puberty
.
Warning: Typo, Yaoi, OOc, AR, alur cepat, incest, dll..
.
"cerita ini sah milikku dan dibantu oleh teman-temanku yang pada gila karena yaoi. Cast milik tuhan yang maha esa karena sudah menciptakan mereka. Aku hanya pemilik cerita ini dan beberapa character dalam cerita."
.
.
Cast: EXO , Suju :'v, Milly(mine),Leon(mine). dan lain lain :3
.
Pairing: KrisYeol,slight!krislay,chanlay, Kaihun
.
Rated: .
please leave if you don't like yaoi or the story and maybe the pairing.
No Like, Don't Read
.
.
BTW, ini bukan jessicaInuzukaUzumaki. akun ini saya pinjam :3 udah ijin kok!
Sehun tertunduk. Di kelasnya, hari ini adalah pelajaran bahasa. Dia paling susah menghapal bahasa. Ulangan akan diadakan besok. Dirinya harus serius belajar tentang bahasa hari ini. Memang kini sehun menyukai yifan. Tapi rasa sukanya pada Luhan belum hilang. Kertas kosong yang ia corat-coret dengan gambaran dirinya yang sedang berada di tengah yifan dan luhan. Diatasnya ditulis dengan kata romantis namun menyedihkan.
memang bahasa inggrisnya belum lancar, Tapi rasanya ia ingin menulis kata-kata menggunakan bahasa inggris. "i can't choose because of them. Because they my Lofe. My frefer Lofe." itu yang sehun tulis. Memang bahasa yang salah. Tapi biarkan sehun yang sedang galau.
.
.
.
Kertas itu kini sudah dipenuhi tanda tangan dan juga tulisan-tulisan bahasa inggris yang tidak dimengerti. Sehun cukup bahagia bisa menulis bahasa inggris tapi sebenarnya pengejaannya salah. Terserah sehun saja lah.
KRIIIING!
"ya... sampai jumpa di hari rabu." ucap guru bahasa inggris itu lalu segera meninggalkan kelas. Sehun tersenyum lalu melipat kertas yang ia corat-coret. Dia memasukkannya ke dalam saku baju seragamnya. Akhirnya pelajaran ini selesai juga. Waktu terasa cepat jika ia mencorat-coret kertas dengan imajinasinya.
Sehun mengambil tepak makan dari tas-nya dan berniat memakannya di kantin bersama kedua temannya. Luhan kini mengamatinya dari dekat jendela. Sehun pun pergi meninggalkan kelas sambil bersiul senang. Dia pun loncat-loncat saking senangnya ini waktu istirahat. Tak terasa kertas yang ada di saku seragamnya jatuh. Luhan segera mengambil kertas itu dan berniat mengembalikannya. Tapi...
.
.
.
.
"hay! hello! my friends!" seru sehun sambil duduk di dekat kedua sahabatnya. Sehun pun membuka tepak makannya. "ada yang mau?" tanya nya sambil menyodorkan tepak makannya ke arah kai dan chanyeol. "aku membuatnya sendiri loh! pasti enak!"
"cih... baru pertama kali bawa makan dari rumah saja sudah-"
"YA! PARK CHANYEOL! hari ini aku harus hemat uang! ibuku akan memarahiku jika aku boros! lagi pula aku ingin membeli sesuatu untuk seseorang. Aku harap dia menyukainya... huh.." sela sehun sambil mengunyah bekal makanannya.
"aishh... kau ingin membelikan kembaranku apa hah?" tanya chanyeol.
"hah? k-kembaranmu? apa? hahaha... kau konyol, yeollie..."
Kai memutar bola matanya. "katakan saja sehun, kau ingin memberi sesuatu pada kembarannya" ucapnya dengan nada berat. "atau luhan."
Chanyeol menatap sehun dengan tatapan serius. Sehun pun jadi berlagak salting. Chanyeol perlahan membuka mulutnya. Mata sehun pun menjadi membesar. "sehunna..."
Sehun bergidik ngeri. "y-ya?.. umm.. chanyeol... aku tidak akan member-"
"minta makanannya, ya? kelihatannya enak." potong chanyeol sambil mengambil makanan dari tepak makan sehun. "mmhh.." gumamnya nikmat.
"Huh! aku kira kau akan bicara apa.." gumam sehun sambil memegang dadanya.
"memangnya kau pikir dia akan bicara apa?" tanya kai sambil mencomot makanan sehun.
"lupakan. Itu tidak penting." balas sehun sambil tersenyum manis. "ok... bagaimana rasanya?" tanya sehun sambil menatap chanyeol dan kai dengan senyum indah cemerlangnya.
"enak." ucap kai dan chanyeol bersamaan. Sehun tersenyum lebar.
"AHHH! MAKASIH KALIAN BERDUA! aku do'a kan kalian semoga dapat pujaan hati, OK?!" sehun memeluk mereka berdua dengan erat. selagi mereka merasan atmospher cinta dan sayang, di pojokan kantin, terdapat luhan yang menatap mereka.
"sehun... kau menyukaiku?"
.
.
.
Lorong sekolah. Sehun sedang bernyanyi dengan suaranya yang datar. Nyanyiannya menggema di lorong. Buku-buku pelajaran yang dibawanya ingin ia simpan di loker-nya. "hmm... besok ada pelajaran matematika... aku pintar dalam matematika, namun bahasa tidak. Sedangkan yifan... bahasa bisa, matematika tidak. Bagaimana kalau aku memberinya kertas berisi jawaban matematika? apa dia suka ya?" gumamnya dengan nada senang.
beberapa meter dari sehun, berdirilah seorang luhan. Matanya memandang sehun. Memperhatikan gerak-gerik gadis berambut panjang itu. Kertas milik sehun masih ada di tangan luhan. Keadaannya masih bagus. Masih terlipat dengan rapih.
Luhan berjalan menuju sehun. Sehun sedang asik bergumam sendiri. Luhan terbatuk untuk meminta perhatian sehun. Tentu saja batuk bohongan. Sehun pun melirik luhan. Betapa kaget dirinya. "L-luhan?"
"sehun... ini milikmu?" tanya luhan sambil memperlihatkan kertas itu.
Sehun blush seketika. Wajahnya merah merona. "ahh... i-itu.."
"yang kamu?"
"b-bukaann!" sehun menggeleng dengan cepat. terpaksa ia berbohong karena ia tidak mau luhan tau kalau selama ini dia mengidolakannya. "m-mungkin milik... kyungsoo! ya! mungkin milik kyungsoo!"
"kau serius?" tanya luhan dengan nada berat.
"iya!"
luhan mendekati sehun perlahan. Sebenarnya sehun itu lebih tinggi dari luhan. Luhan adalah cowok imut dengan postur tubuh pendek. "sehun.. jujur... apa kau menyukaiku?"
"euhh..." sehun melirik kanan kiri nya. Tidak ada orang. Kemana orang-orang?
oh iya... sekarangkan jam pulang. tentu saja orang-orang sudah pulang.
"OH SEHUN! JAWAB!" bentak luhan.
sehun bergidik ngeri. "a-akuu... k-kenapa kau menanyakan itu?"
Luhan terdiam. Helaan nafas berat keluar dari mulutnya. "sudahlah lupakan" ucapnya lalu pergi meninggalkan sehun.
TBC..
OALAH! bulan puasa euy :'v maaf updatenya dikit :'v ini tentang si sehen :'v yaa okeee deh kalo kalian minta kaihun :'v yeonhee menyetujui dah (y)
kalo mau minta HOT scene, yeonhee gg bisa :'v yeonhee lg puasaa :'v nanti aja dah habis lebaran yak? :'v
adios!
