CHAPTER 6
Sehun dan Luhan keluar dari perut kereta dan berjalan beriringan ke kelas. Namun pada pagi ini mereka berjalan berpegangan tangan. Mereka terus masuk ke dalam kelas
."Hey kalian udah jadian ya ?" teriak Park Chanyeol yang berada di hujung kelas . Sehun dan Luhan hanya tersipu malu dan Sehun mengangguk . "Wahh , chukkae kalian ! Kalian cocok sekali " sahut Jongdae si kotak kardus yang duduk di sebelah Chanyeol. "Ya benar itu , asal kau tahu ya , Luhan itu kan keras kepala dan cerewet sekali sih , semoga betah melayani karenah nya Sehun hahaha " kata Suho si Ketua OSIS . Luhan berasa ingin sekali menyumbat mulut sang pujaaan hati Kyungsoo itu dengan penyapu.
"Ya sudah sih kalian , mereka sudah malu sekali haha , asal kalian tahu ya semalam mereka jadian setelah kami berkunjung ke rumah Sehun lalu Luhan menghalau ku dan Kyungsoo ,ternyata untuk bermesraan berdua bersama Sehun hahaha" sahut Kai pula. Seisi kelas terus tertawa galak. "Diam kau hitam , kau itu bila hendak jadian bersama BabySoo mu itu ?" Sehun bersuara . Kai terus menjawab
" Haha iya , Soo ah , selepas sekolah nanti kau mau kan menemaniku ke satu tempat ?" . Kyungsoo hanya memberi pandangan maut nya
.Dalam keriuhan kelas itu , Kris duduk menyandarkan tubuhnya kedinding. 'Jadi mereka sudah jadian . Setidaknya aku harus melupakan Luhan. Mungkin ini saatnya aku harus mengalah , hahh' batinnya
. "Hey bocah . " panggil Kris kepada Sehun . Sehun segera menoleh . "Jaga Luhan dengan baik. Jika aku mendengar kau menyakitinya aku tidak akan teragak agak untuk memukulmu lagi" lanjutnya lagi
. "Terima kasih Kris , ternyata kau tidak seburuk yang ku sangka kan haha" Kris hanya tersenyum .
"Kita teman?"
"Teman"
Mereka berdua terus berjabat tangan.
Setelah bel pulang sekolah berbunyi , Kai terus memasukkan buku bukunya ke dalam tas nya lalu mengejar Kyungsoo yang sudah keluar dari kelas. "Kyungsoo ah! Ayo temaniku jalan jalan oke " ujar Kai setelah berjaya menyaingi langkah Kyungsoo. "Oh Kai, lain kali saja sih , aku sudah punya janji dengan Suho untuk pergi ke toko buku" jawab Kyungsoo seadanya. "Begitu . Hmmm baiklah . Kau pulang dengan apa ? Suho menghantar atau tidak ?" "Iya sih , aku ini kan calon pacar nya hahaha baiklah Jongin , aku permisi ya". Kai hanya tersenyum miris mendengar ayat Kyungsoo.
Kyungsoo POV
Dimana sih Suho? Aku sudah menunggunya selama setengah jam. Ah , lebih baik aku menunggu sedikit waktu lagi . Tidak ada ruginya menunggu Suho. Kyungsoo masih setia di hentian bis. Sepuluh menit kemudian , Kyungsoo melihat Suho sedang berjalan keluar dari pagar sekolah sambil tertawa bersama yeoja berdimple dan manis
.'Siapa itu ? Bukankah dia Yixing dari kelas sebelah?' Kyungsok berasa sakit hati melihat kemesraan mereka , namun dia tetap memaniskan wajahnya melangkah ke arah mereka. "Hai kalian . Suho, apa kau masih ingat dengan temu janji kita?" tanya Kyungsoo to the terlihat serba salah. "Astaga Soo ! Aku lupa . Maafkan aku kyungsoo , lagipula aku telah berjanji dengan Nona Zhang untuk menghantar Yixing pulang ke rumah. Kau bisa kan pulang sendiri?" tanya Suho .
'Bodoh.' rutuk Kyungsoo. Sakit sekali rasanya. "Iya tak apa apa".
Suho dan yixing hanya tersenyum dan berlalu pergi menaiki mobil Suho.
Kyungsoo terus mendudukkan dirinya di stesen bis sambil menangis . Bagaimana sekarang ? Suho telah meninggalkannya. Dan beginikah rasa sakitnya cinta nya tidak dibalasi bahkan Suho bisa berjalan dengan Yixing , pacarnya mungkin .
Cuaca bertambah buruk dan hujan mulai turun. Kyungsoo tiba tiba teringatkan Kai. Dia segera menelepon Kai untuk menjemputnya.
"Astaga Kyungsoo! Kenapa denganmu?" ujar Kai apabila tiba di stesen bis . Namun , Kyungsoo hanya terdiam dan mengesat air matanya. "Ya sudah sih , pakai jaket ku dan kuhantar pulang"Kai tidak ada pilihan lain selain memaksa Kyungsoo untuk menaiki motorsikal mahalnya di dalam hujan yang deras
.Kyungsoo di belakang Kai hanya berdiam diri. 'Kai sentiasa ada di sampingku. Kenapa aku tidak pernah menghargainya,?'
