Arigatou Karasuno
By: Yume Shin
Disclaimer: Haikyuu! Haruichi Furudate-sensei
Bro!OikawaxKageyama
Genre: family, friendship
.
.
Happy reading :)
.
.
Dimana kesalahanku?
Toru: kelas 3 SMP
Tobio: kelas 1 SMP
.
.
.
Impian Tobio terwujud. Dia sangat ingin bermain voli bersama kakaknya, Toru. Hanya melihat kemampuan kakaknya dari pinggir lapangan sudah membuat Tobio bangga. Ingin sekali dia berteriak bangga, tapi hal itu pasti tidak disukai Toru. Dengan memberanikan diri Tobio menghampiri Toru.
"Toru-nii... err Oikawa-san," sapa Tobio pelan. Menyadari ada yang memanggilnya, Toru menoleh melihat sosok kecil dibelakangnya.
"Iya Tobio, ada yang bisa dibantu?" Tanya Toru dengan ramah.
"Ano... Oikawa-san aku ingin bermain voli denganmu," jawab Tobio dengan malu-malu. Tak lupa wajahnya bersemu merah tipis.
"Posisi apa yang kamu inginkan Tobio?" Toru masih menatap Tobio dengan lembut.
"Setter!" Jawab Tobio cepat. Hal itu membuat Toru kaget.
"Tobio dengarkan aku, dalam satu lapangan hanya ada satu setter. Karena setter itu yang mengendalikan pertandingan, maka tidak akan ada dua komandan. Apakah kamu mengerti?" Jelas Toru dengan tegas. Dia tidak ingin Tobio merebut posisi kebanggaannya.
"Tapi aku ingin satu lapangan dengan Oikawa-san,"
"Mungkin kamu bisa mencoba posisi yang lain. Spiker atau blocker mungkin. Tubuhmu tinggi, manfaatkan itu," jawab Toru masih dengan nada yang tinggi.
"Apakah jika aku menjadi spiker atau blocker Oikawa-san akan bermain bersamaku?" Tanya Tobio ragu.
"Mungkin saja, shuu shuu sana pergi latihan. Aku sedang sibuk berlatih," usir Toru dengan mengayunkan tangannya.
Tobio pergi dengan wajah yang ceria. Dia bertekad akan menjadi pemain voli yang profesional sehingga dia dapat bermain satu lapangan dengan kakaknya.
Dengan berjalannya waktu, kemampuan Tobio semakin baik. Dia tidak hanya bisa berada di posisi setter, posisi spiker dan blocker juga sudah dia kuasai. Hal itu membuat pelatihnya bangga. Tapi tidak untuk Oikawa Toru. Toru merasa Tobio adalah ancaman. Ancaman untuk posisi setter utama di tim Kitagawa Daiichi.
Karena pikirannya yang terlalu khawatir, hal itu berdampak pada alur permainannya hari ini. Hari ini ada latihan persahabatan dengan SMP lain, sangat disayangkan Toru diganti ditengah-tengah pertandingan. Dan tanpa diduga Tobio yang menggantikannya. Dengan ini gambaran imajinasinya tentang Tobio yang menjadi ancamannya menjadi nyata. Mulai hari ini dia membenci Tobio.
Pertandingan berakhir dengan Kitagawa Daiichi sebagai pemenangnya. Pelatih menepuk pundak Tobio dan mengucapkan kata-kata bangga. Wajah Tobio bersemu merah. Dengan langkah cepat Tobio menghampiri Toru yang sedari tadi tertunduk di pinggir lapangan.
"Oikawa-san," sapa Tobio seperti biasa.
"Minggir,"
"Eh?"
"Pergilah!"
"Oikawa-san tolong ajari aku melakukan jump service seperti yang kamu lakukan tadi, itu sangat keren,"
"Diamlah!"
"Eh?"
"Menyingkirlah dari hadapanku Kageyama! Pergi kau dari hadapanku!" Nada suara Toru meminggi.
"Oikawa-"
"BERHENTILAH MERENGEK BOCAH!" Teriak Toru dan langsung meninggalkan Tobio yang masih shock dengan yang Toru ucapkan.
Tobio terdiam. Dilihatnya Toru yang semakin menjauh dan keluar dari gym.
Apa salahku? Dimanakah kesalahanku? Apakah selama ini sikapku salah? Tidak bolehkan aku bermanja kepada kakak kandungku? Tidak bisakah Toru-nii melihatku sebagai adiknya?
.
.
.
.
~TBC~
.
.
.
.
Konnichiwa~
Maafkan Shin yang lamaaa updatenya TvT
Terima kasih kepada semuanya yang sudah menunggu ff ini update *peluksatusatu*
Salam cinta dari Kak Toru dan Dek Tobio
see you~
