OUR HAPPINESS
CHAPTER 11 PART 1
CAST :
KIM JOONMYEON
WU YIFAN
JUNG YONGHOON(OC)
BANG YONGGUK
JUNG DAEHYUN
BYUN BAEKHYUN
Dan Other Cast lainnya
Rating : T
Genre : GENDERSWITCH! Family,Romance/?
Author : Daebaektaeluv x Hanako Kim
WARNING! INI GENDERSWITCH,KALO GAK SUKA LANGSUNG TUTUP DAN TYPO EVERYWHERE~.
.
.
THIS STORY IS MINE
.
.
Last Chapter
'D-dia... a-apa yang dia lakukan disini?!' Batin Yongguk.
Yongguk hanya membelak matanya kaget melihat ia kembali kesini. Tanpa pikir panjang Yongguk pun menyusul orang itu dari belakang. Ia pun menepuk pundak orang tersebut.
"YongHoon?!"tanya Yongguk.
"Yong-Yongguk.."gumam Yonghoon. Yonghoon hanya diam tak berkutik ketika namanya disebut oleh Yongguk. Yonghoon pun membalikkan badannya dan mata mereka pun langsung bertatapan.
"Ba-Bagaimana Ka-Kau bisa disini?Bukankah Kau sudah berjanji untuk tidak kembali dan bertemu dengan Joonmyeon!?"Tanya Yongguk dengan nada emosi. Ia tidak memmikirkan lagi kalau ia sedang berhadapan dengan seorang perempuan.
"I-Itu..Aku hanya ingin bersekolah disini dan aku pun tidak tahu kalau Joonmyeon bersekolah disini apalagi kau juga bersekolah disini."jawab Yonghoon tenang tanpa terlihat ketakutan padahal ia merasa sangat ketakutan pada Yongguk yang di hadapannya.
Yongguk hanya diam setelah mendengar jawaban dari Yonghoon. Namun, ia merasa ada hal yang lain di tutupi oleh Yonghoon sehingga ia harus waspada terhadap perempuan ini dan menjaga Joonmyeon dari sepupunya ini.
Yonghoon mulai memainkan ujung roknya untuk mengalihkan rasa ketakutannya dari Yongguk. Yongguk pun mendekatkan wajahnya di samping kepala Yonghoon. Ia pun berbisik sesuatu terhadap Yonghoon.
"Kusarankan kau lebih baik cepat pindah dari sini atau sekarang sebelum aku berbuat sesuatu kepadamu. Karena jika kau menyentuh Joonmyeon sedikitpun aku tidak main-main dengan ucapanku."bisik Yongguk dengan nada ancaman terhadap Yonghoon. Ia pun segera menjauhkan dari Yonghoon dan segera pergi meninggalkan Yonghoon yang terdiam.
Tangan Yonghoon pun mulai mengepal keras.'Maafkan aku Yongguk,Aku akan menghancurkan Joonmyeon setelah kau berbicara seperti itu terhadapku. Lihat saja nanti.'kesal Yonghoon dan ia pun segara pergi dari tempat tersebut.
Namun nyatanya pembicaraan itu terdengar oleh Joonmyeon sendiri di balik dinding dan hampir mendengar jelas apa yang Yongguk dan Yonghoon bicarakan.
'Jadi selama ini mereka..ah tidak mungkin,tidak mungkin..'batin Joonmyeon.
.
.
- CHAPTER 11 PART 1 -
'I-itu.. Tidak mungkin dia, kan?' Gumam Yongguk. Matanya terus memperhatikan sosok Yonghoon yang berjalan dengan santai di koridor sekolah. Yongguk mengusap kedua matanya kemudian kembali memperhatikan sosok Yonghoon. 'Tidak mungkin! Apa yang dilakukan wanita j*l*ng itu disini?'
"Hoi! Yongguk!" Panggil Myungsoo dengan nada yang tidak sabaran. "Ayo lanjut lagi!"
"Bagaimana kalau kita lanjut sepulang sekolah saja?" Tanya Yongguk. Ia berinisiatif akan mengikuti orang yang ia yakini sebagai Yonghoon tadi. "Aku ingin meminjam beberapa buku di perpustakaan. Ada tugas biologi yang tidak aku mengerti."
"Oh, Yongguk! Kau tidak asik, ah!" Seru Myungsoo yang kemudian melempar dengan asal bola basketnya. "Baiklah. Sepulang sekolah." Ucap Myungsoo dengan nada penekanan pada kata 'Sepulang Sekolah'
"Uh-uh. Aku janji." Yongguk meraih botol minumnya dan kemudian berlari meninggalkan Myungsoo sendirian dengan pandangan kesalnya.
-8888-
Yongguk terus berlari sepanjang koridor sekolah untuk mencari sosok Yonghoon tadi. Entah kenapa, Yongguk sangat berambisi untuk mencari sosok tersebut. Dengan pandangan penuh amarah karena tidak menemukan sosok tersebut sedari tadi, Yongguk menghempaskan dirinya pada bangku terdekat. Menghela nafas panjang.
"Apa ada lomba marathon disini?" Terdengar suara seseorang bertanya padanya dari arah samping. Yongguk kemudian menolehkan kepalanya dan melihat sosok disampingnya. Ia kemudian membelalakan matanya. Karena sosok yang ia cari tengah berada disampingnya. Yonghoon ada di sampingnya "Heiii... sepertinya aku pernah melihatmuu.. tapi dimana, ya?"
"Heh. Jangan pura-pura lupa." Yongguk mendekati Yonghoon. "Kau yang membuat aku dan Joonmyeon berpisah. Dasar wanita-"
"Ahhh! Aku ingat." Gumam Yonghoon memotong ucapan Yongguk. "Kau ini mantan pacarnya Joonmyeon!"
"Kau yang membuat aku dan Joonmyeon berpisah! Apa kau tidak ingat?!" Seru Yongguk. "Malam itu. Kau mencegatku di jalan dekat rumah Joonmyeon seusai kencan ketiga kami. Kau memasang pandangan sinis padaku seakan ingin membunuhku. Kau kemudian mendekat."
"Lalu kau bertanya aku ini siapanya Joonmyeon. Awalnya aku tidak curiga dan lantas menjawab pertanyaanmu kalau aku ini pacarnya Joonmyeon. Aku kemudian melihat seringaianmu. Seringaian iblis." Lanjut Yongguk, dengan nada suara yang tinggi.
"Lalu.. Lalu kau berkata.."
"Jauhi Joonmyeon. Jauhi Joonmyeon, atau akan aku buat dia menderita." Yonghoon menyambung sendiri ucapan Yongguk, dengan wajah polosnya, ia mengatakan kalimat jahat tersebut. "Itu?" Tanyanya kemudian.
"Heh. Kau ingat rupanya." Ucap Yongguk sembari menggertakan giginya.
"Uh.. tapi kata yang aku ucapkan, kan.. Aku tidak menyuruhmu putus dengan Joonmyeon. Aku hanya menyuruhmu untuk menjauh darinya." Sahut Yonghoon santai. "Uhmm.. Pabbo!"
"Intinya sama. Aku harus putus dengannya agar aku menjauh darinya!" Seru Yongguk. Untungnya suasan sangat sepi sehingga tidak ada yang mendengar obrolan mereka. "Kau telah merusak semuanya! Kalau saja kau tidak mengancamku berulang kali. Aku pasti masih bersamanya!"
Yonghoon tersenyum kemudian berdiri dari bangku tersebut, memegang kedua pipi Yongguk dan mendekatkan wajahnya. "Aku tidak merusaknya. Justru dia yang merusaknya duluan. Dan satu hal.." Yonghoon kemudian mendekatkan mulutnya pada telinga Yongguk.
Dan entah kenapa, jantung Yongguk seakan berhenti berdetak saat itu juga.
"Aku tidak akan membiarkan Yonghoon bahagia, Bang Yongguk. Tidak akan pernah." Bisik Yonghoon dengan nada yang sangat lembut. Membuat Yongguk tidak bisa bergerak.
Yonghoon kemudian melepaskan pegangannya dari pipi Yongguk dan tersenyum. "Oh iya. Satu lagi, Sangat tidak sopan membentak seorang perempuan. Perempuan sangat tidak suka dibentak. Ingat itu." Ucapnya sebelum meninggalkan Yongguk sendirian disana. Speechless.
S K I P
"Hei, Jung Daehyun. Kau dipanggil guru olahraga ke ruangannya." Ucap seorang murid perempuan. Kehadirannya sangat mengganggu Daehyun karena ia tengah menikmati makan siang bersama Baekhyun. "Sekarang."
"Hmh? Apa tidak bisa nanti? Aku sedang makan siang." Ucap Daehyun di sela-sela ia mengunyah makanannya.
"Tidak bisa. Ia ingin bertemu denganmu sekarang." Sahut murid perempuan itu. "Kau ditunggu sekarang." Ucapnya sebelum ia pergi.
Daehyun menghela nafasnya dan memandang wajah Baekhyun yang kecewa. "Aku pergi sebentar ya.. kau makan saja duluan. Aku akan kembali secepatnya.."
"Hm.. iya.. Cepat, ya.." Sahut Baekhyun tanpa semangat. Entah kenapa, moodnya yang awalnya bagus, kini berubah jadi sangat jelek. Daehyun tersenyum sekilas kemudian mengacak rambut Baekhyun sebelum pergi dari meja di kafetaria tempat ia dan Baekhyun duduk.
Baekhyun memandangi punggung Daehyun yang perlahan menjauh. 'Tahu begini, aku bergabung saja dengan Joonmyeon, Luhan dan Yonghoon..' Gumamnya sembari menutup wadah jajanan Daehyun dan mendekatkannya pada tas bekal milik Baekhyun.
Ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, ia sering mengalami kejadian dimana Daehyun meninggalkannya sendirian karena alasan dipanggil guru, barang miliknya ketinggalan, diajak bertanding, atau ada janji dengan salah satu ketua kelas. Ya, Daehyun adalah ketua kelas. Dan ia sangat bangga akan jabatannya itu.
Dan anehnya, selalu murid perempuan tadi yang memberitahu Daehyun kabar tersebut. Do Kyung Soo. Murid dengan embel-embel 'Si Murid Teladan'. Entah darimana dan kapan ia mendapat julukan tersebut.
"Hei, Baekhyun. Apa meja ini ada yang menempati?" Seseorang bertanya pada Baekhyun. Baekhyun kemudian menoleh ke asal suara dan melihat Jongin berdiri disampinya dengan memegang kotak makanan berwarna magenta yang Baekhyun asumsikan adalah bekalnya. Heh? Membawa bekal?
"Oh! Silakhan saja kalau kau mau duduk." Ucap Baekhyun sambil tersenyum. Jongin ikut-ikutan tersenyum dan duduk dihadapan Baekhyun. Saat Daehyun pergi, Jongin selalu ada sehingga Baekhyun tidak merasa kesepian.
"Hmh? Sendirian lagi?" Tanya Jongin. Baekhyun mengangguk, pertanda iya. Jongin kemudian tertawa kecil. "Habis ini, kalian ada pelajaran apa?"
"Hm.. Biologi..." Jawab Baekhyun singkat.
"Ah. Pelajaran itu. Hahahaha." Kai kemudian tertawa, disambut dengan pandangan heran Baekhyun. "Ah.. maaf. Kalau mendengar kata 'biologi', aku jadi ingat kejadian beberapa bulan yang lalu."
"Hm? Memangnya kenapa?" Tanya Baekhyun.
"Jadi begini. Waktu itu kami sekelas sedang ada praktikum di laboraturium. Dan kami ditugaskan untuk melihat organ dalam tubuh katak." Jawab Jongin.
"Ah, aku ingat tugas itu. Mhm, lalu?" Ujar Baekhyun yang tertarik dengan bahan pembicaraan Jongin.
"Kami disuruh menyuntikkan obat bius di tubuh si katak. Lalu ada teman kami yang lain- Soohyun. Ia tidak tega menyuntik bius si katak. Alhasil, ia hanya menyuntikkan setengahnya saja." Ucap Jongin. "Dan pada saat di bagian membelah perut katak, tiba-tiba katak itu sadar dan melompat. Katak itu hinggap di wajahnya dan kemudian melompat kesana kemari, hingga membuat murid-murid perempuan berteriak."
"Ohhh dan biar kutebak. Guru yang mengajar juga ikut berteriak dan berlari keluar kelas membawa janitor untuk menangkap katak tersebut dan membuangnya!" Ujar Baekhyun yang mood-nya mulai membaik.
"Bingo!" Seru Jongin.
"Oh, hahahahaha. Ya ampun.. aku tidak bisa membayangkannya!" Ucap Baekhyun sembari tertawa.
"Hei, ada satu cerita lagi yang kau harus dengarkan... jadi..."
.
"Cih.. kenapa malah Jongin mendekat?" Rutuk seseorang."Ini tidak sesuai rencana!"
"Kau harus pikirkan cara agar Jongin menjauh, Kyungsoo. Harus."
.
.
.
.
TBC
Author Note's :
Annyeonghaseyo!
Hai para reader,daebaektaeluv akhirnya muncul lagi setelah ilang selama beberapa bulan. Maafkan diriku bila tak update selama itu,untuk para reader maafin author yang agak lama untuk update. Kebetulan laptop author kemaren rusak jadi ga bisa update *gak ada tempat updatenya itu looh*. Sekali lagi author minta maaf kalo ada yang kecewa sama author,gpp author ngaku salah juga hehehe. Okay,sampai disini auhor notenya annyeong!
Oh IyA,FF ini author usuhakan di selesain sebelum diirku harus pokus ke UN,okayhehhe,mohon bantuannya!
Ditunggu di Reviewnya!
Salam,Daebaektaeluv~
