My stalker
Cast:
Lee Eunhyuk
Lee Donghae
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Lee Ryeowook
Kim Yesung
Kim Kibum
Others (seiring berjalanya cerita)
Synopsis:
Seorang namja periang bertemu dengan namja tampan yang sangat dingin. membuat si namja manis terperangkap dengan perasaan penasaran, jengkel dan..."apakah aku mencintainya?"/ "kau mengatakan aku pengecut"/ "jadi selama ini kau membuntutiku?"/ "menjadi stalker itu lumayan juga, mencintai tanpa harus mengatakanya"
Warning: yaoi/BL, AU, EYD berserakan, OOC, abal+Geje
.
Tidak suka jangan dibaca
.
.
.
Chapter 3
Di sinilah aku sekarang. Berdiri di halaman rumah Donghae. Aduh kenapa tubuhku gemetaran ya? Apa yang harus aku lakukan di dalam?
"tidak mau masuk?" tanya Donghae, membuyarkan lamunanku. Aku menatapnya, dan aku yakin pasti wajahku kelihatan sangat bodoh saat ini. dia berjalan memasuki rumahnya yang bisa di bilang sangat besar. Dengan cepat aku mengikuti namja dingin ini.
Aku duduk di ruang tamu rumah Donghae. Menatap sekeliling mencoba mengalihkan kebosananku, cat tembok warna putih, gorden coklat emas, perabotan berwarna pastel. Rumah ini bergaya minimalis. Semua tampak umum sampai aku melihat sebuah pigura foto di pojok ruangan. Karena penasaran aku mendekati pigura itu. di sini terlihat empat orang. Dua orang duduk berdampingan, dan dua lagi berdiri di belakangnya. Mereka tampak sangat bahagia. Donghae tersenyum, wajahnya berkali-kali lipat lebih tampan. Hyukkie Pabo! Kenapa aku berpikir aneh seperti ini? Lho, wajah orang di samping Donghae ini, sepertinya aku pernah bertemu? Tapi dimana ya?
"khem" aku terkejut saat mendengar suara deheman itu. aku menoleh ke belakang, di sana berdiri Donghae dengan kaos biru dan cardigan warna serupa.
'DEG DEG DEG' jangan! Jangan berdetak terlalu keras, bisa-bisa Donghae mendengarnya. Ah, aku jadi malu? "mian" aku menangkupkan tangan didepan wajah. Donghae hanya melirik sekilas lalu berjalan menuju sebuah kamar di bawah tangga. Dia berbalik "ayo" katanya singkat. Aku segera berlari menyusulnya.
#Eunhyuk POV END
Eunhyuk dan Donghae masuk ke dalam ruangan gelap. Donghae menekan saklar lampu, dan terpampang sebuah ruangan yang penuh dengan alat musik. piano, gitar, biola, sexophone, dan masih banyak lagi. Eunhyuk hanya terdiam sambil membelalakkan mata.
"wah~ ini semua milikmu Donghae-ssi?" tanya Eunhyuk dengan mata berbinar.
"hm" kata Donghae singkat. Eunhyuk berkeliling, melihat semua alat musik yang ada.
"huwaaa, ada piano! Dari dulu aku ingin belajar memainkanya" kata Eunhyuk sambil tertawa lebar. Namja penyuka pisang ini tidak tahu kalau Donghae tengah memperhatikanya sambil tersenyum tipis.
…haehyuk…
Eunhyuk duduk di sofa ruang tamu sambil menikmati banana cakenya.
#Eunhyuk POV
Sudah seminggu aku mengerjakan tugas ini. Ternyata apa yang aku pikirkan itu salah! Donghae bukan namja jahat, hanya kurang bisa mengakrabkan diri dengan orang lain. Dia baik, dan pintar, walaupun cuek dan irit bicara tapi dia sangat perhatian. Disela-sela latihan kami mengobrol, yah walaupun lebih banyak aku yang berbicara tapi aku senang dia tipe pendengar yang baik.
Aku salut padanya bukan sih lebih tepat terhadap instingnya. Dia tahu kesukaanku, setiap aku datang kerumahnya pasti ada susu strawberry dan kue pisang. Saat aku bertanya dia hanya jawab, 'Cuma asal nebak' dengan tatapan cueknya.
Benar-benar? Namja aneh bin dingin yang pernah kutemui. Tapi tidak bisa dipungkiri, saat bersamanya aku merasa sangat nyaman, kadang saat mata kami bertemu aku selalu salah tingkah, ini semua dikarenakan detak jantungku yang tiba-tiba menggila. Aku juga penasaran dengan Donghae, saat dia tersenyum... aku ingin melihatnya
"Yaa Hyukkie pabo! Apa yang aku pikirkan sih?" tanyaku sambil mengacak rambut. Tiba-tiba pintu dibuka, masuklah seorang namja berbadan kurus dengan senyum manisnya.
"Aku pulaaang!" serunya bersemangat. Aku tetap diam dan terus memperhatikanya. Sepertinya aku pernah bertemu denganya?
Dia melihatku? Tunggu kenapa namja berseragam SMA ini berjalan mendekatiku? Aku harus bagaimana?
Aku tersenyum, mencoba bersikap ramah. Dia membelalakkan mata, hei apa aku salah?
"Hyukkie hyung nde?" katanya, aku mengangguk. Darimana dia tahu namaku? Dengan kecepatan mobil balap namja berseragam ini memelukku. Aku yang bingung hanya bisa diam. "kyaaa! Hyung lama tidak jumpa! Bagaimana kabar hyung?"
"ah nde aku baik"
"oh syukurlah kalau begitu hyung, sudah lama ya kita tidak berkumpul, aku rindu aegyonya Sungmin hyung dan smriknya Kyuhyun hyung! Huft... ini semua karena aku sudah kelas tiga, banyak sekali tugas dan ulangan, beberapa hari ini aku juga jarang berkomunikasi dengan Yesung hyung! Benar-benar kelas 3 menyebalkan" katanya tanpa berhenti. Anak ini seperti...?
"eum... mian, apa kau Lee Ryeowook, namjachingunya Yesung hyung?"
"nde, waaa hyung lupa padaku yeoh? Jahatnya!"
"ani ani... mian aku memang seperti itu, pelupa! Apalagi dengan orang yang sudah lama tidak bertemu, mian Wookie" kataku sambil mengatupkan tangan. Dia tersenyum lalu memelukku.
"hehehe gwenchana hyung? Oh iya hyung sedang apa dirumahku?"
"heh... ini rumahmu?" tanyaku dengan wajah bingung, Ryeowook mengangguk.
"sudah pulang?" tanya sebuah suara dari tangga. Aku dan Ryeowook menatap keasal suara itu dan mendapati Donghae berdiri dengan kedua tangan tersimpan di kantong celana.
"nde hyung, sekolahku ada rapat mendadak jadi pulang pagi! hyung sudah makan?" tanya Ryeowook yang dibalas anggukan singkat. Tunggu! Tadi dia memanggil Donghae 'hyung' jangan-jangan...
"Wookie, Donghae-ssi itu kakakmu?"
"iya hyung, Donghae hyung adalah kakak kandung Wookie!" kata Ryeowook bersemangat, aku hanya bisa cengo. Kakaknya pendiam seperti patung es sedangkan adiknya cerewet dan penuh semangat seperti ini?
"hyung mau kemana? Tumben sudah rapi?" tanya Ryeowook pada Donghae. Aku memperhatikan Donghae yang berjalan mendekat.
"membeli perlengkapan untuk tugas"
"owh... nde jadi Hyukkie hyung adalah teman Donghae hyung?" Donghae mengangguk. Lalu berjalan keluar.
"aku pergi dulu Wookie-ah, annyeong" kataku tergesa.
"hati-hati di jalan hyung" katanya sambil melambaikan tangan. Aku hanya membalas senyum dan langsung berlari keluar, bisa mati aku kalau Donghae sampai marah dan meninggalkanku.
.
TBC
.
