CHAPTER 5
Keesokan hari nya , Sehun masih berasa sakit akibat luka luka di wajah nya. Dia berencana untuk tidak ke sekolah pada hari ini . Ah , appa dan eommanya pasti tidak tahu tentang pergaduhan nya. Sehun sekarang sudah berpindah masuk ke apartment yang dihadiahi oleh appanya . Apartment yang lebih hampir dengan sekolah .
Sehun bangkit dari kasurnya untuk menyediakan sarapan dan memakan obat . Setelah memakan obat , Sehun kembali beristirahat di kasur king nya sambil bermain game di PSP dan akhirnya kembali tertidur.
Waktu sekolah sudah tamat . Sial , dia lupa untuk memberitahu Luhan tentang keadaannya sekarang . Luhan pasti mengkhawatirkan nya dan berencana untuk ke rumah nya . Sehun menepuk jidatnya. Lebih baik dia segera menelepon Luhan sebelum Luhan berkunjung ke kediaman rasmi Tuan Oh .
Sehun membatalkan niatnya untuk menelepon. Dia tidak mau kendengar suara lima oktaf Luhan lagi lagi apabila mengetahui bahwa dia sudah tinggal berjauhan daripada keluarganya. Sehun memutuskan untuk mengirim pesan singkat yang mengandungi alamat apartment nya. Setelah itu , Sehun segera bangkit untuk ke kamar mandi .
Setengah jam kemudian , di saat Sehun sedang menonton tv , kedengaran suara suara keriuhan di pintu apartment nya . Sehun segera berjalan ke arah situ dan mendekatkan telinganya ke arah pintu
. "Apa ini benar apartment Sehun ? Kaya sekali sih bocah itu" Kedengaran suara Kai . Oh , jadi dia mampir juga ya . Benar benar teman prihatin tetapi tidak usah sih mempersoalkan rumahku.
"Shh diamlah Kai , kau berisik sekali " - Kyungsoo
"Kalian ini sama sahaja kalau ku nikahi kalian berdua pasti meriah . Sudahla ayo masuk " - Luhan
Sehun tertawa dan sebelum Luhan sempat mengetuk pintu , Sehun sudah membukanya .
"Yak Oh Sehun ! Kau ini mengapa tidak mengabarkan ku bahwa kau tidak akan hadir pada hari ini ? Aku khawatir sekali tahu . Bagaimana keadaanmu ? Apa sudah baikan setelah seharian membolos ? " serang Luhan bertubi tubi.
Sehun termangu mangu sendirian . 'Luhan ini , setidaknya bertanya dengan wajah yang manis dong ' ujarnya di dalam hati. Menyedari keadaan itu , Kyungsoo terus berkata " Hahh apa kamu ini Luhan , setidaknya kita duduk dulu di sofa iya kan Sehun " sambil tersenyum.
Sehun mengiyakan. Mereka berempat berjalan ke ruang tamu dan mulut milik Kai tidak menunjukkan tanda tanda untuk berhenti mengangumi apartment Sehun."Wah besar sekali dan nyaman . Kau tinggal sendiri ? Bahkan terlihat seperti diuruskan oleh seorang perempuan kerana kemas ." Dan bla bla bla .Sehun mengiyakan semua pertanyaan Kai dan memberitahu mereka bahwa itu adalah hadiah dari appanya."Kapan kapan saja kau bisa berkunjung atau bermalam disini Jongin ah , lagipula aku kesunyian disini "
"Aku mau sekali" sahut Jongin
.Mereka makan dan mengobrol sesama sendiri , Sehun juga memberitahu bahwa dia akan ke sekolah pada hari esok kerana dia sudah baikan. Luhan menyerahkan tugasan tugasan pembelajaran kepada jam kemudian mereka bertiga meminta izin untuk pulang . Sehun berterima kasih di atas kunjungan mereka .
Di saat Luhan melangkah pergi , Sehun menarik tangannya ."Kau kenapa , Sehun ? Merindukan ku eoh ? Haha"
"Iya , tunggu sebentar ne , lagipula aku mau membicarakan sesuatu."
"KAI , KYUNGSOO KALIAN PULANG DULU SAJA YA , AKU ADA HAL YANG MAHU DIBICARAKAN DENGAN LUHAN . " Jerit Sehun kepada Kaisoo yang telah berada di muka pintu .Kai segera menjawab bahawa dia baik baik saja , lagipula kan ada Kyungsoo dengannya .
"Mwo? Aku harus pulang dengan nya ? Shireo! " kata Kyungsoo ."Ayolah Kyungsoo , kami hanya mau memberi kalian waktu untuk berkencan " - Luhan
Kyungsoo akhirnya dengan terpaksa berjalan bersama Kai yang tersenyum senyum sendirian .
Sehun memulakan bicara "Lu , kemarilah duduk disampingku " . Luhan hanya menurut dan sekali lagi mengumpul kekuatan untuk berhadapan dengan Luhan .
"Lu , aku mencintaimu. "
"Mwo?" Cantas Luhan.
"Sabar dulu ne, tunggu aku habis bicara . Kau mungkin berpikir terlalu awal untukku menungkapkannya tapi percayalah , bahawa aku sudah mencintaimu sebelum aku pindah lagi. Kau tahu kan aku selalu melindungimu setiap waktu . Ketika itu aku berpikir bahwa itu hanyalah perasaan sayang terhadap teman , namun setelah aku berpindah , aku merasa kekosongan di dalam hati dan ketika itu baruku sedar yang aku telah mencintaimu . Jujur saja , ketika di Seoul aku tidak pernah mengencani sesiapa kerana aku hanya bercita cita untuk memilikimu , Lu , yahh walaupun aku ini tampan dan bergaya sekali kok . Di saat Kris menghajarku semalam , aku semakin yakin bahwa aku mencintai mu. Aku sengaja bilang bahwa kau bukanlah tipe ku kerana aku takut kau tidak suka padaku, namun di saat ini aku tetap ingin memberitahumu , kau mahu atau tidak terpulang Lu . Lu han , would you be my girlfriend ? Aku berjanji walaupun setelah tamat sekolah pun kita akan tetap bersama " kata Sehun terbata bata.
Luhan merasakan air mata di pelipis nya. Segera dikesat oleh nya
."Lu , kenapa kau menangis ? Aku minta ma-"
"Sehun bodoh"
."Eh ? Mengapa ?"
" Aku juga sebenarnya menyukaimu dan mencintaimu sekian lama . Kau tahu , di sekolah ini aku juga bahkan tidak pernah menyukai sesiapa , walaupun si naga Kris yang tampan itu berkali kali menyatakan perasaannya terhadapku . aku tidak menyangka bahwa akan bertemu mu di sini , Sehun . Dan aku mau , menjadi yeoja chingu mu Oh Sehun " , kata Luhan sambil tersenyum.
"Terima kasih , Luhan . Aku akan memberitahu naga jelek itu bahwa kau adalah pacarku besok ." Kata Sehun sambil tertawa
."Dan aku akan mencungkil mata sesiapa yang berani memandang dan mendekatimu setelah ini " kata Luhan
.Sehun bergidik ngeri dan mereka tertawa sambil berpelukan .
TBC
