The masked hyung!

Chap.2

.

.

Vkook/taekook/taehyungxjungkook

.

BTS member

.

Romance,Hurt

.

Yaoi/BL

.

Rated M

.

.

Mentari mulai menyambut semua orang dengan hangat tak terkecuali jungkook lelaki manis itu tengah menikmati tidur paginya dikelas,masih ada waktu 10 menit sebelum bel pelajaran berbunyi jadi jungkook memanfaatkan waktu itu untuk tidur. Akibat mimpi buruk yang menghampirinya semalam membuat dirinya tidak dapat tidur dengan nyenyak,bagaimana bisa tidur dengan nyenyak jika bayang-bayang taehyung yang tengah 'ehem' mengocok kejantannya selalu menghantui pikirannya terus membuat dirinya harus bergadang hingga jam 2 pagi akibatnya lingkaran hitam sekarang menghiasi mata indahnya.

"Yaa!bangun pemalas!"teriak jimin sambil mengguncang tubuh jungkook keras,sementara jungkook hanya memilih untuk tetap melanjutkan tidurnya tanpa menanggapi jimin

"Hey apa yang terjadi dengan mu huh?bukankah jeon jungkook adalah anak rajin yang tidak pernah tidur dikelas?"oceh jimin membuat jungkook menggebrak meja nya kesal hingga semua mata menatap mereka berdua terkejut

"BISAKAH KAU DIAM DAN BERHENTI MENGGANGGU KU!"teriak jungkook kesal,persetan dengan tatapan mereka semua sekarang

"A-arraso!jangan berteriak seperti itu"ucap jimin terbata-bata jika seperti ini tidak ada yang berani mengganggu jungkook,jungkook kembali menjatuhkan kepalanya dimeja dan meneruskan tidurnya yang sempat terganggu

.

.

Krriinggg

Suara bel yang berbunyi dengan nyaring membuat jungkook mau tak mau terbangun dengan keadaan mata yang masih mengantuk,sesekali mata bulatnya itu terpejam lalu terbuka menandakan bahwa ia sangat mengantuk. Jam pertama diawali dengan pelajaran sejarah dunia membuat jungkook bertambah mengantuk mendengar setiap celotehan han songsaenim,bahkan apa yang han songsaenim bicarakan sekarang tidak ada satupun yang masuk kedalam otaknya.

"Perang Dunia adalah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939 sampai 1945,bukankah begitu jeon jungkook?"ucap han songsaenim setengah berteriak menatap jungkook yang terbangun dari tidurnya,kini semua pasang mata dikelas menatap kearahnya tak percaya bahwa king of class tertidur saat pelajaran berlangsung

"Jeon jungkook apa kau mendengarkan apa yang aku jelaskan?!"tanya han songsaenim menahan amarahnya pada lelaki manis yang tengah menunduk itu

"Aniyo songsaenim..."ucap jungkook pelan membuat seluruh murid menatap dirinya tak percaya

"Sekarang kau keluar hingga pelajaran ku selesai!"perintah han songsaenim membuat jungkook segera bangkit dari duduknya dan keluar dari kelas bahkan jungkook masih bisa mendengar bisikan dari teman-temannya

"Bukankah jungkook keren?"

"Wow dia benar-benar swag/?"

"Daebak-daebak!"mendengar itu jungkook hanya bisa tersenyum getir,ia tidak mengerti jalan pikir teman-teman sekelasnya bagaimana bisa seseorang yang dihukum keluar kelas dikatakan keren?sungguh aneh

.

.

Kini jungkook menyeret kakinya dengan lemas menuju taman belakang sekolah untuk melanjutkan tidurnya yang sempat tertunda,tapi langkah jungkook berhenti seketika saat sebuah bola basket menggelinding tepat dikakinya. Jungkook segera mengambil bola basket itu dan mencari-cari si pemilik bola yang ternyata berdiri tak jauh darinya sekarang,mata jungkook bertemu dengan si pemilik bola yang tersenyum manis kearahnya.

Deg!Deg!Deg!

Suara degupan jantung jungkook menjadi kencang melihat sosok si pemilik bola adalah orang yang masuk kedalam mimpinya dan mengacaukan segalanya,dia taehyung kini lelaki itu berjalan kearah jungkook dengan senyum manis berbeda dengan ekspresi yang ia tampilkan kemarin.

"Gomawo kau sudah mengambilkan bola basket ku"ucap taehyung yang mengambil bola basket itu dari tangan jungkook,jungkook hanya diam ia tak mampu membalas ucapan taehyung ia sedikit takut jika kejadian dirooftop kembali terulang tapi sekarang berbeda taehyung tidak melakukan apapun padanya

"N-ne sunbae,mianhae aku harus pergi sekarang"pamit jungkook cepat-cepat membuat taehyung hanya menatap lelaki itu bingung

"Hoy!apa urusan mu sudah selesai?aku lelah terus berdiri!"keluh seorang namja bersurai blonde membuat taehyung segera menghampiri lelaki itu,tanpa taehyung sadari jungkook yang bersembunyi dibalik loker menatap taehyung dengan pandangan sulit diartikan

"Siapa kau sebenarnya sunbae.."ucap jungkook yang masih menatap punggung taehyung yang mulai menghilang dipersimpangan koridor

.

Disinilah jungkook sekarang berada di perpustakaan sekolah dengan buku bacaan tentang psikologis ditangannya,entah setelah melihat perubahan sifat taehyung yang sangat jauh berbeda dari kemarin membuat spekulasi aneh-aneh dari jungkook tentang taehyung mulai bertebaran. Mulai dari ia mengira taehyung seorang psikopat yang dapat berubah suasana hatinya dengan cepat,seorang penderita epilepsi dan yang terakhir adalah orang berkepribadian ganda,entah mengapa jungkook sangat yakin bahwa taehyung termasuk kedalam spekulasi nya yang terakhir yaitu pengidap kepribadian ganda karena melihat sifat taehyung yang berbeda dari seorang angelic berubah menjadi devil lalu kembali lagi pada sifat angelicnya.

"Arghh!sebenarnya siapa dia itu!"erang jungkook frustasi memikirkan sikap taehyung yang sangat misterius dan tidak mudah ditebak,mata jungkook kembali membaca halaman terakhir buku yang tertulis

'Ciri-ciri mengenali orang berkepribadian ganda'

1. Pengidapnya memiliki dua atau lebih identitas atau kesadaran yang berbeda.

2. Kepribadian-kepribadian ini secara berulang mengambil alih perilaku orang tersebut atau disebut dengan switching.

3. Pengidapnya memiliki ketidakmampuan untuk mengingat informasi penting yang berhubungan dengan dirinya.

4. Gangguan-gangguan yang terjadi pada pengidapnya tidak disebabkan karena efek psikologis dari substansi, seperti alkohol, obat-obatan, atau karena kondisi media seperti demam.

"Aku tidak yakin dengan yang ini"ucap jungkook ragu jika begini ia harus turun kelapangan dan membuktikannya sendiri,ya pulang sekolah nanti jungkook akan mengikuti taehyung dan melihat semua kelakuan lelaki itu

"Kook kenapa kau disini?"ucap seseorang yang tiba-tiba berdiri disamping jungkook membuat lelaki itu terkejut akan kedatangan dua orang lelaki,salah satunya adalah taehyung yang menatapnya datar

"K-kenapa sunbae bisa ada disini?"tanya jungkook pada namjoon

"Hari ini tugas ku dan taehyung menjaga perpustakaan"ucap namjoon santai sementara taehyung masih menatap kearahnya dengan datar membuat jungkook gugup

"S-sunbae aku harus kembali ke kelas sekarang mianhae"ucap jungkook pada namjoon dan taehyung,lelaki itu menyerahkan buku psikologisnya pada namjoon sebelum ia berlari keluar

"Hey ada apa dengannya memangnya aku ini menakutkan?"ucap namjoon melihat kepergian jungkook

"Itu karena kau mengejutkannya bodoh"ucap taehyung dengan cengiran khasnya

"Sejak kapan jungkook membaca buku tentang psikologis?apa dia ingin menjadi psikolog"ucap namjoon tapi tidak didengar dengan taehyung,kini taehyung hanya terdiam melihat buku yang tengah berada digenggaman namjoon

"Sudahlah letakan buku itu dan lanjutkan tugas kita"ucap taehyung yang melangkah meninggalkan namjoon

.

.

Jungkook pov

Kriingg

Akhirnya jam pulang berbunyi aku sedikit meregangkan tubuhku yang pegal karena mencatat semua pelajaran,aku segera mengemasi barang-barangku dengan cepat setelah melihat yonggi hyung dan namjoon hyung melewati kelasku itu artinya taehyung hyung juga sudah keluar. Tak ingin kehilangan jejaknya aku segera berlari keluar kelas tujuanku sekarang adalah mencari taehyung hyung

"Kook kau mau kemana bukankah kita pulang bersama!"teriak jimin diambang pintu kelas

"Aku ada urusan pulanglah dulu!"teriakku segera meninggalkan jimin,mata ku menatap sekeliling sekolah mencari sosok taehyung hyung tapi aku belum juga melihatnya apa aku terlambat?

"Annyeong kook,apa yang sedang kau cari?"ucap seseorang yang ternyata adalah baekhyun hyung yang terkenal nerd dan imut,sedikit info baekhyun hyung juga incaran para seme berjiwa mesum karena wajah polos baekhyun hyung yang dianggap sebagai uke yang penurut

"Ah hyung apa kau tau taehyung sunbae?"tanyaku berharap bahwa baekhyun hyung tidak menanyakan hal-hal aneh setelah ini

"Dia berbicara dengan namjoon di gerbang,memangnya ada apa kook?"tanya baekhyun hyung,cari alasan kook cari alasan

"Tadi aku belum meminta perpanjangan kartu peminjaman buku hyung,mian hyung aku harus pergi sekarang gomawo infonya"ucapku berlari meninggalkan baekhyung hyung,langkahku berlari dengan cepat menuju gerbang sekolah mataku dapat melihat taehyung hyung masih berada disana huff kukira aku akan kehilangan jejaknya

Aku bersembunyi dibalik pohon mapple sekolah sambil mengintip taehyung hyung yang melambaikan tangannya pada namjoon hyung sebelum ia berjalan keluar gerbang,aku segera keluar dari persembunyianku dan mengikutinya dalam radius 500m agar terlihat normal,langkah taehyung mulai berbelok menuju gang kecil yang hanya mampu delewati oleh satu orang saja aku masih mengikutinya dengan pelan berharap ia tidak menyadari kehadiranku.

Langkah taehyung hyung kembali berbelok menuju persimpangan jalan sambil tangannya merogoh sesuatu yang berada disakunya,aku penasaran apa yang taehyung hyung ambil hingga mataku membulat melihat apa yang tengah taehyung hyung ambil sekarang.

"Rokok?sejak kapan tae-hyung merokok?"what the hell aku tidak percaya sekarang dengan apa yang dilakukan tae hyung,kepulan asap rokok yang tertiup angin mulai memasuki indra penciuman ku

Tae hyung menghentikan langkahnya dan berbalik menatap kebelakang dengan cepat aku bersembunyi dibalik mobil yang terparkir ditempatku berdiri,hampir saja aku ketahuan huff mataku kembali melirik jalanan sekitar tapi sosok tae hyung sudah menghilang. Sial sebenarnya kemana tae hyung pergi,aku segera keluar dari persembunyian ku dan berlari mencari sosoknya langkahku berbelok menuju jalanan kompleks perumahan yang sepi. Kulirik sekilas jam tanganku yang menunjukan pukul setengah lima sore,jika aku benar-benar kehilangan sosoknya aku akan pulang. Langkahku terhenti ketika aku mencium asap rokok yang berasal dari arah belakangku,sekarang aku tau bahwa bahaya tengah mengincarku ingin rasanya aku berlari sekarang tapi tubuhku terasa kaku.

"Sudah puas mengikutiku jeon jungkook?"ucap tae hyung membuatku hanya mampu tertunduk,aku takut aku takut menatapnya aku takut berbalik aku takut sekarang. Tangan tae hyung mulai memutar tubuhku dengan kasar,kini mata kami bertemu aku bisa melihat pancaran matanya yang tajam itu

"Apa kau sudah selesai dengan kegiatan menguntit mu?JAWAB AKU!"teriak tae hyung tiba-tiba membuat jantungku hampir saja copot

"M-mianhae sunbae,aku tidak bermaksud mengikutimu..."ucapku takut-takut dalam seumur hidup baru pertama kalinya seseorang berteriak tepat didepan wajahku

"Kenapa kau mengikuti ku hm?"kini suara tae hyung berubah menjadi tenang tangannya mulai bergerak mengelus rambutku dengan lembut,sial bisakah tae hyung menghentikan ini apa dia tidak tau sekarang jantungku berdegup kencang

"A-aku...aku.."aku tidak bisa berterus terang pada tae hyung,aku takut dia akan berteriak lagi kearahku

"Katakan dengan jelas"ucap tae hyung sambil tersenyum kearahku tapi senyumnya sekarang adalah senyum mengerikan

"Aku hanya ingin membuktikan bahwa kau memiliki dua kepribadian atau tidak"ucapku dengan lantang aku tidak tau keberanian darimana hingga aku berani mengucapkan semuanya,tae hyung hanya menatapku dengan pandangan kosong hingga secara tiba-tiba dia menempelkan bibirnya itu pada bibirku membuat jantungku berdegup dengan kencang

Tangan kiri taehyung mulai bergerak menekan tengkuk ku untuk memperdalam ciuman kami,kurasakan bibir tae hyung melumat bibirku dengan sedikit kasar memberikan sedikit gigitan-gigitan kecil pada bibirku. Aku tidak membalas sedikitpun ciuman yang tae hyung berikan,aku tidak ingin terhanyut dalam ciuman tae hyung aku tidak mau dipermainkan seperti waktu itu. Melihatku tidak membalas ciumannya membuat tae hyung menghentikan aktivitasnya dan menatapku tajam.

"Kenapa kau tidak membalas hm?"ucap tae hyung dia pikir aku ini mainan yang bisa ia perlakukan sesuka hatinya apa?! Mataku memanas mendengar perkataan tae hyung

"APA KAU PIKIR AKU INI MURAHAN HAH?!MESKI AKU NAMJA AKU JUGA PUNYA HARGA DIRI!"teriakku kesal tanpa terasa air mata mulai mengalir dari pelupuk mataku,aku hanya bisa menundukan kepalaku hingga kurasakan tangan tae hyung meraih daguku dan menatapku lamat

"Uljjima.."tangan tae hyung bergerak mengelap air mataku pelan,benarkan dia berubah lagi

"Siapa kau sebenarnya?"tanyaku dengan suara serak tapi tae hyung tetap diam,dia tidak merespon pertanyaan ku sedikitpun

"Pulanglah dan berhenti mengikuti ku"ucap tae hyung yang mulai berjalan meninggalkanku

"Kenapa kau selalu mempermainkan ku?! Sebenarnya siapa kau!"langkah tae hyung berhenti

"Aku?aku seorang bajingan yang selalu mempermainkan semua orang dengan cara bertopeng menjadi orang yang baik agar semua orang jatuh dalam permainan ku termasuk kau!apa itu sudah menjawab semua pertanyaan mu?aku pergi sekarang!"lidah ku terasa kelu aku masih mencerna setiap perkataan yang terlontar dari bibir tae hyung,dia tidak memiliki kepribadian ganda dia hanya penipu...dia menipu semua orang termasuk aku?

.

.

Taehyung pov

Aku hanya menyesap rokokku dengan pikiran yang kacau,aku tidak tau jika semua berjalan seperti ini jungkook sudah tau siapa aku sekarang dan aku berharap semua berjalan dengan normal setelah ini. Apa aku jahat membuat jungkook menangis?tapi bukankah seorang bajingan sepertiku sering menyakiti perasaan orang lain,jadi aku hanya perlu bersikap normal seolah tidak terjadi apapun.

Tanganku bergerak menyentuh bibirku pelan,aku masih bisa merasakan ciuman ku dengan jungkook kuakui bibir jungkook semanis cherry yang memabukan. Bahkan aku tidak bisa berhenti untuk terus melumat bibirnya,aku tidak menyukai jungkook tidak!aku hanya seorang bajingan yang sering mempermainkan orang-orang jadi jangan berpikiran aku menyukai jungkook karena itu tidak akan terjadi.

"Tidak akan pernah terjadi"kubuang putung rokok yang masih menyala itu dan berjalan memasuki kamar hyung ku

"Hyung apa yang sedang kau kerjakan?"orang yang kupanggil hyung itu berbalik sambil membenahi kaca matanya

"Aku sedang membuat tugas kimia"ucap hyungku dengan senyum manisnya,aku hanya merebahkan tubuhku diranjang miliknya dan menatap langit-langit kamar

"Tae-ah apa tadi jungkook mencarimu?"ucap hyungku membuatku bingung

"Bagaimana bisa kau tau?"tanyaku bingung

"Dia bertanya padaku dia bilang ingin meminta perpanjangan kartu peminjaman buku,apa itu benar?"aku hanya menatap wajah hyungku dengan senyum tipis

"Tidak...dia mengikutiku pulang aku tau itu dari namjoon dia mengirim pesan bahwa jungkook mengikuti ku dan sekarang dia tau siapa aku sekarang"

"A-apa kau baik-baik saja?"

"Tentu saja baekkie hyung"ucapku meyakinkan baekkie hyung yang dikenal sebagai byun baekhyun disekolah,apa kalian terkejut?aku sendiri sebagai adiknya terkejut memiliki hyung yang sifatnya sangat jauh berbeda denganku. Aku dan baekhyun hyung tidak memiliki hubungan darah,saat umurku 12 tahun orang tuaku bercerai karena ternyata selama ini eomma ku telah memiliki suami dan ia menipu appa ku. Setelah perceraian itu hak asuh ku jatuh ditangan eomma ku ah bukan eomma tapi Nam ahjjuma -marga asli eomma taehyung-,sejak saat itu hidupku penuh dengan bayang-bayang kepalsuan semuanya berubah.

Wanita itu kembali ketengah keluarga aslinya,kedatangan ku disini bagaikan sebuah bayangan hitam yang tidak pernah dilihat. Aku membenci wanita itu!aku membenci lelaki yang menjadi appa baru ku!aku membenci anak mereka -baekhyun- tapi semuanya berubah setelah kecelakaan yang merenggut nyawa wanita itu dan appa baekhyun hyung,aku hidup berdua dengan baekhyun hyung tapi aku tidak pernah menerima kehadirannya aku selalu merasa hidupku sebatang kara yang tidak berguna hingga seseorang datang kepadaku dan mulai merubah hidupku sedikit demi sedikit dia bagaikan malaikat yang datang dan menyinari kehidupan gelapku.

Dia menyatukan hubunganku dengan baekhyun hyung hingga aku benar-benar bisa menerima baekhyun hyung,setelah itu semua berjalan dengan normal hingga suatu hari perasaan aneh tumbuh dalam diriku. Aku menyukainya meski dia lebih tua dariku aku tidak perduli,aku tetap menyukainya hingga suatu hari aku ingin menyatakan perasaan ku padanya tapi...semua gagal dia pergi meninggalkan seoul sebelum aku menyatakan perasaan ku padanya. Sejak saat itu aku hidup menjadi seseorang yang bertopeng baik untuk menutupi semua sikap buruk dalam diriku,aku mulai menipu orang-orang dengan topengku memasukan mereka dalam permainan ku dan meninggalkan mereka begitu saja. Ini semua karena wanita itu dan dia...

.

.

TBC~

.

.

ALOOHAA!

Seneng bisa ngepost chapt ke 2 hihihi! Nah buat yang tanya sikap si V itu yang nama udah kejawab kan? Buat si uke tought kookie ada yg saran biar sifatnya agak kasar&sok jual mahal nanti bakal aku bicarain dulu ama kookinya semoga bisa oke! :D

Nah di chapt ini V punya orang yg disebut malaikat itu a.k.a cinta pertamanya nah penasaran kan siapa cinta pertamanya?ditunggu aja kemunculannya kkkk~ Mungkin di chapt ini ngga terlalu asik jd maapkan saya ya ntar aku coba buat chapt 3 yang lebih seru kkk!

Aku mau ngucapin terimakasih banyak untuk :

Guest/KimChanChan0630/ChimChimiJimin/YulJeon/aidasuraya97/jusocj/leecho91/mpiwkim3022/nadhoot/nayason8/puthisalsabila/vjeon/wijayanti4/minkook94/haneunkyo19/Shun Akira/Nyonya Jung/Lee Shikuni

Meski masih baru dikit viewers nya tp aku tetep seneng kalian mau baca ff tdk jelas ini!

See you next chapt!