vkook. mafia!au. word counted: 222. mentions of trigger and a sharp weapon. lots of typo$


"Stop looking at your phone." Jungkook meraih jemari kasar Taehyung, menautkannya dengan miliknya.

"Luka baru?" Jungkook meraba goresan bekas luka yang membentang di telapak tangan Taehyung.

"Yeah." Taehyung menjawab, belum melepaskan pandangannya dari layar ponsel.

"Siapa yang melakukan ini padamu?"

Taehyung menghela nafas, menurunkan ponselnya. "Stop it, you know it's my job."

Jungkook terdiam, mengedarkan pandangannya ke arah pistol yang tergeletak diatas meja, sebuah pocket-knife ditutupi dengan sehelai sapu tangan putih, ada noda darah, serta berkas-berkas penting berisi identitas target, siapa yang harus dimusnahkan, apa yang harus didapatkan. Ketika matanya menangkap seberkas cahaya perak dari sebuah kotak yang sedari tadi tergeletak di sampingnya, ia tersenyum tipis.

"Kau dapat barang bagus hari ini." Jungkook meraih kotak tersebut dan mengambil sebongkah kecil berlian paling bersinar dari sana, menempatkannya diantara bibirnya. "Real things."

Jungkook menarik dasi merah delima milik Taehyung dan menempelkan bibirnya ke bibir Taehyung, lidahnya merasakan tekstur kasar berlian dan tersenyum pedih.

Jungkook beralih ke telinga Taehyung dan berbisik, "Ini sungguh indah," ucapnya terkagum, tak melepaskan berlian tersebut dari genggamannya, "indah sepertiku." Jungkook tertawa genit.

Taehyung mendorong Jungkook hingga keduanya jatuh ke atas permadani cashmere di tengah-tengah ruangan berdinding kayu ek, dengan lengan Taehyung menopang dirinya agar tidak menindih Jungkook.

"There are none gems that can replace how beautiful you are." Taehyung mengusap lembut bibir Jungkook, "Happy birthday, Majesty."


mungkin ini adalah pertama dan terakhir kali saya menulis sebuah mafia!au.

next chapters bakal dipost mungkin hari rabu/kamis, see ya!