Hai lagi semua,uhuk!(re:kenapa sakit ya author,me:iya batuk beberapa hari yang lalu,re:cepat sembuh ya)
Kali ini saya akan update chapter 3 dengan judul Meet Fang in Laboratory Computer,sebelum itu saya berterima kasih pada yang sudah mereview fanficku yang aku pikirkan sekarang mugkin judul gak ada yang nyambung dengan cerita*jleb *(semua character Boboiboy pingsan)ya,mungkin bukan bagian pertemuannya tapi bagian pergerakan karakter di setiap chapter,waktunya balas review.
Tita:terima kasih ya,maaf kamu hanya betul 1/3 nya tapi taka pa aku masukkan salah satunya.(me:karena yang menjawab teka-teki Cuma 2,hahaha)
Nikenraya:kamu tak ada nama oc saat menjawab,ambil namamu boleh ya.*rampas nama*(re:udahlah lagi pula sakit tu author)
Kurasa sudah cukup,chapter ini aku jadikan berbeda dari chapter sebelumnya dan naikin rating menjadi T,maaf karena ini ada unsur yang mungkin mendekati genre romance. Maaf untuk readers umur 13 kurang. Langsung aja!.
.
Boboiboy ©Animonsta Studios
Cerita terinspirasi dari pengalaman pribadi
Warning:ooc,mungkin ada typo,bahasa sulit dimengerti humor garing,dll.
.
Between I and Girl persembahkan
~Not Presume~
.
I hope you like it
.
Chapter 3 : Meet Fang in Laboratory Computer
.
Sudah sekitar seminggu sejak Boboiboy bertemu Yaya,sekarang dia ada di lorong sekolah menuju untuk mengisi senggang waktu. Karena sekarang waktunya pulang sekolah tetapi hari ini ada kegiatan pramuka/gerakan kepanduan,lagipula Rumahnya Boboiboy dari sekolahnya cukup jauh.
"Hah,lebih baik kemana ya untuk mengisi senggang waktu?"ucap Boboiboy,awalnya dia tak tau harus melakukan apa.
"Hm,ngajak Gopal dia si tukang makan,terus ngapain ya. Ah iya ke Laboratorium Komputer aja,disanakan aku bisa bebas memainkan komputer!"gumam boboiboy senang,tau apa yang ia ingin lakukan,"lebih baik aku cepat kesana."
Boboiboy mempercepat langkahnya,dalam perjalanannya menuju Lab dia bertemu dengan Yaya yang berbicara dengan seseorang bertudung putih dengan seragam SMAnya.
"Aku dengar kalian sudah saling bertemu lagi"ucap seseorang di samping Yaya.
"Iya kami sudah bertemu lagi,meski rasanya sedikit aneh"jawab Yaya.
"Aneh kenapa?,kamu suka dia ya?,aku tak percaya kau suka pada rekanmu sendiri."
"Bukannya begitu Tafa, dia membuatku kangen pada teman lamaku"balas Yaya.
"Heleh,mengelak dah tu. Akui sajalah Yaya,mungkin kau benar-benar suka padanya"ucap seseorang yang diketahui bernama Tafa,dengan perkataan ingin mendapat pengakuan dari Yaya.
"Yah mungkin saja,aku suka dia"ucap Yaya cepat-cepat menutup mulutnya,menyadari apa yang dia ucapkan barusan.
"Hah,apa yang kamu bilang?"ucap Tafa tak mendengarkan perkataan Yaya.
"Tak apa, Tafa"ucap Yaya pada Tafa"fuh,ternyata Tafa tak mendengar ucapanku tadi"batinnya.
"Yaya!"panggil Boboiboy.
"Lagi dibicarakan,orang yang dibicarakan malah datang,bye Yaya!"ucap Tafa dengan berlari.
"Bye Tafa."
"Kalian tadi bicarakan apa sih?"tanya Boboiboy.
"Itu hal yang tak penting Boboiboy,omong-omong kamu mau kemana ini,kan bukan jalan untuk pulang sekolah"jawab Yaya
"Kau lupakah,hari ini ada pramuka males mau pulang saat ini lalu kembali kesini,nguras tenaga,lagipula aku mau ke Lab Komputer."
"Benar juga,aku hampir lupa,aku boleh ikut sekalian Boboiboy,ingin cari informasi aku"ucap Yaya.
"Silahkan saja"jawab Boboiboy.
"Kalau begitu ayo"ucap Yaya dengan menarik tangannya Boboiboy.
"eeeh"suara Boboiboy seperti orang yang berteriak tapi dengan volume yang rendah"kenapa Yaya menarikku?"battinnya.
Tak perlu waktu lama mereka berjalan dengan Boboiboy masih ditarik dengan Yaya,mereka sampai di depan .
"Sudah sampai Boboiboy!"ucap Yaya pada Boboiboy,tapi tak ada respon darinya,"ada apa?".
Pertanyaan Yaya hanya dibalas melihat tangan oleh Boboiboy,Yaya pun melihat apa yang dilihat Boboiboy.
"Eh,maaf gak sengaja"ucap Yaya cepat melepaskan tarikannya pada Boboiboy.
"Terlalu semangat ya,Yaya ini sampai menarikku segala"batin Boboiboy,"Yaya,ayo masuk"mereka segera memasuki Lab tersebut.
Sebelum itu mereka minta ijin dulu dengan penjaga Lab tersebut.
"Pak San,boleh kami memakai lab ini?"tanya Boboiboy pada penjaga lab tersebut.
"Silahkan saja"jawab penjaga tersebut yang diketahui bernama Pak San
Didalam Lab mereka mengambil tempat duduk yang paling depan dan menyalakan komputer didepan mereka.
"Begitu ya ,aku sudah paham terima kasih ya,meskipun kamu jarang sekali bicaranya"ucap seorang laki-laki kira-kira dua kursi dari Boboiboy.
"Hn"balas orang yang diajak bicara laki-laki tersebut singkat,Boboiboy dan Yaya menoleh kesamping dan menemukan rekan mereka disana,Fang.
"Fang!"teriak Yaya,karena tau kalau Boboiboy yang menyapa Fang akan terjadi perdebatan antara mereka berdua.
"Ada apa?"ucap Fang singkat menoleh kesamping dan terkejut menemukan Boboiboy dan Yaya disana.
"Ya sudah,Nikenraya mau pulang dulu ya kak,bye!"tanpa menunggu balasan si pengendali bayang orang tersebut langsung keluar dari lab.
"Siapa dia Fang?"Tanya Yaya.
"Hanya seorang sepupuku,Nikenraya"balas Fang mengalihkan pandangannya.
"Punya sepupu ternyata ya,si kepala landak. Kirain gak punya keluarga"ucap Boboiboy yang tadinya diam sekarang ikut bicara.
"Kamu bilang apa topi dinosaurus!,gak punya keluarga ,aku punya keluarga jauh"balas Fang,menatap geram pada Boboiboy.
"Jauh-jauh tapi tak ada kunjungan dari keluarga sendiri"ucap Boboiboy.
"Daripada dekat-dekat tapi tak pernah mengurusi diri sendiri"ketus Fang.
"Aku ngurusi diriku sendiri tau!"
"Oh ya,tadi saudaraku yang bernama Nikenraya itu apa!,dia mengunjungiku kan"
"Ha, tapi itu disekolah bukan di rumah"
"Sudah cukup!"teriak Yaya menghentikan pertikaian Boboiboy dan Fang"Kita kesini untuk mengisi senggang waktu bukan untuk berdebat".
"Dia yang mulai duluan"ucap Boboiboy.
"Jangan ngawur,kau yang mulai duluan"balas Fang.
"Kau!"
"Kau!"
"Kau!"
"Sudahlah nanti kita kena bentak lagi"ucap Fang akhirnya mengalah,bukan tanpa alasan dia benci teriakan.
"Heh,tak ada guna aku berdebat denganmu"balas Boboiboy
Setelah itu terdengar pintu terbuka dan terlihat disana para siswi melihat Boboiboy dan Fang saling tatap pandang.
"Hey semua lihat si Fang,aku yakin dia menang"ucap salah satu siswi.
"Mana mungkin,Boboiboy pasti menang!"balas yang lain.
"Hah mereka selesai,malah penggemar yang mulai ricuh"desah Yaya pelan.
Boboiboy menutup matanya dengan kepalanya terdorong ke bawah*seperti membungkuk*setelah mendengar ocehan penggemarnya juga Fang.
"Yeay,Fang menang!"ucap siswi penggemar Fang.
"Aku dan Fang bukan sedang memainkan sebuah permainan,tadi kami bicara"ucap Boboiboy.
"Kirain apa,fuh tak ada menang kalah itu berarti Boboiboy menang dalam berbicara"ucap siswi penggemar Boboiboy.
"Tapi tadi Fang me-"
"Daripada kalian ribut lebih baik masuk untuk mengisi senggang waktu kita"ucap Yaya,memotong perkataan penggemar Fang.
"Yaya juga ada disini ya"ucap siswi penggemar Boboiboy.
"Iya,sudahlah ayo masuk"
Setelah itu mereka masuk ke Lab dengan perasaan duka cita. Ups salah,dengan senang hati maksudnya. Mereka pun duduk sedikit jauh dari Fang maupun Boboiboy,karena tau kalau Yaya ada maka siaplah dengan amukannya yang mengerikan saat mengatakan sesuatu yang buruk.
"sepertinya kita tetap menjadi rival ya,Fang"batin Boboiboy,mengira para siswi masuk karena mereka berdua,Boboiboy dan Fang. Memang sedikit benar.
.
To be continue
.
Author:selesai juga ni,chapter 3 hanya dalam waktu 1 hari yaitu hari ini,uhuk*mengelus dada*.
Readers:author kenapa terasa lain ni chapter?.
Author:kan sudah dibilang aku menyajikannya secara berbeda dari chapter sebelumnya.
My friend:hey kenapa kau masukkan adegan aku menarikmu.
Author:tak ada apa-apa,he apa ini huwaaaaaaaaaaaa!*dikejar teman sendiri*.
My Friend:dasar kau!,aku kan jadi malu.
Readers:kurasa author ini berbeda,dichapter ini.
Author:uhuk,minta bantuan kalian chapter depan!*dikejar lagi*
Boboiboy:kurasa dia kesulitan ya sudah,semuanya sudah siapkah*semuanya ,mengangguk*.
All character:review please!
