My stalker
Cast:
Lee Eunhyuk
Lee Donghae
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
Lee Ryeowook
Kim Yesung
Kim Kibum
Choi Siwon
Others (seiring berjalanya cerita)
Synopsis:
Seorang namja periang bertemu dengan namja tampan yang sangat dingin. membuat si namja manis terperangkap dengan perasaan penasaran, jengkel dan..."apakah aku mencintainya?"/ "kau mengatakan aku pengecut"/ "jadi selama ini kau membuntutiku?"/ "menjadi stalker itu lumayan juga, mencintai tanpa harus mengatakanya"
Warning: yaoi/BL, AU, EYD berserakan, OOC, abal+Geje
.
Tidak suka jangan dibaca
.
.
.
Chapter 11
Pagi ini Eunhyuk bersiap berangkat ke kampus. Dia sedikit membenarkan letak scarf coklatnya, setelah itu menyambar tas selempangan di kursi. Eunhyuk berjalan keluar, dan terkejut mendapati seseorang dengan sepeda motor hitamnya berdiri menunggu si namja manis.
"pagi Hyukkieku~" sapa si namja tampan sambil melambaikan tangan dan menunjukkan dimple smilenya. Eunhyuk berjalan mendekati si namja.
"Wonnie hyung, sedang apa disini?"
"tentu saja ingin mengantarkanmu kuliah! Kajja, sopir pribadi anda sudah siap nona"
"igh hyung, aku namja tahu! Lagipula apa ini tidak merepotkan?"
"aku tidak mungkin merasa direpotkan oleh namja semanis dirimu Hyukkie~ kajja! Kau tidak mau terlambat kan?"
"ta-tapi?"
"sudah ayo naik! Selama aku disini, kau akan menjadi putri" kata Siwon sambil menyerahkan helm birunya pada Eunhyuk. Si namja manis yang sudah mengerti watak sahabat kecilnya ini memilih menurut.
#Eunhyuk pov
Kemarin aku dikejutkan oleh kedatangan sahabat kecilku, Choi Siwon. Sejak kecil, aku dan dia bertetangga dan suka bermain bersama. kami juga satu sekolah sampai SMP. Saat SMA Siwon hyung memutuskan melanjutkan pendidikanya di luar negeri. Karena dia dituntut untuk menjadi penerus perusahaan orangtuanya yang sangat besar itu. Dia kembali untuk beberapa bulan, karena kuliahnya sedang libur panjang.
Aku senang bisa bertemu dan bersama lagi dengan hyungku satu ini. Dia selalu memanjakanku dan membuatku merasa penting. Selalu menuruti apapun keinganku dan memanggilku dengan panggilan kesukaannya. Saat bersama dengan Siwon hyung, aku merasa memiliki keluarga. Karena dia bisa menjadi kakak sekaligus ayah untukku.
Motor sport berwarna hitam metalik ini berhenti di depan gerbang kampusku. Aku langsung turun dan menyerahkan helm pada Siwon hyung sambil menunjukkan senyum lima jariku.
"gomawo nde hyung" kataku, dia mengangguk.
"oh Hyukkie hampir saja aku lupa!" katanya sambil menyerahkan tas plastic kecil kepadaku.
"apa ini hyung?"
"itu bekal makan siang! Aku khusus membuatkannya untukmu, dimakan dan berikan komentarmu nanti" katanya mantap. Aku kembali melihat plastic berwarna biru ini lalu mengangguk senang.
"gomawo hyung"
"kurang Hyukkie! Aku bela-belain bangun pagi untuk membuat bekal itu lo? Kau tahu sangat sulit membiasakan jam sini dengan luar negeri"
"lalu apa yang harus aku lakukan?" tanyaku sambil memiringkan kepala. Siwon hyung tersenyum dan menunjuk pipi kirinya.
"kasih aku morning kiss" katanya santai. aku membelalakkan mata, hyungku yang satu ini emang ndak pernah di getok pakai sepatunya lady heechul mungkin, atau digantung di pohon tempat Inuyasha disegel! Meminta kiss dengan mudah, dikira ini luar negeri kali pakai cium disembarang tempat! "kenapa Hyukkie, kok diem? Bukanya dulu kau suka mencium pipiku?" goda Siwon hyung yang membuatku langsung memukulnya.
"aku bukan lagi anak kecil hyung! Malu dong kalau cium orang sembarangan, apalagi ini ditempat umum! Kalau ntar malah jadi gosip gimana?"
"ya uda supaya tidak jadi gosip kamu pacaran aja denganku" katanya santai, aku memukul lenganya sekali lagi.
#Eunhyuk pov end
"Donghae! sedang apa kau berdiri disana!? Dasar, aku mencarimu di parkiran tahu!" Yesung berdiri disamping Donghae yang terus diam sambil menatap kesatu arah. Yesung yang penasaran memilih melihat objek yang ditatap Donghae hingga membuat si namja tampan diam tanpa ekspresi itu. Dia menemukan Eunhyuk berdua dengan seorang namja.
"Lho itu kan Hyukkie! Dengan siapa dia?" tanya Yesung entah pada siapa. "Donghae, kajja kita kesana" dua laki-laki tampan ini berjalan mendekati sepasang namja yang asik bergurau itu.
"yoo Hyukkie!" sapa Yesung sambil menepuk pundak Eunhyuk. Si namja manis menoleh dan mendapati Yesung dan Donghae berdiri di sampingnya. Mata Eunhyuk terpaku menatap Donghae yang terus diam dengan wajah datarnya.
"Hyukkieku, sapaan itu harus dijawab dong" kata Siwon sambil mengelus pundak Eunhyuk yang membuat si namja manis tersadar dari acara melamunnya.
"hehehe mian, annyeong Yesungie hyung, Donghae" kata Eunhyuk sambil sedikit melirik Donghae saat menyapanya.
"annyeong! Oh iya dia siapa Hyukkie?" tanya Yesung sambil mempehatikan Siwon yang sejak tadi duduk di motonya.
"dia-dia sahabat kecilku yang pindah ke luar negeri"
"sahabat kecil sekaligus calon suami Hyukkie" tambah Siwon, yang membuat Eunhyuk dan Donghae membulatkan mata.
"apa'an sih hyung! Jangan percaya, dia ini tukang bo'ong" kata Eunhyuk sambil tersenyum hambar.
"benarkah? Aku teman Hyukkie namaku Kim Yesung, dan ini Lee Donghae" kata Yesung sambil menjabat tangan Siwon. Siwon beralih menatap namja tampan yang dari tadi diam dengan ekspresi dinginya.
"Choi Siwon" kata Siwon sambil mengulurkan tanganya, yang dibalas Donghae dengan keheningan. Si namja tampan malah terus menatap Siwon, tidak ada yang mengetahui dia sedang mengepalkan tangan hingga kukunya memutih.. "oh iya sepertinya kita pernah bertemu Donghae-ssi, tapi dimana ya?" kata Siwon mencoba mencairkan suasana walaupun gagal. Yesung yang mengetahui hal ini tersenyum canggung sambil menepuk pundak Siwon.
"sepertinya kami harus pergi! Aku dan Donghae ada kelas pagi hari ini, kalau kalian benar-benar jadian jangan lupa traktiranya ya hehe, annyeong! Kajja Hae" tanpa banyak bicara Donghae berjalan menjauh membuat Eunhyuk terus merutuki kebodohanya dan Siwon dengan pemikirannya.
…haehyuk…
Aku berjalan menuju kelas music. Aku terdiam saat melihat Donghae duduk di pagar tembok yang memisahkan antara halaman dan lorong menuju ruang music. Dia sedang menutup mata sambil memasang earphone putih.
Aduh, Lee Eunhyuk ada apa denganmu? Aku merasa tidak enak bertemu Donghae! seperti, seorang tersangka yang telah melakukan kesalahan besar dan malu untuk menampakkan wajahnya. Ini semua berawal saat Siwon hyung berbicara aneh tadi! Huwaaa jelas-jelas ada orang yang aku sukai kenapa si kuda hero itu malah dengan gampangnya ngomong seperti itu? Kan sekarang aku jadi bingung harus gimana!
Aku terdiam di tempatku, sudah kucoba untuk berjalan tapi kedua kakiku menolaknya. Tidak ada jalan lain untuk masuk ke kelas music selain lorong ini. Eomma appa apa yang harus Hyukkie lakukan? Tiba-tiba mata Donghae terbuka. Dia melihatku, membuatku seperti masuk ke dalam lubang hitam dan terperangkap disana. Aduh, Hyukkie lakukan sesuatu! Menyapanya kek, menghampirinya kek, apa gitu! Huwaa selalu saja, saat aku bersama dengan Donghae, aku terjebak di situasi yang dinamakan kecanggungan. Ini diperparah dengan Siwon hyung tadi. Kalau tahu seperti ini aku menolak di antar olehnya! Tapi, aku tidak bisa menolak… bukanya siwon hyung bermaksud baik? Kan kata eomma tidak bagus menolak kebaikan orang lain? Huweee Hyukkie bodoh, kenapa aku malah memikirkan hal itu, yang terpenting sekarang bagaimana menghilangkan kecanggungan ini! Tuhan tolong Hyukkie, turunkan bidadari yang bersenam pochopocho atau bom nuklir raksasa, terserah deh asalkan aku bisa terbebas dari situasi ini.
Tiba-tiba Donghae mengalihkan tatapanya, tanpa basa-basi dia berjalan pergi. Aku terus diam hanya bisa melihat punggungnya menjauh. Tuhan… kenapa aku merasa tatapan Donghae semakin dingin? Apa ini hanya perasaanku?
#Eunhyuk pov end
_skip time_
Eunhyuk duduk bersama Kibum, menerima pelajaran kedua di kelas music. Hari ini Jung songsaenim memberikan materi double untuk mereka. Di depan Jung songsaenim sedang mengabsen mahasiswa sekali lagi.
"Lee Donghae" panggilnya. Tidak ada sahutan atau acungan tangan. "kemana Lee Donghae? ada yang tahu? Tumben sekali dia membolos pelajaran saya, sampai dua materi" kata si songsaenim. Eunhyuk menoleh ke belakang, menatap bangku pojok dekat jendela tempat biasa Donghae duduk. Pikirannya terus bertanya kemana si namja tampan itu? Bukanya tadi dia bertemu denganya? Lain dengan namja di samping Eunhyuk. Si namja cantik berkulit putih bak snow white ini menyatukan jarinya dan menaruhnya didepan dagu. Kibum akan melakukan ini jika dia sedang berpikir.
'pasti ada yang terjadi' kata Kibum dalam hati, lalu melirik si namja manis di sampingnya. 'dan aku yakin ini semua ada hubunganya dengan namja ini'
2 jam kemudian, mahasiswa kelas music selesai menerima materi. Mereka langsung menghambur keluar menyisahkan Eunhyuk dan Kibum yang masih sibuk merapikan barang-barang mereka. Sesekali Kibum melirik si namja manis.
"Kibum, aku duluan ya?" kata Eunhyuk yang langsung dihadiahi anggukan Kibum. Eunhyuk keluar kelas, Kibum terdiam sebentar dan memilih untuk menyusul Eunhyuk. Saat sudah sampai di halaman depan kampus Kibum menemukan Eunhyuk bersama dengan seorang namja yang mengendarai sepeda motor sport hitam. Karena jarak yang lumayan jauh membuat si namja cantik kesulitan melihat wajah namja yang menjemput Eunhyuk itu.
'apa ini yang membuatnya kesal?' tanya Kibum dalam hati.
…haehyuk…
Pagi itu Eunhyuk kembali diantar oleh Siwon. Padahal si namja manis sudah menolak dengan berbagai alasan, tapi tetap saja tidak bisa mengalahkan keras kepala sahabat kecilnya ini.
"Hyukkieku ada apa? Masih pagi kok sudah manyun begitu?"
"ini semua gara-gara hyung! Uda aku mau masuk" Eunhyuk melangkah tapi dihalangi si namja kekar.
"kalau aku salah, aku minta maaf? Aku hanya berusaha bertindak yang terbaik untukmu" kata si namja tampan. Eunhyuk menghembuskan napas panjang, hati baiknya tidak tega melihat wajah sahabatnya ini.
"mian hyung, mungkin ini factor pikiranku yang sedang kacau? Aku masuk dulu ya hyung, gomawo sudah mau mengantarkanku" Eunhyuk tersenyum lima jari yang dibalas pelukan sayang oleh Siwon. Sepeninggal namja kekar itu Eunhyuk melangkah memasuki gedung fakultas music.
"khem, siapa tuh?" tanya seseorang yang sukses membuat Eunhyuk berhenti. Dia menoleh kebelakang dan mendapati Kibum sedang berdiri menyender di pilar gedung.
"oh Kibum, bikin kaget saja" kata Eunhyuk sambil memegang dadanya. Si namja cantik tertawa lalu berjalan mendekati Eunhyuk.
"tadi itu siapa? Pacarmu ya?"
"ah tidak kok! Dia hanya sahabat kecilku"
"sahabat? Benarkah? Kok sangat dekat sampai mengalahkan pasangan kekasih?"
"benar Siwon hyung itu sahabatku Kibum, dari dulu dia memang seperti itu! Suka seenakya"
"eum… tapi tidak menuntut kemungkinan kalian pacaran kan? aku lihat si sahabatmu itu menaruh rasa padamu"
"Siwon hyung? Menaruh rasa padaku? Maksudmu suka?"
"tentu saja! Terus rasa apa lagi selain itu?"
"itu tidak mungkin! Jangan sok tahu ah" kata Eunhyuk sambil berjalan, Kibum mengikutinya dari belakang.
"kenapa tidak mungkin? Musuh saja bisa menjadi pacar apalagi sahabat?" Kibum terus mendesak si namja manis. Eunhyuk terdiam lalu tersenyum kecil.
"tidak Kibum, Siwon hyung itu sudah aku anggap sebagai kakak kandungku sendiri, kami sudah jadi teman sejak orangtuaku masih hidup jadi tidak mungkin kami menjadi kekasih, aku tidak pernah memikirkan soal itu" jelas Eunhyuk. "lagipula aku menyu….." Eunhyuk langsung membekap mulutnya sendiri. 'huwaaa mulut ember hampir saja aku membocorkan rahasia kalau aku sudah menyukai orang lain! Aduh payah, payah…!"
"lagipula apa Hyukkie?" tanya Kibum dengan seringai khasnya.
"eum itu-itu…. Lagipula kita hampir masuk! Iya, hampir masuk!" seru Eunhyuk gelagapan sambil menatap jam tanganya. "oke kajja sebelum terlambat!" Eunhyuk menarik tangan Kibum, mereka berlari dilorong fakultas yang masih sepi.
…haehyuk…
Seorang namja tengah duduk menyender di atap salah satu gedung kampus. Namja itu terus diam sambil menatap langit sore berwarna jingga. Angin lembut berhembus, menggoyangkan rambut brunette dan membelai wajah tampan bak pangeranya. Dia bahkan tidak menoleh saat mendengar pintu besi itu terbuka. Dari baliknya muncul seorang namja berkulit putih dengan rambut hitam legamnya. Namja berparas cantik itu berjalan mendekati si namja tampan.
"disini kau rupanya" kata si namja cantik. Namja tampan itu tetap diam menutup mata. "aku tahu kenapa kau seperti ini" perkataan itu sukses membuat si namja tampan meliriknya. "aku sudah tanyakan padanya! Kau tenang saja dia hanya sahabat kecil Hyukkie dan tidak mungkin dia menyukainya"
"jangan mencampuri urusanku" kata si namja tampan dingin membuat namja cantik itu menghela napas.
"masih ada kesempatan! Kenapa kau tidak mau mendekatinya atau mengatakan kepadanya tentang perasaanmu ini? Sampai kapan kau akan menunggu? Berapa lama lagi waktu yang akan kau buang percuma?" tanya namja manis itu membuat si namja tampan menatapnya. "apa? Aku benar kan? Hyukkie tidak menyukai namja itu, jadi kau masih ada kesempatan! Jangan sampai kesempatan ini diambil oleh namja itu"
Si namja tampan mengepalkan tanganya dan dengan sekali gerak meninju tembok yang ada disampingnya, setelah itu dia pergi meninggalkan si namja cantik yang terus memanggilnya.
.
TBC
.
.
#muncul dari sungaai Han
Hai hai annyeong~~~ adakah yang kangen dengan saia? #krik krik krik #pundung
Mianhae saia hiatus beberapa waktu lamanya mianhae #bow Saia benar-benar tidak bermaksud melakukan itu sungguh #puppyeryes Semoga riders bisa mengerti, saia benar-benar minta maaf #bowbow
Balas-balas review:
Ranigaem1: gomawo untuk reviewnya, iya tuh si hyukma dah mau menyadari walaupun masih malu-malu monyet, gomawo untuk semangatnya chingu^^
Ratu kyuhae: iya, ini emang eunsihae~~~ #sorak-sorak gomawo reviewnya
Novaanchofishy: iya, si Hyukma emang mulai tumbuh bunga-bunga cintanya, gomawo reviewnya^^
HHSHelviJjang: soalnya kalau si abang kuda, mengena banget jadi orang ketiga hehe, mian karena lama hiatus, gomawo reviewnya^^
HAEHYUK IS REAL: hehehe karena si abang kuda emang selalu jadi orang ketiga, mungkin karena pasangannya jadi bang toyib yang belum pulang-pulang, gomawo reviewnya^^
Haehyuk86: iya salam kenal chingu^^ iya dong, saingan pasti ada, gomawo reviewnya
Iyndaariezz: iya akhirnya ff abal-abal ini ditemukan juga, syukurlah~ gomawo reviewnya
Nanazz: mianhae mianhae #ketawa nista, ini abang kuda memang harus datang, dan sedikit jadi penganggu hehehe gomawo reviewnya ^^
Haehyuk: yap si kuda tuh emang suka jadi orang ketiga #dibakar siwonest hehehe semoga aja deh… iya ndak pa2 chingu gomawo nde selalu review dan baca ff abal ini, gomawo^^
Depi haehyuk: gomawo reviewnya ^^ iya ini uda dilanjut chingu, eum Kyumin ama si Yewook sibuk ma pasangan masing-masing mungkin #ditendang… sekali lagi gomawo^^
Haehyuk: iya gomawo reviewnya ^^ bersatu ndak ya? hehehe #smirk
Polarise437: hahaha akhirnya ada yang setuju ada si abang kuda disini, gomawo reviewnya chingu
Fitri: gomawo reviewnya ini uda dilanjut lo~
.
.
.sekali lagi saia benar-benar minta maaf pada semuanya karena hiatus beberapa waktu lamanya, tapi untuk seminggu ini saia berusaha mengupdete cepat sebelum ujian praktek ama lebaran, semoga~~
Oke see you next chap….
