Author :: Aurelia Christy

Genre :: Romantic and Sad

Warning :: YAOI. Ini pertama kalinya aku membuat FF dari member BTS, I'm still ELF but gak sengaja ngeliat kedekatan V dan Jhope member BTS, there something special between them, mengingatkan aku dengan kedekatan KyuMin :') more than brothership, not just fanservice, aku gak berani bilang Vhope is real like Kyumin do, but tetap ada yang special antara V dan Jhope. Rasanya ini seperti pertama kali jatuh cinta pada Kyumin, i love this couple too J. DON'T LIKE DON'T READ ok ^^v

Cast : Kim Taehyung as Himself

Jung Hoseok as Himself

Cho Kyuhyun as Himself

Lee Sungmin as Himself

Kim Saeun as Herself

Jeon Jongkook as Himself

And the other's member

Pairing: Vhope

Kyumin

Summary : Please stay at my side, please stay with me, please dont go of me, who is holding your hand. If you go one step further away like this, I can just take one more step and that's enough.

Tenang.. tenang, mungkin ini cara Tuhan mempertemukan aku dan anak dari keparat Mr. Lee, ini adalah awal dari semua rencana besarku. Lihat saja Mr. Lee, akan kuhancurkan keluargamu!

Part III

Jungkook POV

Aku jatuh cinta padanya sejak pandangan pertama. Terlalu naif bukan? But, itulah yang kurasakan. Entahlah, aku begitu yakin bahwa pertemuan kami adalah pertanda baik dari Tuhan.

Melihatnya wajah dan senyumnya yang manis membuatku ingin berlama-lama dicafe ini, haha, jangan tanya kenapa aku namja bisa menyukai namja didepanku, bukan aku tidak tertarik pada yeoja, hanya saja kuakui baru kali ini aku menginginkan seorang namja jatuh kepelukanku.

Ditengah kepenatannya menghadapi pekerjaan dan kisah cintaku yang tak pernah berakhir indah, aku akhirnya dipertemukan dengan namja manis dan cute yang kriterianya jauh dari yeoja-yeoja yang selama ini mendekatiku. Kim Taehyung. Nama yang manis untuk seseorang yang manis.

Oh God. Entah bagaimana lelaki semodern aku menjadi sangat yakin bahwa Tuhan tidak menciptakan suatu kebetulan yang sia-sia. Adakah kesempatan aku dan dia bisa bersatu? Apakah dia tertarik dengan namja atau tidak? Well Jungkook-ssi, hwaiting!

Kyuhyun POV (backsong Hug Me – V and J-hope BTS)

Aku masih berdiri disini, menatap jauh ke atap bumi yang membentang luas. Cuaca malam ini sedikit mendung, angin malam yang angkuh berhasil masuk lewat kisi-kisi jendela dan menyentuh kulit tuaku. Kembali mengingat masa itu, 25 tahun yang lalu, membuat kemuraman ini, kesenduan hati ini kembali kepermukaan.

Aku menarik napas dalam-dalam, berusaha sekuat tenaga mengumpulkan puing-puing ingatan tentangmu, kau yang dulu ada dan hingga kini masih merajai relung hatiku.

Kau milikku, satu-satunya milikku. Aku tak akan membiarkan orang lain menyakitimu! Aku tak akan membiarkan orang lain mengambilmu dariku! Kau duniaku.. Kau permataku!

Kyuhyuni?

Hm?

Saranghae?

Hm, nado saranghaeyo

Siapa sangka hidup seorang Cho Kyuhyun akan menyedihkan seperti ini? Keputusan untuk mencintai seseorang memiliki resiko sebesar ini. Resiko seumur hidup! Kepejamkan mata dan lagi, aku menarik nafas dalam-dalam.

Kau sangat tampan Kyuhyunie

Kau juga sangat cantik hyung..

Tapi aku namja, paboya

Ne, aku bersungguh-sungguh, wajah dan hatimu begitu cantik, aku ingin memilikimu selamanya hyung

Hm, berjanjilah kau tidak akan meninggalkanku Kyu..

Rasa ini merajalela.. rasa sedih dan kecewa. Aku mencari cara untuk menyembunyikan air mata. Mencoba tersenyum seolah tidak terjadi apa-apa. Hati ini begitu sesak. Tapi aku bisa apa? Ck! Air mata bodoh, kenapa kau jatuh disaat seperti ini hah?

Kyu, apa yang akan kau lakukan jika orang tuamu tidak menyetujui hubungan kita?

Aku tetap akan mempertahankanmu hyung,, aku akan melakukan apa saja untukmu

Jeongmal?.. Peluk aku Kyuhyunie..

Hm..

Ah, takdir memang kejam. Apa salahnya dua orang saling mencintai? Cinta adalah cinta. Bagaimana jika cinta hinggap dan bersemayam manis di hati dua orang sesama jenis. Dosakah?

Orang tuaku sudah mengetahui hubungan kita

Lalu?..

Berhentilah sampai disini Kyu..

Aku tidak bisa dan tidak akan pernah bisa! Mana janjimu untuk tidak meninggalkanku? Mana janjimu mempertahankan hubungan kita?

Tapi ini harus, demi aku, demi kau, demi..

Demi nama baik keluargamu, ya kan hyung? Kau lebih memilih mendengarkan kata mereka daripada kata hatimu sendiri.. Atau kau memang sudah tidak mencintaiku lagi?

Jika kita sudah tidak saling mencintai, jika cinta itu memang sudah pergi, jika kau sudah tidak bisa melihatku seperti aku melihatmu… Lebih baik kita mencari jalan untuk berpisah…

Aku akan pergi…

...

Kyu.. Kau tidak mendengarku? Aku harus pergi sekarang

...

Berhenti menatapku seperti itu Kyu. Aku masuk sekarang, atau aku akan ketinggalan pesawat

Berapa lama hyung?..

Ne?

Berapa lama kau akan pergi?

Aku tidak tau Kyunnie.. Aku percaya lama-lama kau akan terbiasa tanpaku. Jangan menungguku

Tapi hyung, jeongmal saranghaeyo.. Jangan tinggalkan aku, aku membutuhkanmu hyung..

Selamanya kita tak akan pernah bisa bersatu Kyuhyun-ssi

Apakah takdir yang menginginkannya hyung? Haruskah kita yang mengalah dengan keadaan ini?

Selamat tinggal Kyuhyunie...

Aku hidup dari sisa rasa padamu. Ambisiku berporos pada dirimu. Anganku adalah kamu kembali dengan rasa sesal karena telah pergi. Dan jika kau sudah tidak bisa melihatku seperti aku melihatmu, biarkan aku menjadi kenangan termanis dalam hidupmu.

Mungkin aku terlalu egois, tapi ijinkan tetap mencintaimu.. Hyung, jeongmal bogoshipoyo..

Author's POV

Malam sudah larut, Jungkook baru saja tiba di apartement, namun baru beberapa langkah..

"Kooki?.. Kita bicara sebentar"

"Aiisshhh.. bisakah kau tidak mengangetkanku seperti itu hyung, kau mau melihatku jantungan karena kau yang datang tiba-tiba seperti itu hah?!"

"Haha.. Kookie-ah, aku hanya ingin berbicara sebentar denganmu"

"Besok saja hyung, ini sudah sangat larut"

"Ini penting.. just a minute" Hoseok menatapnya dengan serius

"Ada apa lagi hyung? Tadi kau tiba-tiba menelponku, menyusul ke café lalu kemudian pergi begitu saja, sekarang malah kau sok-sok mau bicara hal yang penting. Kau ini membingungkan!"

"Sudah lama kau mengenalnya?"

"Nya?.. Siapa yang kau maksud?"

"Namja itu.. Taehyung"

Jungkook menatap Hoseok dengan pandangan tidak suka, kenapa dia menanyakan Taehyung? Apakah mereka pernah bertemu sebelumnya? Tadi juga pertama kali bertemu namja itu, sikap Hoseok mendadak jadi aneh. Tapi, sejujurnya Jungkook sama sekali tidak suka saat hyungnya bertanya tentang Tae.

"Ada perlu apa hyung menanyakan hal itu?"

"Nothing, just ask you"

"Aku baru saja mengenalnya"

"And then?"

"And what? Kami makan, ngobrol, seperti aku dan teman-temanku yang lain. Waeyo hyung?"

"Hufft, Kookie-ah.. jangan sampai kau menyukainya"

"Hei, maksudmu?"

"Kau tidak menyukainya kan nae dongsaeng? Sejak kapan kau menyukai namja? Bukankah kau bilang kau 'normal'? Haha, it's funny!"

"Bukan waktunya untuk bercanda hyung!"

"Em, maksudku.. aku.. aku menyukainya Kookie-ah.. dari pertama kali bertemu tadi. U know, mungkin aku jatuh cinta padanya, jadi jangan sampai kau juga menyukainya hehehe" Hoseok menggaruk tekuknya yang tidak gatal.

"Kau?! Menyukainya?! Hei, kau pasti bercanda! Kau baru mengenalnya kan? Mengobrol juga tidak pernah, dari mana kau bisa suka dengannya?"

"Wooo, kenapa kau jadi marah-marah begitu sih? Apa salah aku ingin jadi kekasihnya, memangnya tidak boleh?"

"Kekasih?! Lalu bagaimana dengan Yoongi hyung hah? Kalian masih pacaran kan?"

"Kami sudah putus!"

"Kau bohong hyung, kemarin aku melihat kalian bercumbu dikamarmu, lalu hari ini kau bilang kalian putus? Itu tidak mungkin!" Jungkook benar-benar tidak suka dengan pernyataan Hoseok, entah…

"Kookie! Sudahlah! Berikan saja nomor hpnya untukku. Kajja"

"Aku tidak punya"

"Kau juga berbohong Kookie-ah, kau menyimpannya untuk dirimu sendiri karna kau juga menyukainya kan?"

"Lalu kenapa kalau aku menyukainya? Itu jadi masalah hah?" emosi Jungkook meningkat.

Hoseok bingung, dia tidak ingin menyakiti hati donsaengnya, tapi disisi lain dia juga tidak mau gara-gara Jungkook semua rencana yang sudah disusunnya berantakan, mianhae Kookie-ah, aku memang egois!

"Kookie, aku tau kau juga menyukainya... Tapi, aku juga suka. Kau tidak keberatan kan kalau aku.. aku berusaha mendekatinya?" Kali ini Hoseok berakting dengan wajah memelas yang shit! Sama sekali tidak pantas! Tapi dia tidak mungkin menceritakan rencana jahatnya pada Jungkook karena dia tau adiknya adalah orang baik yang sangat baik dan tidak mungkin menyetujui rencana gilanya untuk membalas dendam.

"….."

"Kookie-ah? Kau marah pada hyung? Mianhae.. Mungkin aku menyukai orang yang salah, semoga kau bisa mendapatkan hatinya, well aku mengalah"

"Hyung? Kau yakin kau menyukainya?"

"Ne.. aku yakin!"

"Kau harus berjanji membahagiakannya, karna jika tidak kau akan berhadapan denganku."

Good boy. Gumawo Kookie-ah. HAHA!

Tehyung POV

'Aku tidak ingin kau masuk penjara Appa, aku tau pasti ada kesalahpahaman disini, aku tidak mungkin lalai mengerjakan pekerjaan yang sudah Appa berikan. Appa percayakan aku sebagai Wakil Direktur saja aku sudah merasa sangat beruntung, percayalah aku tidak akan pernah menyalahgunkan kepercayaanmu'

Huuufftt akhirnya selesai juga.. ini waktunya pulang. Mataku mengitari seluruh ruangan kantor, kosong. Ternyata mereka meninggalkan aku sendirian disini. Aku memang ditugaskan untuk memimpin perusahaan Sendbill Corporation, perusahaan yang Appa bangun dari nol, perusahaan profesional yang menjunjung tinggi kejujuran dan kredibiltas. Sementara Appa keluar negeri menyusul Eomma, aku yang memimpin perusahaan ini. Pekerjaan ini memang sangat berat, tapi inilah tanggung jawabku, aku putra tunggal keluarga Lee, walaupun aku masih muda tapi aku ingin membuktikan bahwa aku juga bisa diandalkan. Untuk kerjasama dengan partner lain memang Appa yang langsung turun tangan, tapi khusus dengan perusahaan Cho Corporation, Appa mempercayakan semuanya padaku. Yang masih mengganjal dipikiranku adalah beberapa hari yang lalu perusahaan itu menggugat kami dengan alasan kami melakukan penipuan, dan anehnya Appa seolah tidak peduli dan malah menyusul Eomma ke Jepang. Waeyo Appa?

Drrt Drrtt.. Ponselku bergetar, membuyarkan lamunanku.

+825564xxxxxxx

Jimin

Ya Tae, jangan pulang larut malam.. cepatlah beristirahat.

Aku tersenyum tipis, aku beruntung memiliki sahabat yang perhatian seperti dia.

Ne.. aku segera pulang,kau dimana sekarang?

Drrttt drrrtt

+825564xxxxxxx

Jimin

Aku sedang bersama Appa dan Eomma, mereka bilang perusahaanmu sedang banyak masalah, kuharap itu cepat selesai.

Aku melenguh.. itu pasti masalah tuduhan yang ditujukan ke Appa.. ck!

Gumawo Jimin-ah. Sampaikan salamku untuk mereka. Saranghaeyo.

Drrrtt Drrrt

+825564xxxxxxx

Jimin

Hwaiting!

Aku bersiap pulang, hari ini mobilku tiba-tiba mogok, jadi aku harus pulang naik taksi, huft, kenapa beberapa hari ini aku merasa sangat sial. Tiba-tiba aku merasakan getaran lagi dari hpku, aiiisshh~ kenapa lagi namja pabo ini?

+826555xxxxxxx

Annyong, Taehyung-ssi?

Eh, nomor siapa ini? Dari mana dia tau namaku? Hmm, well daripada penasaran, aku balas saja.

'Mianhae, nuguya?'

'Aku.. yang kemarin'

'Kemarin aku bertemu dengan banyak orang.. kau yang mana?' Sebut saja namamu bodoh!

'Hallyu Café..'

'Jungkook-sii?.. ini kau? Hai apa kabar? ^^'

'Aniya, ini Hoseok'

Aku tercekat. Nugu? Oh iya aku hampir lupa. Ini kan namja yang tiba-tiba pergi kemarin, namja gila yang tiba-tiba menunjuk wajahku tidak jelas.

'Hoseok hyung?'

'Tepat! Mianhae mengganggu. Aku ingin mengajakmu makan malam.. boleh?'

'Dalam rangka apa hyung?'

'Tidak dalam rangka apa-apa, aku bosan dan aku ingin mengajakmu'

'Mianhae aku tidak bisa'

'Aku sudah menunggumu diluar'

Eh?.. menungguku diluar? Aku bergegas ke arah jendela, mataku dengan jelas sebuah mobil Bugatti Hitam keluaran terbaru yang parkir dihalaman kantorku. Aku ragu.. itu dia?.. ah tidak mungkin.

Drrtt drrrttt..

+826555xxxxxxx

'Kau melihatku kan?.. Aku tunggu dimobil'

Mwo?! Benar-benar namja gila! Apa-apaan sih dia, orang yang baru kukenal kemarin, dengan percaya diri langsung menjemput aku pulang kantor. Pasti dia orang jahat. Tapi Jungkook kan friendly, tidak mungkin hyungnya berani kurang ajar kan? Atau aku pulang dengannya saja? Ini sudah sangat malam jadi aku.. arrgghh.. baiklah aku terima tawarannya.

Seokjin POV

Ketika sistem kekebalan hatiku menolak sesuatu yang kuanggap berbahaya namun sebenarnya tidak yaitu, CINTA. Dan ketika cinta berusaha untuk merobohkan dinding kokoh yang sengaja kubangun dihatiku, terutama untuk namja didepanku ini, aku hanya bisa pasrah.

Lihat saja sosoknya yang tegap, tampan, senyumnya yang khas, yang walaupun lebih muda 2 tahun dariku tapi memiliki kharisma seorang pengusaha muda yang memiliki masa depan gilang gemilang. Haahh, namja.. maksudku yeoja mana yang tidak tertarik pada lelaki ini.

"Hyung? Kenapa menatapku seperti itu?"

"Eoh?.. Just nothing" shit! Apa dia menyadari bahwa aku tadi sedang memperhatikannya

"Aku baru saja mengirim rencana pendanaan ke untuk penggalangan dana lewat emailmu, ada 3 lampiran ya hyung, kau cek dulu kalau kau sudah acc baru aku luncurkan dananya"

"Okay, thank you Namjoon"

"Lalu ada pemilik saham yang menarik seluruh sahamnya dari perusahaan kita"

"Aku sudah tau itu. Appa juga mengetahuinya kan?"

"Ne, Mr. Cho sudah mengetahuinya dan dia hanya diam"

"Hmmm, wait, perusahaan ini bukan perusahaan yang sedang bermasalah dengan kita kan?"

"Bukan hyung, ini perusahaan milik Mr. Choi, pemilik Big Hit Entertainment, sudah sejak 5 tahun yang lalu dia bekerjasama dan menanamkan modal pada kita. Dia selalu mengambil suku cadang dari perusahaan kita untuk memfasilitasi artis-artis dibawah naungan managementnya. Entah kenapa kemarin tiba-tiba saja dia menarik semua sahamnya dan melanggar semua kontrak kerjasama"

"Hell ya! Itu kan melanggar prosedur, kita bisa menuntut mereka Namjoon-ah"

"Aku juga sudah menyarankan hal itu kepada Mr. Cho, tapi beliau hanya diam, aku bisa apa?"

"Aku tidak percaya ini! Appa adalah orang yang berintegritas, biasanya Appa orang yang pertama mengusut masalah di perusahaan hingga tuntas, Appa bukan orang yang setengah-setengah! Lalu kenapa hal ini didiamkan saja?!"

"I dont know hyung, aku menyarankan agar hal ini diproses secara hukum karena melanggar kontrak kerja adalah hal yang sangat fatal. Kita pasti mengalami kerugian hyung!"

"Oh Tuhan apalagi ini!" Aku mengacak-acak rambutku dengan kasar "Kira-kira berapa kerugian yang kita alami setelah kejadian ini?"

"Well, walaupun tidak terlalu signifikan tapi cukup terasa hyung, penjualan perbulan diperkirakan menurun hingga 12,7%"

"Itu tidak sedikit Namjoon-ah, penurunan penjualan diatas 10% sudah banyak merugikan perusahaan kita, padahal masalah dengan Sendbill Corporation juga belum selesai"

"Oh iya soal itu, apakah kau tau?"

"Molla, tau masalah apa?"

"Appamu Mr. Cho, Mr. Lee dan Mr. Choi adalah 3 orang yang dulu pernah bersahabat"

What?!

Hoseok POV

Aku meliriknya yang sudah duduk manis disebelahku, mengenakan setelan jas abu kecoklatan dia nampak sangat manis.. hahaha.. sepertinya rencanaku akan lancar. Tidak sia-sia aku menyuruh pelayanku untuk membuat mobilnya rusak, lalu aku meminta no hpnya dari Jungkook dan sekarang tadaaaaa, jadilah dia bersamaku dimobil ini. Aku mengemudikan mobilku dengan pelan, kami hanya diam.. sesekali aku berusaha tersenyum manis dan bersikap sewajarnya, padahal dalam hati aku sudah ingin membunuh namja ini!

"Kita kemana?"

"Hm?.. Kau mau kuantarkan kemana?"

"Aish! Kau tidak menanyakan alamat rumahku dimana dan kau melewati jalan yang berbeda dari arah rumahku, tentu saja aku bertanya kita akan kemana" dia mulai sewot.

"Hahaha.. oke oke kita makan malam dulu arra?"

"Aniya. Aku lelah!"

"Tapi aku memaksa"

"Ck! Bisakah kau tidak memaksakan kehendakmu sendiri hyung?"

"aku bilang aku memaksa Taehyung-ssi.. Aku hanya mencari teman untuk kuajak makan malam, jadi kau tidak keberatan menemaniku kan? Taetae?"

"Cih! Taetae? Nama macam apa itu?"

"Haha.. kau ini namja terimut yang pernah kutemui.. jadi mulai sekarang aku panggil kau Taetae"

"Aniya, aku tidak suka nama itu"

"Kau yakin tidak suka jika aku yang memanggilmu begitu? Itu nama yang imut untuk namja seimut kau" aku mengerlingkan mataku. Well, berhasil membuatnya salah tingkah.

"Err.. terserah hyung saja lah" dia tertunduk malu sekarang

Aku hanya menyeringai puas… GOT YOU KIM TAEHYUNG!

TO BE CONTINUED

Sumpah, mau nangis waktu nulis tentang KyuMin, kangen banget ama namja berdua itu, haha, pas ngeliat Vhope jiwa pershipperanku muncul lagi dan terciptalah FF ini :p akan beberapa konflik diantara pairing2nya, tunggu chapter berikutnya chinguya ^^