Me Or Him?

.

.

Gendre: Romance, drama , tentuin sendiri aja.

.

.

Rate: T (maybe)

.

Disclaimer: kyumin milik tuhan , tapi sungmin tetap milik saya seorang *bletak*, walaupun saya sebenernya mau memonopoli sungjin, tapi yang pasti FF abal ini murni imajinasi saya sendiri XD

.

.

Summary: kyuhyun yang nyatanya sudah punya tunangan malah menjalin hubungan dengan sungmin, Victoria akan kembali? Dan bagai mana dengan sungmin? ,"aku mencintai mereka ber2 hae bahkan aku tidak bisa melepaskan mereka ber2 bagaimana ini?"

.

.

Warning: GS,TYPO(s), DON'T LIKE DON'T READ! NO BASH!NO PLAGIAT!

.

.

.

Happy reading (*_*)/

.

H-5

.

.

.

Sudah dari kemarin kyuhyun selalu mengikuti kemana pun donghae pergi. Mengikutinya tanpa henti bahkan sampai ke toilet kyuhyun selalu mengikuti donghae.

Donghae yang sudah begah dengan sikap kyuhyun meraut kesal, apa-apaan si bocah setan, sedang apa dia bikin risih saja, bahkan mau buang air kecil pun tidak nyaman alirannya #plak

"yak cho kyuhyun. Sedang apa si?. aku risih." Donghae menaikan resletingnya, dia sudah selesai dengan ritualnya yang tidak nyaman.

"jangan pura-pura lupa ikan." Ucapnya menuntut.

Donghae menelan ludahnya kaku "a-apa si?."

Kyuhyun melipat tangannya di dada "sungmin. Kapan ke cafe itu, kau sudah janji hyung."

Donghae berjalan kearah wastafel, memencet sedikit sabun cair dan membasuhnya "sudah ku bilang akhir pekan."

"ini sudah hari sabtu dan ini akhir pekan. Demi mu aku datang hari sabtu ini ke kantor dan mengerjakan pekerjaan mu." Kyuhyun menatap donghae menuntut janjinya, tidak bisa pokonya hari ini dia harus bertemu dengan sungmin, apa pun yang terjadi, ini adalah kesempatannya, ingat hanya beberapa hari lagi acara pernikahan sungmin dan siwon dilaksanakan, seumur hidupnya dia akan lebih menyesal jika terlambat untuk yang ke dua kalinya, mungkin kalian bisa mengira aku benar-benar egois tapi kau tau ini adalah cinta. Rasa cinta dapat membutakan semuanya termasuk kyuhyun yang sudah menikah dan mempunyai seseorang yang tumbuh di dalam rahim istrinya, dan itu membuat kyuhyun lebih menyesal karna tidak bisa menahan sifat mesumnya sama sekali.

Donghae menaikan sebelah alisnya tidak percaya dengan ucapan kyuhyun, apa tadi dia bilang ke kantor untukku? Chk yang benar saja. "apa? Pekerjaan ku? Itu pekerjaan mu tuan cho yang terhormat okey. Kalau kau sudah selesai dengan semua berkas itu baru akan ku tunjukan cafenya." Donghae meninggalkan toilet yang masih di dalam kyuhyun sebal. Dasar ikan sialan kalau aku sudah tau cafenya aku tidak akan menuruti perintahnya.

.

.

Tok tok tok

"masuk."

Bruk.

Suara berkas-berkas tebal di jatuhkan dari atas kemeja kerja donghea kencang.

"ini. Semua sudah ku kerjakan , sudah ku periksa, sudah kuhitung, sudah ku beri catatan, dan juga ku tanda tangani . kau puas sekarang ikan."

Donghae tersenyum senang, di ambilnya berkas di periksanya dengan teliti "begitu dong, anak baik." Donghae berdiri dari tempat duduk nyamannya menepuk-nepuk kepala kyuhyun pelan, di tampiknya tangan donghae oleh kyuhyun cepat.

"hentikan. Itu menjijikan. Sekarang cepat ke cafe." Kyuhyun melemparkan kunci mobil kearah donghae yang langsung di tangkap "pakai mobilku, kau yang menyetir."

"buru-buru sekali, sudah tidah sabar eoh," donghae tertawa kecil.

"jangan mengodaku." Kyuhyun menarik tangan donghae agar berjalan lebih cepat.

.

.

"cafe ini?." Kyuhyun melihat cafe yang ada dihadapannya, dasar ikan sial dia mengerjaiku, ini si cafe yang sering dia kunjungi bersama sungmin dulu sebelum mereka berpisah tentunya, cafe ini hanya berjarak beberapa blok dari perusahaan kyuhyun.

"iya kenapa." Ucapnya bingung.

"ini si tidak perlu kau beritahu juga aku sudah tau hyung."

Donghae tertawa geli "terus kenapa kau bertanya kalau kau sudah tau kyu kyu~."

Kyuhyun memicingan matanya sebal "sial kau hyung. Sudah cepat masuk."

Donghae mengikuti di belakang punggung kyuhyun masuk ke dalam cafe, sesekali donghae mencari keberadaan yeoja incarannya, donghae tersenyum senang, merapikan jasnya yang sedikit berantakan.

.

.

SUNGMIN POV

Hari ini adalah hari akhir pekan. berarti adalah hari libur untuknya, seperti biasa kantor akan libur setiap akhir pekan yaitu sabtu dan juga minggu, biasanya sungmin menghabiskan waktunya dengan eunhyuk dan juga ryeowook kedua sahabatnya atau berjalan – jalan dengan namja chingu nya tentunya.

Biasanya kami berkumpul di cafe wiki yang tidak jauh dari tempat pekerjaanku yang dulu dan sekarang wokkie masih bertahan bekerja disitu, alasannya sederhana, 'hidup di seoul sangat susah jika kau tidak mempunyai uang'. Padahal dia bisa aja aku masukan ke perusahaan ku dan hyuk bekerja tapi wokkie menolak mentah-mentah.

Sudah hampir 10 menit sungmin dan eunhyuk menunggu wokkie dari tempat pekerjaannya, sebenarnya harusnya dia libur tetapi karna urusan mendadak tiba-tiba saja presedirnya masuk kerja di akhir pekan dan meminta data-data perusahaan. Membuat susah saja -_-

Sungmin dan juga hyukie sedang duduk di luar cafe yang bersebelahan dengan jalan raya tetapi di pagari dengan pot-pot berisi bunga dan juga tanaman yang sengaja pemilik café itu tata dengan sedemikian rupa, mereka baru memesan minuman 1 jus stowberry dan juga 1 jus pisang yang sudah pasti kalian tau siapa pemilik minuman itu, mereka belum memesan makanan karna masih menunggu ryewook yang tidak kunjung datang.

"di mana si wokkie. Lama sekali." Umpat eunhyuk sebal.

Sungmin yang sedang memandang handphone nya dan mengetikan sesuatu " tunggu saja. Dia tadi telfon sedang kemari kan." Sungmin masih asik mengetik sms.

Eunhyuk meraih minumannya dan mengaduk perlahan "tapi sudah hampir 10 menit. Aku lapar." Rengeknya.

"kau pesan dulu saja,"

"tidak ah."

Sungmin memandang sahabatnya malas, tadi bilang lapar, di suruh pesan duluan tidak mau -_- , sungmin mengelengkan kepalanya pelan.

"min. siwon tidak kemari?." Tanyanya.

Sungmin melirik "tidak, dia ada pekerjaan jadi nanti menjemput saja."

Eunhyuk menganguk mengerti "aku ikut yah. Seperti biasa." Menyenggol badan sungmin pelan.

"kau kan sudah biasa." Sungmin masih asik dengan handphone nya,

Hyuk mengulum bibirnya kesal "gitu sekali."

Sungmin tersemyum nyengir "hehe.. marah yah.. cepat cari pacar kau belum move on dari lee min hoo yah." Godanya.

Eunhyuk menyenderkan badannya sebal, melipat kedua tanganya di dada " jangan sebut nama namja berengsek itu min."

Sungmin meletakan handphone nya di atas meja "sensitive sekali, maaf kau benar tidak bisa move on kan.. dia kan yahh ku akui dia tampan sekali hyuk."

"hentikan min, namja tukang selingkuh seperti itu tidak pantas untuk di ingat. Dia tuh harusnya di lipat-lipat dengan selingkuhannya suzy lalu di masukan ke dalan koper lalu aku lemparkan mereka ke sungai han biar hanyut sampai kali cisadane." #plak

"aku tidak mengungkit nya sampai sejauh itu loh hyuk." Sungmi tertawa kecil.

"ya ya ya sudah lah, eh itu dia datang." Hyuk melambaikan tangannya kearah ryeowook yang baru saja sampai "wokkie di sini." Lanjutnya.

Ryeowook yang mendenger teriakan temannya segera menghampiri pemilik suara itu.

"hai. Mian lama..," ryeowook memasang muka sedih dan mendudukan di hadapan sungmin dan juga eunhyuk.

Eunhyuk cemberut "katanya sebentar lagi, aku lapar wokkie,"

"hehe.. mian aku harus menunggu si cho dan lee itu keluar. Aku tidak mungkin pulang duluan."

"cho? Cho kyuhyun?." Eunhyuk melirik sungmin.

"kenapa menatapku seperti itu?." Ucapnya sebal.

"tidak tidak." Eunhyuk tersenyum senang karna berhasil membuat sungmin marah, itu balasan ku karna menggodaku Minnie kkk~

Ryeowook yang malas menghentikan pertengkaran mereka "sudah. Jangan pikirkan masa lalu okey. Mending kita pesan makanan. Katamu kau lapar hyuk."

.

.

.

.

Donghae mengikuti di belakang punggung kyuhyun masuk ke dalam cafe, sesekali donghae mencari keberadaan yeoja incarannya, donghae tersenyum senang, merapikan jasnya yang sedikit berantakan.

"heh kyu." kyuhyun menghentikan jalannya dan berbalik bingung.

"apa?."

"itu di sana." Bisiknya.

Kyuhyun mengikuti arah tanggan donghae yang menunjuk ke luar halaman cafe, itu di sana ada lee sungminnya , kyuhyun tersenyum. "yasudah ayo." Kyuhyun berjalan akan menghampiri tempat sungmin tapi langsung di cegah.

"ayo apa? Kau mau kesana langsung."

"kenapa? Aku harus menemuinya." Kyuhyun menyentakan tangan donghae yang mencehnya, dia benar-benar harus menemui sungmin dan berbicara permasalahan mereka.

.

"min." ucap kyuhyun pelan.

Tiga yeoja yang sedang asik mengobrol langsung menghentikan obrolan mereka dan menoleh asal suara yang mereka kenali, sungmin terkejut dengan kehadiran kyuhyun di sini, sedang apa dia disini? Kukira dia sudah menyerah.

Bukan saja sungmin yang terkejut tetapi kedua temannya pun sama terkejutnya dengan sungmin, mereka mungkin tau sekarang kyuhyun sedang di korea tetapi untuk berani menemui sungmin dengan masalah yang telahdia timbulkan, itu tidak ada dipikiran mereka sama sekali. Dan juga sungmin tidak berbicara tentang kyuhyun yang mencoba menyakinkan dia untuk mencintai kyuhyun kembali karna sungmin tidak mau kedua teman nya ikut campur dengan urusan hatinya, karna sungmin telalu bingung untuk menjelaskan tentang keadaan hatinya saat ini, apa dia masih mengharapkan kyuhyun kembali? Apa dia benar-benar mencintai siwon yang sekarang menjadi tunangannya? Molla hanya sungmin yang tau tetapi dia sendiri pun bingung dengan hal itu.

"k-kyu. sedang apa kau disini?." Sungmin benar-benar terkejut dan juga bingung, bibirnya bahkan kelu untuk berbicara.

"bisa kita bicara sebentar?." Ucap kyuhyun lembut.

Sungmin melirik ke dua sahabatnya, mereka sedang mengelengkan kepalanya pelan tidak mensetujui dengan ucapan kyuhyun. Bahkan eunhyuk mengerutkan melipisnya sebal seperti berkata 'min jangan. Bilang tidak dan tetap di sini'.

Sungmin melirik kyuhyun bingung "kyu aku,"

"kumohon min, sebentar saja." Sela kyuhyun cepat, dia tidak ingin mendengar penolakan. Kyuhyun meraih tangan sungmin dan merariknya berdiri dan mengintrupsi agar sungmin mengikutinya. Ryeowook dan eunhyuk bereaksi mereka reflek berdiri dan menahan sungmin.

"hey hey hey cho, lebih baik kalu lepaskan tangan lee sungmin." Ucap sinis eunhyuk.

Ryeowook yang melihat hyuk yang mulai emosi bingung sendiri, apa yang harus dilakukannya. Disisi lain dia sahabat lee sungmin di sisi lain dia karyawan kyuhyun, dia tidak ingin di pecat dan dia tidak ingin sungmin mengikuti kyuhyun, ingin mencegah tetapi serba salah. Keputusan benar-benar ada di bibir sungmin, mau ikut atau tidak, mau memilih kyuhyun atau siwon.

Donghae dengan sigab melerai eunhyuk agar membiarkan kyuhyun berbicara sebentar dengan sungmin, membiakan sebentar mereka menyelesaikan masalah mereka dan ke egoisan kyuhyun. "maaf nona nona bisa kita bicara sebentar?."

Eunhyuk menatap donghae bingung, apaan si ikut-ikut saja mana gayanya sok asik begitu , benar-benar cocok menjadi teman cho kyuhyun si brengsek itu.

Kyuhyun yang melihat eunhyuk sudah mulai melepaskan tangan sungmin, mulai menarik sungmin lembut untuk mengikutinya, sungmin hanya pasrah mengikuti dimana dia kan di bawa kyuhyun.

.

.

.

.

Di sinilah kyuhyun mengajaknya, taman yang dulu sering dia kunjungi bersama kyuhyun , taman yang menjadi saksi bisu kisah cinta mereka sungmin dan juga kyuhyun, di taman ini kyuhyun menyatakan cintanya dan juga di taman ini pula kyuhyun mengakui semua penghiataannya, taman yang selalu sungmin hindari karna selalu teringat tentangnya.

Tempatnya masih sama, asri dan juga sejuk, taman ini yang selalu membuat jam istirahatnya saat masih bekerja di perusahaan kyuhyun berarti. Berarti karna di taman ini dan di bangku taman ini mereka memulai dan juga mengakhiri kisahnya.

Sungmin menatap kyuhyun bingung "kyu, kenapa kita kesini?."

"min duduklah." Sungmin dan kyuhyun mendudukan bersampingan. "aku ingin meneruskan pembicaran kita saat itu."

"kyu tapi aku."ucapnya gugup.

"aku hanya ingin bertanya satu pertanyaan saja." Kyuhyun menghadapkan dirinya didepan sungmin, di raihnya tangan mungil itu dan di genggam lembut, mata mereka saling menatap. "apa kamu mencintai choi siwon." Bisiknya lembut.

Sungmin memutus kontak mata kyuhyun gusar, dia mencintai siwon kan? Benar kan? Kumohon kyu kamu jangan membuat ku berpikir ulang."a-aku."

Kyuhyun meraih pipi sungmin untuk menatapnya kembali "cukup iya atau tidak min."

"aku aku." Sungmin menutup matanya perlaman, memikirkan suasana hatinya yang benar-benar membuatnya bingung. Sungmin membuka kelopak matanya pelan mengatu deru napasnya agar lebih tenang. "aku mencintainya."

Tubuh kyuhyun serasa lemas, mati rasa , kecewa atas dirinya sendiri. Dialah yang bersalah atas semua ini dialah yang telah merubah hati sungmin, dia pula yang telah mendorong sungmin untuk pergi darinya, ini semua karna salahku, penyesalan tidak ada artinya.

"mianhe". Sungmin melepas genggaman kyuhyun dari tangannya, berdiri dan berlari meninggalkan kyuhyun yang sedang menyesali perubahan hati sungmin.

.

Sungmin berlari kembali ke arah cafe yang, menghampiri tempat yang terdapat kedua sahabatnya. Sungmin mendudukan kasar dan melipat kedua tangnnya di taruh di atas meja dan manaruh kepalanya menutupi wajahnya yang memanas.

Ryeowook dan eunhyuk manatap bingung, apa yang terjadi tadi, apa yang mereka bicarakan.

Handphone sungmin bergetar di atas meja, sungmin mengambil dengan posisi yang masih sama menyembunyikan wajahnya.

Pesan masuk : siwon oppa

Maaf, aku tidak bisa menjemputmu hari ini.

Dan besok bisakah kau datang ke apartemenku? Ada yang ingin aku bicarakan.

Sungmin menaruh kembali handphone nya kasar .

"hikss.. kyu."

.

.

.

TBC

.

.

Fiyuhhh akhirnya 2 epep abal update juga di antara waktu yang mepet mau sidang, gak bisa focus belajar soalnya tangan gatel pengen ngetik haha jadi kalau banyak typo maaf yah soalnya bikin dari siang langsung update sekarang T,T

.

.

Untuk guest yang entah siapa yang bilang saya merendahkan sungmin itu sama sekali TIDAK, disini sungmin hanya sebagai cast tidak lebih jadi di mohon tidak membawa epep abal saya di dunia nyata ini hanya hiburan semata untuk kita^^

.

.

Terima kasih yang sudah meripiuwwww dan member saran saya tunggu yah^^ saya selalu membaca ripiuw kalian dengan cengir kuda seneng XD XD XD

.

.

See you?