puberty
.
Warning: Typo, Yaoi, OOc, AR, alur cepat, incest, dll..
.
"cerita ini sah milikku dan dibantu oleh teman-temanku yang pada gila karena yaoi. Cast milik tuhan yang maha esa karena sudah menciptakan mereka. Aku hanya pemilik cerita ini dan beberapa character dalam cerita."
.
.
Cast: EXO , Suju :'v, Milly(mine),Leon(mine). dan lain lain :3
.
Pairing: KrisYeol,slight!krislay,chanlay
.
Rated: .
please leave if you don't like yaoi or the story and maybe the pairing.
No Like, Don't Read
.
.
BTW, ini bukan jessicaInuzukaUzumaki. akun ini saya pinjam :3 udah ijin kok!
Chanyeol mengangguk saja lalu memainkan sendok yang masih berada di meja. "kalau itu bukan pacarnya, itu siapa? apakah xingxing-hyung selalu pergi bersama seorang wanita yang berbeda? huuh... seenaknya saja ia meninggalkan kita.."
"iya. Aku mempunyai firasat buruk dengan wanita itu." ucap yifan sambil meminum jus yang tersedia di meja. Manis rasanya.
"atau mungkin..." Chanyeol saling bertatapan dengan yifan. Oh apa mungkin kakaknya ini adalah seseorang yang.. selalu bermain bersama wanita? oh.. tidak mungkin! Hyung-nya ini baik bagaikan malaikat. Dia selalu melindungi adik-adiknya. tapi... apakah mungkin?
chanyeol melangkah menuju pintu depan. Mengintip melalui jendela rumah. Wanita itu membawa mobil untuk dinaiki berdua bersama hyung-nya. Sebenarnya mereka mau kemana?
"yeollie." panggil yifan.
"hum?" sahut chanyeol namun matanya masih mengintip hyungnya melalui jendela.
HUP!
Yifan memeluk Chanyeol dari belakang. Chanyeol terkaget lalu membalikkan badannya. CHUP. ciuman mendarat di bibir manis milik seorang Park Chanyeol. Yifan mendorong Chanyeol menuju dinding. "enghh...umm.." desah chanyeol. Yifan melumat bibir milik chanyeol. merasakan manisnya bibir kembarannya itu.
"ughh..eemmhh..yif-emmhh..sshhh.." Chanyeol berusaha untuk mendorong yifan. Tapi usaha itu sia-sia. Yifan terlalu kuat. Kini chanyeol hanya pasrah dilumat bibirnya oleh kembarannya. jujur. ia tidak mau ini. namun, dia tidak bisa berontak. tangannya sudah yifan pegang dengan erat diatas kepalanya. "ahh...yifannn..ap-apa yang kau lakukannhh?"
"shh.. diam dan nikmatilah chanyeol.." perlahan-lahan yifan menjilati area leher milik chanyeol. dia lumat, cium, gigit dan hisap. Kini di bagian leher chanyeol terdapat bekas merah. *hickey*.
"Anghh...shhh.." ringis chanyeol kesakitan saat yifan menggigitnya. "y-yifanhh.."
"ssshh...yeollie kau sangat manis..mhh" ucap yifan disela desahan. apa yang terjadi dengan yifan?
Chanyeol pun dibopong oleh yifan menuju kamar miliknya. Chanyeol yang sudah sayu walau belum dimasuki oleh yifan. Dirinya dilempar sembarangan di kasur. "mhh..." lenguhnya. dengan segera, yifan menumpuk tubuh chanyeol dengan tubuhnya. "yifan... apa yang ingin kau lakukan padaku, hm?" tanya chanyeol dengan lemahnya.
yifan membuka kancing-kancing baju seragam milik chanyeol. Ya, tadi mereka belum sempat ganti baju dan sudah langsung menyantap jajangmyeon. Tubuh polos chanyeol membuat yifan tergoda. apalagi nipple pink-nya itu. "hey, bukan hanya wajah dan tinggi kita saja yang berbeda. Ternyata tubuh kitapun berbeda. apakah kita sebenarnya kembar atau bukan?" yifan tertawa membuat chanyeol bingung.
"m-maksudmu?"
"tubuhmu sangat manis sayang. sangat sexy.." yifan pun membuka baju seragamnya. kini tampak tubuh yifan yang berotot dan ber-abs. sungguh menggoda chanyeol.
melihatnya, junior milik chanyeol menjadi tegang. "ah shit!"
"hum? kau tegang? haha.."
chanyeol blushing merah. Wajahnya merah sekali. tangan yifan menggelitik bagian perut chanyeol. "uhm... euh... geli...ahh.." desah chanyeol yang kegelian. yifan tersenyum miring melihat saudara kembarnya. tangannya kini turun perlahan menuju area selangkangan. Junior chanyeol masih berada di dalam celana-nya. "uh... yifan... lepashh... celanaku... ahh.." chanyeol mendesah kembali meminta juniornya untuk dilepaskan.
yifanpun menurut dan membuka celana chanyeol.
junior chanyeol yang tidak terlalu besar itu sudah menegang. Melihatnya, yifan menjadi nafsu. Yifan memaju mundurkan tangannya di junior milik chanyeol. "shh... nghhh... ah... teruss... ohh..." desah chanyeol yang menikmati.
ini memang nikmat, namun di dalam hati chanyeol, dia sangat gelisah. ' aku tidak boleh menikmati ini!' batin chanyeol.
"ngghh... mmmhh... ahh.. ahh... yifanh... ohh.."
"ahh... sshhh... yifannhh... ahh..."
desahan chanyeol membuat yifan menjadi tambah semangat soal ini. "teruslah mendesah, yeollie... kau luar biasa"
"ahh... aahhh.." yifan mencium aroma tubuh chanyeol. Wangi. Dia memaju mundurkan tangannya dengan cepat. Chanyeol mendonggak ke atas langit-langit. matanya terpejam. tangannya meremas selimut di kasur.
"ahh... ahh.. ohh... mmhh... yifaann... hhh..."
"shh... ughh.. akuhh... akuhh akannhh.. euuhh... pelanh pelanhh.."
yifan tersenyum miring. Chanyeol membuat-nya tegang. Yifan memelankan tempo permainan ini. in i bukan saatnya untuk cum. Yifanpun membuka celananya. Chanyeol menatap ke arah junior milik yifan ang besar itu. Juniornya memang lebih besar dari miliknya. itu membuat malu dirinya.
"yeolli... kelum milikku." suruh yifan dengan nada dinginnya. Chanyeol menatap yifan aneh. Wajahnya berubah menjadi merah. yifan menjadi tersenyum lebar menatap ekspresi chanyeol. "ayo. tunggu apalagi?"
Chanyeol menghampiri junior milik yifan. Dia menjilatnya dan mengulumnya. Yifan merasa sangat nikmat. Chanyeol memaju mundurkan kepalanya. "AHH... chanyeol... yahh... terushh... ohh.." desah kris yang merasa nikmat. tadi chanyeol belum mencapai klimaksnya. Tangan chanyeolpun memaju mundurkan di juniornya. Kini mereka sama-sama merasa nikmat.
mereka adalah saudara. Mereka adalah adik kakak. Mengapa mereka melakukan ini?
.
flashback
.
Setelah memasuki rumah yixing, wanita itu yang bernama Kim Taeyeon langsung mencium pipi milik yixing. Yixing terkaget dan menatap wajah Taeyeon dengan aneh. "mengapa kau menciumku tae?" tanya yixing.
"ini adalah tanda terimakasih telah mengundangku ke rumahmu." jawab taeyeon sambil tersenyum. Dia adalah teman son qian alias pacar yixing yang kini berada di luar kota. Taeyeon mengenal yixing selama 2 tahun. Mereka pernah berpacaran tapi akhirnya putus. "oh, aku harap kau tidak mencintaiku lagi. Ingat, kita hanya berteman saat ini, OK?"
Taeyeon tertawa. "tentu saja Xing!" jawabnya sambil duduk di bangku meja makan. Yixing pun pergi ke dapur untuk mengambilkan jajangmyeon buatannya. Ini kesempatan buat Taeyeon!
Taeyeon pun pergi menuju kamar yifan dan kamar chanyeol. "ini akan bekerja dengan sempurna!" taeyeon mengeluarkan box hitam kecil dari tasnya. Dia pun menyimpannya diatas meja tempat belajar dan diatas lemari. "ketika aku memasukkan obatnya, ini akan langsung terrekam!" gumamnya bahagia. Taeyeon pun pergi ke ruang tamu dan memasang kamera kecil di setiap sudut ruangan.
yixing yang berada di dapur sedang membuatkan jus untuk diminum. Setelah jusnya selesai dibuat, ia menuangkan jus itu kedalam gelas-gelas. "Yixing! biarkan aku menyimpan ini di ruang makan!" seru taeyeon.
"oh, baiklah.." yixing tersenyum lalu pergi ke kamarnya. "aku akan mengganti bajuku dulu."
"baiklah!" balas taeyeon. Ini kesempatan lagi! Taeyeon mengeluarkan obat dari tasnya. Dia melarutkan obat tersebut ke dalam 2 gelas dari 4 gelas. "kalau mereka meminumnya, mereka akan langsung terangsang." gumamnya jahat.
Hubungannya dengan yixing adalah teman dekat. Niatnya hari ini mereka akan pergi berdua setelah memakan jajangmyeon bersama kedua adik yixing. Yixing pun selesai mengganti baju dan menghampiri taeyeon di ruang tamu.
"dimana kedua adikmu,xing?" tanya taeyeon yang terduduk manis di sofa ruang keluarga. "aku dengar mereka berbeda ya?"
"iya. mereka sangat berbeda. Keinginan mereka pun berbeda. Dulu aku sempat capek ketika merawat mereka." ujar yixing sambil tersenyum bodoh dan menggaruk kepalanya. "mereka saat ini belum datang. Mungkin ada pelajaran tambahan di sekolah mereka."
"oh, begitu ya?." taeyeon bangkit dari sofa dan melihat-lihat foto keluarga. Leon, Milly, Yixing dan si kembar. Foto keluarga yang diambil di belakang rumah mereka. Saat itu Yixing masih SD dan kedua adiknya masih berumur 6 tahun. Mereka berdua terlihat menggemaskan. Apalagi Chanyeol dengan senyum lebarnya. "sekarang, berapa umur adik-adikmu?"
"mereka berumur lima belas tahun. Mereka sudah dewasa. Tidak akan menambah beban untukku. Mereka akan mulai kerja sendiri." Jawab Yixing sambil tersenyum. Dia bersyukur. Kedua adiknya ini sudah dewasa, jadi yixing tidak terlalu sibuk untuk bekerja karena ada kedua adiknya yang membantu.
"ngomong-ngomong, kau kerja apa?"
"aku kerja di Perusahaan, kerjaku adalah menjadi sekertaris." jawab yixing. "belakangan ini tugasku tidak banyak. Aku bersyukur bisa meluangkan waktuku bersama kedua adikku . hehe.." lanjutnya.
"kau juga harus bersyukur bisa meluangkan waktu bersamaku. Aku sudah mengatur jadwal kerjaku,xing. Kini aku bisa me-relax-kan diriku bersamamu." taeyeon menghampiri Yixing yang masih terduduk di sofa. "aku juga ingin bermain-main bersama kedua adikmu, jika kau mengizinkan.." pinta wanita itu sambil terduduk di pangkuan Yixing.
"euh— maksudmu?"
"kau tahu kan maksudku,xing? aku tidak ingin 'BERDUA' saja, aku ingin melakukan 'Group'. Bolehkaan.."
BRAK!
"Kami Pulang hyung!" ucap Chanyeol sambil berlari menuju dapur. "MANA MAKANANNYA?! APAKAH SUDAH DINGIN?"
"periksa di lemari!" suruh yifan sambil mengobrak-abrik seisi rumah.
dengan segera, taeyeon turun dari pangkuan yixing. Yixing pun bangun dari sofa. "wah-wah kalian lapar ya? makanannya ada di meja makan! apa kalian tidak melihatnya? dasar kalian berdua!" Yixing tersenyum melihat tingkah laku kedua adiknya.
"WAAAH! INI JJANGMYEON~" Chanyeol berbinar melihat makanan yang sudah tersedia di meja. Dia menyukai makanan ini! begitu juga dengan yifan yang kini suah mulai menyantap nya.
Yixing berdiri di pintu bersama Taeyeon. "ingat kataku, xing. Aku ingin 'group' boleh?" bisik wanita itu.
Yixing menatap taeyeon dengan aneh. "Group?"
"iya. Group. Bersama mu, yifan dan chanyeol." jawab taeyeon sambil tersenyum. "Group untuk pergi bersama. Aku ingin kami semua pergi bersama setelah makan jjangmyeon buatanmu itu. Tapi, setelah makan jjangmyeon, aku ingin pergi bersamamu dulu ke toko aksesoris terdekat ok?" pinta taeyeon.
"oh, baiklah.."
.
flashback end.
.
chanyeol terus mengulum junior milik yifan. "C-Cukup.. yeol.. arghh.. " ucap yifan. Chanyeol pun berhenti tapi junior milik yifan masih berada di mulutnya. Chanyeol pun mengeluarkan junior milik yifan dari mulutnya.
GUBRAKK!
yifan terjatuh di kasurnya. Chanyeol clungak-clinguk tidak mengerti. Yifan kenapa? Dirinya kini langsung tertidur di atas kasur dengan nyenyak. Chanyeol menghela nafas berat. Dirinya belum klimaks, maupun Yifan. Ah... sudahlah.. mereka saudara. Chanyeol pun meninggalkan yifan yang tertidur di kasur. Dirinya mengambil baju dari kamarnya lalu segera mandi.
.
ini aneh. Dirinya menikmati kegiatannya bersama yifan. AH! LUPAKAN! besok harus sekolah.
.
.
Setelah selesai mandi, chanyeol pun membereskan mangkuk-mangkuk maupun gelas-gelas di meja makan. Sebenarnya dirinya tidak menyesali perbuatannya dengan yifan tadi. ITU NIKMAT! Chanyeol menjadi merah mengingatnya.
"Kami pulang!" Seru yixing yang pulang bersama Taeyeon. "Chanyeol, mana yifan?"
"yifan tertidur. Mungkin dia... terlalu kenyang." jawabnya disertai senyum dan pipi yang merona merah. "j-jangan diganggu. Dia berkata padaku bahwa dia butuh istirahat." lanjutnya sambil mencuci mangkuk.
"oh. Sayang sekali ia tidak bisa ikut jalan-jalan." gumam yixing.
"ah, kalau begitu... um- ini sudah larut malam. Aku harus pulang. Terimakasih Xing. Mungkin lain kali saja jalan-jalannya." ucap taeyeon lalu langsung pergi. Tentang kamera dan box kecil hitamnya? Ia tinggalkan.
"oh, baiklah."
Pagi hari. Saatnya untuk sekolah. Chanyeol yang sudah bersiap dan sudah memakai seragam. Seperti biasa, ia menunggu sehun atau kai yang selalu datang untuk pergi bersama ke sekolah. Dia berharap, kali ini sehun tidak ikut dengan saudaranya. Tentang semalam? Chanyeol tidak lupa, hanya saja dia tidak keberatan dengan hal itu. Ia menyukainya.
"Ayo, Dobi! kau siap berangkat?" tanya kai dan sehun yang sudah tiba di rumahnya.
"sudah! ayo!" Chanyeol pun menghampiri kedua sahabatnya itu.
"dimana kembaranmu? biasanya dia muncul menaiki motor ke sekolah." tanya kai penasaran. "oiya, mengapa kalian tidak pergi ke sekolah bareng?"
"hari ini dia tidak sekolah entah kenapa. dan... aku tidak pergi dengannya karena aku ingin bersama kalian." Jawab chanyeol.
"uh... baiklah.."
TBC..
Hello~ bertemu lagi dengan saya :3 maaf updatenya telat -_- niatnya ingin 2 hari 1 update -_- biar update kilat ;) hehe.. maaf soalnya author jes-jesnya galak sekaligus pelit. Jadi author yeonhee nya telat -_- BTW, yeonhee membuat FF ini dengan malas -_-" why? soalnya kesel karena ada plagiator nya EXO :v tapi abaikan saja lah :v Pokoknya aku sudah update nih! maaf kalo kurang hot dan tidak ada sceen Klimaks nya -_- soalnya lagi emosi nih! maafin yeonhee ya? yeonhee juga nangis-nangisan ketika bikin FF ini -_- soalnya yeonhee habis nonton MV-nya xiumin (jin gone) :'v kasian my baby Baozinya -_- dan yeonhee membuat FF ini sambil denger lagu D.O-crying out -_- dan Baekhyun - beautifull. Itung-itung me- relax-kan hehe...
BTW, terimakasih reviewnya :3 maaf kalo FF ini tidak terlalu HOT buat kalian -_- *sujud* sekali lagi maaf kan aku! minta reviwnya ya gaes!~ :* :* (FF ini juga pendek) hiks :'(
oiya, Minta saran dong! Kalian mau KAIHUN atau KAISOO? atau HUNHAN? :3
