MINE

BY : LAILA127

*Semua yang ada disini bukan milik saya. Tetapi milik Tuhan dan orang yang memilikinya.

Cast : ChanBaek

BL. YAOI. GAY. CRIME. ROMANCE

.

.

.

BUKAN UNTUK ANAK-ANAK

.

.

.

Chapter sebelumnnya

Richard Park, bos mafia paling kejam di Korea Selatan.

Lagi-lagi berhasil kabur dari penjara bawah tanah.

Pihak kepolisian mengatakan bahwa Richard dibantu seseorang saat kabur.

Namun, mereka belum tau siapakah orang yang membantunya.

Siapapun yang melihatnya, segera melaporkannya kepada pihak

yang berwajib.

Dibawah tulisan itu, terdapat sebuah foto. Mungkinkah itu Richard Park? Entahlah,Baekhyun memiliki firasat yang mengatakan bahwa ia akan bertemu pria yang di foto itu. Dan satu lagi, foto itu terlihat mirip dengan seseorang. Tapi siapa?

Tanpa Baekhyun sadari, seseorang mendengar berita itu.

.

.

.

Chapter 4. Aku Mendapatkanmu

At Café 06.55 PM.

" Baek, ada tamu di meja nomor 7. Bisa kau pergi ke sana? ".

" Tentu Hyung. ".

Baekhyun langsung pergi ke meja nomor 7.

" Permisi tuan. Apa yang ingin anda pesan? ".

" Aku pesan satu Fried Chicken dan dua kopi, tapi yang satunya tidak usah pakai gula. Itu saja ".

Baekhyun langsung mencatat pesanan itu dengan cepat.

" Atas nama siapa? "

" Kim Jongin "

" Baiklah, pesanan anda akan tiba selama 15 menit ".

Baekhyun langsung pergi dari sana. Tanpa diketahuinya, orang yang bernama 'Kim Jongin' sedang memperhatikannya dengan intest. Mengambil ponselnya, Jongin langsung mengirim pesan pada seseorang.

To : Someone

From : Alguien

Aku menemukannya

Setelah itu, Jongin langsung menyimpan ponselnya kedalam saku celananya.

Seseorang menyeringai saat mendapatkan sebuah pesan dari anak buahnya.

Aku mendapatkanmu, B

.

.

.

Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 malam dan Baekhyun masih berkutat dengan cucian piring yang menumpuk. Setelah selesai mencuci, Baekhyun langsung membantu pekerjaan yang lainnya.

" Hyung aku akan pulang sekarang, Taehyung pasti mencemaskanku jka aku pulang larut lagi. "

" Arrasso. Tapi, apa kau akan pulang sendiri? Ini sudah malam Baek, bagaimana kalau terjadi sesuatau padamu? "

Suho sangat mencemaskan Baekhyun. Walaupun ia tau bahwa Baekhyun bisa menjaga dirinya, entah kenapa Suho memiliki firasat buruk tentang ini.

Baekhyun memutar bola matanya bosan. Mengapa semua orang selalu menganggapnya remeh? Sebelumnya Taehyung, sekarang Suho. Ada apa dengan semua orang?

" Hyung, aku akan mengatakannya sekali lagi. Aku bisa menjaga diriku sendiri hyung. Jadi, kau tidak perlu mencemaskan apapun "

" Tapi Baek- "

" Kim Junmyeon "

Baekhyun langsung memandang Suho dengan yakin. Ia bisa menjaga dirinya sendiri. Suho yang melihat keyakinan Baekhyun hanya menghela nafas. Ia tidak bisa melarang Baekhyun. Jika Baekhyun sudah memanggil nama aslinya, itu berarti Baekhyun benar-benar serius dengan ucapannya.

" Arrasso. Berhati-hatilah Baek. "

" Tentu. Bye hyung "

Baekhyun langsung meninggalkan kafe dengan terburu-buru. Baekhyun tidak sabar lagi ingin tidur dikasurnya yang empuk.

Bagaimana dengan Suho? Suho hanya melihat kepergian Baekhyun dengan gelisah. Suho tidak tau, mengapa firasat buruknya tentang Baekhyun tidak memudar. Suho hanya bisa berdoa agar Baekhyun baik-baik saja. Ya semoga.

.

.

.

Sunyi.

Itulah yang ada disekitar Baekhyun saat ini. Jalan menuju rumah Baekhyun memang sunyi. Tapi Baekhyun tidak pernah merasa bahwa jalan menuju rumahnya sesunyi ini.

Srekk~

" AAAAAAAAAA " Tanpa sadar Baekhyun berteriak ketakutan.

Miaow~~

" Oh. Hanya kucing, kukira siapa. "

Baekhyun hanya bisa bernapas lega. Ia kira ada hantu dibelakangnya. Eh, ternyata hanya ada kucing lucu dibelakang. Kucing itu sangat terawat. Terbukti betapa halusnya bulu kucing itu saat Baekhyun menyentuhnya. Jangan lupakan bulunya yang putih bersih.

" Kau lucu sekali. Dimana pemilikmu, hmm? Tidak mungkin kucing sepertimu tidak ada pemilikya "

Miaow~~

Baekhyun hanya terkekeh saat mendengar kucing itu mengeluarkan suaranya. Pehatian Baekhyun tertuju pada kalung yang dipakai oleh si kucing. Disana terdapat tulisan Lily dengan ukiran yang cantik.

" So, namamu Lily? Nama yang cantik, pas untukmu. Kau pasti lapar kan? Akan kuberikan makanan untukmu "

Baekhyun langsung menggendong kucing itu didadanya. Kucing itu sedikit memberontak dan Baekhyun berusaha menenangkannya. Sepertinya berhasil. Kucing itu mulai tenang dan menyamankan tubuhnya pada Baekhyun.

Baekhyun hanya tersenyum saat melihat kucing itu terlihat nyaman di gendongannya. Baekhyun mulai berjalan dengan hati-hati agar kucing itu tidak terganggu.

Dan disaat yang bersamaan,

seseorang mengawasinya

.

.

.

" Tae. Hyung pulang "

" Selamat datang, hyung. Dan omo! Kucing siapa itu? Kau tidak mencurinya kan hyung? " Taehyung curiga dengan hyungnya ini. Apa hyungnya mulai mencuri? Tapi bagaimana bisa?.

Bletakk~

" Aww! Hyung, kenapa kau menjitakku? "

" Salahmu sendiri. Bagaimana kau bisa menuduh hyung-mu ini mencuri? "

Baekhyun benar-benar kesal. Dimana otak adiknya itu? Bisa-bisanya ia menuduh hyungnya mencuri.

" Bisa juga kan? Aku tau hyung sangat menyukai kucing dan hyung melihat kucing itu di rumah seseorang. Selesai, hyung langsung mencurinya deh. "

" Sialan kau. "

Taehyung hanya nyengir tanpa dosa saat melihat hyungnya terlihat kesak karena ulahnya.

Miaow~~~

" Ayo! Kucingnya sudah lapar. Kau tidak lupa memasak makan malam kan? "

" Tentu saja tidak. Aku tidak mungkin membiarkan hyung kesayanganku mati kelaparan " Ucap Taehyung bermaksud menggoda Baekhyun.

Baekhyun hanya mendengus kesal karena ucapan adiknya itu.

" Bagus. Sekarang aku lapar."

.

.

.

At some place.

Ruangan itu terlihat suram. Tidak ada warna lain selain warna hitam dan hitam, atau kita bisa membuat pengecualian pada sofa yang berwarna merah maroon yang berada ditengah ruangan. Tidak ada lampu disana, hanya ada jendela yan memantulkan cahaya bulan di luar sana. Membuat ruangan itu sedikit terang karena cahaya bulan.

Seseorang duduk disana. Terlihat tenang dan elegant. Meminum anggur yang telah disediakan untuknya.

Kreatt~~

Tiba-tiba seseorang datang dari balik pintu yang terlihat tua namun antik.

" Akhirnya kau datang. Bagaimana? "

" Kau tidak menawariku duduk , Park? Seperti biasa selalu ke inti masalah "

Seseorang yang di panggil 'Park' hanya mendengus mendengar ucapan seseoran yang berada didepannya.

Tanpa persetujuan dari orang yang bernama 'Park', orang yang tadi datang langsung duduk didepannya. Benar-benar tidak sopan. Tapi mau bagaimana lagi? Kau tidak akan bisa menegurnya.

" Aku tidak peduli Kai, katakan atau kepalamu yang akan hacur "

" Oky-oky. Laki-laki manismu sedang ada diapertementnya sekarang. Setelah itu apa yang kita lakukan Richard? "

Ya. Dia adalah Richard Prak.

Seorang buronan yang dicari polisi dan juga dunia hitam dengan harga kepala yang menakjubkan.

Richard tidak menjawab, ia hanya menatap Kai dengan pandangan misterius dan Kai pun mengerti. Kai langsung pamit karena tugasnya belum selesai.

Jadilah Richard sendirian diruangan itu. Membuka ponselnya, Richard tersenyum tipis melihat walpaper di ponselnya. Gambar walpaper itu adalah Baekhyun yang sedang tidur pulas dengan damai. Seakan ia tercipta dari cahaya yang suci.

Richard menyentuh layar ponselnya dengan penuh kerinduan.

" Sebentar lagi kita akan bersama. My Love "

.

TBC

.

.

.

Haii~~ Semuanya ^_^

Saya minta maaf jika ceritanya kurang memuaskan atau gaje. Saya juga masih baru jadi Aouthour.

Dan maaf juga karena saya lama update, PR saya menumpuk. Jadi, tolong dimaklumi.

So, kritik dan saran selalu saya terima.

Thanks,

Laila127