Kiku merasa sangat ackward sekarang.

"kenapa? Ada yang salah?" tanya gadis di hadapnnya.

"Garuda?"

"iya... Itu namaku..."

.

.

"er... Itu... terdengar seperti nama... Laki-laki..."

"aku memang laki-laki!" seru gadis di depannya dengan suara meninggi.

.

.

K-kami-sama...

K-ko-kore wa...

YUME DESU YO NEEEE?!


HETALIA AXIS POWERS © HIDEKAZU HIMARUYA

In

- ALTER EGO –

LittleOrchids045


Batin Kiku terus memohon agar ia cepat-cepat bangun dari mimpi buruk yang sangat seram ini, atau kalau ini bukan mimpi, semoga tanggal satu april cepat berlalu!

tunggu ini bukan satu april...

"kenapa?!"

"m-maa..." Kiku bergumam, ditunjuknya dengan takut-takut ke arah bawahan yang digunakan oleh Nesia sekarang.

Rok selutut.

.

.

.

"kenapa?" tanya Nesia lagi.

Ingin rasanya Kiku menepok jidatnya sampai licin. Habis ngeloncatin apa dia semalam sehingga sekarang apes banget macam dikutuk oleh yang nggak terima diloncatin.

Kiku memutar iris monokromnya. Ia menunjukkan ke arah celana yang ia pakai dan rok yang Nesia pakai. Benar-benar aneh melakukan hal ini.

"bicara aja deh... Ribet amat sih?!" ucap gadis yang mengaku laki-laki ini tak sabaran.

"l-la-laki-laki itu pakai celana... Bukan pakai rok..."

.

.

.

"laki-laki scotlandia pakai rok tuh..." ucap Nesia (Garuda) santai. Namun tidak dengan Kiku yang sontak membekap mulut Nesia dan clingukan panik.

U-untung saja! Kakaknya Arthur tidak lewat! Bisa-bisa kita mati mengenaskan kalau sampai dia lewat!

"uuuunn! Unh!" Garuda mencoba melepaskan diri dari bekapan Kiku.

"a-ah... Sumimasen..." ucap Kiku sambil melepaskan gadis aneh itu setelah ia yakin kakak dari dewa alis tidak lewat.

Oh ya... Mana mungkin dia lewat sini ya?

"kau ini kenapa sih?! Aku nggak paham!"

Jangan tanya aku! Aku sendiri tidak paham apa yang terjadi dan apa yang akan terjadi...

Kiku hanya menghela nafas lelah.

"uh... K-kau tahu... Itu hanya baju tradisional mereka... Namanya Kilt... Bukan pakaian sehari-hari... Pakaian sehari-harinya tetap celana..." Kiku mencoba menjelaskan sambil menepis jauh-jauh imajinasinya tentang Kirkland-senpai pakai Kilt.

"jadi laki-laki pakai celana?" tanya Garuda.

"umumnya..." jawab Kiku lemas. Setelah ini nampaknya ia tak ada cadangan tenaga lagi.

"kalau begitu buka celanamu!"

.

.

.

.

"IIAA DESU!" teriak Kiku dengan sisa-sisa tenaganya. Mukanya kini blushing berat disuruh melakukan hal gila seperti itu.

"Kenapa tidak?! Aku tak mungkin pakai rok karena aku laki-laki! Ayo kita bertukar!" ucap Garuda sembari mulai menarik celana Kiku.

"aku juga laki-laki!" jerit Kiku histeris dengan muka telah sewarna dengan bendera Tiongkok. Kini ia mulai mengutuki dirinya sendiri, kenapa ia harus mengambil celana? Tidak hal simple seperti rambut atau dada yang bidang atau suara yang berat atau apalah itu selain celana!

Celana terkutuk!

"sudah lepaskan saja!" Garuda mulai marah-marah dan menarik-narik celana Kiku.

Sedang Kiku sekuat tenaga menahan celananya sambil berusaha melarikan diri. Keringat dingin karena ketakutan mulai membasahinya.

Yamette~~~!

Jika ada orang yang lewat dan melihat, Kiku sangat mengutuk bila hal ini terjadi, maka mereka pasti akan cengo sambil berpikir bahwa Nesia adalah orang yang telah kehilangan akal sehatnya dan kini mau meraep Kiku.

Kami-sama!

#QuotesOfTheDay : Nesia-san sama mengerikannya dengan Nathalia-senpai yang mengejar-ngejar Ivan-senpai! -Kiku

"le... Pas... Kan! Wakh!"

-Brukh-

"i-tta-ta-ta-taaaaii~~!" keluh Kiku yang terjatuh karena kakinya tak sengaja terserimpet dan menghilangkan keseimbangannya. Sekarang dia terus mengutuki lantai yang licin, kakinya yang mengkhianatinya dan pikirannya yang tak fokus sehingga tak memasang kuda-kuda karate yang benar sebagai tumpuan.

Tapi rutukan itu mungkin bisa ditunda ketika ia menyadari Nesia (Garuda) yang berada di atasnya.

Jika ada yang lewat dan melihat mereka, Kiku akan menyantet mati mereka karena telah berpikir bahwa ia dan gadis gila di atasnya ini adalah pasangan mesum.

"apa yang kau lakukan?! Bodoh! Sakit nih!" keluh Garuda sambil duduk.

Di atas Kiku.

Kiku yang hanya bisa menatap horor dengan muka yang masih memerah berdoa semoga bumi detik itu juga diinvasi oleh siapapun dan yang diserang pertama adalah Hetalia Gakuen. Spesifiknya lagi, makhluk yang dibunuh pertama adalah dirinya.

"huh! Ini gara-gara kau! Tinggal lepas aja kenapa repot amat sih?! Kita cuma berdua dan sama-sama cowok!"

Nesia -maksudku, Garuda-san! Dua hal yang harus kau ketahui! Pertama tubuhmu itu perempuan dan aku tak bisa melakukannya di depan perempuan! Kedua, jiwamu itu laki-laki dan aku tahu betul apa yang akan fujodanshi lakukan jika ada laki-laki membuka celana di depan laki-laki!

"G-garuda-san... Begini... Celana ini milikku... Jadi aku yang berhak memakainya... Kan?" ujar Kiku mencoba menjernihkan masalah.

"tapi diantara kita aku yang lebih laki-laki..." timpal Garuda.

.

.

"iya... Apa itu namanya... Kalau kita pasangan aku yang lebih cocok jadi se... Seme?" lanjutnya.

Sedangkan Kiku geleng-geleng histeris.

Aaaaaaa! Iiiiiiiiaaaa!

-Bruk-

Tubuh Nesia menubruk tubuh Kiku dan membuat si pemuda berkulit pucat itu kaku.

Kami-sama! Onegai! Tatsukete kureeee!

.

1 minute...

Hieeee... Feli-san... Sumimasen deshita... Aku yang kemarin menumpahkan soyu di pastamu...

.

3 minutes...

Ludwig-san... Hountou ni sumimasen! Aku tak bisa melanjutkan artikelnya...

.

5 minutes...

Kami-sama! Onegai! Aku tidak akan durhaka pada Chu- uh?

Terdengar suara dengkuran kecil dari arah Nesia, menghentikan sumpah yang baru saja akan dibuat oleh Kiku.

Aku masih hidup... Dan semua ini telah selesai bukan? Yokatttaaaaa~~!

"heeeeeeegh..." Kiku menghela nafas lelah. Merebahkan tubuhnya lemas di lantai koridor dan tak peduli pada apapun lagi. Diusapnya mukanya untuk menghilangkan keringat yang dari mengucur deras. Kini ia sangat lega dan bahagia seolah nyawanya yang sejak tadi dipermainkan baru saja ditelantarkan oleh para shinigami.

Ia melemaskan badannya, mencoba mengirimkan kehidupan ke bagian-bagian tubuhnya yang mati ketakutan sedari tadi.

Dan setelah tubuhnya mulai baikan, ia tersadar akan beban 37 kg yang membuatnya tak bisa leluasa bergerak, yang seenak jidatnya tidur di atasnya. Ya, gadis yang membuat 30 menit serasa 30 tahun penyiksaan ini masih tertidur dengan lelapnya.

"N-nesia-san... Kumohon... Bangunlah... Tapi jangan Garuda-san yang bangun... Garuda-san... Tidur saja... Terus... Hahaha..." ucap Kiku mengacau bagai robot yang nyawanya tinggal 5 watt.

"uh... Nesia-san?" Kiku menggeser Nesia ke samping kirinya untuk memperluas keleluasaanya. Diliriknya Nesia yang masih terlelap. Kiku mulai khawatir akan terjadi apa-apa pada pembuat masalah besar ini.

Khawatir? Tidak! Tidak!
Lebih baik dia kabur sekarang sebelum gadis ini bangun sebagai Garuda dan membuat masalah padanya lagi.

Sungguh seram!

Tapi, mana bisa dia meniggalkan gadis cilik yang sedang pingsan sendirian di tengah koridor sih?

"hegh..." Kiku kembali menghela nafas.

Dengan bertumpu pada siku kirinya dan mengangkat sedikit tubuhnya, Kiku mencoba untuk mengecek apakah ada masalah pada gadis ajib di sebelahnya ini.

Nafas oke, denyut nadi oke, pupil mata...

"K-KI-KI-KI-KIKU!"

.

.

.

"Eh... E-Elizaveta-senpai?" gumam Kiku polos.

Seandainya Kiku tahu posisinya sekarang sungguh mengundang keambiguitasan tingkat dewa.


A/N:

Yeeeeeeeeeeey~~! Chapter 3 Yeeeeey!

Nether: cuma 1000 lebih... Niat nulis kagak loe?!
Kiku: O-oranda-san... 1000 saja sudah membuatku menderita... Nande sonna mono... *Kikumembuangmuka
Nether: Kalau aku sih... dengan senang hati...

-PLOOOOOK-

*NetherdihajarAuthor&Kiku

Author: Dasar Bunny-Pedo-Mesum!
Kiku: A-author-san... Nesia-san kemana, ya? Kok langsung menghilang?
Author: M-ma... Dia ngawasin Pemilu Legislatif...
Kiku: Ah... Sou ka... Benar juga hari ini yah... Semoga hari ini bisa menjadi taaning-pointo untuk kemajuan Nesia-san...
Author: turning-point, Kiku...
Kiku: M-maa...
Nether: Tentu saja... Merdeka dariku saja bisa... *NethernangisBombay* Ini gara-gara kamu Kiku!
Kiku: Oranda-san masih mau mengungkitnya?!

Author: Kalau begitu,, untuk seluruh Reader yang punya KTP; Ayo kita bantu Nesia menentukan masa depannya dengan Vote hari ini (9/4)! Vote pakai hati ya!

PS:
Faracchi Neko Darkblue, Arigatou gozaimashita :D Untuk selanjutnya, yoroshiku yaa :D

Last, Mohon repiuw, keripik dan sarangnya ya, Minna~... :D :D