MINE

BY : LAILA127

*Semua yang ada disini bukan milik saya. Tetapi milik Tuhan dan orang yang memilikinya.

Cast : ChanBaek

BL. YAOI. GAY. CRIME. ROMANCE

.

.

.

BUKAN UNTUK ANAK-ANAK

.

.

.

Chapter sebelumnnya

" Ouch... mengapa kotak-kotaknya sangat berat? Dan kenapa hanya aku yang melakukannya? ". Baekhyun heran, mengapa semua orang di kafe menyuruhnya ini-itu? Hanya karna ia berteriak sangat keras, Suho langsung menghukumnnya.

" Kau butuh bantuan? ".

" Ehhh? ".

Chapther 3.

Baekhyun merasa bahwa dunianya terhenti sekarang. Seorang pria dengan paras bagaikan dewa Yunani datang dan menawarkannya sebuah bantuan? Ditambah lagi pria itu sangatlah sexy. Bayangkan saja, seorang pria datang padamu hanya menggunakan kaos berlengan pendek berwarna hitam dan jeans ketat senada dengan bajunya. Baekhyun bisa melihat sesuatu yang 'besar' disana.

Berbeda dengan Baekhyun yang memandang kagum kearah sang pria, pria itu malah mengerutkan dahinya. Pertanyaannya belum dijawab, dan laki-laki manis didepannya terus memandangnya.

" Kau butuh bantuan? ". Pria itu mengulangi perkataannya dan Baekhyun langsung tersadar dari kekagumannya.

" Ti-tidak perlu, saya bi-bisa sendiri ". Entah kenapa Baekhyun tidak pernah segugup ini saat bertemu orang asing. Bahkan jika orang asingnya tampan, Baekhyun biasa-biasa saja. Tapi, entahlah. Semua yang ada pada pria itu pengecualian untuk Baekhyun.

" Tapi kau terlihat kesusahan saat mengangkat kotak itu ".

" Tidak apa-apa, saya sudah biasa seperti ini ".

" ... ".

Pria itu terdiam. Sepertinya ia sedang memikirkan sesuatu. Baekhyun tidak tau apa yang dipikirkannya.

Tanpa sepatah kata pun, pria itu langsung mengambil kotak yang ada di tangan Baekhyun. Tidak hanya satu kotak, tetapi juga kotak lainnya yang berada di lantai.

Baekhyun hanya terdiam saat pria itu membantunya untuk membuang semua kotak yang seharusnya ia buang.

" Sudah selesai ".

" Ah! Gamsahamida. Maaf, Saya sangat merepotkan Anda ".

" Tidak apa-apa ". Pria itu hanya memberikan senyum tipis. Hanya satu senyuman dan Baekhyun sudah meleleh karnanya. Tiba-tiba pria itu mendekat kearahnya. Berbisik di telinganya dengan lirih dan... rindu?

' Aku akan kembali, tunggulah aku'. Setelah mengatakan itu ditelinganya, pria itu langsung pergi. Oh! Jangan lupakan bahwa sebelum pergi, pria itu mengecup bibirnya.

" Shit! Aku lupa bertanya siapa namanya. Dan apa-apaan itu!? Ia mengambil ciuman pertamaku!"

.

.

.

Baekhyun pulang cepat hari ini. Ia tidak bisa konsentrasi bekerja. Baekhyun selalu saja memikirkan kejadian tadi. Apalagi saat adegan ciuman, rasanya Baekhyun ingin sekalinya mengubur mukanya di bawah tanah.

Itulah mengapa ia meminta izin pada Suho, dengan alasan tidak enak badan. Untung saja Suho mengerti dan mengizinkannya untuk pulang lebih cepat.

" Tae, Hyung pulang ".

Namun setelah menunggu 30 detik, tidak ada balasan dari Taehyung. Baekhyun mengerutkan dahinya, tumben adiknya tidak membalas salamnya. Jika Baekhyun mengucapkan salam, adiknya selalu membalas salamnya dengan hangat.

Baekhyun langsung mencari adiknya dengan kalut. Taehyung tidak ada dirumah. Jika Taehyung ingin pergi, adiknya itu akan menelponnya atau meninggalkan pesan untuknya.

Cekklik

Pintu terbuka dan disanalah Taehyung. Memakai baju santainya dengan ransel di punggungnya.

" Hyung, sudah pulang!? ".

" Dari mana saja kau? ". Baekhyun menatap adiknya dengan tajam. Tidak taukah ia? bahwa Baekhyun sangat panik tadi. Rasanya Baekhyun ingin pergi kekantor polisi dan melaporkan bahwa Taehyung menghilang.

Sang 'korban penculikan' hanya menggaruk tengkunya yang tidak gatal.

" Hehehe... mian hyung. Tadi aku ada kerja kelompok dan handphone ku mati. Yeah, kutinggal saja dirumah. Jadi tidak sempat menelpon mu hyung. Mianhae ".

Baekhyun hanya menghela napas. Bukan sepenuhnya salah adiknya, sih. Tapi tetap saja! Apa Taehyung tidak menggunakan otaknya? Taehyung bisa saja kan meninggalkan memo untuk memberitahunya.

" Baiklah, tapi lain kali kau bisa kan meniggalkan memo untukku? ".

" Oky. Bolehkah aku kekamar ku hyung? Aku benar-benar lelah saat keja kelompok tadi ".

" Arrasso. Tapi jika kau lapar, kau bisa memanaskan makanan yang ada dikulkas. Arrachi? ".

" Sip!". Taehyung langsung pergi kekamarnya. Baekhyun hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan adiknya.

.

Sedangkan Taehyung yang sekarang berada di kamarnya hanya menatap kosong ke lantai.

Untuk kesekian kalinya, Taehyung berbohong

.

.

.

Baekhyun hanya santai di depan TV. Sesekali Baekhyun akan mengganti chanel yang membosankan. Sampai pada suatu berita yang menarik perhatian Baekhyun.

Richard Park, bos mafia paling kejam di Korea Selatan.

Lagi-lagi berhasil kabur dari penjara bawah tanah.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa Richard dibantu oleh seseorang saat kabur.

Namun, mereka belum tau siapakah orang yang membantunya.

Siapapun yang melihatnya, segera melaporkannya kepada pihak

yang berwajib.

Dibawah tulisan itu, terdapat sebuah foto. Mungkinkah itu Richard Park? Entahlah, Baekhyun memiliki firasat yang mengatakan bahwa ia akan bertemu pria yang di foto itu. Dan satu lagi, foto itu terlihat mirip dengan seseorang. Tapi siapa?

Tanpa Baekhyun sadari, seseorang mendengar berita itu.

.

.

.

TBC

Haii~~ Semuanya ^_^

Saya minta maaf jika ceritanya kurang memuaskan atau gaje. Saya juga masih baru jadi Aouthour.

Terima kasih atas reviewnya!

So, kritik dan saran selalu saya terima.

Thanks,

Laila127