Disclamer: bagaimana pun BoBoiBoy tetap milik animonsta atau monsta tapi kalo milik aku dah ku pair semua charanya MUAHAHAHAHAHAH/ di keroyok All Chara
Rated:tetap tak tahu sesuai readers aja ya/di gampar
Genre: FRIENDSHIP
Warning:Fem Api, Fem Taufan antara OOC dan tidak, Typo bertebaran,dan banyak kesalahan lain yang aku buat dan Api pov, ada OC juga, human fem Ochobot, human Adudu, human Probe, human Ejojo, humor garing
Api:Haiii, semuaaaa!
Author: pada kangen gak sama ff ini
Readers:ENGGAK
Seketika Author pundung di pojokkan kamar
Api:Ya elah malah pundung nih anak, nah daripada nunggu lama jadi
All: Happy reading all readers
Chapter 2: update
Pelajaran kedua adalah pelajaran yang paling Api senangi, yap pelajaran psikologi. Entah apa yang membuatnya tertarik pada pelajaran satu ini.
Mungkin karena pelajaran ini lebih mudah di mengerti daripada pelajaran lainnya, dan kebanyakan hanya mencatat materinya,
Di papan putih yang besar terlihat jelas sebuah tulisan- tulisan yang cukup membosankan untuk semua orang tapi cukup menggembirakan bagi Api dan itu adalah rangkuman materi tentang pengertian psikologi menurut para Ahli dunia
tidak perlu sampai beberapa halaman bagi Api dua halaman cukup untuk menulis materi yang ada di papan karena dia hanya mengambil garis besarnya saja jadi tidak terlalu panjang maupun pendek catatan yang di miliki Api.
Tak terasa Api terus berkutat dengan bukunya sampai tak menyadari bahwa sang guru telah beranjak dari mejanya hingga-
"SELURUH PELAJARAN TELAH SELESAI. SAMPAI JUMPA SENIN PAGI DENGAN SEMANGAT BELAJAR BARU"
Bel berbunyi
Semua orang telah keluar dari kelasnya masing-masing, sebagian besar remaja telah kembali kekandang mereka masing-masing #ralat. Maksudnya rumah masing-masing dan sebagian kecilnya masih berada di sekolah di karenakan adanya kegiatan setelah belajar yang akan di lakukan dan salah satunya adalah Api, karena itu Api pergi ke kantin untuk membeli makan
"Api Pov"
"bu beli mie cup sama air putih satu !" ujar ku seraya menyerahkan uang sebesar tujuh ribu kepada ibu yang menjual mie cup dan air putih tersebut.
selang lima menit mie cup yang aku pesan telah siap di depan ku, langsung saja ku ambil mie tersebut dan pergi setelah mengucapkan terima kasih. Aku langsung duduk di meja kantin yang kosong #yah kosonglah lah sepi gitu, author seketika di rajam readers karna ganggu cerita#.
Saat akan makan, seseorang dengan nuansa biru muda memanggilku, dan jangan lupakan topi yang ia hadapkan kedepan tapi sedikit di turunkan kurasa kalian tahu siapa dia yap dialah Air
"Kebakaran" sapanya tanpa rasa bersalah.
Hmm, mungkin jika tidak terbiasa aku akan menghajarnya habis-habisan tapi aku telah menyiapkan sebuah ejekkan khusus untuknya
"oh, kenapa Banjir" sapa ku
Yap itulah ejekkan khusus untuk Air, Air dan aku berteman saat menjalani OSPEK, dan kebetulan aku sangat akrab dengannya dia sama seperti aku mengambil jurusan perawat sosial hanya saja dia mengambil kelas regular sedangkan aku di bagian industri
"gak pulang, Kebakaran ?" tanyanya dengan malas
"enggak, Banjir. hari ini ada ekskul musik, lah kamu ngapain di sini?"
"biasa, Anak Paskibra!"
Aku hanya memutar bola mata ku"Hmm, dasar. Pasti ada latihankan"
"nah tuh, dah tahu"
"yaudah duluan ya Banjir, bye"
"Bye"
Aku langsung berjalan ke ruang ISO entahlah aku tidak tahu apa kepanjangan dari itu dan yang pasti aku tidak tahu di mana arahnya sehingga aku bertanya pada seseorang, yah mungkin aku telat tiga puluh menit karena sepertinya ekskul telah di mulai
'tok tok'
"permisi pak, saya telat" ujarku seraya menunduk
"hmm, anak musik juga ya ?" tanya salah satu pengajar ekskul padaku
"iya pak"
"nah, sekarang masuk dulu ya"
"baik pak" jawab ku, kemudian memasuki ruangan yang di cat kuning tersebut
Di dalam sana terlihat banyak sekali orang yang mengikuti ekstrakulikuler musik ini, aku melewati semua orang dan langsung duduk di bangku yang ada di pojok kiri belakang.
"Api Pov end"
.
.
.
TBC
Maaf ya semua ternyata gak jadi TwoShot, salah perkiraan dan maaf juga kalua cerita tidak menarik alur kecepatan atau kelambatan juga chapter ini lebih pendek dari sebelumnya
Ini juga gegara gak ada kata-kata yang pas. Akhir Kata
REVIEW'S PLEASE
