Review last chapter:

"Cepat naik" ucap Taehyung singkat,padat,dan jelas.

Jungkook tanpa disuruh lagi,langsung naik ke motor Taehyung.

"Berpeganganlah,aku akan ngebut" ucap Taehyung.

"Hah?! Ngebut? Ya ampun sunbae jangan nge-BUT! SUNBAE PELANKAN MOTORMU AKU TAKUT JATUH HEII!" Ucap Jungkook sambil teriak ketakutan dan Jungkook refleks memeluk Taehyung dari belakang.

'Uhh,tahan nafsumu Tae' Batin Taehyung yang berusaha menahan nafsunya.

'Huaa Eommaa,aku Takut!' Batin Jungkook berteriak.

.

.

.

.

.

Bayangkan! Jika siswa teladan dan siswa paling nakal di sekolah tersebut nantinya akan yang akan berubah? Siswa Berandalan yang akan berubah menjadi siswa Teladan atau Siswa Teladan yang akan berubah menjadi siswa Berandalan? Atau bahkan Tidak akan ada yang berubah dari sifat mereka? Kita akan melihat sama - sama bagaimana perkembangan mereka

Cast:

Kim Taehyung

Jeon Jungkook

And the other cast

Main Pairing: VKook/TaeKook

Slight another pairing!

WARNING! BXB,YAOI,RATED T - M,BAHASA TAK BAKU,TYPO BERTEBARAN!

HASIL DARI KOLABORASI DENGAN TEMAN SAYA!

IF YOU DON'T LIKE,DON'T READ THIS!

.

.

.

.

.

"Beri tahu aku!kita mau kemana sih?"tanya jungkook sambil tetap memeluk taehyung

"Apaa?kau bilang apaaa?"tanya taehyung balik

"Makanyaaaa!jangan ngebut ngebut!"

"Iyaa iyaa"ucap taehyung,dan jungkook mulai melepaskan pelukannya

"Nahh,kita sudah sampai,ayo turun"

"Taman kota?"tanya nya sambil mengedarkan pandangannya keseluruh bagian taman itu

"Iyaa tamann,sudah ayo turun"kata taehyung

Taehyung menyuruh jungkook duduk dibawah pohon cherry blossom itu

"Kau tunggu disini,aku akan segera kembali"ucap taehyung

"Ne ne" 'tidak usah kembali juga tidak apa apa'batin jungkook

Taehyung kembali sambil membawa 2 buah eskrim

"Nah,rasa vanilla untukmu dan rasa coklat untukku"

"Gomawo,sunbae"

"Cheonmaneyo bunny"

Taehyung hanya melihat jungkook yang memakan es krimnya itu, sampai sampai ia tidak sadar kalau eskrimnya sudah mencair

'Anak ini,makannya seperti bocah saja,ehm tapi dia terlihat manis saat ini,bahkan lebih manis dari eskrim itu'batin taehyung

Merasa diperhatikan,jungkook menoleh ke arah taehyung,dan benar!taehyung tengah melihat dirinya.

"Waee?"tanya jungkook

"Aniyo,hanya sajaa..."taehyung mulai mendekatkan wajahnya ke wajah jungkook

'Deg deg deg' jungkook hanya memejamkan matanya. Ternyata taehyung hanya membersihkan sisa eskrim yang berada di sudut bibir jungkook.

"Hahaha,kenapa ekspresimu seperti itu hah? Kau kira aku akan mencium mu hah?" tawa Taehyung pecah.

"T-tidak! S-siapa juga yang mau dicium olehmu,bahkan tikus saja ogah" Ucap Jungkook gugup.

"Benarkah? Lalu kenapa bicaramu seperti itu huh?" Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajah Jungkook,lalu Jungkook terdiam.

"Kenapa hm? Kenapa kau diam?" Tanya Taehyung.

Dan Jungkook tersadar dari pemikirannya yang iya - iya itu dan lekas mendorong tubuh Taehyung hingga jatuh ke tanah.

"Kauu?sakit tauuu"ucap taehyung sambil memegang pantatnya yang kesakitan itu.

"Yee,maaf lah sunbae,lagi pula kau menggodaku tadi"ucap jungkook sambil tertawa karna melihat ekspresi taehyung sunbae saat jatuh.

"Yak yak! Kenapa kau malah tertawa huh?bantu aku berdiri"ucapnya menyodorkan tangannya kearah jungkook.

"Haha,ne ne"balasnya menerima sodoran(?)tangan dari taehyung.

"Sunbae,sebaiknya kita pulang,ini sudah sore,dan cuacanya mau hujan"kata jungkook sambil melihat kearah langit yang memang sudah gelap.

"Ah benar,lebih baik kita pulang"balas taehyung.

At motor taehyung

Ditengah perjalanan hujan turun dengan derasnya.

"Woi woi woi,hujan turun!"kata taehyung.

"Udah tau hujan,kita neduh dulu lah-_-".

"Iya iya".

Mereka berdua berhenti disebuah cafe.

Mereka duduk ditempat paling ujung dan langsung terekspos keadaan diluar cafe.

"Pesan kopi coklat panas 2"ucap taehyung

"Oh ne"balas pelayan itu

'Omoo'baju yang dipakai jungkook tipis dan menampakkan dada bidang nya itu

"Mwo?"jungkook mengikuti arah mata taehyung,dan ternyata taehyung sedang melihat dadanya.

"Yak kau!apa yang kau lihat? Hah?!"ucap jungkook berteriak dan langsung menutup dadanya dengan kedua tangannya yang disilangkannya.

"Hah?apa katamu?aku tidak melihat dadamu,kau kepedean sekali,bunny"ucap taehyung salah tingkah.

"Bohong!kau bohong kan?kenapa kau jadi salting?"tanya jungkook dengan memicingkan matanya.

"T-tidak!aku tadi sedang melihat kearah namja dan yeoja yang disana,mereka sangat romantis"jawab taehyung sambil menunjuk kearah namja dan yeoja yang ada di depan mereka.

"Terserah kau saja"ucap jungkook

Tak lama kemudian,pesanan mereka pun datang.

"Wahhh,sudah datang!" ucap Jungkook sambil mengambil coklat panasnya.

"Uhhh,enak dan hangat sekali rasanya" lanjut Jungkook.

Setelah mereka menikmati minumannya itu dan hujan pun berhenti,mereka melanjutkan perjalanan mereka menuju Rumah Jungkook.

"Hei kook,panggil aku Hyung saja arra?" ucap Taehyung.

"Ne,Arraseo sun-ehh,Hyung" balas Jungkook.

Akhirnya mereka sampai rumah Jungkook.

"Terima kasih sun-aduhh kenapa salah lagi sih? Terima Kasih Hyung" ucap Jungkook sambil nyengir dan menunjukkan giginya yang indah itu.

"Iya,sama - sama" balas Taehyung singkat.

Dan tak lama setelah itu Taehyung langsung pergi menggunakan motornya yang bisa dikatakan bagus itu dan Jungkook memasuki rumahnya.

"Aku pulang!" teriak Jungkook.

"Eoh? Kau sudah pulang Kookie? Bagaimana kerja kelompoknya?" tanya Nyonya Jeon.

"Berjalan dengan lancar eomma,semuanya sudah selesai" bohong Jungkook.

"Ohh,baiklah kalau begitu,sebaiknya kau sekarang mandi dan segera makan sayang" ucap Nyonya Jeon.

"Ne eomma" balas Jungkook

Jungkook masukk kekamar mandi dan berendam(?)didalam bathtub yang berisi air hangat lalu menenggelamkan wajahnya.

"Hufftt"

Jungkook segera menyelesaikan acara mandinya dan langsung menuju ruang makan

"Jungkook,kau kenapa?"tanya eomma

"Eh anii eomma,aku tidak apa apa"balas ku dengan tersenyum

"Kau berbohong kan kook?"tanya eomma sekali lagi

"Aniyaa eomma,aku makan dikamar saja ya eomma"

"Ah ne ne"

Lalu asisten rumah tangga disana yang biasa dipanggil bibi Pong mengantarkan makanan kepada Jungkook.

"Ini makanannya tuan muda" ucap bibi Pong.

"Terima kasih bi" balas Jungkook dan memberikan senyuman.

Lalu bibi Pong pamit keluar kamar Jungkook dan Jungkook akhirnya makan,walau sepertinya makanannya hanya di aduk - aduk saja.

"Kenapa jantungku berdegup kencang? Ahh,sudahlah,lebih baik aku makan terlebih dahulu" Jungkook bermonolog ria dan segera memakan setelah Jungkook memakan makanannya,ia langsung pergi ke alam mimpi.

*tok tok tok*

"Jungkook,bangun nak! Nanti kau akan terlambat" ucap nyonya Jeon.

"Iya eomma,5 menit lagi" ucap Jungkook sambil mengubah posisi tidurnya.

"Bagaimana kau bisa bilang 5 menit lagi,sedangkan sekolahmu masuk 10 menit lagi,Jungkook!" Teriak nyonya Jeon.

"Tentu saja bi-APAA?! MENGAPA EOMMA TIDAK MEMBANGUNKANKU DARITADI?!" Jungkook langsung berdiri dan menyiapkan baju dan peralatan sekolahny,bahkan ia tidak sempat untuk membereskan tempat tidurnya.

"Eomma sudah membangunkanmu daritadi sayang,tapi kau tidak bangun - bangun" Balas nyonya Jeon.

"Sekarang cepat kau mandi dan segera berangkat sekolah,eomma akan membuatkanmu bekal" Lanjut nyonya Jeon.

Jungkookpun selesai mandi dan segera berpakaian.

"Kenapa aku bisa kesiangan? Ah iya! Aku lupa menyetel alarm! Dasar Jungkook bodoh" ucap Jungkook kepada dirinya sendiri.

"Jungkook,cepat turun sayang,bekalmu sudah selesai" Teriak nyonya Jeon dari lantai bawah.

Setelah Jungkook memeriksa ada yang tertinggal atau tidak,ia segera berlari turun kebawah.

"Awas nak,nanti kau ja-"

BRUK!

"Tuh-kan,apa eomma bilang,jangan berlarian seperti itu" Ucap nyonya Jungkook langsung bangkit

"Aku buru - buru eomma,sebentar lagi bel masuk berbunyi" Ucap Jungkook

"Sini eomma masukkan dulu bekalnya kedalam tas" Ucap nyonya Jeon sambil memasukkan bekal Jungkook kedalam tas Jungkook.

"Sudah!" lanjut nyonya Jeon.

"Baiklah eomma,aku berangkat dulu ne? Sampai Jumpa eomma!" ucap Jungkook yang langsung berlari ke halte bis.

Setelah ia sampai di halte bis,Jungkook melihat jam tangannya.

"Aduh,pasti jam segini bisnya sudah berangkat,lebih baik aku berlari saja,mungkin akan sampai tepat waktu" Ucap Jungkook.

Tanpa basa basi,Jungkook segera berlari sangat kencang,dan hebatnya tidak tersandung atau menabrak apapun.

Dan sesampainya di sekolah,perkiraan Jungkook salah besar! Ternyata ia Jungkook disuruh berkumpul di lapangan untuk diberi hukuman.

Semua siswa maupun siswi yang terlambat sekarang tengah berbaris di lapangan,jangan salah ada juga siswi yang terlambat,dan kalian tahu apa alasannya? Mereka harus merias wajah mereka terlebih dahulu! Sangat aneh bukan? Yaa tapi begitulah para siswi di Bangtaneun High School.

"Baiklah! Semuanya,saya akan memberikan kalian hukuman! Bagi para siswa yang terlambat,kalian harus lari keliling lapangan sebanyak 15 kali! Dan untuk para siswi,kalian harus naik ke lantai tiga dan turun lagi kesini sebanyak 5 kali! Cepat lakukan sekarang!" perintah Chou-songssaenim.

Para murid yang terlambat langsung melaksanakan perintah dari Chou-songssaenim,setelah Jungkook selesai berlari keliling lapangan yang sialnya,lapangan itu luas duduk di pinggir lapangan dan mengedarkan pandangannya keseluruh arah,yang dia cari hanya satu,yaitu Kim Taehyung.

"Dia tidak berada disini? Kemana dia? Bukannya biasanya terlambat? Ahh,kenapa aku mencarinya? Apa peduliku? Sudahlah,lebih baik aku membeli minum saja" Ucap Jungkook dan segera berdiri,namun.

"Kau mencariku kookie?" bisik Namja yang tiba" berada dibelakangnya itu,dengan segera Jungkook membalikkan badannya,dan tiba - tiba dengan tidak sengaja bibir mereka bersatu dan Jungkook langsung mendorong tubuh Namja itu karena ia takut namja itu akan bertindak lebih.

"S-sedang a-apa kau d-disini?" tanya Jungkook terbata - bata.

"Bukannya kau yang mencariku tadi? Dan mengapa kau mendorong tubuhku? Ngomong - ngomong,bibirmu manis" Ucap Namja itu,dan pasti kalian tahu siapa Namja itu,ya! Namja itu adalah mang cecep tukang cilor di komplek rumah Jungkook,oh! Maaf,bukan mang cecep ternyata,ia adalah Taehyung,jadi maaf ya mang cecep,kesebut sama saya xD.

"S-siapa yang mencarimu? Aku tidak mencarimu,aku mencarii Mingyu! Nah iyaa,Mingyu" Ucap Jungkook.

"Oh,yasudah." Balas Taehyung yang entah bodoh atau tidak perduli itu.

"Baiklah murid - murid yang terlambat bisa ke kelas sekarang!" Ucap Chou-songssaenim

"Baik ssaem!" jawab mereka dengan serempak.

Jungkook segera mengambil tasnya dan bergegas menuju kelasnya,tapi tiba - tiba Taehyung menariknya.

"Heii! Jangan menarikku seenaknya!" ucap Jungkook.

Namun tidak dijawab oleh Taehyung.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC


(Author Note's) Dibaca yaa!

AIGOOOO,AKHIRNYA UPDATE JUGA! APAKAH MASIH ADA YANG MINAT DENGAN CERITA INI? MAAF KALO LAMA DAN KURANG PANJANG (ㅠ_ㅠ)

BTW,HAYOO ITU KOOKIE MAU DIBAWA KEMANA TEBAK :V

Nihh,saya mau curhat sedikit

Jadii,kemarin itu aku lagi sibuk sekolah,dan sedikit lupa dengan ff ini hehehe :v padahal kemarin aku libur 2 Minggu kalau nggk salah,dan tiba" pas aku baru masuk,ada pengumuman Ulangan Kenaikan Kelas itu dimajukan tanggal 15 Mei huhuhu(ㅠ_ㅠ)

Dan katanya hari ini jam 8 malam BTS nyampe ya di Indonesia? Tapi aku bodo amat sih,bukannya gk cinta sama Bias,lagian juga percuma kalo ngomong sama Orang Tua pasti jawabnya "buat apa kamu kebandara? Kurang kerjaan,mendingan disini bantu beresin rumah" huhuhu,terkadang ingin hidup seperti iklan teh celup sari wangi :v

Okey,sudah dulu Curhatnya,dan sepertinya itu aku curhat gak sedikit yaa :v pokoknya Terima kasih buat yang sudah review,memfollow,dan memfavoritkan ff ini,dan buat Sider! Hargailah author dengan cara review

Cukup sekian,terima kasih :v jangan lupa review yaa readers :* kkaepjjang!