Naruto Kuroko ( New )

By Akira aff

Ctt. Semua karakter bukan punya Kira.

Kira Cuma minjem jadi maaf jika banyak yang beda dari ekspetasi kalian

Di sini fem. Naruto, ooc caracter, typo, gaje dll.

Selamat membaca !!!

" Kau bisa Naru chan?"tanya Yahiko memastikan. Yap, akhir pekan nanti dia ingin mengajak Narutonya kencan.

" Hmm.. boleh, kemana?"tanya Naruto balik. Sepertinya akhir pekan nanti dia tidak ada kerjaan.

" Ada tempat yang ingin kau kunjungi?"Yahiko balas bertanya.

Naruto terdiam. Dia meletakkan telunjuknya di dagu dengan bibir mengerucut dan dahi mengerut. Pose yang imut jika dilihat. Tentu saja

Cup

Yahiko yang gemas langsung mencuri ciuman kecil dari si merah mengerucut itu. Naruto? Dia benar-benar malu dengan wajah yang merah sempurna. Siapa yang tak malu jika kekasihmu menciummu di depan teman-temannya.

" Kyaaa.."teriakan histeris itu berasal dari belakang Naruto karena memang ini saatnya pulang sekolah.

" Hiko kuun.."geram Naruto sambil mencubit perut Yahiko. Sungguh, Naruto benar-benar malu luar biasa.

" Itai itai itai Naru chan.."rintih Yahiko sambil berusaha menghindari cubitan Naruto.

" Gomen gomen Naru chan.. abis kamu imut sih.. kan aku jadi ngga tahan.."

" Berhentilah menggodaku Hiko kun.."rengut Naruto ngambek.

" Ekhem.."deheman seseorang mengalihkan perhatian mereka. Serentak mereka menoleh bersamaan mendapati Sasuke dan yang lain berdiri bersedekap sambil menatap mereka datar.

Sepertinya kali ini Yahiko harus berhasil melawan guardian special Naruto. Mulai dari ayam, anjing, rusa, babi, dll. Dikiranya peliharaan apa? Ckckck.

' Ini akan panjang'keluh Yahiko menghela napas panjang.

" Ne Naru chan aku izin dulu ya dengan mereka."pamit Yahiko pada Naruto yang tengah berdiri di samping mobil. Naruto mengangguk pelan.

Yahiko berjalan menghampiri sasuke cs. Serentak pasukan bayangan Shikamaru dkk berpindah posisi menghalangi pandangan Naruto pada Yahiko. Sang ketua Sasuke ditemani Sakura langsung mengintrogasi Yahiko. Suasana berlangsung tegang beberapa saat.

" Jadi.."suara Sasuke menggantung.

" Hah.."hela napas Yahiko "aku akan mengajaknya kencan akhir pekan ini."

" Dimana?"sambung Sakura.

" Perlukah aku memberi tahu kalian?"tanya Yahiko kesal. Ini privasi keuleus.

" Tentu saja. Itu untuk menjamin kau tidak berbuat macam-macam dengan Naru chan kami."kali ini Kiba menyahut. 'Kalaupun gue macam-macam, gue kan bakalan tanggung jawab, secara dia kan cewek gue.'batin Yahiko dongkol.

" Dan jika aku memberi tahu, kalian pasti akan mengikuti kami gitu?!"sindirnya sebal.

" Tentu saja."jawab Sasuke cs serentak.

" Hei?!"seru Yahiko tak terima.

Mendengar teriakan Yahiko membuat Naruto khawatir. Sepertinya akan sulit mendapat izin mereka.

Naruto Kuroko (New)

Ditengah suasana yang semakin tegang tiba-tiba Naruto mendengar suara seperti bisikan dari sampingnya membuatnya serentak menoleh.

Namun sepertinya itu adalah pilihan yang salah, karena tindakannya tersebut membuat bibirnya mendarat mulus di pipi seseorang yang saat ini tengah memandang ke depan dengan mata melebar. Jangan lupakan semburat merah menjalar cepat di pipinya.

Tersadar Naruto segera menggeser posisinya dengan mata melotot sempurna.

' kyaaa... apa yang kau lakukan Narutooo...'batinnya berteriak.

Sedangkan sang korban kini menyentuh pipinya. Masih terasa jelas bagaimana kedua belah bibir tadi mendarat mulus di pipinya.

' D dia menciumku. 'batinnya tak percaya masih dengan semburat merah tipis menghiasi pipinya.

" S sei senpai.."gugup Naruto masih dengan kekagetannya.

" Ggomen.."lanjutnya lagi. Sungguh Naruto ingin sekali pergi dari sana dan menyembunyikan wajahnya. Malu banget vroohhh..

" Hn"Seijuro hanya merespon singkat. Hei Naru chan, tak perlu minta maaf pun si gunting merah itu akan dengan senang hati mendapat ciuman darimu. Lihat saja bunga-bunga merah jambu yang berterbangan di sekelilingnya ( efek imajiner maksudnya) uhh... si sulung Akashi itu benar-benar bahagia.

Naruto Kuroko

GOM SIDE

' What the.. beruntung sekali Akashi."batin mereka berteriak.

Shintarou

" Apa lucky itemku kurang besar nanodayo.. aku juga ingin mendapat ciuman itu."gumam si hijau Shintarou sambil memandangi boneka kodok yang dipegangnya.

Dalam otaknya terlintas Naruto yang dengan senyum manisnya menerima boneka kodok besar dari Shintarou.

" Arigatou Shintarou kun."ucap Naruto dalam angan Shintarou dan

cupppppp...

ciumam panjang mendarat di pipinya membuat semburat merah menghiasi wajahnya.

" Ah sebenarnya ini untuk.. untuk lucky itemku hari ini nanodayo.. tapi.. jika Naru chan menyukainya, aku akan memberikannya untuk Naru chan."balas Shintarou gugup.

Dan Shintarou sukses mendapat bonus berupa pelukan yang membuat tubuhnya lemas seketika.

Daiki

' Sial. Kenapa si iblis merah selalu beruntung sih? Apa aku harus berhenti membeli majalah p*rn* seperti Akashi untuk mendapat keberuntungan dari Naruto.'kali ini si gelap, maksudnya si Daiki yang membatin sambil membayangkan dirinya mendapat ciuman dari Naruto.

" Daiki kun.. berhentilah membaca majalah hentai itu.. "seru Naruto kesal saat melihat Aomine Daiki si degil tengah sibuk dengan majalah yang isinya entah apa Naruto tak ingin menjelaskannya.

" hmm.."respon gumaman pun didapat Naruto.

" Wakatta walkattaaa.. aku pergi saja daripada di sini aku hanya dijadikan yang kedua."ujar Naruto sambil beranjak dari sofa yang sedang mereka duduki.

Eitttt..

Dengan segera Daiki menarik tangan Naruto membuatnya terduduk kembali di sampingnya.

" Kenapa hmm?"tanyanya sok lembut.

" Aku ingin Daiki kun berhenti membaca majalah hentai itu."rengut Naruto lucu.

" Tapi.."

Cuuppp

Belum selesai meneruskan ucapannya Daiki mendapat kecupan manis di pipinya.

" Aku akan sering melakukannya jika Daiki kun berhenti membacanya."jelas Naruto dengan wajah merah menggemaskannya.

Uuugghhhhh..imutnya..

Atsushi

" Ne maibou chin.. apakah aku terlalu tinggi supaya bisa bersanding dengan Naru chin.."gumam si titan ungu sambil membayangkan Naruto. Dalam pikirannya Naruto tak pernah menciumnya karena dia terlalu tinggi jadi ngga nyampe. Haduuhh.. entahlah ya..

Tapi kita lihat dulu apa yang ada di pikiran si ungu ini.

Guk guk guk

" Aduuhh... nigou turun sini nak."terdengar suara Naruto memohon pada pohon? Eh.. maksudnya anjing yang saat ini nangkring di pohon dan ngga bisa turun.

" Sayangg... ayo dong turun..."bujuknya lagi.

Guk guk guk

Si anjing hanya merespon dengan mata berkaca-kaca?

" Naru chin? Kenapa?"tanya Atsushi saat melihat Naruto cemas.

" Atsushi kun.."kaget Naruto. " ah.. itu.. nigou ngga bisa turun."ujar Naruto sambil menunjuk nigou yang saat ini memeluk? Batang pohon erat.

Atsushi pun berjalan mendekati pohon dan mengulurkan tangannya mengambil nigou di batang pohon. Tangga? Ngga perlu. Tingginya aja sama. Wkwkwk

" Wahh... arigatou ne Atsushi kun?!"jerit Naruto senang saat Atsushi memberikan nigou padanya.

" Doita Naru chin."balas Atsushi.

" Tunggu tunggu Atsushi kun jangan berdiri dulu."ujar Naruto tiba-tiba. Loh bukannya dia udah berdiri dari tadi ya. Atsushi mengerutkan keninvnya bingung.

" Eh.. mmm.. maksudku jangan negakin badan dulu."jelas Naruto lagi. Atsushi hanya mengangguk mengiyakan. Dan saat Atsushi membungkukkan sedikit badannya tiba-tiba

Cuup..

Naruto memberikan kecupan di pipinya membuatnya terdiam dengan mulut terbuka.

Plup..

Naruto juga menyumpalkan permen lolipop ke mulutnya. Biar ngga ada lalat masuk.

" Sekali lagi arigatou ne Atsushi kun."ujar Naruto sekali lagi lalu memberikan kecupan di pipi satunya.

" jaa ne.." Naruto pun berlari menjauh meninggalkan Atsushi yang masih terdiam.

Dan itulah imajinasi pasukan pelangi Akashi. Yang sayangnya Cuma imajinasi karena di sini yang beruntung itu si merah kecil dengan gunting kesayangannya.

Kembali ke Naruto

" Ekhem.." seijurou berdehem untuk mengurangi kegugupannya.

" Naru chan.. apa kau akhir pekan ada acara?"tanya Seijurou mengalihkan perhatian.

" Eh.. mmm.. sebenarnya Hiko kun akhir pekan ini mengajakku pergi. Apa ada sesuatu Sei senpai?"tanyanya memastikan. Mendengar Naruto akan berkencan akhir pekan ini membuat Seijurou mengepalkan tangannya erat. Kau tertinggal satu langkah Seijurou.

' Hei.. jangan sebut dia Akashi jika dia tidak bisa mendapat Naru chan.'batinnya bertekad.

" hmm... sebenarnya Ryouta ingin belajar masak denganmu. Itu pun jika kamu bisa Naru chan."ucapnya cepat. 'Gomen ne Ryouta untuk kali ini abang memanfaatkanmu.'batin Seijurou meminta maaf pada adik kesayangannya karena melibatkannya pada rencana pdktnya pada nee chan cantiknya.

" Ah sou ka.. akan kuusahaakan ne senpai.. tapi apa jika pagi tidak apa-apa?"jawab sekaligus Naruto menyetujui. Karena sore dia kan kencan.

" Hai, tidak apa-apa Naru chan. Kau datang pun aku eh maksudku Ryouta sudah senang."sahut Akashi berusaha menyembunyikan kegembiraannya.

'Yuuuhuuuiii... nanti tinggal membujuk adikku yang paling manis.'batinnya melompat-lompat bahagia.

Daannn...

Selesaiii..

Tbc dulu.

Maaf lama Kira upnya. Lagi buntu ide nih.. hehehe.. maaf jika makin ke sini makin gaje. Kira harap masih ada yang mau baca fict abal-abal Kira.

psstt.. Naruto lagi obral kiss.. ada yang mau?

Teria kasih buat kalian yang udah baca, fav, and follow fict ini.