CHAPTER 8

Sehun memakir mobilnya di rumah Tuan Xi ."Kau tidak mau mampir dulu ? Terlalu berbahaya untukmu menyetir dalam hujan lebat begini. Barusan saja kau hampir menabrak pejalan kaki" ujar Luhan .Sehun kelihatan berfikir sejenak dan kemudian berkata "Hmm baiklah . Usul yang bagus. Lagipula aku sudah lama sekali tidak ketemu Bibi Xi hehe"

.Luhan melangkah masuk kedalam rumahnya . "Eomma ! Eomma aku pulanggg" . Bibi Xi kelihatan terkocoh kocoh dari dapur untuk menyambut putri tunggalnya yang baru pulang . "Kau kemana saja sih Luhan , jam begini baru pulang . Dan siapa ini ? Namjachingu mu eoh? " tanya bibi Xi sambil memerhatikan Sehun dari atas ke bawah.

"Aku Sehun, bibi. Oh Sehun. Masih ingat padaku ? Aku pindah ke Seoul lima tahun lalu dan akhirnya aku kembali ke sini ." Ujar Sehun. Bibi Xi terus berkata " Sehun ? Oh astaga Sehun ! Teman luhan saat kecil , kalian rapat sekali diwaktu itu. Sekarang kau sudah semakin tampan ya , pantas saja berjaya mengencani Luhan." Sehun ketawa. Luhan terus berujar "Yakk! Eomma mau mengatakan bahwa aku ini hanya memilih lelaki ganteng begitu ?" Eommanya hanya mengangguk dan mereka tertawa lagi

Sehun tiba di apartmentnya pada malam hari . 'Ahh , lelah sekali sih hari ini.' Setelah mandi , dia membaringkan dirinya ke atas kasur sa

mbil mengetikkan pesan kepada Luhan melalui Kakao Talk.

Selamat malam Xiao Lu yang cantik. Tidur nanti mimpikanku ya hehehe - sehun

Selamat malam juga Sehun sok tampan ! Iya pasti :') -luhan

Sehun kemudian terlena.

Keadaan di sekolah baik baik sahaja pada hari ini , ya setidaknya sehingga saat ini . Hari ini ada ekstrakulikuler yang mewajibkan setiap pelajar memasuki satu atau lebih daripadanya . Luhan memusing kan badannya menghadap Sehun."Sehun, kau memilih club apa ?" tanya nya."Oh , aku pergi ke club dance sama Kai . Kau tahu kan bahwa aku sangat minat dengan dance . Kau gimana?" jawab Sehun"Iya gimana aku bisa terlupa bahawa dance skill mu itu sama saja seperti Kai . Aku emm aku ke club vocal saja bersama Kyungsoo dan setelah itu aku ke club dance kerana aku ahli dalam keduanya hehe tapi sudah tentu aku lebih jagoan vocal sih "Sehun terangguk angguk . "Baiklah Lu , kita jumpa saja nanti di club dance ya !" dan mereka bersurai.

Sehun dan Kai sudah berganti pakaian yang akan memudahkan mereka untuk dance. Mereka berdua menjadi tumpuan para pelajar kelab dance pada hari itu kerana mereka terlihat sama jaguh dan cekap. Separuh masa pertama kemudian , muncul beberapa orang daripada kelab lain untuk menjalani latihan dance . 'Dimana Luhan ?

'Di saat itu Sehun terlihat Baekhyun yang baru saja melangkah bersama yeoja berdimple bernama Yixing ke club itu. Sehun segera menghampiri mereka , siapa tahu Baekhyun tahu keberadaan Luhan , mereka kan satu club vocal."Baekhyun ah , apa kau melihat Luhan? " tanya Sehun .Namun Yixing yang menyahut " Ah, aku ternampaknya ketika di toilet tadi , Sehun" .Sehun mengangguk angguk. Setelah Yixing mampir ke ruang dance , Baekhyun malah mendekati Sehun.

"Sehun , aku mendengar bahwa kau berkelahi dengan Chanyeol ketika diluar sekolah ya ? Apa dia menyakitimu ? Ya ampun kasihan sekali kamu , maafkan dia ya dia memang begitu " katanya sambil memeriksa wajah hanya tertawa dan berkata " Tidak ada sih Baek , dia tidak menyakiti fizikalku sama sekali , tenang aja. Ayo ke ruang dance"

Baekhyun pun berkata "Tapi Sehun , bisa kau ajari aku dance ? Aku tidak terlalu mahir dan ku dengar bakatmu sama seperti Kai""Iya bisa aja , ayo" ujar Sehun tanpa mengetahui niat Baekhyun yang sudah tertarik dengannya . Baekhyun sebenarnya tahu dance , ia cuma mahu meraih perhatian Sehun

.Dan ketika Sehun mengajari nya step step dance , Baekhyun dengan sengaja menghilangkan imbangan dirinya dan Sehun yang terkejut segera saja menarik BaekHyun kedalam dakapannya . Wajah mereka amat dekat sehingga detak jantung Baekhyun menjadi pantas."Baek , apa kau baik baik saja ? Ada yang sakit ?" tanya Sehun."Ah iya , disini betisku sakit aduh" Baekhyun sekadar meraih perhatian .

Dan Sehun yang prihatin terus saja mengangkat Baekhyun ala bridal style menuju ke ruang sakit .

Sementara itu Luhan yang berada dia sebalik dinding hanya melihat kepergian Sehun . Dia melihat . Semuanya . Sejak Baekhyun melangkah masuk

. 'Ya tuhan , dugaan apa lagi ini ' batinnya .

Luhan mengurungkan niat untuk masuk ke club itu . Dia terus menelepon paman Song untuk menjemputnya yang sudah kacau

.Apabila sampai di rumah , Luhan menangis sepuasnya .