My stalker

Cast:

Lee Eunhyuk

Lee Donghae

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Lee Ryeowook

Kim Yesung

Kim Kibum

Others (seiring berjalanya cerita)

Synopsis:

Seorang namja periang bertemu dengan namja tampan yang sangat dingin. membuat si namja manis terperangkap dengan perasaan penasaran, jengkel dan..."apakah aku mencintainya?"/ "kau mengatakan aku pengecut"/ "jadi selama ini kau membuntutiku?"/ "menjadi stalker itu lumayan juga, mencintai tanpa harus mengatakanya"

Warning: yaoi/BL, AU, EYD berserakan, OOC, abal+Geje

.

Tidak suka jangan dibaca

.

.

.

Chapter 10

Pagi itu Eunhyuk tampak sibuk memasak mie dan telur mata sapi untuk makan siang. Uang jajannya sudah habis makanya dia memilih membawa bekal. Setelah semua siap di kotak bekal namja yang dijuluki sweet smile ini tersenyum bangga. Dia melihat jam dipergelangan tanganya dan langsung terbelalak.

"omo karena asik masak aku jadi lupa waktu! Huwaaa!" Eunhyuk segera menyambar tasnya dan berlari keluar rumah. Dia berjalan menuju halte bus. Sesekali bertegur sapa pada orang yang dikenalnya. Setelah sampai di halte, dia memilih duduk di pojok. Namja manis ini asik melihat kotak bekalnya sampai dia merasakan dua orang berdiri di depanya. Dia mendongak melihat sepasang namja yang saling menautkan tangan. Setelah itu namja yang lebih tinggi melirik namja cantik di sampingnya. Dia menangkup wajah si namja cantik saat melihat mata hitam itu terus mengeluarkan air mata.

"sudah jangan menangis lagi" katanya sambil memeluk si namja cantik. Eunhyuk terus menatap sepasang namja itu dengan mata mengerjap imut. Setelah itu tampak pipi seputih susunya merona. Dia langsung mengalihkan tatapanya sambil menggigit bibir bawahnya. Ingatan si namja manis kembali pada kejadian di taman bermain saat Donghae entah sengaja atau tidak sengaja memeluknya.

"pabo, pabo! Kenapa aku jadi mengingat hal itu" katanya sambil memukul kepala. "bagaimana ini? Apa yang harus aku lakukan saat bertemu dengan Donghae? apa aku bisa bersikap wajar, padahal dia sudah pernah memelukku bahkan hampir, hampir…" Eunhyuk menyentuh bibirnya, yang langsung membuatnya berteriak sambil mengajak rambut.

"AAARGH….. EOTHOKE? EOTHOKE?" teriak Eunhyuk frustasi. Dia terdiam saat melihat semua orang di halte meliriknya aneh. Eunhyuk berdehem singkat sambil membenarkan rambutnya yang berantakan. Dia tersenyum kesemua orang dengan wajah seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Di seberang jalan, seorang namja dengan sepeda motor besarnya tampak melihat halte dari balik kaca helm. Dia tersenyum saat si namja manis yang jadi objek terpentingnya berteriak dan dengan wajah bodoh tersenyum kesemua orang. Namja itu terus menatap si namja manis sampai bus membawanya pergi.

…haehyuk…

Eunhyuk berjalan memasuki gerbang kampus. Dia terlonjak kaget saat merasakan tepukan di pundaknya. Eunhyuk menoleh kebelakang mendapati ketiga temannya.

"annyeong Hyukkie!" seru seorang namja imut sambil memperlihatkan senyum bunny cutenya. Di belakangnya sang kekasih tampak asik bermain psp disebelahnya seorang namja dengan aura hitam sedang bertelpon ria dengan kekasihnya. Eunhyuk mengerucutkan bibir, lalu mencubit pipi si namja imut.

"appo! Kok aku dicubit si Hyukkie?"

"itu hukuman karena sudah seenaknya mengagetkan orang!"

"hehehe habisnya kau melamun sih! Jangan melamun saat jalan, tidak baik tahu" kata Sungmin sambil mencubit pipi Eunhyuk, membuat si namja manis balas mencubit.

"yaa monyet bodoh jangan seenaknya mencubit pipi kekasihku! Semua anggota tubuh Minimi adalah milikku!"

"yaa Kyu jangan berbicara frontal seperti itu, pabo!"

"itu karena aku tidak terima, kau itu milikku Minimi! Titik"

"sejak kapan?"

"sejak kau tidur denganku!" kata Kyuhyun mantap. Sungmin langsung membelalakkan mata, lain dengan Eunhyuk yang memiringkan kepala.

"Minie hyung tidur dengan Kyu? Kapan hyung menginap dirumah Kyu?" tanya Eunhyuk dengan tatapan polos membuat wajah Sungmin merona hebat.

"dasar monyet bodoh, masa kau tidak mengerti! Maksutnya itu…." Belum selesai Kyuhyun berbicara Yesung yang dari tadi sibuk dengan handphonenya dengan sekali gerak memukul kepala Kyu. "adaw! Appo! Yaa jin kura-kura kenapa kau memukul kepalaku?" tanya Kyuhyun sambil menggosok kepalanya.

"jangan mengajari Hyukkie yang tidak-tidak evil! Dia masih polos, belum waktunya mengetahui hal itu!"

"mengetahui apa hyung?" tanya Eunhyuk sambil memiringkan kepala. Yesung diam memikirkan kata-kata yang pas. Sungmin terus mendeathglare Kyuhyun yang pura-pura tidak tahu. Kepala besar Yesung bersinar saat melihat seseorang berjalan dari parkiran. Dia melambaikan tangan ke namja itu. "Donghae!" panggilnya, membuat Kyuhyun, Sungmin dan Eunhyuk menoleh ke arah lambaian Yesung. Disana seorang namja tampan berjalan menghampiri mereka sambil mengantongi sebelah tanganya. Eunhyuk yang gugup langsung mengalihkan tatapanya dan memilih menundukkan kepala.

"annyeong Donghae-ssi" sapa Sungmin, membuat Kyuhyun mengerucutkan bibirnya melihat sang kekasih ramah pada orang lain. Donghae tersenyum kecil sebagai jawaban.

"kemana kau kemarin? Aku ke rumahmu tapi kau sudah tidak ada" tanya Yesung memulai pembicaraan. Eunhyuk terus menunduk tidak berani menatap Donghae yang tengah meliriknya.

"mungkin sedang kencan!" kata Sungmin mantap.

"siapa yang suka dengan namja dingin macam dia" kata Kyuhyun yang langsung dihadiahi jitakan sayang oleh sang kekasih. Eunhyuk melirik Donghae dan kembali menunduk saat mendapati Donghae tersenyum kearahnya.

"maaf ya Hae, ini anak emang menyebalkan!" kata Sungmin sambil mengapit leher Kyuhyun. Donghae tersenyum lalu melihat jam tanganya.

"aku duluan" kata Donghae dan langsung berjalan pergi.

"tu anak emang pendiam banget! Untung Wookie ndak kayak gitu!" kata Yesung yang baru tersadar dari acara cengonya yang langsung dihadiahi anggukan Kyumin.

"amit-amit punya anak macam dia" kata Kyuhyun sambil mengelus perut Sungmin.

"yaa kenapa perutku?"

"karena kau yang harus mengandung anakku! Eits tidak ada penolakan" kata Kyuhyun mantap sambil menutup mulut kekasih imutnya ini. Eunhyuk yang dari tadi diam mengangkat kepala melihat punggung Donghae yang menjauh.

Eunhyuk duduk di sudut ruang dance. Dia asik mengetuk-ketuk tangan kirinya sampai seseorang menghampiri.

"yaa sedang apa kau melamun disini?"

"Sungmin hyung! Jangan suka mengangetkanku"

"siapa yang mengagetkanmu aku sudah lama berada disini, kau saja yang terlalu enak melamun"

"benarkah? Hehe mian"

"kau kenapa sih Hyukkie? Aku perhatikan kau sering melamun? Sedang memikirkan apa?" tanya Sungmin sambil duduk disamping Eunhyuk. Eunhyuk yang sebenarnya pribadi tertutup dan pemalu memilih diam sambil menggelengkan kepala. "eum tunggu aku tebak! Orang melamun itu pasti punya masalah atau pemikiran yang rumit! Bisa karena hutang, tugas yang menumpuk, atau cinta" kata Sungmin dengan penekanan di kata cinta. Wajah Eunhyuk langsung merona membuat Sungmin tertawa puas.

"jangan sok tahu Minie hyung! Aku tidak merasa jatuh cinta"

"lho Hyukkie aku belum bilang kalau kau sedang jatuh cinta" ucap Sungmin sambil menyeringai ala Kyuhyun. Eunhyuk langsung merutuki kebodohannya berbicara seperti itu. "ternyata uri Hyukkie sudah besar! Hehehe siapa orang beruntung itu Hyukkie?"

"idih Minie hyung apa'an sih!" seru Eunhyuk sambil menjauhkan jari Sungmin yang terus menoel pipinya yang merah.

"Jatuh cinta itu wajar Hyukkie! jujur pada perasaan itu baik daripada terus menutup-nutupinya! Jangan sampai kau menyesal" kata Sungmin mantap membuat Eunhyuk terdiam dan menunduk.

"aku masih bingung apakah aku menyukainya"

"eum… apa yang kau rasakan saat bersamanya?"

"entahlah, perasaanku campur aduk! Aku merasa salah tingkah, senang, takut dan nyaman… tapi kalau aku terlalu dekat denganya aku merasa seperti ada yang ingin keluar dari dalam perutku, seperti naik roler coaster" ujar Eunhyuk dengan rona merah di pipinya membuat Sungmin tersenyum.

"itu tandanya kau jatuh cinta"

"tapi aku tidak yakin dia merasakan hal yang sama"

"kenapa berpikiran pesimis seperti itu nae Hyukkie?"

"karena, dia seperti biasa saja hyung! Dia terus bersikap dingin bahkan aku merasa hanya aku yang selalu berpikiran over" Eunhyuk kembali menunduk. Lama mereka terdiam sampai akhirnya Sungmin tersenyum kecil.

"kau menyukai Donghae" katanya yang sukses membuat mata Eunhyuk membulat.

"ke-kenapa hyung mengatakan hal itu? Te-tentu saja tidak! Aku…"

"jangan bohong! Wajahmu selalu berkata jujur Hyukkie" kata Sungmin yang sukses membuat Eunhyuk diam. Sungmin mengelus rambut namja yang sudah di anggapnya adik ini. "kau jangan berpikiran negative dulu! Aku yakin kalian berdua memiliki rasa yang sama"

"ah hyung, jangan membuatku kepedean"

"tidak itu menurutku lo! Karena aku sering mendapati Donghae melihatmu waktu kita berkumpul! Seperti saat di kantin dan rumah Wookie" ujar Sungmin mantap. Wajah Eunhyuk semakin merona.

"jangan membuatku terlalu berharap hyung! Aku takut jatuh saat sudah terbang tinggi"

"percayalah pada hatimu! Karena sebenarnya dia mengetahui apa yang kita tidak ketahui"

_skip time_

Eunhyuk berjalan di sepanjang trotoar. Dia terus memikirkan perkataan Sungmin siang tadi. Membuat wajahnya tidak henti-hentinya merona dan pikiranya aneh. Eunhyuk terdiam saat merasakan ada seseorang yang menatapnya. Dia berbalik melihat sekeliling. tidak ada yang mencurigakan. Dia kembali berjalan sambil berusaha menepis perasaan di buntuti itu.

Di lain tempat, tepatnya sebuah rumah besar berlantai 2 dengan halaman yang luas. Di salah satu kamar yang didominasi warna hitam dan putih itu tampak seorang namja tampan keluar dari kamar mandi. Dia menggosok-gosok rambut hitam pendeknya menggunakan handuk kecil yang terkalung dileher sambil memilih pakaian di lemari. Dia memilih mengenakan kaos putih dengan garis biru dan celana jins panjang. Namja tampan ini tersenyum saat melihat pantulan wajahnya di cermin. Setelah itu dia berjalan keluar kamar.

"mau kemana sayang?" tanya seorang namja cantik yang masih terlihat muda di umurnya yang sudah menginjak kepala 4. Namja tampan itu tersenyum dan menghampiri ibunya.

"aku ingin menemui Hyukkieku eomma"

"bawalah! berikan kue ini pada nae Hyukkie ya? dia kan sangat menyukai kue pisang! bilang padanya eomma sangat rindu"

"nde eomma, aku berangkat dulu" namja tampan itu mencium kedua pipi eommanya dan berjalan pergi meninggalkan rumah. Karena letak rumahnya dan Eunhyuk dekat hanya melewati beberapa rumah namja tampan ini memilih jalan. Disepanjang trotoar dia terus tersenyum sambil melirik kotak kue yang dibawanya. Terlalu asik memikirkan si namja manis membuat namja tampan itu tidak focus pada jalan dan akhirnya menabrak seseorang yang berjalan berlawanan arah denganya. Membuatnya sedikit terhuyung ke belakang.

"oh maaf anda baik-baik saja?" tanya si namja tampan pada orang yang ditabraknya. Seorang namja dengan mata coklat muda dan rambut brunette mengangguk tanpa mengatakan apa-apa. Dia langsung berjalan meninggalkan si namja tampan yang kebingungan ditempatnya. Dia memilih mengangkat bahu dan kembali berjalan menuju rumah sahabat kecilnya.

Setelah sampai di kontrakan sederhana itu, si namja tampan sedikit membenarkan rambutnya lalu mengetok pintu kayu di depanya. Dia tersenyum lebar saat mendapati pintu itu terbuka menampakkan seorang namja manis yang sangat dirindukanya. Eunhyuk membulatkan mata saat melihat siapa yang datang.

"Wo-Woonie hyung…." Katanya yang membuat si namja tampan langsung menarik dan memeluknya.

"aku sangat merindukanmu Hyukkieku!"

.

.TBC

.

Gomawo untuk semua pembaca dan review yang masih mau mengunjungi fanfic aneh bin GJ bin abal-abal ini! Hehehe maaf karena saya tidak bisa updet kilat, mianhae yang menunggu #bungkuk 90' emang ada ye? #ditabok duri ikan

Balas-balas review ^^

Narty2h0415: yap itu haehyuk uda kencan! Dan sekarang orang ketiganya muncul #plak hehehe gomawo untuk reviewnya

Ranigaem1: waaah syukur deh kalau kencannya romantic, aku kira uda kayak kerupuk udang garing #krauk krauk hehehe ^^waaah gomawo uda menyukai ff GJ ini dan terimakasih untuk semangatnya

Haehyuk: hehehe kelamaan nunggu ya mian? #ditabok nah ini uda di jawab kan siapa si orang ketiga! Okelah kalau tanya kapan si duo fish bersatu hehehe masih abu-abu #plak oh blue sky uda updet kok, ditunggu reviewnya ya gomawo…

Fine: iya gomawo ^^

Jiae: waaah kalau ndak ada orang ketiga ndak seru dong! #plak hehehe gomawo untuk reviewnya^^

Nanazz: hahaha sabar chinguu… #kasih aer aquarium ini uda dilanjut gomawo^^

HHSHelviJjang: iya tuh hp emang minta di masukin ke perut paus hehehe #plak yap si ikan uda mulai mencair~ emang es? Oke oke ini uda dilanjut gomawo^^

Depi haehyuk: gomawo reviewnya^^ iya tuh hyukma emang lucu apalagi menyangkut si ikan dingin yang sulit ditebak #plak hehehe gomawo reviewnya

HAEHYUK IS REAL: gomawo uda mau review dari chap 1, hehehe ^^ wadah semua pada nyalahin tuh hp #hp: aku rapopo hahaha yap benar sekali ini uda ada jawabanya gomawo ^^

.

Akhirnya updet juga… mian kalau lama, kedikitan dan ga' nyambung ma cerita! Mianhae….. gomawo untuk semua review, huweee #peluk satu2

Saia berusaha untuk tidak membuat para pembaca menunggu lama, okelah see you next chap~~~~