Our Happiness

Cast : Byun Baekhyun x Jung Daehyun

Bang Yongguk

Do Kyung Soo

Genre : GS,Romance(?),family,angst(?)

Rating : T

Author : Daebaektaeluv

..Our Happiness..

"hiks..hiks..hiks.."isak tangis dari seorang yeoja. Yeoja itu berlari menjauhi tempat yang menyakiti hatinya.

Yeoja itu terus berlari hingga tak sengaja menabrak seseorang yang ada di depannya. Seseorang itu adalah Byun Baekhyun.

"mianhae, maaf aku tak sengaja.."ucap Yeoja itu sambil menahan isak tangisnya dan sambil membungkukkan badannya beberapa kali.

"gwenchana,aku-...Kyungsoo!?"ucap Baekhyun.

"Baek..Baek..-hyun.." ucap Kyungsoo dengan terbata.

"Kau kenapa kyung,waeyo kyung?"tanya Baekhyun sambil merengkuh Kyungsoo kedalam pelukannya sebagai teman atau sahabat.

Kyungsoo pun tidak menjawab, ia hanya mengeluarkan isak tangisnya.

"uljima ,uljima kyung..."ucap Baekhyun yang menepuk pundak Kyungsoo dengan pelan.

'kau tidak mengerti perasaanku,Baek...'batin Kyungsoo

"sebaiknya kau tenangkan dirimu dulu Kyung.."ucap Baekhyun.

"ne,gomawo baek."ucap Kyungsoo dengan tersenyum pahit.

"ne kalau begitu,aku tinggal ya..kau tidak apa – apa kan kyung?"tanya Baekhyun.

"ne tidak ada apa-apa baek,pergilah.."ucap Kyungsoo dengan senyum seadanya.

"ne,hati-hati kyungie..."pamit Baekhyun dan pergi meninggalkan Kyungsoo.

'apa yang harus kulakukan,merelakannya atau merebutnya..'batin Kyungsoo


TSM High school, sekolah yang memiliki siswa – siswa yang tidak bisa dibilang biasa karena mereka ada yang sudah menjadi pengusaha muda dan artis-artis terkenal. Namun berbeda dengan seorang namja yang terbilang sederhana karena ia tidak terlalu banyak menggunakan barang bermerk padahal hampir seluruh siswa yang ada menggunakannya. Namja itu yang tengah duduk di bawah pohon yang hijau di belakang sekolah namun jangan salah sangka, ia adalah calon direktur muda dari Jung Group yang dipegang oleh ayahnya. Ia adalah Jung Daehyun.

"hei Daehyun! "sapa seseroang yang menghampiri Daehyun.

Daehyun pun melepaskan headsetnya dan melihat siapa yang menyapanya.

"wae,ada apa kau memanggilku?" ucap Daehyun sarkastik .

"hanya menyapamu tidak boleh kah,calon direktur muda.."canda orang itu. Orang itu adalah Bang Yongguk.

"tidak ada apa-apa,hanya berasa tidak enak saja..pada saat kau memanggilku"ucap Daehyun.

"kau pikir aku hantu!? Atau malaikat pencabut nyawa..!"ucap Yongguk dengan kesal.

"aigoo,jangan marah bang. Aku hanya bercanda tadi"kekeh Daehyun.

"tapi candaanmu berlebihan dae."ucap Yongguk.

"hahahahhahaha..."tawa Daehyun.

"tertawa sepuasmu.."sungut Yongguk.

"oh iya dae"

"ada apa?"jawab Daehyun yang memfokuskan ke smarthphonenya.

"tidak jadi..hahahhahaha"canda Yongguk dan Daehyun hanya memutar bolanya malas.

'aneh'pikir Daehyun.

"tumben kau disini Dae,biasanya kau ada di kelas atau perpustakaan?"tanya Yongguk sambil mensandarkan punggungnya ke pohon tersebut.

"hanya ingin berada disini" jawab Daehyun.

"benarkah itu?"

"tidak"

"YAK!"

"sabar bang,aku hanya bercanda tadi"

"ah terserah apa katamu"

"aku disini mengingat dimana aku bersamanya."

"maksudmu?"tanya Yongguk dengan rasa penasaran.

"mengingat dimana masa aku berdua dengannya,namun dia pergi meninggalkanku"lirih Daehyun dan satu air mata Daehyun pun lolos ketika mengingat dimana Daehyun bersama seseorang tersebut.

FLASHBACK ON

"Dae.."ucap seseorang yang bergelayut manja di lengan seseorang, itu adalah Daehyun.

"ada apa jae?"tanya Daehyun.

"aku ingin kau berjanji kepadaku dae"ucap Jae-itu.

"berjanji untuk apa jae?"tanya Daehyun yang langung menatap Jae-itu.

"berjanji untuk tidak meninggalkanku..."lirih Jae-itu.

"kenapa kau berkata seperti Jae, seperti kau akan meninggalkanku"ucap Daehyun.

"hiks..hiks hiks.." terdengar isakkan tangis dari Jae-nya itu, Daehyun pun langsung memeluk erat Jae-nya itu.

"iya Jae,aku akan berjanji untuk tidak akan meninggalkanmu Jae.."ucap Daehyun yang tengah mengusap halus rambut yeoja tercintanya itu,itu adalah Youngjae yang sering dipanggil Jae.

"gomawo Dae...hiks.."lirih Youngjae.

"uljima Jae,aku akan mengantarmu pulang..."ucap Daehyun dan menuntun Youngjae kedalam mobil mereka.

-8888-

Daehyun yang sedang tengah bersiap-siap untuk bertemu Youngjae-nya itu . serasa siapa Daehyun mulai membuka pintu,namun pada saat ingin mebuka pintu.

*Saranghae Daehyunnie...jeongmal saranghae..*

Daehyun hanya tersenyum mendengar nada tersebut. Daehyun pun mengangkatnya.

'yeobuseyo?'

'ah ne,apakah kau Daehyun?'

'ne, anda benar..ada apa anda mencariku'

'ah Daehyun-ssi,ini orang tua Youngjae..' 'tumben sekali orang tua Youngjae menelfonku'batin Daehyun.

'ah,waeyo ahjussi?'

'itu kau bisa ke rumah sakit Seoul Internasional?'

'bisa ahjussi,tetapi ada apa?'

'aku bisa jelaskan nanti,lebih baik kau cepat kesini'

'ne ahjussi..'

Daehyun pun merasakan perasaan yang tidak enak terhadap dirinya. 'semoga tidak ada apa-apa'batin Daehyun.

-8888-

Setelah sampai di rumah sakit, Daehyun pun langsung mencari apa yang tertera dalam pesan singkat oleh orang tua Youngjae.

'ah itu dia,mungkin itu orang tua Youngjae'gumam Daehyun.

Daehyun pun mulai menghampiri mereka, namun Daehyun hanya bisa mendengar suara tangisan yang cukup besar. Daehyun pun mulai memiliki perasaan yang kalut.

"Annyeonghaseyo.."ucap Daehyun sambil mebungkukan bada untuk memberi hormat.

"ah kau pasti Daehyun-ssi,lebih baik kau cepat masuk kedalam sebelum terlambat"ucap Appa Youngjae.

'maksud sebelum telambat itu apa?'tanya Daehyun dalam hati

"ne ahjussi,saya permisi.."pamit Daehyun dan langusng memasuki ruang inap tersebut.

'DEG!'

'Young...Youngjae..'batin Daehyun.

"Annyeong Dae.."ucap Youngjae dengan senyum manis walaupun ia terbaring lemah dan terlihat memakai infus dan alat bantu oksigen.

"Jae,bisakah kau jelaskan ada apa ini...?"tanya Daehyun sambil menahan emosi untuk tidak marah kepada Youngjae-nya.

"ah itu,mianhae dae..."lirih Youngjae yang mulai mengeluarkan air mata di matanya.

"Jae,bisakah kau jelaskan padaku!?"ucap Daehyun dengan sedikit nada tinggi.

"hiks hiks,aku bisa menjelaskan semuanya Dae,asalkan kau tenang...hiks hiks"lirih Youngjae dengan suara serak.

"aku akan tenang,tapi bisakah kau jelaskan kenapa kau ada disini"ucap Daehyun pelan.

"aku..aku...mengidap kanker otak Dae dan sudah memasuki stadium akhir..hiks hiks"ucap Youngjae dengan halus karena suaranya sangat serak dan bibirnya pucat.

"A..-pa..Kau..kanker otak. Kenapa kau tidak memberitahuku Jae!"bentak Daehyun dan air mata pun lolos secara perlahan-lahan.

"aku takut kau meninggalkanku Dae..hiks hiks hiks"gumam Youngjae.

Daehyun yang mendengar hal itu hanya bisa menahan emosi dan tangisnya. Daehyun pun mulai perlahan mendekati ranjang Youngjae. Daehyun pun langusng memeluk Youngjae dengan erat dan posesif.

"Dae..."lirih Youngjae.

"biarkan seperti ini Jae..."ucap Daehyun yang terus menangis dalam diam.

'Dae maafkan aku,maafkan aku...'batin Youngjae. Youngjae terus menangis dalam pelukannya bersama Daehyun.

Daehyun pun mengeratkan pelukannya terhadap Youngjae. Namun pelukan tersebut terasa longgar seakan Youngjae tidak membalasnya.

"Jae..."ucap Daehyun pelan.

"Jae,kenapa diam.."

"Youngjae..."

"Yoo Youngjae..."ucap Daehyun.

Daehyun pun lepaskan pelukannya. Namunn pada saat melepaskan pelukankannya tubuh Youngjae pun langsung jatuh.

"Jae,bangun jae..."ucap Daehyun sambil menggengam tangan Youngjae erat.

"Youngjae,bangun jae..kau tidak meninggalkanku kan?"ucap Daehyun yang mulai meneteskan air mata.

"YOUNGJAE..BANGUN JAE..KAU TIDAK MENINGGALKANKKU KAN JAE?"

"KAU SUDAH BERJANJI JAE,TIDAK AKAN MENINGGALKANKU"teriak Daehyun.

"Youngjae..."tangisan pun mulai terdengar dari luar pintu ruang inap Youngjae.

Daehyun pun terus menangis meratapi tubuh Youngjae yang sudah tidak bernyawa lagi.

Tiba-tiba Dokter dan suster datang,Daehyun pun mulai memberi ruang untuk Dokter yang menangani Youngjae. Namun Daehyun melihat bahwa Dokter melepaskan semua alat bantu yang ada di tubuh Youngjae dan Dokter itu pun mulai menutup Youngjae dengan selimut.

"YOUNGJAEE..!"tangsis Daehyun.

"YOUNGJAE,AKU SUDAH BERJANJI UNTUK TIDAK MENINGGALKANMU TETAPI MENGAPA KAU YANG MENINGGALKANKU JAE!?"teriak Daehyun disamping ranjang Youngjae yang sudah tertutup oleh selimut.

"ini sudah waktunya,mohon ikhlaskan dia.."ucap Dokter itu.

"tidak,tidak Youngjae tidak meninggalkanku..Youngjae kau tidak meninggalkanku kan JAE?'ucap Daehyun yang masih menangis melihat Youngjae.

"Daehyun-ssi,mohon ikhlaskan Youngjae..."ucap Appa Youngjae.

"tidak ahjussi,Youngjae itu tidak meninggalkanku...Youngjae itu masih hidup"ucap Daehyun dengan isakkan tangisnya.

"maafkan kami Daehyun-ssi.."lirih Eomma Youngjae.

Mendengar hal itu daehyun pun pamit meninggalkan rumah sakit dan selama perjalanan ia hanya bisa menangis dan menangis. Youngjae telah meninggalkannya,ia sungguh tidak percaya bahwa Youngjae telah meninggalkannya.

'Youngjae,terima kasih Jae..'batin Daehyun.

FLASHBACK OFF

Mengingat hal itu, Daehyun hanya mahan tangisnya. Namun air matanya itu tetap lolos dari pelupuk matanya.

"Sudahlah Dae,kau jangan mengingatnya lagi.."ucap Yongguk.

"ah mianhae,aku malah menangis...aku tidak bisa melupakan itu Bang."lirih Daehyun.

"ya,itu memang susah dilupakan,tapi aku harap kau tidak sering memikirkannya biarkan dia tenang."ucap Yongguk.

"ne,gomawo bang.."ucap Daehyun dan langsung mengusap air matanya.

"ya itu lebih baik,bagaimana kita pergi ke cd shop. Ada yang ingin kucari."ucap Yongguk.

"untuk apa?tumben sekali kau ingin kesana?"tanya Daehyun.

"ya ingin mencari saja,siapa tau ada yang bagus dan memberikannya ke Himeku."ucap Yongguk.

"Himemu?siapa yang kau maksud?"tanya Daehyun

"jangan bilang kau lupa dae..."

"aku tidak lupa Bang,malah aku tidak tahu.."

"kau masih muda tapi ingatanmu buruk sekali" ucap Yongguk dan Daehyun hanya memutar bolanya malas.

"Himchan dae..kau tidak ingat Himchan!?"teriak Yongguk.

"Himchan siapa bang?"tanya Daehyun.

"astaga Dae,aku lelah dae berapa kali aku bilang padamu."umpat Yongguk.

"Ohh.." jawab Daehyun sambil meng-o-kan mulutnya sebagai tanda mengerti. Dan Yongguk? Ia hanya bisa menahan emosinya untuk tidak memukul direktur muda ini. Jika iya,habislah dia.

"aiisshhh,lebih baik kau cepat pergi sebelum aku memukulmu dae!"teriak Yongguk.

"ya baiklah,aku pergi dulu bang..titip salam pada Himemu itu ya hahahahaha"kekeh Daehyun dan langsung pergi meninggalkan Yongguk.

'awas saja anak itu mendekati Himeku..'batin Yongguk

.

.

.

.

TBC

Note Author :

annyeong,hehe author updatenya cepet. maaf jika ada typo apa gimanalah ya karena saya masih baru. kalo mau lanjut mohon Reviewnya min 4.

gomawo semuanya!