Our Happiness
Cast : Byun Baekhyun x Jung Daehyun
Bang Yongguk
Kim Joonmyeon
Kris (Wu Yifan)
Rating : T (sewaktu-waktu dapat bertambah)
Genre: GS,Family,Comedy(?)
Author : Daebaektaeluv x Hanako Kim
'Ada apa dengan myeonnie,terlihat seperti...'
Our Happiness
.
.
.
Mereka berempat (Baekhyun,Daehyun,Joonmyeon,dan Yongguk) pun masih menikmati makanan mereka dan tidak ada yang mulai pembicaraan hanya terjadi keheningan.
"huwaaaa bosan.."teriak Baekhyun.
"bosan kenapa baekkie?'tanya Joonmyeon.
"ya bosan, daritadi kita hanya berdiam seperti ini saja,bagaimana kalau kita bermain game saja?"usul Baekhyun.
"game?game seperti apa Baekhyun-ssi?"tanya Yongguk.
"hmm bagaimana kalau kita bermain game mengutrakan kata atau perasaan mungkin ya walaupun kita pertama kali bertemu seperti ini?"tanya Baekhyun.
'yaa baekkie kenapa bermain seperti itu membuatku gugup saja...'batin Joonmyeon.
'apa yang dipikirkan anak itu?'batin Daehyun.
"hm boleh saja,tidak ada yang curang yang pasti"jawab Yongguk dan Baekhyun berteriak girang sedangkan Joonmyeon dan Daehyun hanya bisa pasrah.
"hmm siapa yang mau memulainya duluan?atau gunting batu kertas saja?"usul Baekhyun dan mereka bertiga mengganguk setuju.
"kawi..bawi..bwo.."teriak mereka berempat dan mendapat yang pertama adalah Daehyun.
'kenapa aku harus aku yang pertama...'batin Daehyun.
"yaa Daehyun-ssi kau yang pertama,apa yang ingin kau sampaikan?"ucap Baekhyun.
"hmmm apa ya?"ucap Daehyun sambil menaruh satu jarinya di kepala. Baekhyun,Joonmyeon,dan Yongguk hanya bisa sweatdrop melihat kelakuan Daehyun.
"kau cantik nona byun." Ucap Daehyun dan Baekhyun kembali menahan malu ketika mendengar kata itu lagi dari Daehyun.
"aigoo,kau frontal sekali Daehyun-ssi.."sindir Joonmyeon.
"itulah diriku Joonmyeon-ssi.."ucap Daehyun.
"eh itu eh..siapa selanjutnya?"gugup Baekhyun.
"aku saja"ucap Yongguk dengan lantang sambil mengangkat tangannya.
"okay,apa yang ingin kau katakan Yongguk-ssi?"tanya Baekhyun kepada Yongguk.
"hmm kau cantik Joonmyeon untuk hari eh- mianhae"ucap ceplos Yongguk dan Joonmyeon hanya membelakkan matanya kaget mendengar penuturan Yongguk.
'eh kenapa reaksi myeonnie seperti itu,apa hubgungan Yongguk dengan myeonnie?'batin Baekhyun.
"ey bang,kau tidak ingat himemmu apa?"sindir Daehyun. 'hime?apakah itu Kim Himchan...'batin Joonmyeon Dan Joonmyeon hanya memasang muka sendu.
"yak,apa maksudmu ha'!?"teriak Yongguk.
"aniyo,aku tidak bermaksud apa-apa hanya saja tatapanmu kepada Joonmyeon-ssi terlihat berbeda"ucap Daehyun.
"ey?" 'bagaimana ia bisa tahu...'batin Yongguk.
"ma-..maksudmu apa Daehyun-ssi?"tanya Joonmyeon gugup.
"ah aniyo,mian.."ucap Daehyun.
"aigoo,kenapa jadi canggung seperti ini..."gerutu Baekhyun.
Tiba-tiba terdengar suara dari suara salah satu smarthphone mereka dan itu adalah smarthphonenya Joonmyeon.
"jogiyo,aku harus mengangkat telfon ini sebentar.."pamit Joonmyeon dan pergi meninggalkan mereka bertiga. Dan beberapa saat lama Joonmyeon pun kembali ke meja mereka.
"kau sudah kembali Joonmyeon?"tanya Baekhyun kepada Joonmyeon yang sudah kembali duduk.
"ne,tapi sepertinya aku tidak bisa berlama-lama baekkie,mianhae aku ada urusan..."ucap Joonmyeon.
"ne,tidak ada apa-apa myeonnie,aku takut itu penting. Tapi siapa yang akan mengantarku nanti?!" ucap Baekhyun dan meninggikan suaranya sedikit di kalimat terakhir.
"ya itu bisa meminta Daehyun atau Yongguk itu mengantarmu,kan tidak baik seorang gadis pulang sendiri."ucap Joonmyeon dengan terkekeh.
"aisshh,yasudah pergilah..aku tidak peduli"sungut Baekhyun dan mengalihkan pandangannya kearah lain.
"aigoo,baiklah kalau begitu. Aku tunggu dirumah baekkie,hehehe..annyeong.."pamit Joonmyeon dengan memasang wajah sendunya.
'cih myeonnie meninggalkanku dengan dua orang yang tampan ini –eh..'batin Baekhyun.
'Joonmyeon kenapa?sebaiknya aku menyusulnya..'batin Yongguk.
Dan tiba-tiba Yongguk pun berdiri dan membereskan barang bawaannya tadi.
"eh Dae,sepertinya aku mendapat sms dari orangtuaku dan harus sepat pulang..annyeong"ucap Yongguk dan melongos pergi meninggalkan Daehyun dan Baekhyun berdua di meja tersebut. Baekhyun dan Daehyun hanya mengerjapkan matanya beberapa kali dan berfikir kembali.
'aish,kenapa aku bisa bersamanya lagi...'batin Baekhyun.
'sepertinya ini yang dinamakan jodoh...'batin Daehyun.
"sepertinya tinggal kita berdua.."ucap Daehyun pelan.
"nde?"gelagap Baekhyun.
"sepertinya juga kita harus pulang, hari sudah mulai gelap."ucap Daehyun. Baekhyun pun mengedarkan pandangannya menuju jendela atau kaca dan sepertinya hari sudah menuju gelap.
"ah ne,sepertinya aku harus pulang.."ucap baekhyun dan Baekhyun pun berdiri namun sebuah tangan menghentikannya degan menggenggam tangan kanan Baekhyun.
"aku akan mengantarkanmu,tidak baik seorang gadis berjalan sendirian."ucap Daehyun yang masih menggenggam tangan Baekhyun dan genggaman itu semakin erat seakan Baekhyun akan pergi lama.
" gomawo dae untuk mengantarkanku tapi bisakah kau melepaskan tanganmu itu terasa sakit"ucap Baekhyun dengan semburat merah di pipi meornanya dan Daehyun reflek melepas genggam itu.
"Ah.. ma-maaf... aku.. aku tadi tidak bermaksud begitu. Sungguh!" Seru Daehyun yang menundukkan kepalanya, merasa sangat bersalah atas sikapnya terhadap Baekhyun tadi.
"I-itu.. tidak apa-apa.. ahaha.." Baekhyun tertawa canggung. "Lagipula.. tadi kau tidak sengaja, kan?" Gumam Baekhyun kemudian. Daehyun kemudian mengadahkan kepalanya dan tersenyum canggung. Terlihat semburat merah menghiasi pipi Daehyun.
"Ini sudah sore, kan.. aku pulang dulu ya. Aku takut nanti Joonmyeon marah padaku.." Ucap Baekhyun.
"Mwo?! Ce-cepat sekali!" Seru Daehyun. Baekhyun kemudian memasang pandangan heran padanya. "Memangnya kenapa kalau cepat? Apa aku tidak boleh pulang?" Tanya Baekhyun.
Daehyun kemudian kelabakan, rasa malunya bertambah. "Bukaaan! Bukan begitu maksudku. Aeh.. maksudku.. Cepatlah pulang.. pasti ia sudah menunggumu."
"Iya. Aku pulang dulu, ya?" Pamit Baekhyun. Daehyun mengangguk dan tersenyum. "Aku harap, kita bisa bertemu lagi, Daehyun." Ucap Baekhyun sebelum ia pergi dari hadapan Daehyun.
Meninggalkannya disana sendirian. Dengan pandangan mesum bodohnya.
"Baekhyun-ahh! Kau membuatku gilaaaa!" Serunya. Membuat semua yang ada disana memandanginya aneh. Bagaimana tidak? Daehyun tengah melakukan sebuah tarian bodoh didepan umum tanpa rasa malu. Ingat, TANPA RASA MALU.
"Umma, kakak itu kenapa.. aku takut.."
"Jangan hiraukan dia, sayang. Kurasa nilai ulangannya jelek dan dia diusir dari rumah. Jangan kau perhatikan."
Well, setidaknya percakapan antara ibu dan anak tadi menjelaskan betapa gilanya Daehyun saat itu.
-8888-
"Joonmyeon, oh, Joonmyeon. Kenape lama sangat..." Seseorang dengan iseng menyalahgunakan OST Upin & Ipin dengan mengganti lirik-liriknya. Orang tak bertanggung jawab ini memasang wajah kesal dan tetap menyanyikan lagu tersebut. "Kris menunggumu, Kris menunggumu..." Akhirnya.
"Ah! Joonmyeon.. kemana dirimu.." Gerutu orang ini sambil menyenderkan dirinya pada pohon cherry blossom yang ada dibelakangnya. Di saat musim semi begini, biasanya daun-daun cherry blossom yang berwarna pink ini tumbuh dan gugur. Membuat suasana menjadi tenang. Tempat yang bagus untuk para pasangan yang ingin menikmati moment berdua. Tempat seperti ini tidak cocok untuk jomblo. Inget. Jomblo gak cocok disana.
"Apa dia lupa dengan janjinya?" Tanya laki-laki bernama Kris itu.
"Hey? Joonmyeon? Kau mau kemana?" Seru Yongguk. Joonmyeon kemudian menghentikan jalannya dan melirik Yongguk yang ada di belakangnya.
"Kemana aku pergi bukan urusanmu, Yongguk. Aku harus bertemu dengan seseorang. Kau pulang saja sana.." Usir Joonmyeon.
"Aeh.. kau mengusirku, eoh?" Tanya Yongguk. Joonmyeon menepuk keningnya dan mendesis. "Aku tidak mengusirmu. Tapi aku harus bertemu dengan seseorang."
"Kalau begitu aku ikut."
"Tidak bisa, Yongguk."
"Aku ikut."
"Yongguk.. ini tidak ada sangkut pautnya denganmu.."
"Aku ikut."
Joonmyeon kemudian menghentakan kakinya ke aspal. "Baiklah terserah!" Bentaknya sebelum meninggalkan Yongguk. Yang tetap kekeuh mengikutinya.
.
.
"Joonmyeon.. dimanakah dirimu.." Lirih Kris dramatis. Ia setengah berjongkok membelakangi pohon dan melipat kedua lengannya diatas dengkulnya, kemudian menenggelamkan kepalanya disitu. Kris galao.
Tanpa ia sadari, seseorang mendekatinya. Dan duduk disebelahnya. "Aku disini."
Kris segera mengangkat kepalanya dan menoleh ke arah kanan. Ia melihat Joonmyeon, sang pujaan, duduk disana sambil tersenyum manis. "Joonmyeon! Dari mana saja kau?!" Serunya.
"Eoh.. maaf. Aku tadi menemani Baekhyun membeli ice cream dan hampir lupa denganmu. Mianhae..." ucap Joonmyeon.
Kris mendengus sebal kemudian merapatkan dirinya pada Joonmyeon dan menyenderkan badannya ke pohon yang ada dibelakangnya "ooohh.." Lirihnya pelan.
Joonmyeon kemudian mendengus. "Kita kan baru saja berpisah 3 jam yang lalu..."
"3 jam itu lama,myeon.."
"Ahem! Eheeeemm! Ohook ohook! Eheeek!" Yongguk yang merasa terabaikan membuat suara-suara aneh disana. Membuat Joonmyeon dan Kris melihat kearahnya. "Apa aku dilupakan disini?!" Serunya.
"Ahh! Yongguk! Maaf, aku tidak menyadari keberadaanmu..." Gumam Joonmyeon.
"Hei! Dia siapa?!" Seru Kris yang terganggu akan kehadiran Yongguk. Kris memandang tajam kearah Yongguk, begitupun sebaliknya. Joonmyeon mulai merasakan hawa yang tidak enak disini.
"Ah.. dia Yong-"
"Yongguk. Bang Yongguk. Senang bertemu denganmu, Kris." Ucap Yongguk
'sepertinya pernah melihatnya bersama myeon,tetapi kapan..'Batin Kris.
"Kris. Wu Yifan. Senang juga bertemu denganmu"ucap Kris.
Joonmyeon yang meilhat itu hanya bisa meraskaan hawa panas dingin di dalam hatinya dan pikirannya.
"Yongguk,apakah kita pernah bertemu sebelumnya?"tanay Kris dengan rasa penasaran.
'DEG!'
Seperti ada batu yang jatuh menimpa Joonmyeon yang langsung menohok hatinya jika mengingatkan dimana ia dan ...
"ah tidak,sepertinya aku tidak pernah bertemu denganmu sebelumnya."ucap Yongguk namun keringat dipelipisnya terlihat sangat banyak.
"ohh..myeon kita harus berbicara namun hanya berdua."ucap Kris dengan tegas.
Kris pun menarik jauh Joonmyeon dari Yongguk dan langsung menatap Joonmyeon dengan intens.
"myeon,kita harus bicara..."ucap Kris.
"kau mau berbicara apa,Kris?" tanya Joonmyeon
"kenapa Yongguk itu bersamamu tadi?!"
"dia mengikutiku dari tempatku bersama Baekhyun tadi."
"benarkah hanya itu,tidak lebih myeon?"
"benar Kris,aku dengannya tidak ada apa-apa."
"tapi cara dia melihatmu itu berbeda myeon."
"ya..ma-..masalah itu aku tidak tahu,Kris"jawab Joonmyeon gugup.
"benar kau tidak tahu,tapi lihat dari jawabmu itu tidak.."sinis Kris.
"Yak!,jika kau tak percaya juga tidak apa-apa dan juga kenapa kau menyakan hal itu!?"
"karena aku cemb-.."Kris pun langsung menghentikan kalimatnya sebelum terjadi yang berbahaya.
"ha?cemb apa Kris?"tanya Joonmyeon dengan nada menggoda.
"aiisshh,ya terserahlah apa katamu myeon."ucap Kris.
"hahahahahah.."tawa Joonmyeon meledak.
"okay,okay arraseo Kris..lebih baik kau pulang hari ini sudah malam."ucap Joonmyeon.
"ne,tapi bagaimana denganmu?"tanya Kris.
"ya itu urusan nanti jika ada sesuatu ada yongguk-eh.."gumam Joonmyeon.
"maksudmu?"tanya Kris.
"ah aniyo, baik kau pulang Kris."
"hahah,ne myeon.."ucap Kris dan mengacakan rambut Joonmyeon. Joonmyeon mendengus kesal diperlakukan seperti itu.
"annyeong myeon.."ucap Kris dan langsung mengecup pipi Joonmyeon dan pergi meninggalkan Joonmyeon yang diam teerpaku.
'Kris..men..menciumku...'gumam Joonmyeon yang memgang pipinya yang dicium Kris tadi.
Yongguk melihat Joonmyeon berdiam diri dari jauh dengan tatapan heran, melihat hal itu sebuah pikiran lewat untuk mengerjai Joonmyeon.
Yongguk pun mulai mengendap-endap dari belakang untuk sengaja mengkagetkan Joonmyeon dari belakang.
'satu..dua..tiga..'
"HUWAAAAAAA..."
'BRUK..'
Yongguk dan Joonmyeon pun ambruk dengan Joonmyeon diatas Yongguk dan jarak mereka terlihaaaat sangat dekat degan hidung yang menempel. Menyadari hal itu Joonmyeon pun langsung berdiri dan membersihkan tubuhnya dengan disusul Yongguk untuk berdiri.
"YAAAKK! YONGGUK.,kau mengkagetkanku.."teriak Joonmyeon.
"aish,kau itu yang mengkagetkanku Joonie.."ucap Yongguk sambil membersihkan tubuhnya.
'Joon..Joonie..panggillan itu...'batin Joonmyeon.
.
.
.
.
.
TBC
Author Note :
ANNYEONG SEMUAAAA alias para reader,maaf ya ff ini agak lama ini dikarenkan ide yang kurang maju sama tugas pada numpuk,mohon dimaklumkan.
oh iya ff ini jg beberapa bantuan dari temen author yang namanya disebalah author*nunjuk atas*abaikan* kalau ada salah kata alias typo dan semacamnya harap dimaklumkan kan saya baru*bosen thor*
kalo mau ff ini lanjut minimal 15 yang review,thanks for reading! Budidayakan Review!*sekali lagi abaikan*
