Last Memories, Last Chance (Chapter 4/END)
Pair:HunHan
Other cast: KaiSoo as Hunhan Parent, Etc
Genre:Romantic,fluff,angst,Family Life,Marriage Life,etc,
Rate:T
Length:4 from 4
Author:Xiayuwe Liu
Note:Annyeong!Xia kembali dengan ff abal -,- sekarang xia akan mencoba lagi membangkitkan /? HunHan : ) jiayou! :D okay this is last chapter.. typo everywhere,don't copy paste and don't forget for RCL!thanksseeuu ^_^
**Xia's Present**
Summary: pada dasarnya rasa cinta tumbuh karena suatu kebiasaan yang ada, dapat disabotase ataupun disengaja,cinta datang dan pergi karena ada suatu alasan yang tak pernah dapat diungkap dalam hati,karena cinta adalah sesuatu yang tak dapat disentuh namun dapat dirasakan kehadirannya.
***Last Memories,Last Chance***
Kehidupan baru Luhan dan Sehun kian membaik setelah sehun setuju untuk memulai cintanya dari awal bersama seorang kim luhan, dan luhan? Tentu saja cintanya yang sudah memang ada kian menguat dengan perlakuan manis dari sang suami tercintanya, membuat hidupnya kian berwarna dan penantiaannya selama ini tidak sia-sia walaupun sehun masih terlihat canggung dengan luhan dengan semua hal tentang 'pernikahannya' , tapi luhan yakin kalau cinta akan tumbuh dengan sendirinya.
.
.
.
Minggu pagi yang cerah digunakan HunHan's family untuk bertamasya, bersama orang tua mereka di sebuah taman dekat distrik rumah HunHan.
"pagi yang indah dan cerah,membuatku bersemangat melakukan berbagai hal".ucap kai sambil memeluk kyungsoo dari belakang,sementara hunhan hanya bisa tersenyum melihat orang tua mereka yang terlihat seperti remaja yang baru dilanda cinta.
"appa jangan menggoda eomma seperti itu!".omel luhan sambil mengerucutkan bibir mungilnya.
"kenapa?kau juga ingin digoda suamimu yang poker face itu eoh?".goda kai.
"yak!appa!".teriak luhan sambil menyembunyikan wajahnya yang memerah.
Sehun tersenyum melihat tingkah suaminya yang manis, perlahan didekatinya luhan dan memeluknya dari belakang sehingga membuat luhan semakin tersipu.
"begini lebih baik kan?".bisik sehun ditelinga luhan.
Luhan hanya mengangguk dan semakin menyembunyikan wajahnya.
"tuhan..jika saat ini adalah hari terakhir kehidupan dibumi,aku rela itu terjadi sekarang asal sehun tetap disini bersamaku".batin luhan.
.
.
.
*beberapa bulan kemudian*
Luhan kembali menekuni pekerjaannya yang cukup menguras tenaga, yup.. luhan sudah menyelesaikan skripsi dan juga telah diwisuda.. kini luhan bekerja menjadi manajer disebuah perusahaan terkemuka di korea, pekerjaan yang cukup melelahkan dan memakan banyak waktu, belum lagi letak kantor yang berada ditengah pusat kota seoul dengan jarak rumahnya yang cukup jauh membuat luhan kewalahan.
"baby..apa belum selesai hum?".tanya sehun yang baru saja kembali dari dapur untuk membuat segelas susu.
"ne.. masih banyak data yang harus aku input, besok di kantor ada rapat..data-data ini sangat penting,jadi harus kulakukan sekarang".jawab luhan tanpa berhenti menatap layar monitor didepannya.
"kau terlihat kurusan sekali.. pasti dikantor kau jarang makan eum?kalau kau sakit bagaimana?nakal sekali".ucap sehun sambil mencubit pipi luhan gemas.
Mau tak mau luhan mengalihkan perhatiannya ke arah sehun.
" apa dengan kurusan aku terlihat jelek sehunna?".tanya luhan.
"tidak sama sekali".jawab sehun enteng.
"aku hanya tidak suka kau terlalu memforsir tenagamu untuk bekerja dan lupa untuk makan..aku tidak mau kau sakit".tambah sehun lagi.
"ini sudah menjadi konsekuensi pekerjaanku sehunna.. lagi pula aku baru beberapa bulan bekerja, jadi aku harus mematuhi dan fokus dengan pekerjaanku.. aku janji akan lebih menjaga kesehatanku lagi".ujar luhan.
"eum.. aku janji akan segera menyelesaikan kuliahku dan lulus ditahun depan.. setelah aku lulus dan dapat pekerjaan, kau berdiamlah dirumah.. aku yang harusnya menafkahimu..sebagai kepala keluarga aku merasa malu".ucap sehun.
"yak sehunna.. kalau aku dirumah saja akan terasa membosankan.. lagipula aku juga namja sehunna.. aku juga lebih tua darimu..tentu akulah kepala keluarganya".jawab luhan tak mau kalah.
"yakk!kau kan ukenya.. jelas aku kelapa keluarganya".ujar sehun sengit.
"dasar menyebalkan".desis luhan.
"menyebalkan tapi kau mencintaiku kan?".goda sehun.
/blushh/
Pipi luhan merona dengan ucapan sehun yang terasa gombal namun tentu memiliki makna yang berarti baginya.
"sudah..sudah..kau tidur duluan..aku harus menyelesaikan pekerjaanku segera.. jangan mengganggu ku apalagi menggodaku!".ucap luhan sambil kembali fokus dengan layar monitor komputernya.
.
.
.
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan.. dan luhan semakin sibuk dengan pekerjaannya dan sehun sibuk dengan skripsinya, waktu menjadi hal yang sangat berharga bagi mereka, larut dengan kesibukan masing-masing membuat keduanya jarang bertemu.. apalagi setelah luhan memutuskan tinggal bersama jongin dan kyungsoo yang jarak nya tidak terlalu jauh dari kantor dan sehun yang sering menginap di rumah taemin untuk menyelesaikan skripsinya, membuat hubungan keduanya menjadi renggang.
Sehun memandangi foto-foto polaroid di tangannya, foto bersama luhan saat mereka masih menjadi hyung-dongsaeng,foto-foto yang memiliki kenangan yang indah baginya, sehun baru menyadari bahwa sejak lama hatinya memang memilih luhan.. hanya saja keegoisan dan ketidak peduliannya yang menjadikannya terlalu lama menyadari hal tersebut. Sehun bersyukur bahwa luhan sekarang menjadi pendamping hidupnya,walau awalnya dia sempat memberontak dengan apa yang terjadi.. namun pilihan hati nuraninya yang membuat sehun bisa memilih yang terbaik baginya.
"luhannie..bogoshipeo..apa yang sedang kau lakukan disana eum?tidakkah kau merindukanku?".ucap sehun bermonolog.
"apa aku terlalu telat untuk menyadari bahwa aku mencintaimu?bagaimana denganmu?apa kau sudah mencintaiku juga sekarang?aku belum pernah mengetahui fakta tersebut.. aku merindukanmu".tambah sehun lagi sambil memeluk foto-foto ditangannya.
.
.
.
.
"minum obatnya secara perlahan sayang".ucap kyungsoo sambil menyodorkan beberapa butir pil ditangannya untuk luhan.
Luhan pun meminumnya dengan perlahan,tenaganya benar-benar hampir habis.
"kita harus memberitau sehun.. kondisimu semakin memburuk sayang".ucap kyungsoo dengan nada khawatir.
Luhan menggeleng lemah.
"aku tidak ingin skripsi sehun terganggu karena aku sakit.. biarkan sehun menyelesaikan tugas akhirnya dulu eomma.. biarkan kali ini aku yang memilih".jawab luhan dengan suara parau.
Kyungsoo tak punya pilihan selain mengikuti pinta luhan,baru Kali ini luhan yang memohon padanya.. tentu kyungsoo tak bisa menolak.
"eomma akan menemui dokter han dulu, kau istirahat sekarang..oke?".
Luhan mengangguk dengan lemah.
.
.
.
"dokter han.. bagaimana keadaan luhan?kenapa dia semakin lemah?".tanya kyungsoo khawatir saat menemui dokter han diruangannya.
"harus saya akui, keadaan luhan sejujurnya memang jauh dari kata baik, tubuhnya terlalu rentan terhadap bakteri dan sayangnya imun tubuhnya juga semakin sulit dikendalikan untuk tidak merusak jaringan lainnya, sekalipun diberi berbagai multivitamin,justru imunnya tersebut semakin sulit dikendalikan,dan yang mengkhawatirkan lagi ginjal luhan sekarang bermasalah karena terlalu sering dan banyak mengonsumsi obat serta infeksi lainnya.. saya tidak yakin luhan akan bertahan lama dengan kondisi seperti ini..penyakit ini belum ada obat pastinya, hanya keajaiban dari tuhan yang mampu membuat luhan tetap dapat membuka kedua matanya sampai saat ini.. dan entah sampai kapan , saya dan tim medis hanya berusaha semaksimal mungkin..namun sekali lagi, semua itu adalah kehendak dari tuhan."jelas dokter han .
Eomma kyungsoo begitu murung mengingat setiap penjelasan dari dokter han yang seperti peringatan bahwa luhan akan segera meninggal dunia, sungguh kyungsoo tidak sanggup membayangkan hal ini terjadi dalam keluarga kecilnya.
"apa yang harus aku lakukan?luhan tidak ingin sehun mengetahui fakta bahwa dia sedang berjuang keras melawan penyakitnya.. tapi aku juga begitu khawatir dengan luhan".batin kyungsoo sakit.
*flashback*
"eomma..aku ingin tinggal dengan kalian sampai sehun selesai dengan skripsinya.."pinta luhan saat menemui kyungsoo.
"apa kau tidak ingin mengganggu sehun eum?tak apa..eomma setuju saja, eomma juga agak kesepian setelah appa dikirim ke jepang oleh perusahaannya, jadi sampai appa pulang dan sehun selesaikan skripsinya kita berdua sama-sama tidak kesepian.. lagi pula dari yang eomma dengar tempat kerjamu juga jauh dari rumah kan?sekarang kau disini bisa lebih dekat kekantor..jadi bisa beristirahat dengan banyak".ucap eomma kyungsoo.
"ne eomma.. tentu saja.. tapi.. sejujurnya aku sudah keluar dari perusahaan tempat ku bekerja".ucap luhan lirih.
"kau keluar?kenapa?".tanya kyungsoo kaget.
Luhan tak menjawab pertanyaan kyungsoo, luhan hanya menyodorkan sebuah amplop coklat.
Kyungsoo membuka amplop tersebut dan membaca isinya, dan begitu terguncang.
"luhan..kau?sakit?autoimun?".tanya kyungsoo kaget.
"ne eomma.. dan beberapa infeksi lainnya".jawab luhan setenang mungkin.
"bagaimana bisa luhan-ah?apa sehun mengetahuinya?"
"aku juga tidak tau eomma.. aku mohon eomma merahasiakannya dari sehun..aku tidak ingin mengganggu skripsinya eomma..aku mohon".
"baiklah luhan..eomma janji akan merawatmu hingga sembuh".ucap kyungsoo sambil memeluk luhan erat
*flashback end*
Kyungsoo menitikkan air matanya mengingat pertama kali luhan memberi tau perihal penyakitnya, dan kini penyakit itu semakin melumpuhkan luhan, imun yang harus menjadi tamengnya justru menyerang tubuhnya.
"kau pasti sembuh sayang".lirih kyungsoo dari balik pintu kamar rawat inap luhan.
.
.
.
.
"eomma.. aku ingin bicara dengan luhan.. dimana dia sekarang?sudah beberapa minggu ini ponselnya tidak aktif..aku khawatir dengannya".ucap sehun dengan nada merengek saat menelpon kyungsoo.
"luhan sedang sibuk sayang.. perusahaannya sedang membuka cabang baru,jadi dia hampir tidak ada waktu untuk sekedar mengangkat telfonmu..luhan baik baik saja..kau tenang saja eomma menjaga luhan dengan baik".jawab kyungsoo mati-matian menahan isak tangisnya dan kebohongannya.
"eum...baiklah kalau begitu..aku titip salam untuknya..katakan bahwa kim sehun mencintai kim luhan dan sangat merindukannya.. skripsiku akan selesai dan 2 minggu yang akan datang aku akan sidang dan setelah itu aku akan mendatangi kalian..love you eomma".
/pip/
Kyungsoo mematikan sambungan telfonnya,dan tak kuasa lagi untuk menahan air matanya.
"eomma..wae?".tanya luhan yang terusik dari tidurnya.
"gwenchana..gwencana..tadi sehun menelpon..dia bilang dia rindu denganmu sayang.. eomma tak sanggup membohongin sehun seperti ini.. dia suamimu.. dia patut tau keadaanmu..".ucap kyungsoo lirih.
"eomma..sudah kukatakan berkali-kali bukan?biarkan sehun menyelesaikan tugasnya dulu eomma.. sebentar lagi bukan dia akan selesai?aku yakin sehun adalah orang yang bertanggung jawab,jadi kumohon jangan membuat sehun menjadi orang yang tak bertanggung jawab eomma".jelas luhan dengan suaranya yang teramat kecil.
"arraseo..eomma mengerti..eomma tidak akan memaksa lagi".ucap kyungsoo pasrah.
.
.
.
.
2 minggu setelah sidang skripsi sehun benar-benar bergegas menuju rumah orang tuanya, membawa kabar gembira bahwa kini ia telah lulus dan tinggal menunggu waktu wisudanya.. dan sehun tentu begitu merindukan sosok luhan yang sudah berbulan-bulan tidak ditemuinya.
"eommaaaa...luhaeenn..aku kembalii".teriak sehun dari luar rumah.
Namun 5 menit berlalu dan tidak ada sahutan siapapun juga.
"kim sehun?sedang apa disini?".tanya yoon ahjumma tetangganya yang lewat didepan rumahnya.
"aku ingin menemui eomma..dimana semua orang kenapa sepi sekali?".tanya sehun heran.
"kau tidak tau?sudah berbulan-bulan eomma dan suamimu meninggalkan rumah.. eomma mu hanya beberapa kali kesini, sedangkan luhan sudah tidak pernah kerumah.. kudengar mereka berada dirumah sakit seoul.. luhan sakit keras".jelas shin ahjumma.
Dunia sehun seakan berputar tak jelas,sungguh apakah hanya dia satu-satunya yang tidak mengetahui hal ini?
Dengan langkah terburu-buru sehun segera memacu mobilnya menuju seoul hospital.
Sehun benar-benar kehilangan arah, sesampainya di rumah sakit sehun segera mencari kamar tempat luhan dirawat dengan bantuan para suster disana.
"luhan..".lirih sehun saat melihat sosok yang dicintanya dari kaca pintu kamar, berbaring lemah tak berdaya dengan berbagai alat yang menancap diseluruh tubuhnya dan eomma yang setia menggenggam tangan luhan sambil menitikkan air mata.
"eomma..".panggil sehun lirih saat membuka pintu.
"sehun..".ucap kyungsoo parau karena kaget.
Sehun memperhatikan luhan yang begitu tak berdaya tak sadarkan diri.
"kenapa eomma menyembunyikan semua ini?eomma tak ingat bahwa aku adalah suaminya?aku berhak mengetahui keadaannya eomma".ucap sehun lirih dengan nada tajam.
"eomma tidak sanggup untuk tidak memberitahumu..tapi ini adalah permintaan dari luhan..eomma tidak bisa mencegahnya..ini permintaan luhan yang pertama kalinya.. luhan tidak ingin mengganggu skripsimu.. dia tidak ingin membuatmu tidak bertanggung jawab dengan tugasmu.. itulah yang membuatnya bertahan,dia yakin kau akan datang dan mengabarkan berita bahagia atas kelulusanmu..".jelas kyungsoo sambil menggenggam erat tangan anak semata wayangnya tersebut.
"keadaan luhan semakin menurun karena penyakit autoimun nya telah menimbulkan berbagai infeksi, dan sejak tadi malam luhan tidak sadarkan diri.. hanya kuasa tuhan yang dapat kita harapkan".lanjut kyungsoo sambil menitikkan air matanya.
"luhaen..kau melanggar janjimu..kenapa kau sakit sampai separah ini?aku disini membawa kabar kelulusanku.. kau sudah janji untuk tetap sehat bukan?bukalah matamu sayang".lirih sehun sambil membelai rambut luhan yang menipis.
Lama keduanya terdiam larut dengan perasaan masing-masing, hanya suara alat EKG .
ttttttttuuuuuuuuuttttttttttttttttttt
suara panjang dari EKG dan garis lurus yang membentang dari alat jantung tersebut menyadarkan keduanya bahwa tuhan sudah benar-benar membawa luhan pergi.
Kyungsoo menangis sekeras mungkin sambil memeluk tubuh kurus luhan sedangkan sehun hanya bisa diam tanpa tau apa yang harus ia lakukan, sehun belum mendengar secara langsung pernyataan cinta dari luhan, sehun belum mendengar suara manisnya lagi selama berbulan-bulan dan harus bertemu dengan keadaan yang seperti ini.
.
.
.
.
Pemakaman luhan baru saja selesai, namun tak ada sepatah katapun yang dilontarkan sehun, hati dan fikirannya tak dapat mencerna apa yang terjadi,terlalu sulit untuk menyadarkan alam sadarnya bahwa luhan sudah pergi tanpa kata sedikitpun ketika sehun sudah benar-benar mencintainya sepenuh hati.
"sehunna.. eomma tau kau belum ingin bicara apapun.. eomma mengerti perasaanmu saat ini, tapi bisakah kau tidak membuat eomma khawatir?".tanya kyungsoo sambil mengusap punggung sehun.
"ini.."
Kyungsoo menyerahkan sebuah diary bergambar rusa.
"ini milik luhan..diary ini adalah milik luhan yang sangat berharga, luhan memang jarang menulisnya,tapi apa yang ditulis luhan adalah hal-hal penting yang menggambarkan keseluruhan hidupnya.. ini sekarang milikmu".ucap kyungsoo lagi sebelum pergi.
Sehun menatap diary tersebut dan membacanya satu persatu.
-12 mei 2005-
Hari ini pertama kali aku membelimu..buku diary manis yang akan kuisi penuh dengan cerita cintaku yang kuharap menyenangkan ^_^
-7 juli 2005-
Hari ini sehun membelikan ku sekotak kue coklat..ini kesukaanku sekali,sehun memang dongsaeng kesayanganku..aku menyayangimu sehunna^^
-5 januari 2006-
Sehun membawa seorang namja manis, dyo namanya.. sehun bilang sehun sangat mencintainya dan mereka berpacaran.. entah kenapa hatiku sakit untuk pertama kalinya...aku takut sehun tidak akan perduli lagi padaku jika sudah punya pacar..sehun satu-satunya orang yang memahamiku : (
-20 april 2006-
Hari ini ulang tahunku ^^ eomma dan appa membelikanku sepeda baru.. dan sehunna memberiku boneka rusa yang besar.. sehunna bilang dia menyesal telah mengabaikan ku sejak berpacaran dengan dyo..tapi mereka sekarang sudah putus..aku senang sekali sehunna kembali ! ^_^
-11 maret 2008-
Sudah lama sekali aku tidak menulis disini.. terlalu banyak hal yang aku tidak mengerti selama ini.. ini tentang sehunna.. aku terus memikirkannya, apa aku jatuh cinta dengannya?ini tidak boleh terjadi..sehunna adalah dongsaengku..aku tidak mungkin mencintainya.. : (
-11 januari 2009-
Aku menyerah.. aku mencintai sehunna.. mulai sekarang dan sampai kapanpun.. aku tau ini terlarang tapi aku tidak sanggup untuk melawan semuanya.. terlebih jika sehunna membawa pacar barunya..ada sembilu pisau yang melintang dihatiku
-9 agustus 2009-
Sehun berganti pacar untuk kesekian kali.. aku tak bisa mencegahnya, walau hati ku terus merasa sakit : (
-18 juni 2010-
Aku lelah.. sehun membawa seorang namja china.. sehun bilang ia ingin namja itu menjadi namja terakhir yang ada dihatinya.. aku sakit kesekiankalinya aku ingin tertidur lama dan bangun dengan identitas baru..tanpa sehun.. : ( tidak adakah kesempatanku untuk bersamanya? : (
-22 oktober 2012-
Aku senang sekali! Sehun dipaksa putus dengan namja china itu!sudah kuduga dia bukan orang yang baik dan tepat!tapi eomma bilang sehun akan dijodohkan : ( aku harus bersiap sedih lagi.. : (
-15 november 2012-
Aku tidak tau harus senang atau sedih.. aku bukan hyung kandung sehun, dan aku akan dijodohkan dengannya.. aku senang..tapi tidak dengan sehun.. kata-katanya melukai perasaanku : (
-11 januari 2013-
Hari ini aku menikah dengan sehun,aku senang.. sehun begitu tampan dan mempesona..aku harap ini bukan akhir seperti yang sehun pernah katakan padaku.. fighting!
-6 februari 2013-
Sudah hampir sebulan setelah aku pindah rumah dengan sehun, dia berubah.. sehun yang tidak aku kenal.. kata-kata dan perilakunya kian menyakitiku.. aku hampir tak sanggup lagi .. aku ingin bertahan..bisakah aku kembali menjadi hyungnya saja?asal sehun dekat dan nyaman denganku itu sudah lebih dari cukup..
-14 juni 2013-
Bolehkah aku berteriak sekarang?! Aaaaaaaaaaaa . sehun sudah mau menerima pernikahan kami ^^ sehun akan belajar mencintaiku dan ingin aku juga belajar mencintainya.. sungguh..aku tidak perlu belajar mencintainya.. aku sudah sangatttt mencintainya sejak lama : ) love you more sehunna : )
-19 september 2013-
Pekerjaanku makin menumpuk dan sulit mencari waktu untuk bersama sehunna.. tapi aku tidak ingin menganggu belajarnya : ( semangat sehunna 3
-17 desember 2013-
Aku sudah merasa tubuhku ada yang tidak beres.. hasil lab menyatakan aku mengidap autoimun dan sedikit gangguan jantung : ( aku harus segera diopname.. aku tidak ingin sehun mengetahuinya.. aku pulang kerumah dengan alasan pekerjaan dan skripsi sehun.. aku tak ingin menganggu konsentrasinya : (
-7 maret 2014-
Hari ini aku menelpon sehun untuk pertama kalinya..aku rindu suaranya.. tapi mungkin ini yang terakhir aku mengganggunya..aku tau dia sedang sangat sibuk..dan aku tidak ingin dia menyadari bahwa aku sedang sakit : (
-16 juli 2014-
Ini lembaran terakhirku...aku tidak sanggup lagi.. aku harap sehun mau memaafkanku dan tetap mencintaiku.. :'(
"untuk suami tercintaku kim sehun"
Aku tidak pernah merasa hidupku tidak bahagia.. dikelilingi orang-orang yang menyayangiku sepenuh hati, eomma, appa dan dongsaeng yang kini menjadi suamiku...kim sehun 3 apa kau tau berapa lama aku memendam rasa cinta yang kuanggap terlarang ini? Entahlah.. : ( awalnya aku mengira semuanya hanyalah kesemuan belaka saat hati ku bilang aku mencintaimu.. namun aku yakin dan sangat yakin bahwa rasa itu tidak salah..
Terima kasih telah memberi kesempatan padaku untuk mengajarkanmu mencintaiku.. aku tidak tau apakah kau tulus atau hanya rasa kasihan belaka..tapi hanya satu hal yang harus kau ketahui, bahwa rasa cintaku sangat dalam terhadapmu dan itu bukanlah kepura-puraan.. : )
-yang selalu mencintaimu,Kim LuHan-
Sehun menutup diary luhan dengan perasaan lega yang teramat dalam, faktanya luhan sudah mencintai sehun sejak lama.. sehun tau ini terlambat, dan sehun memang menyesal dengan keterlambatan atas egonya..
Sehun kembali melihat foto-foto polaroidnya,dan memeluknya, kenangan-kenangan manis yang takkan pernah dilupakannya.. walau terlambat,sehun merasa menang karena sehun telah menetapkan pilihan hati abadinya.. yakni, kim luhan.
Semilir angin dari kamar luhan menyiratkan keberadaannya.
"terimakasih telah mencintaiku dengan tulus dan memilih ku dengan segenap perasaan.. aku selalu menunggumu dari surga".
^END^
Finally kelar sekali lagi maaf kalau kurang ngefeel karena asli xia rada lupa harus digimanain tadinya ;-; maaf juga luhannya mati karena emang dari awal xia bakal bikin akhirnya angst hehehe :D dan untuk penyakit autoimun silahkan bisa search di google apa itu penyakit autoimun kalau mau tau :D dann untuk HunHan Shipper don't be galau egen /? okay ! HunHan tetap berjaya dihati dan fikiran kita kkkk don't forget for RCL and love you paaaaaiiii
-XiaYuWe Liu-
