Author : manlylittledeer

SO, Park or Byun?

Cast : Main cast Baekhyun and Chanyeol EXO, all member of EXO!

Length : Chaptered

Inspired by all of Chanbaek moments!

Rated : T

Disclaimer : Chanyeol itu punya Baekhyun. Cerita ini punya author. Anti plagiat. Bangga banget siih plagiat? -_-

.

.

.

SO, Park or Byun?

.

.

.

Happy reading!

.

.

.

"I dont even know why I was getting angry" –Byun Baekhyun

.

.

.

.

Baekhyun dan Chanyeol sama-sama terdiam dalam perjalanan kembali ke mobil van. Tidak ada satupun yang berbicara karena sibuk dengan pikiran masing-masing. Dari kejauhan sudah nampak mobil van EXO namun Chanyeol menahan pergelangan tangan Baekhyun

"Baek, aku—"

"Sudahlah, aku malas berdebat" Baekhyun menarik pergelangan tangannya kemudian tetap berjalan kearah van EXO. Chanyeol yang melihat hal itu menarik Baekhyun menjauhi mobil van

"Tidakkah kau ingin mendengarkan penjelasanku?" Baekhyun mendelik kesal

"Penjelasan apa lagi?!" Chanyeol mengusap wajahnya frustasi

"Ayolah, kita hanya memberikan fan service bukan? Kenapa kau kesal sekali? Lagipula itu hal yang wajar bukan bagi idol?" Baekhyun menatap Chanyeol tidak percaya

"Lalu kau akan melakukan yang Oh Hanna itu mau?! Dengan begitu santainya" ujar Baekhyun sambil menggeleng tidak percaya

"Memang kenapa? Kau terlihat emosi sekali"
"Tentu saja!" Chanyeol menatap Baekhyun bingung

"Bahkan permintaan Hanna tidak ada sangkut pautnya denganmu Baek, kau membingungkan" Baekhyun terlihat gelagapan kemudian berjalan meninggalkan Chanyeol. Chanyeol yang dilanda perasaan bingungpun hanya bisa menghela nafas melihat tingkah Baekhyun

Chanyeol masuk kedalam van dimana seluruh member EXO langsung menatapnya dengan tatapan intimidasi. Chanyeol menghela nafas kasar

"Apa lagi?" Sehun menepuk bahunya pelan

"Aku tidak sabar kau ikut acara itu, hyung!" Chanyeol memutar kedua bolamatanya malas. Ini sangat menyebalkan.

.

.

.

Akhirnya setelah seharian berkeliling, member EXO pun pulang kedorm. Semua member langsung masuk kedalam kamarnya karena besok mereka akan berlatih seharian untuk konser EXOluXion mendatang. Dari penjualan album, EXO menghasilkan jutaan keping album yang langsung habis dalam seminggu. Nama EXO semakin populer dan naik daun.

Chanyeol menatap dinding kamarnya dalam diam, Kyungsoo yang satu kamar dengannya pun menyadari sikap aneh Chanyeol

"Kau tidak tidur?" Chanyeol menoleh

"Aku tidak mengantuk. Hyung tidur saja" Kyungsoo membenarkan letak selimutnya

"Sebenarnya ada apa dengan Baekhyun?" Chanyeol menggeleng

"Aku sendiri tidak tahu ada apa dengannya" Kyungsoo memutar kedua bolamatanya

"Lebih baik kau sekarang istirahat kemudian besok kita berlatih seharian. Kau tidak ingin membuat EXO-L khawatir bukan jika kau sakit?" Chanyeol membenarkan ucapan Kyungsoo

"Baiklah, selamat tidur"

"Eum"

.

.

.

.

"One Two Three" Intruksi pelatih EXO

"Call me Baby I georineun wanjeon nanriya" Kai mulai dance, "Call me baby saramdeul saineun namiya. Call me Baby hamkkehaneun mae sungani Like Boom boom boom" Baekhyun, Luhan, Kyungsoo langsung bersiap

"Hey girl, yeongwon gatdeon chalna. Unmyeong gateun sungan.."

Begitu seterusnya seharian member EXO berlatih untuk konsernya besok. Beberapa lagu dari album Mama, MID, Growl pun mereka latih. Awalnya latihan mereka lancar sampai tiba-tiba manajer mereka masuk

"Chanyeol, bisa kau kemari sebentar?" Chanyeol yang sedang berlatih pun berjalan mendekati manajernya. Chanyeol terlihat dalam pembicaraan serius, wajahnya terlihat kaget namun tetap mengangguk menyanggupi. "Baiklah, apa kau mengerti?"

"Mengerti, gomawo noona" Manajer EXO mengangguk kemudian keluar dari ruang latihan. Chanyeol bergabung kembali dengan member EXO lainnya melanjutkan latihan. Pelatih mereka kali ini benar-benar idealis dan perfeksionis, salah sedikit mereka harus mengulang dari awal. Benar-benar melelahkan.

Setelah cukup—atau sangat—lama pelatih mereka akhirnya memberikan member EXO istirahat. Member EXO membungkukkan badannya sambil berterimakasih. Chanyeol, Sehun dan Kai langsung duduk sambil meminum sebotol air mineral dengan rakus karena mereka benar-benar latihan keras tadi

"Tadi ada apa dengan noona, hyung?" tanya Sehun sambil mengelap keringat didahinya. Chanyeol merenggangkan kakinya

"Aku setelah EXOluXion di Korea sudah bisa ikut acara itu" Sehun dan Kai langsung menoleh secara serempak

"Wah daebak! Berapa hari hyung?" Kai terlihat sangat penasaran

"Hanya tiga hari. Setelah itu kita ada tour dan EXO Channel di Jepang, tidak mungkin lama-lama" Sehun dan Kai mengangguk mengerti

"Wah aku bahkan dari dulu ingin ikut acara itu" Sehun menyenderkan badannya, "Kenapa malah kau duluan hyung yang ikut acara itu, menyebalkan sekali"

"Kalau kau bisa menggantikanku, aku dengan senang hati memberikan posisiku padamu" Sehun mendecak

"Tentu saja tidak bisa hyung"

"Sudahlah, lebih baik kita fokus dulu untuk konser EXOluXion besok. Aku sangat tidak sabar" ujar Kai

"Benar! Apalagi ternyata EXO-L itu seksi-seksi dan manis! Omona, kalau boleh aku comot deh satu" Kai menempeleng kepala Sehun

"Dasar playboy, pikiranmu tidak jauh-jauh dari yeoja"

"Ya! Walaupun begini, aku belum pernah sekalipun pacaran!" ujar Sehun tidak terima, "Aku ini pemilih. Tidak sembarang yeoja bisa bersamaku"

"Halah pemilih? Bilang saja tidak ada yang mau denganmu" Ejek Chanyeol, Sehun mendengus

"Lihat saja nanti siapa yang akan jadi kekasihku. Kau akan iri!"

"Well,well,well aku bosan mendengarmu selalu berbicara seperti itu" Sehun hanya bisa mendengus kesal karena diremehkan. Lihat saja nanti!

.

.

.

/the next day/ /EXOluXion concert/ /prepare time/

"Sekarang, sudah banyak EXO-L yang menunggu kita diluar" Suho menatap satu persatu member EXO, "Jangan buat mereka kecewa, kita buat ini menjadi konser yang tidak akan mereka lupakan" Member EXO mengangguk dengan mantap, mereka harus menunjukkan konser yang memukau dihadapan para EXO-L

"Cukup melihat parasku yang tampan ini sudah bisa membuat mereka mimisan kok, Hyung" ujar Sehun dengan dagu diangkat. Chanyeol mendecih

"Percaya diri sekali kau, Albino. Lihat saja nanti kau yang ada malah dipermalukan" Sehun tertawa meremehkan

"Penampilan soloku kali ini sangat seksi Hyung, aku yakin mereka akan menjerit keras. "OPPA OPPPA OMONAA"' Kai melirik Sehun malas

"Kau berisik sekali, maknae. Kau mirip yeoja" Sehun mendelik kesal, tidak terima disamakan dengan yeoja

"YA AK—"

"Kalian bisa diam tidak? Aku tidak bisa berkonsentrasi" tegur Baekhyun yang sedang latihan bernyanyi. Akhirnya Chanyeol, Kai dan Sehun memilih untuk pindah tempat agar tidak mengganggu Baekhyun setelah sebelumnya meminta maaf. Sehun mengambil sebuah botol mineral, meneguknya dengan rakus

"Semoga kejadian rehearsal tadi tidak terulang" Kai menghela nafas

"Semoga saja"

.

.

.

Konser pun dimulai, permulaan konser berjalan dengan lancar. Dari perkenalan, pembukaan sampai dengan penampilan solo masing-masing member. Sampai disitu semuanya lancar sampai dimana EXO-K menampilkan Overdose. Di backstage EXO sudah bersiap dengan posisinya, Baekhyun yang berada diatas dan Kai dibawah /sesuai imajinasi gue aja ya gangikutin reality hehe/ Chanyeol mendekati Baekhyun

"Kau yakin?" Baekhyun mengangkat kedua jempolnya

"Tentu saja! Byun Baekhyun itu tidak lemah, asal kau tahu" Chanyeol mengusak rambut Baekhyun gemas

"Baiklah, figthing!"

Come in. Warning warning warning

"KYAAA! BAEKHYUN!" Para EXO-L langsung berteriak kencang melihat Baekhyun yang jatuh terjerembab kebelakang karena kehilangan keseimbangan. Chanyeol yang melihat hal itu langsung sigap menggendong Baekhyun dan membawanya ke backstage

"Apa kubilang! Jangan pernah memaksakan dirimu Baekkie!" Baekhyun yang berada dalam gendongan Chanyeol berusaha untuk turun. Chanyeol yang melihat tingkah Baekhyun mendengus kesal, "Apa? Kau ingin naik lagi keatas panggung? Lalu kau ingin meminta maaf kepada EXO-L yang ada disana kemudian mau mengulang dari awal? Tidak! Itu tidak akan pernah terjadi. Sekarang manajer noona akan membawamu ke rumah sakit. Setelah konser aku akan menyusul kerumah sakit. Arraseo?" Baekhyun yang memang sebenarnya sudah tidak kuat berdiri pun hanya mengangguk dan memejamkan matanya. Ia sedih membuat kecewa para EXO-L

Chanyeol naik kembali keatas panggung, bergabung kembali kedalam formasi dance. Tadi memang member lainnya diinstruksikan untuk tetap melanjutkan tanpa Chanyeol dan Baekhyun. Semua member EXO sudah tidak konsentrasi, pikiran mereka terbelah dua antara memikirkan keadaan Baekhyun yang cukup parah dan bernyanyi sambil dance dihadapan para EXO-L. Setelah penampilan Overdose, member EXO terus melanjutkan konser

Setelah akhirnya EXOluXion selesai member EXO langsung berangkat kerumah sakit tanpa beristirahat. Mereka benar-benar sangat khawatir dengan keadaan Baekhyun, terlebih Kai yang terlihat terus-terusan menelpon manajer noona. Sehun dan Chanyeol yang melihat tingkah Kai menggelengkan kepalanya

"Ya! Ini kita sedang dalam perjalanan kerumah sakit. Bisa tidak kau tidak membuat manajer noona kita pusing?" ujar Sehun malas. Kai tidak menanggapi ucapan Sehun, ia tetap menelpon manajer noona bolak balik

"Yoboseyo noona, apa Baekhyun sudah sadar?" "Dia sudah bisa sadar kapan?" "Apa dia ada yang lecet?" "Lukanya sudah dijahit?" "Baekhyun hyung dioperasi?" "Baekhyun hyung masih bisa diselamatkan bukan?" Chanyeol mendelik kesal

"YA YA YA! Memang kau kira Baekhyun mau meninggal?" Kai menggaruk kepalanya kasar

"Aku sangat panik hyung, aku yang membuat Baekhyun hyung seperti ini"Sehun menepuk bahu Kai

"Ini kecelakaan, bukan karena salahmu. Okey? Jadi tenang" Kai menyenderkan badannya kesal. Dia benar-benar kesal sekarang karena laju mobil van yang sangat lambat.

Setelah terjebak macet, member EXO langsung berhamburan keluar dair mobil van. Dengan setengah berlari mereka langsung mencari kamar rawat Baekhyun, kamar 202. Setelah ketemu, mereka tidak langsung diperbolehkan masuk sesuai harapan mereka. Uisa melarang mereka untuk masuk berbarengan dan juga Baekhyun kondisinya masih belum stabil sehingga tidak bisa dijenguk terlalu lama

"Baiklah, aku yang pertama masuk" Kai hendak membuka pintu kamar rawat tersebut namun ditahan Chanyeol

"Aku yang tadi menggendongnya, jadi aku duluan" Kai mendecak kesal

"Cepat sana masuk" Chanyeol berterimakasih atas pengertian Kai kemudian dia masuk kedalam. Chanyeol tersenyum pahit melihat keadaan Baekhyun, kau bayangkan saja sahabat dekatmu terbaring lemah sedangkan kau tidak bisa berbuat apa-apa. Chanyeol mendekati Baekhyun secara perlahan kemudian duduk disebelahnya.

"Baek?" Tak ada respon dari Baekhyun, "Baekhyun" Tak ada jawaban keluar dari mulut Baekhyun. Chanyeol menghela nafas

"Besok aku sudah mengikuti acara itu, kuharap kau sudah sadar besok. Dan.."

"MWO?!"Chanyeol menatap Baekhyun kaget begitupun sebaliknya

"Baek kau.."

"Apa kau bilang? Kau besok mengikuti acara tersebut? Jadi kalau aku tidak sadar sampai besok kau tetap syuting? Kau itu menganggapku sahabat tidak sih?" Sekarang, Chanyeol yang melongo. Baekhyun memang sebenarnya sudah sadar dari tadi hanya karena ia terlalu mengantuk sehingga tidak kuat untuk membuka mata. Chanyeol menyipitkan matanya

"Jadi kau sudah sadar dari tadi dan berpura-pura belum sadar? Kau pintar sekarang" Baekhyun mendengus

"Tentu saja, kau baru tahu?"

"Iya pintar. Pintar berbohong" Baekhyun mendecak malas

"Jadi, besok kau sudah mulai syuting? Lagipula kalian semua terlalu khawatir, kakiku hanya terkilir sampai dibawa kerumah sakit seperti ini"Chanyeol membenarkan letak duduknya

"Kau tadi membuat seluruh member EXO tidak konsentrasi saat dipanggung, merasa bersalah?" Baekhyun memutar kedua bola matanya malas

"Aish iya iya maaf. Lagipula tadi aku belum siap dengan posisiku tapi ternyata sudah dimulai. Sudahlah tidak usah membahas masalah sepele ini, yang penting besok kau sudah syuting?" Chanyeol tersenyum kecil

"Ya begitulah. Aku berpasangan dengan Ye Eun Lee (gue ambil dari nama salah satu youtuber indonesia-korea favorit)" Baekhyun mengangguk mengerti

"Ah, begitukah? Berapa minggu?" Chanyeol memandang Baekhyun malas

"Kau ingin aku lama-lama pergi dari dorm ya?"

"Ya begitulah, kau biang keributan di dorm" Chanyeol memandang Baekhyun kesal

"Hanya tiga hari, kita masih punya jadwal EXO Channel dan tour. Kemarin kau terlihat kesal aku ikut acara We Got Married ini sekarang kau malah ingin aku pergi lebih lama" Baekhyun memutar kedua bolamatanya malas

"Dimana yang lain? Hanya kau yang pergi menjengukku?" tanya Baekhyun tidak percaya. Chanyeol menunjuk Kai diluar pintu yang berusaha mengintip

"Baiklah aku keluar. Sepertinya Kai sudah sangat tidak sabar bertemu denganmu" Chanyeol bangkit dari duduknya, baru saja ingin melangkah Baekhyun menahan pergelangan tangan Chanyeol

"Terimakasih sudah mengkhawatirkanku" Chanyeol menatap Baekhyun lama

"Tentu saja, kita sebagai sahabat harus selalu ada untuk satu sama lain bukan?" Baekhyun tersenyum kecil

"Baiklah, suruh Kai masuk. Aku tidak sabar ingin bertemu dengannya" Chanyeol mengangguk mengerti kemudian berjalan keluar. Baru saja Chanyeol membuka pintu

"HEY kau itu lama sekali? Kau bersemedi dengan Baekhyun?!" Chanyeol menatap Kai malas

"Kau pikir saja sendiri dengan otak minimu itu" Kai mendengus kesal kemudian masuk kedalam kamar rawat Baekhyun. Baru saja sebentar langsung terdengar Baekhyun dan Kai tertawa dengan keras. Kyungsoo melirik pintu kamar rawat Baekhyun

"Kai memang pintar mengubah mood orang" Luhan mengangguk setuju

"Dia orang yang sangat konyol dan humoris" Chanyeol melirik Kyungsoo dan Luhan. Sehun mendekati dan duduk disebelah Chanyeol

"Hyung, lalu besok kau mulai jam berapa syuting?" Chanyeol menoleh kearah Sehun

"Besok jam.."

.

.

.

"INI JAM 11 CHANYEOL! KAU SUDAH HARUS SYUTING JAM 12!" Noona manajer membanting pintu kamar Chanyeol dengan penuh amarah sedangkan sasaran kemarahannya masih tertidur lelap dengan manajer menggelengkan kepalanya tidak percaya melihat kelakuan Chanyeol. Dia langsung menindih Chanyeol agar ia kesulitan bernafas dan bangun. Chanyeol yang ditindih pun pelan-pelan memberontak kemudian terbangun dengan nafas tersengal-sengal

"NO-NOONA KAU MAU MEMBUNUHKU?" Chanyeol menatap Noona manajer horor namun dibalas dengan tatapan amarah yang membuat nyali Chanyeol sedikit ciut

"Chanyeol sayang, kau tahu sekarang jam berapa?" Noona manajer tersenyum dengan sangat manis sambil membelai pipi Chanyeol. Chanyeol yang merasakan suasana yang tidak beres melirik jam wekernya yang sepertinya tadi pagi ia banting, Chanyeol langsung membelalakkan matanya

APAAAAAA?! JAM 11?!

Dengan cara mandi secepat kilat, Chanyeol sekarang sudah berada didalam mobil bersama Noona manajer. Chanyeol mengelus perutnya pelan sambil cemberut

"Noona, aku lapar" Noona manajer mendelik kesal

"Disana disediakan makanan. Sabarlah sedikit, lagipula ini kesalahanmu juga kan!" Chanyeol memonyongkan bibirnya kesal. Ia memilih untuk menatap keluar jendela

"Noona setelah syuting aku ingin menjenguk Baekhyun, ne?"

"Arraseo"

.

.

.

Tetot. Tobecontinued

BAHAHAHAHAHAHAHA MAAFKAN GUEE YANG SEENAK JIDATNYA GAAPDET-APDET SELAMA SEBULANAN YA? Huhuh lagi ada masalah ditempat pkl guys jadi gaada mood sama sekali buat ngelanjutin untuk Salon Culinaire lagi digarap nihhh:3

Karena ingin lebih terbuka sama kalian atau kalian pengen neror gue kalo gue gaapdet-apdet /?/ ini pin bbm gue 5738549F biar kalian gakaget gue gaseperti yang kalian pikirin gue itu orangnya rada introvert jadi gue mengeluarkan uneg-uneg gue disini deeeh pasti gue accept kook

Untuk balasan review maaf banget gabisa ya buat chap ini sumpah PKL membuat ibumu ini stress nak apdet selanjutnya /semoga aja/ bisa double apdet yaaaaa adegan jeles jelesannya chap depan. AHEY. Udah yaa gitu aja :3 Love you all, saranghaeyo