SEKUEL

RATING : MV 19+

GERNE: FILM PAKE LAYAR BIRU .=.

CAST : WU YIFAN DAN HUANG ZITAO

WARNING: YAOI, TATA BAHASA KASAR, DAN TYPO BERTEBARAN~

Suasana di Seoul sedikit suram hari ini, hujan deras baru saja mengguyur kawasan Gangnam. Rintik-rintiknya pun masih terlihat dibalik cendela. Suasana malam itu hampir menyerupai suasana di salah satu apartemen sederhana milik Wu Yifan dan kekasihnya Huang Zitao.

Sejak si manis Zitao keluar kamar, suasana yang semula damai –dan panas- berubah total, penyebabnya adalah cake yang dibawa oleh Kris gegenya –ijinkan aku muntah tolong- telah mencair.

Ice cream cake yang telah lama dinantikan –jujur kukira ini berlebihan- telah mencair seluruhnya, tinggal cake yang basah dengan cairan susu yang tergenang di atas meja dapurnya.

Maksudku, bagaimana kau akan memakan ICE CREAM CAKE jika yang ada dihadapanmu kali ini adalah spon cake biasa yang terlihat disiram oleh susu stoberi? Siapapun pasti akan marah dan hendak menghajar orang yang memberikannya bukan?

Itu juga yang dirasakan oleh uke sexy dari Kris Wu, baby panda Tao, dia_amat_sangat_ingin_hendak_mewushu kekasih pirang yang sayangnya amat ia cintai itu. Terima kasih atas kemesuman kekasihnya sehingga dengan mudah ia terseret masuk kedalam kamar dan meninggalkan ice cream cake menggoda itu.

Dan sekarang? Ice cream cakenya telah berubah menjadi cake dengan susu, fuck

Energinya telah terkuras dengan tambahan hole yang terasa perih, double fuck –mmm Zi, bukankah kau menyukai saat holemu terisi ?-

FLASHBACK

Tao tak ingat sejak kapan kancing kemejanya telah terlepas semua, memperlihatkan dada dan perut kulit langsat yang menggoda miliknya. Dan sejak kapan bibir tebal Kris telah berpindah pada lehernya dan melukiskan tanda kemerahan yang Tao jamin tak akan mudah untuk dihilangkan.

Demi eyeliner Baekhyun yang tebal, leher jenjangnya adalah salah satu daerah sensitif dari seorang Huang Zitao dan jangan lupakan puting, penis serta holenya. Kris jamin saat ia menggoda daerah- daerah itu, Taonya akan mendesahkan namanya dengan merdu, bahkan ia akan meminta lebih khekhekhe-oohhh nista sekali otakmu Wu

"Egghhh... geehhh...ja-jangan di leher... aku tak..ahh...ingin memakai syal besok." Tuhan bahkan Zitao pun tak kuasa mendengar desahan miliknya

Tapi Kris plus seringai mesumnya malah menjawab dengan santai dan masih merangsang Zitao tentunya

" Aku tak peduli peach.. yang aku tau, kau milikku sekarang."

Akhirnya Kris menyerah untuk menggoda Tao di dapur, hei.. merangsang seseorang yang sedang duduk di kursi cukup sulit kau tahu. Lebih mudah menaklukan dia sambil berbaring di ranjang empuk dalam kamar, bukankah..itu lebih privat.

Dengan gendongan ala koala Kris membawa Tao menuju ruang pribadi mereka, dan ia bersumpah langkahnya kali ini sangat berat. Penis yang menegang miliknya sering kali bergesekan dengan milik Tao dan Kris baru ingat jika sudah seperti ini Zitao tidak akan mau diam.

"Shhh... jangan banyak bergerak zi." Desah Kris begitu ia merasa Tao sengaja menggesek kelamin mereka berdua.

"Memangnya apa yang aku lakukan ge?" hell Zitao, ucapan polosmu malah akan membangkitkan naga dalam dirinya yang siap memakanmu.

Kris bersyukur, ia lupa menutup pintu kamarnya tadi. Ia tak perlu repot-repot berusaha untuk membukanya dengan kemungkinan Zitao yang akan melakukan tindakan polos menjerumus pada adik kecilnya sekarang. Hanya perlu menjatuhkan kekasihnya ke ranjang begitu ia merasa pinggiran kayu pada betisnya, dan akan nampak panda penurut yang hampir naked seperti sekarang

Ku pikir kris tak akan menunggu lama untuk ini, segera saja ia melepas celana trining dan kaos longgar yang ia kenakan melempar mereka entah kemana. Owh Kris Wu... kau tak lupa celana jeans yang melekat pada kaki jenjang kekasihmu kan? Itu mengganguku asal kau tahu.

Secepat kilat Kris sudah melonggarkan sabuk kulit dengan gesper berbentuk huruf g dari pinggang Tao, lambang fashion yang sangat digilai kekasihnya ini. Dan diam-diam Kris berdoa semoga kekasihnya tidak menginginkan tas dari brand itu hari ini, dia baru saja mendengar jika mereka meluncurkan model baru yang sepertinya tidak ada di lemari milik Zitao- well demi keselamatan dompetnya sekarang.

Begitu celana luar dalam Zitao terlepas – aku butuh tisu sekarang!- Kris segera melumat ujung selatan milik pandanya. Meski telah menegang harus kita akui, jika.. penis milik Zitao terlihat mungil jika dibandingkan milik Kris.

"ahhh...gehh.. fas-faster." Hehe panda kita amat menikmati blowjob dari kekasihnya ternyata, remasan pada sprei dan surai pirang Kris adalah bukti yang cukup kurasa, tapi tidak dengan Kris.

Dengan keringat yang membasahi wajah memerah karena menahan nafsu, Tao berharap Kris segera memasuki hole gatalnya.

Tapi tentu saja naga kita lebih senang bermain-main dengan pandanya terlebih dahulu, mendengar Zitao memohon adalah hobi Kris untuk saat ini.

Dan bagi Zitao, kegiatan mari mengulum penis hanya membawa derita pada holenya. Dan entah setan dari mana, Zitao langsung bangun dan menarik Kris ke atas ranjang.

Dengan penuh tenaga ia menarik celana dalam Kris lalu mengulum penis besar milk kekasihnya itu, mencoba membasahi dengan ludah semampu yang ia bisa. Dia cukup sadar jika tiap kali penis Kris memasukinya, hal itu akan terasa perih meski setelahnya ia akan merasa terbang ke langit karna perlakuan Kris. –bukankah lebih enak jika kau tak perlu merasakan perih itu?

"Sabar baby, kita masih punya banyak waktu, aku masih bisa memuaskanmu beronde-ronde."- hei Kris kau pasti tertawa kan dalam hatimu, itu terlihat dari seringaimu bodoh.

"Ayolah ge~ holeku sudah gatal ingin kau masuki."

"Hei siapa yang mengajarimu berkata seperti itu baby." – Kris kau punya cermin besarkan dirumah

"Kalau kau memang menginginkannya baby, memohonlah, siapa tau aku akan mengabulkannya." Ucap Kris sambil menyamankan posisinya

Meski terdengar tidak mungkin dan menyebalkan bagi Zitao, toh dia tetap melakukannya, diakan sedang...TAO!

" Ma-master~~ tolong masukkan penis besarmu kedalam hole gatal milikkuhhh... aku membutuhkanmu master~."

Kata-kata yang amat sangat frontal itu diucapkan Zitao dengan posisi menungging ke arah Kris? Apakah ia sedang belajar menjadi bitch?

Yang dilakukan Zitao nyatanya sangat berefek pada libido Kris, dan tanpa melebarkan hole sempit itu terlebih dahulu, Kris memasukkan penisnya.

"ouch.. baby you'r so tight eghhh..." desahan Kris yang pertama terdengar saat mereka bersatu, sementara Tao sedang berusaha untuk menerima benda lain dalam tubuhnya.

"Gehhh penismu memenuhiku. Aku sudah tak tahan ge." Begitu ia merasa nyaman pasca penyatuan mereka, ia sengaja mengoda Kris, kurasa aku juga tak tahan kalau seperti itu.

"as you wish princess." Dengan seizin pemilik hole, Kris memompa penisnya, memuaskan penisnya sekaligus penis Zitao .

Meski merasa panas pada selangkangannya, Zitao tak memungkiri jika ia begitu menikamati perlakuan kekasihnya. Terlebih Kris adalah tipe yang perhatian dan sabar saat bercinta, ia akan berusaha menemukan prostat Zitao secepat saat itu terjadi, akal sehat mereka akan menguap sampai mereka mencapai klimaks.

"Ohh... geehh~ m-more ge~."

"Ahh! Faster~, i'm cumming gehh."

"No baby! Ka-kau harus menungguku, kita klimaks bersama." Segera saja Kris mempercepat gerakannya saat ia merasa penisnya dan penis Zitao dalam genggamannya berkedut.

Klimaks bersama pasangan adalah hal yang membahagiakan kau tahu, saat kalian mencapai puncak kenikmatan bersama tanpa ada satupun yang tertinggal, kuno kurasa tapi bukannkah menyenangkan?

Sekitar satu jam mereka habiskan untuk saling mamandangi pasca klimaks bersama tadi. Belum ada yang ingin menutup mata untuk menuju kealam mimpi, mungkin saja mereka mengisi tenaga untuk melanjutkan ronde selanjutnya.

Ngomong-ngomong soal tenaga, bukankah sejak tadi siang Zitao belum makan? Bahkan saat ia berniat mengisi perutnya tadi sore Kris malah mengendongnya kekamar. Pantas saja ia merasa kelaparan sekarang.

Tanpa perlu repot-repot mengenakan pakaiannya ia melenggang menuju dapur, jangan berfikir ia akan naked dalam rumah, meski Kris-mesum-Wu sangat menginginkan tontonan itu. Tao melilitkan selimut pada pinggangnya, ia tak ingin adegan dewasa mereka terulang di ruang lain dan berakhir dengan ia yang pingsan karena kehabisan tenaga, setidaknya sampai ia memberi makan cacing dalam perutnya.

Melihat kekasihnya keluar kamar, Kris segera memakai celana dan menyusul Tao, dia berharap dapat mengulang kegiatan mereka beberapa kali lagi sepertinya.- kau yakin kris?

Tapi sepertinya itu hanya khayalan saja, melihat kekasihnya mematung di dapur dan cake yang ia bawa telah berantakan di atas meja, Kris yakin akan ada panda ngamuk sekarang.

"Kris! Ge!." Nah kan, benar firasatnya, seharusnya ia menyimpan cake sial itu dalam kulkas tadi. Berdoa saja Wu, untuk keselamatan dompetmu dan adik kecilmu tentunya.

"Kau berhutang choco chip cookies padaku,dan pastikan kau yang membuatnya sendiri." Apa? Kris tak salah dengarkan? Ku pikir Kris harus menyiapkan uang ekstra untuk asuransi dapurnya nanti.

Kris bahkan belum sempat mengajukan keberatan pada kekasihnya, Zitao sudah melangkah menuju kamar mereka. Sebelum menutup pintu Tao masih sempat mengucapkan kata keramatnya yang berakibat parah pada dompet Kris.

"Dan beliakan aku tas Gucci yang keluar tadi pagi." Perintah Zitao sebelum ia menutup pintu lalu menguncinya dari dalam. Well...selamat tidur diluar Wu Yifan tampan.

p(^o^)q-FIN-p(^o^)q

Otte? Utang yanu lunaskan? Betewe yanu bikin ini tiga malem berturut-turut dengan backsound adzan yang berkumandang disebelah kostan yanu, dan efeknya adegan nc berantakan. Maapinya~~~ pan bikin adegan nc di cerita gak gampang :v

Jika yang pertama pake lagunya Red Velvet, sekarang yanu pake lagunya Guhara, jujur yanu gak yakin dia bisa sesexy itu, kan kelihatannya hara mungil gitu o,,o

Jaa... yanu tunggu ya reviewnya, terlebih buat efef gs yanu yang atu itu, sejujurnya yanu gak yakin ama judulnya ;v ada yang mau kasih saran?

Makasih yang sudah baca ff bikinan yanu, tenang aja stok ide ff udah banyak koq, tinggal nunggu mood dan inspirasi jalan ceritanya hehe :3