san rindu padamu Naruto.

Naruto menghelah nafas lega setelah membaca pesan ke-4 dari kaa-sannya, dan pesan terakhir

Mungkin ini juga salah kaa-san, kaa-san mengirim pesan padamu pukul 3 pagi, ah sudahlah, tapi mungkin kaa-san akan berkunjung keapartemenmu, namun entah kapan, ah ja nee anakku sayang.

Naruto tersenyum sekaligus sweatdrop, sms pukul 3 pagi?, yang benar saja, mana mungkin ia membalas sms tersebut

'aku juga rindu padamu kaa-san'batin Naruto, kemudian melanjutkan ritual pagi yang sedikit terganggu tadi

.

.

.

-[C2DOOM]-

.

.

.

Naruto berjalan diiringi oleh Mei dan Fuuka, mereka bertiga berjalan sambil berpegangan tangan satu sama lain, tak mempedulikan orang-orang yang berlalu-lalang melihat mereka dengan pandangan aneh, dan ada juga yang iri(?)

Naruto hanya menghelah nafas, karena dipandangi tatapan aneh dari orang-orang disekitarnya.

.

.

.

.

Akhirnya mereka bertiga sampai didepan gerbang sekolah, konoha junior high school.

"nah sudah sampai, kita berpisah disini Fuuka"ucap Naruto sambil melepaskan tanganya yang dipegang oleh Fuuka.

"ya suamiku tersayang"ucap Fuuka dan sambil

CUP

Dan Naruto tidak dapat menghindar dari sebuah tindakan tak terduga, yang Fuuka lancarkan.

Yah sebuah ciuman panas dipagi hari

"jaa ne Naruto-kun!"ucap Fuuka sambil berlari menjauh dari Naruto dan Mei

"awas kau baka imoutooo!, akan kubalas kau Nanti!"teriak Mei yang tidak terima Naruto dicium seenaknya oleh adiknya.

"sudah-sudah, jangan marah terus, ayo kita masuk"ucap Naruto sambil menenangkan Mei yang marah-marah.

Kemudian Naruto menyeret Mei yang masih marah keatap sekolah yah, kebiasaan baru ketika dirinya berhubungan dengan Mei.

"ayolah Mei, jangan marah-marah terus". Naruto sudah kewalahan menenangkan Mei tapi, tetap saja Mei mengamuk kayak kingkong yang diambil pisangnya(?)

.

"aaarrrgggh!, Naruto-kun jahat!, kenapa kau membela Fuuka sih?!, Naru jahat!"hardik Mei dengan ekspresi tak suka.

Naruto menghela nafas, "hah Mei, Fuuka kan adikmu dan juga..."

ketika ingin mengucapkan kata terakhir, secara langsung Naruto terdiam, serta sinar dimata biru Naruto...meredup.

Mei pun juga terdiam, entah kenapa mata biru Naruto yang awalnya bersinar menenangkan hati, tetapi kemudian berubah menjadi redup, bagaikan rasa hampa menyerang hati

"Naruto-kun"gumam Mei sambil mengelus pipi kekasinya.

Naruto memejamkan mata sebentar kemudian bertatap mata dengan Mei.

"aku, aku merasa, aku adalah lelaki serakah Mei, aku serakah karena memiliki 2 kekasih sekaligus"ucap Naruto dengan menunduk memutuskan kontak mata dengan Mei.

Mei menatap kekasihnya dengan khawatir, kemudian Mei menyentuhkan dahinya kedahi Naruto.

Mei mendongakan kepalanya dan awalnya Naruto menunduk kembali menatapnya.

Mei langsung memeluk Naruto rapat-rapat, dan begitupun Naruto yang secara gerak refleks, membalas pelukan Mei.

Kehangatan yang mereka berdua rasakan.

Debaran hati yang memacu kencang.

Tak peduli bahwa bell telah berbunyi, Mei dan Naruto tetap berpelukan mesra.

.

Mei melepaskan pelukannya begitu juga Naruto, mereka berdua saling menatap satu sama lain, kemudian mendekatkan wajah masing hingga jarak diantara mereka menipis.

Dan bibir Naruto dan Mei bersentuhan, yah sebuah ciuman tapi bukan ciuman yang penuh nafsu melainkan cinta yang membara.

Sementara dikampus Fuuka

Fuuka yang sedang duduk dikantin, tanpa memesan makanan, hanya menggaruk bibirnya yang secara tiba-tiba gatal.

"kenapa bibirku gatal begini ya?"tanya Fuuka pada dirinya sendiri

'apa yang onee-san lakukan pada Naruto-kun?, grrrh awas kau onee-san'batin Fuuka sambil menggebrak meja, didepannya.

-[C2DOOM]-

Disuatu tempat atau tepatnya ditaman yang ditumbuhi pohon sakura yang telah memekarkan bungannya, terdapat satu pria dan satu wanita

Yeah that's right, mereka adalah Naruto x Mei.

Naruto dan Mei menunggu Fuuka pulang ditaman dekat Konoha junior high school, duduk dibawah pohon sakura yang telah berbunga dan ditemani dengan kekasih merupakan hal yang menyenangkan, oh yeah baby.

Naruto mengelus rambut merah maroon Mei dengan pelan, sementara Mei sendiri memeluk Naruto dengan erat, dengan mata terpejam Mei menikmati belaian kekasih tercintanya.

"Naruto-kun!"

Teriakan tersebut sontak mengejutkan Naruto dan Mei yang sedang memadu kasih, dan Naruto mengenal suara teriakan tersebut.

Fuuka yang berlari terbirit-birit, mencapai tempat Naruto dan onee-san sedang Duduk santai, atau tepatnya bermesraan.

Tap

Tap

Tap

"hah hah hah, kalian berdua tega!, hah hah hah, kalian meninggalkan aku sendiri-aaan uhuuk!".nafas Fuuka tersenggal-senggal disertai batuk diakhir ia berucap.

"salah sendiri, kau terlalu lama baka imouto"kata Mei tanpa melihat kearah Fuuka, mata Mei terpejam sambil merangkul Naruto dengan erat.

Perempatan muncul didahi Fuuka, teganya mereka berdua meninggalkannya, dan bermesraan ditaman, mana tamannya sangat sepi lagi.

"kalian berdua tega!"jerit Fuuka dengan menunjuk mereka berdua.

"ah sudahlah, jangan bertengkar, ah hime duduk disampingku"kata Naruto sambil menepuk rumput yang berada disamping kirinya.

Fuuka terdiam sesaat, kemudian beranjak dari tempat berdirinya. Fuuka melangkah dengan pelan kesamping kiri Naruto, lalu duduk.

Perlahan Fuuka memeluk tangan kiri Naruto dengan erat, sambil mencium pipi Naruto, berulang ulang, disertai desahan kecil dari mulutnya.

Dan Mei yang sedari tadi hanya diam sambil memeluk Naruto, juga ikut-ikutan menciumi pipi Naruto.

Karena menerima serangan, Naruto hanya pasrah, memang Mei dan Fuuka kalau ada maunya ia membiarkannya.

"setelah ini, kalian pulang terlebih dahulu, aku sedang ada pekerjaan dikedai ichiraku"ucap Naruto

Mei dan Fuuka tidak menjawab.

-[C2DOOM]-

Naruto membuka pintu apartemennya dengan pelan, melihat hanya ruang tamu yang lampunya hidup sementara beberapa ruangan gelap, dahinya berkerut heran.

Naruto melangkah masuk kedalam, sambil menutup pintu,

'sepi sekali, kemana mereka bertiga?'Naruto mulai menyusuri seluruh ruang apartemennya

Sreek

Naruto terkejut, seseorang yang tiba-tiba memeluknya dari belakang, dan Naruto merasakan yang memeluknya adalah wanita, Naruto menoleh kebelakang.

"oh Konan, kukira siapa, oh yah kau sudah makan?"tanya Naruto, namun wanita bernama konan tidak menjawab.

Lama kelamaan Naruto merasa risih dipeluk oleh wanita yang bukan merupakan kekasih, adik atau saudara, (malah sampek ke-adik ama saudara bro)

"konan, bisa lepaskan aku"pinta Naruto sambil melepaskan tangan yang memeluk tubuhnya, namun bukan mengendur pelukan tersebut menjadi mengerat

Tangan Konan yang awalnya hanya memeluk Naruto, malah menyusuri bagian bawah atau tepatnya celana panjang Naruto, perlahan Konan memasukkan tangan kedalam celana Naruto.

Sontak Naruto terkejut, mencoba melepaskan tangan Konan, namun sia-sia, pelukan Konan terlalu kuat, hingga ia agak kesakitan.

"he, hentikan Konan-aaahh"belum selesai bicara Naruto mengerang ketika tangan Konan, tepat mengelus batangnya.

Meraskan batang Naruto mengeras, Konan semakin beringas mengelus, serta menggigit tengkuk Naruto, hingga memerah.

"hen-tikan!"Naruto terengah engah, ia tak tahan, batangnya sudah mengeras.

Namun ia teringat 2 kekasihnya, Mei dan Fuuka.

"konan, aku sudah punya kekasih, kumohon lepaskan"mohon Naruto

Konan tersentak, ia tahu 2 wanita berambut merah yang ia kenal adalah kekasih Naruto.

.

.

.

Apakah yang akan terjadi dengan Naruto dan Konan?

.

.

.

Apakah Naruto akan menerima Konan begitu cepat?

.

.

Tunggu, Next chapter, chapter 7

TBC

.

.

.

A/N: assalamualaikum bro!, wah alhamdulillah bisa update lagi, maaf untuk para reader, karena saya update lama amat.

Alasannya, yah beberapa bulan yang lalu saya beli ps2 slim Flashdisk, (bekas sih). Dan saya juga banyak tugas disekola, presentasi, buat kliping, makalah dan bla bla bla.

Dan ditambah ada jam tambahan!, arrgh!

Apalagi, kalau Main RE4, BHD, BLACK, dan gta s.a beh, tambah malas, ngetik fic

Tapi saya bukannya malas karena Main PS2 sih, tapi malas ngetik kalau ngak ada inspirasi

Saya sengaja menghilangkan suffix 'chan', pada saat Naruto memangil Mei dan Fuuka, kenapa?, ah aneh rasanya kalau tiap wanita dikasih suffix 'chan' terus. Saya juga agak aneh, chan, chan, dan chan, kenapa ngak achan(terasi) sekalian

Untuk kemarin yang review chap 5 belum semua saya bales, yah kalian tau lah, pas mau update chap 5, kebetulan FFN lagi gangguan, review yang baru ngak muncul, cuman review yang lama.

Saya ngak percaya, ada 1 review yang sangat tidak bermoral, saya dikatai anjing dan babi oleh review tersebut.

bagi author lain yang pernah diflame, dibiarkan saja, paling mau flame ngak log in, flamer guest hanya sampah FFN indo

Ah, saya juga memberi peringatan bahwa, saya tidak menerima flamer guest, harus log in.

Dengarkan untuk para Flamer guest!, kalian hanyalah TAHI yang mengotori FFN indo, karena ada Fic yang tidak dilanjutkan, seenaknya ngeflame. pasti para flamer ngak pernah sekolah, ngak pernah diajari tata bicara sopan. sampai sebegitunya mereview dengan kata-kata, anjing, babi dan kata-kata kotor lainnya.

Oh mungkin bibir para flamer terlalu sering ngisap rokok!, hingga mulut flamer rusak, dan tanganya dibuat kerja kotor!

Saya seorang pelajar, mangkannya saya ngak sama sekali masuk keaplikasi microsoft, uang yang seharusnya buat beli pulsa, habis karena harus bolak-balik warnet buat tugas sekolah, jangan kalian fikir saya menelantarkan fic, justru saya malah sangat ingin melanjutkan fic.

Saya juga baru saja selesai UTS, saya ingin meng-istirahatkan otak yang panas karena UTS, jadi fic ini ngak saya update.

saya ngak terima review dengan kata-kata kotor, apalagi guest, fuck you flamer guest!, punk ass you ningga!

Oke, saya author Nokia 7610 undur diri wassalam