Kami semua pun segera berlari mengelilingi lapangan sepuluh kali. Aku benci ini! Yang lain terlihat tidak mempersalahkan nya, apa lagi Kang Daniel yang ntah kapan sudah berada paling depan. Terjepit di antara 19 alpha sangat lah tidak menyenangkan. Aku terlalu sibuk dengan pikiran ku hingga tidak menyadari ada batu di depan ku, menyebabkan aku terjatuh dan seorang alpha menindih ku.

TIDAK! Aku merasakan sesuatu yang keras-

TIDAK!

.

.

.

BTS belong to Big Hit Entertaiment

Warning : Kang Daniel X Fem Yoongi X BTS member, GS! A/B/O verse.

Rating : M (for save)

Beast Omega

.

.

.

Don't Like Don't Read!

.

.

.

Aish! Aku sangat membenci keadaan seperti ini. Aku mencoba mendorong tubuh alpha yang ada di atas ku, tapi ia tidak bergeming sedikit pun. Ia bahkan mencoba mendekatkan wajah nya pada wajah ku. Apa ia ingin mencium ku?

"Aku menyukai mu Min Yoongi! Jadilah pacar ku!"

Tidak ini sangat gawat aku tidak sudi ciuman pertama ku diambil oleh alpha aneh yang bernama Kim Taehyung. Sungguh tidak ada orang yang lebih aneh dari pada dia yang aku ketahui.

"Kang Daniel!"

Aku berteriak sekencang-kencang nya memanggil Kang Daniel berharap ia segera berlari ke tempat ku.

"Yak! Kim Taehyung!"

Dengan kasar Daniel menarik tubuh Taehyung dari atas tubuh ku dan merapatkan tubuh ku ke dada bidang nya.

"Gwaenchana?" tanya nya kepada ku.

"Yak! Kim Taehyung! Yoongi itu punya Kang Daniel kau tidak punya kesempatan!"

Lagi-lagi bocah ini berteriak, apa tenggorokan nya sebuah toa?

"Ne..." jawab ku.

Aku melihat Kang Daniel mengepalkan tangan nya, marah. Tapi mengapa? Aku baik-baik saja. Walaupun aku sempat mendapatkan sinyal bahaya tadi.

Kim Taehyung berjalan mendekati Kang Daniel, meraih bahu nya dan membisikkan sesuatu di telinganya.

"Waspalah aku akan merebut Yoongi dari mu!"

Aku tidak tahu apa yang dikatakan bocah aneh itu pada Kang Daniel tapi-

"Yak! Mworago?" Kang Daniel berteriak dan meninju Taehyung tepat di hidung nya. Membuat hidung Taehyung berdarah.

"IGE MWOYA?!"

Aish! Gumpalan otot ini datang di saat yang tidak tepat. Kejadian ini bisa menjadi lebih buruk lagi. Apa yang akan terjadi? Tidak, aku tidak peduli pada alien itu. Maksudku, apa yang akan terjadi pada Kang Daniel.

"Tidak ada yang menjawab, huh?"

Pria otot ini melihat kami satu persatu. Mwo? Apa ia akan menunjukku, karena aku "spesies" yang lain? Maksudku bukan spesies seperti E.T, tahu._-

"Kau! Apa yang terjadi?"

"Eh? A-A-aku?"

"Tentu saja! Apa kau tak mendengar?"

Aish! Jjinja! Kenapa harus aku? Aku harus menjawab apa? Tidak mungkin aku berkata "Pria ini hampir memperkosa ku!" Mau taruh dimana wajah cantik ku? Aku melirik Kang Daniel, berharap semoga ia mengerti posisi ku.

"Tidak, terjadi apa-apa! Mereka hanya bergelut."

Seorang Pria jangkung merangkul Taehyung dan Kang Daniel mencoba terlihat akrab. Hello? Usaha mu sia-sia kawan_-.

"Kau siapa?" tanya si gumpalan otot.

"Aku murid mu." jawab pria jangkung itu.

"Ya, aku tahu. Tapi nama mu siapa?"

Si pria otot (aku rasa tidak sopan memanggil guru sendiri gumpalan otot), menggeleng-gelengkan kepala nya heran melihat daya tangkap si murid.

"Nama ku Kim Soekjin!"

Pria itu dengan mantap menjawab nama nya. Sedangkan si pria otot mengerutkan dahi nya.

"Kau kira aku buta ya? Sudah jelas mereka berkelahi dan kau beraninya berbohong! Kalian bertiga harus kena hukum!"

"HAH?!" jerit mereka serempak.

.

.

.

Di sinilah aku sekarang, menemani Kang Daniel menjalani hukuman nya, disertai teriakan jalang para omega. TAPI BUKAN AKU!

"Kang Daniel!"

"Taehyung!"

"Jin Oppa!"

Aish! Emang nya apa sih yang harus di teriaki dari mereka? Abs mereka? Dada bidang mereka? Ya, tentu saja. Aku akui itu badan mereka sangat bagus, apalagi tubuh Kang Daniel sangat proposional. Mungkin ini adalah hukuman yang paling dinikmati oleh omega. Para alpha tampan yang berkeringat tengah mengelilingi lapangan sepak bola dengan bertelanjang dada, menyebabkan para omega menginginkan sentuhan mereka. Tapi bukan aku ya!

Aku heran melihat para jalang ini, untuk apa mereka berlari mengikuti ketiga orang itu? Tidak bisakah mereka duduk anteng seperti ku? Cih! Itu membuang-buang tenaga. Toh, nanti mereka juga berlari kesini. Oi! Oi! Para jalang itu menjadi liar! Mereka juga ingin membuka baju nya! Dasar gila! Eew! Aku tidak punya niat melihat tubuh sesama omega.

"Baiklah sudah cukup! Para omega ini menggila!"

Guru otot itu (sudah saat nya aku memenggilnya guru), berteriak bahwa hukuman nya telah selesai. Menyebabkan para omega jalang mendesah kecewa. Hello? Para alpha ini sudah terengah-engah! Masasih para jalang enggak...

Kang Daniel berjalan menghampiri ku, mengambil baju olahraga nya yang ada di depan kaki ku. Aku tidak berniat memberikan nya, tangan ku tidak ingin bergerak sedikitpun dari posisinya. Jadilah, ia membungkuk untuk mengambil baju nya. Wajah ku memerah ketika melihat abs Kang Daniel lebih dekat dan terlebih lagi bau maskulin Kang Daniel menyeruak masuk ke penciuman ku membuat ku sedikit pusing.

"Mian, lama!"

"Huh?"

Aku berhenti memijit pelipisku dan menatap nya.

"Ya, tidak apa!"

Kang Daniel lalu menarik pergelangan tangan ku agar kami berjalan bersama menuju kelas 2-A. Bau Daniel menyeruak lebih kuat ke dalam rongga dada ku menyebabkan kepala ku menjadi lebih pusing. Akhirnya aku berlari meninggalkan nya, tapi aku tidak ingin ia berpikir bahwa aku menjauhi nya. Jadi,

"Yang terakhir harus melakukan semua perintah yang menang!" lebih baik membuatnya seperti ini.

"Ooo... Kau akan menyesal Min Yoongi!"

Yak! Pabo! Aku lupa Kang Daniel atlit lari waktu kami SMP. Tapi, aku tidak mau kalah! Aku berlari secepat yang ku bisa, yang pastinya itu sia-sia_T. Lari Kang Daniel sangat kencang, susah sekali mengejarnya. Sial! Aku jadi terengah-engah. Aku benci ini.

Kang Daniel yang sudah sampai di depan kelas menunggu ku untuk masuk bersama nya. Wajah ku sudah memerah akibat kelelahan dan napas ku pun juga terengah-engah. Aish! Meneyebalkan sekali. Kami pun memasuki kelas bersama. Ketika kami masuk, kami disuguhi oleh siulan yang menggema.

"Yak! Kang Daniel! Kau ngapain bersama Yoongi, huh? Mengapa wajah nya memerah? Mengapa di terengah-engah? Mengapa baju mu basah? Mengapa kalian masuk bersama? Kalian habis dari mana? Jawab aku!"

Kang Daniel maju melangkah mendekati bocah cerewet yang bernama Park Jimin dan menepuk-nepuk kepala nya.

"Anak kecil tidak usah tahu, ini adalah urusan orang dewasa.."

"MWORAGO?!"

Anak itu terlihat kesal karena perkataan Kang Daniel dan mencoba memukul kepala nya. Haruskah aku memberikan kursi pada nya? Oh, ayolah! Dimana otak nya? Bahkan tinggi nya tidak melebihi pundak Daniel.

Dari pada mengurusi hal yang tidak berguna, aku lebih memilih duduk di bangku kesayangan ku. Paling pojok, dekat jendela, dan aku duduk sendirian, tidak harus bersama alpha. Aku tidak sanggup jika harus duduk bersama alpha, apalagi kalau bersama si yadong Namjoon dan si cerewet Park Jimin. Kalau bersama Kang Daniel si tidak masalah. Tapi, Kang Daniel lebih suka duduk bersama Seong Woo, kata nya sih demi keamanan ku. Emang nya kalau aku duduk bersama nya, aku akan tidak aman? Apa dia akan menggigit ku?

Krieet

Pintu kelas pun dibuka memperlihatkan wali kelas kami pak Minhyuk, bersama murid alpha yang kelihatan angkuh sekali. Ish! Melihat wajah nya saja sudah membuatku muak! Abaikan saja wajah manis tampan nya itu, rahang tegas nya, tubuh tegap nya, abaikan saja itu!

"Baiklah, bapak akan memperkenalkan seorang murid baru pada kalian! Silahkan perkenalkan diri mu!"

"Nama ku Jeon Jungkook! Sekian!"

Huh? Perkenalan macam apa itu?

"Ok, Jungkook-ah kau bisa duduk di samping Min Yoongi. Yoongi angkat tangan mu!"

"MWO?!"

"Nah itu dia, padahal aku menyuruh nya mengangkat tangan bukan nya menjerit."

Pak Minhyuk meninggalkan kelas kami, membiarkan anak baru itu tersenyum angkuh di depan kelas. Aish! Aku ingin meninju wajah nya!

"Seorang omega, heh? Menarik sekali!"

.

.

.

TBC

A/N : Fanfic ini sengaja aku buat gk seputar member BTS aja, semoga kalian semua menikmatinya ya! (Emang makanan_-)

Review nya donk.. Biar aku jadi semangat menulis FF ini! ^~^

Ja~ Review?