Tittle : I Will Try To Trust You
Pairing : NaruGaa (Naruto x Gaara)
Genre : Romance , Friendship
Rate : T
WARNING:TYPO,BL,YAOI,..DLL
.
.
.
Cheoncheonhi georeogalkke hanbal dubal
Naege iksukhan ne balgeoreum hanbal dubal
Jogeumssik meoreojyeogada sarajyeoganda
Jeobeok…jeobeok…
Kagum.
Itulah yang Naruto ingin jabarkan saat kedua mata birunya melihat seorang pemuda berambut merah memainkan kesepuluh jarinya di atas tuts hitam putih yang menempel pada Grand Piano tersebut. Ia juga mendengar suara yang selama ini orang-orang sebut suara emas seorang lead vocal di salah satu kelompoknya.
Jiwojideut ichyeojilkkabwa
Boiji annneundeut sarajilkkabwa
Ilchoedo sumanbeoneun doenaeineun
Mal meolligajima
Sungguh suara yang sangat indah, Naruto tidak pernah menyangka bisa melihat secara live sang lead vocal dari Super Junior tengah bernyanyi solo dan menunjukan ekspresi selain wajah datar yang ia pasang. Tentu saja ia tidak tau bagaimana perform Sabaku no Gaara saat sedang bersama para member lainnya. Karena setiap acara TV menayangkan perform Super Junior, yang Naruto perhatikan hanyalah perform sang lead vocal 2 dan tentu saja itu adalah wajah Sasuke sang mantan pujaan hatinya. Mungkin masih sampai sekarang, entahlah.
Ige majimagirago hanbeon dubeon
Jikiji mot hal yaksokdeul hanbeon dubeon
Jogeumssik meoreojyeo sarajyeoganda jeobeok…jeobeok
Dachyeoya haneungeon ireon narago
Jebal jebal
Naruto tersentak kaget yang tiba-tiba merasakan bulu kuduknya sedikit berdiri saat gendang telinganya menangkap suara nyanyian Gaara pada akhir lagu yang sedikit mengimprovisasi suaranya hingga menghasilkan vibra dan nada tinggi yang menyadarkan Naruto dari acara melamunnya.
Plok Plok Plok
Gaara tersentak kaget dan menghentikan permainannya saat gendang telinganya menangkap suara tepukan tangan Naruto yang berjalan menghampirinya dengan senyuman kagumnya. Naruto menghentikan langkahnya dan duduk bersebelahan dengan Gaara, ia pun juga memulai aksinya untuk menyanyikan lagu yang ia buat sendiri.
Naruto mulai memainkan intro lagunya menggunakan piano tersebut, dan tak lama terdengarlah suara merdu seorang Naruto yang tidak di sangkanya oleh Gaara bahwa pemuda berambut kuning konyol dan memiliki suara cempreng bisa semerdu ini saat bernyanyi. Dan permainan piano juga memberikan nilai plus tersendiri.
butjabeul geol geuraennabwa
naega deo saranghanda malhal geol
gajin ge neomu eobseo jul ge neomu eobseo
andoeneun jul arasseo
gidaril geol geuraennabwa
nega doraol jul aratdamyeon
honjaga anin nara neol jabeul su eobseo
babo gatjiman mianhae
nan dasi neol bonaelge….
Setelah Naruto menghentikan mainannya, ia pun melirik Gaara melalui ekor matanya lalu tersenyum geli saat melihat ekspresi Gaara yang menurutnya sangat menggemaskan. Mulut menganga dan mata terbelalak, memangnya ia hantu yang bisa bernyanyi apa? Ia kan manusia, jadi wajar jika Naruto bisa menyanyi. Kenapa ekspresi Gaara bisa sampai seperti itu saat melihatnya menyanyi?.
"Oi, Gaara. Gwaenchana?" tanya Naruto saat Gaara tak juga merubah ekspresinya.
"Ah! Hn" Gaara pun tersentak dan sedikit malu saat menyadari jika ia menampilkan ekspresi yang sangat menjijikan, untung ia bisa mengembalikan wajah datarnya.
Sedangkan Naruto tersenyum lembut dan membuat Gaara sedikit tersipu, yah hanya sedikit. Itu pun karena ia tak percaya Naruto yang tadi pagi dan tadi malam ada di hadapannya melakukan hal yang jauh dari perkiraan.
"Tahun ini aku dan teman-temanku ingin masuk di School of Music University? Apa kau tau test apa saja yang di berikan nanti?" tanya Naruto.
Gaara mengkerutkan dahinya, tanda ia sedang bingung dan bercampur heran.
"Kau yakin? Hanya beberapa orang saja yang bisa lolos test itu. Dan meskipun kau sudah lolos, masih ada penilaian-penilaian lagi saat kau menjalani pendidikanmu di sana" jelas Gaara.
"Benarkah? Tapi aku sudah mempunyai tekad untuk itu, aku dan teman-temanku akan mencobanya. Kau tau? Teman-temanku bahkan tidak mengetahui apapun tentang seni, mungkin kecuali Deidara dan Sasori. Mereka sangat suka berdebat apa itu seni, tapi aku yakin mereka hanya tau apa arti seni bagi mereka dan untuk lebih jelasnya lagi mereka tidak tau. Dan aku sudah berencana membantu sahabat-sahabatku untuk tiga bulan ke depan, maka dari itu aku meminta tolong pada Kyuubi untuk membantuku. Jika kau berminat,…"
"Aniyo. Aku sibuk" sahut Gaara datar.
Naruto sedikit kaget saat perkataanya di potong secepat itu oleh Gaara, menyebalkan. Mau tak mau, Naruto akhirnya memasang ekspresi masam dengan bibirnya di monyongkan ke depan dan merengut bak ikan koi.
'Menjijikkan' pikir Gaara.
BRUKK!
"Akh, Appo"
Gaara yang gatal sendiri melihat ekspresi Naruto akhirnya hanya bisa mendorong Naruto sampai jatuh dari duduknya. Dan membuat Naruto mengelus bokong teposnya yang berciuman dengan lantai.
"YAK! Aaishh!" Naruto yang gregetan selalu di siksa oleh Gaara langsung berdiri dari duduknya dan menuding Gaara dengan jari telunjuknya tepat di depan wajah Gaara.
"Jika kau tidak mau membantuku, tak masalah. Tapi jangan terus-terusan kau menyiksaku. MEMANGNYA TUBUHKU INI TULANG KAWAT OTOT BAJA, HAH?" teriak Naruto dalam sekali tarikan nafas, dan membuatnya megap-megap tak karuan. Sedangkan Gaara…
"Hn" ucapnya datar. Lalu Gaara kembali membalikkan tubuhnya ke arah piano dan mulai memainkannya
Wajah Naruto sudah memerah menahan amarah, dan ujung kepalamnya sudah berasap.
TING!
Naruto langsung merubah ekspresinya menjadi girang saat terlintas sebuah ide untuk mengerjai pemuda berambut merah di depannya ini. Ia pun merundukan setengan tubuhnya dan mengarahkan bibinya pada telinga Gaara lalu berbisik pelan setengah mendesah "Hei, bagaimana bila aku menciummu untuk yang kedua kalinya?"
Sontak Gaara pun menghentikan permainan pianonya, dan sejenak tubuhnya menegang lalu tak lama kembali ke wajah datarnya. Gaara pun berdiri menghadap Naruto, begitu pula Naruto yang sudah menegakkan tubuhnya dan menyeringai kepada Gaara.
Gaara berjalan mendekat dan..
BUGH!
"AAPPOOO!"
Teriakan Naruto menggema saat tiba-tiba Gaara menginjak kaki kanan Naruto.
"Pervert Idot!" geram Gaara lalu meninggalkan Naruto yang jingkrak-jingkrak kesakitan sembari memegang ujung kakinya.
Skip Time
_Apartement_Kyuubi_pukul.19.30_
Di sebuah ruangan keluarga bagian apartement Kyuubi, mereka semua sedang berkumpul. Mulai dari Naruto, teman-temannya, Gaara, Kyuubi, bahkan Minato dan Kushina.
"Jadi, apa kita harus berbagi tugas mulai sekarang?" tanya Minato.
"Tentu saja tou-san, kalian juga harus membantu kami" jawab Naruto.
"Tentu saja Naruto, jika ada yang bisa kami lakukan katakan saja" sahut Kushina yang duduk bersebelahan dengan suaminya, Minato.
"Tentu saja ada, biar aku yang membagi tugasnya. Lalu Gaara, kau ingin membantu atau tidak?" Akhirnya Kyuubi angkat bicara dan menatap Gaara yang duduk di seberangnya.
"Tidak" singkat Gaara.
"Baiklah, jangan katakan ini pada siapapun. Termasuk bahwa aku dan Naruto adalah keluarga. Ini akan menjadi sulit saat Naruto dan teman-temannya memasuki Universitas bergengsi itu. Lagipula, Naruto tidak akan menggunakan marga Namikaze. Itu akan menjadi pergunjingan di sana, karena cucu dari pemilik Universitas tersebut. Kau setuju denganku Naruto jika kau akan menggunakan marga Uzumaki?" jelas panjang lebar Kyuubi.
"Hm, tentu saja tak masalah. Namikaze-Uzumaki adalah marga kedua orang tuaku, jadi bukan sesuatu hal yang perlu di khawatirkan" sahut Naruto.
"Bagaimana denganmu Gaara, aku sedikit berharap jika kau mau membantu. Tapi aku juga tidak akan memaksamu karena kau mungkin juga akan sibuk dengan jadwal-jadwalmu"
"Ne Gaara, ayolah bantu aku heum? Kau tau, sejak aku mendengar suaramu tadi pagi. Aku sudah memutuskan menjadi penggemar beratmu, jadi aku ingin belajar banyak padamu. Ayolah Gaara, jebaalll!" pinta Naruto memohon pada Gaara yang duduk tepat di sebelah kirinya. Naruto memang sudah memutuskan bukan jika ia ingin belajar banyak pada Gaara.
"Lebih baik aku tidak punya penggemar idiot sepertimu" sahut Gaara cuek.
"MWO? YAKK! Apa kau tidak tau bagaimana menghargai perasaan seseorang, eoh?" teriak Naruto.
"Hn"
Kyuubi hanya geleng-geleng kepala sembari memijit pangkal hidungnya, pusing melihat kedua pemuda yang berbeda warna rambut itu selalu bertengkar sejak kemarin. Ia tidak menyangka juga jika Gaara akan meladeni ponakannya itu, padahal Gaara tau jika ponakannya itu memang sedikit Idiot. Tapi kenapa malah ia tanggapi sih? Jangan bilang Gaara mulai berubah lagi? Yah tertular Naruto mungkin. Entahlah,
"STOP IT, KIDS! Bisakah kalian berhenti bertengkar semenit saja? Kalian bisa lanjutkan nanti" geram Kyuubi.
Akhirnya mereka pun berhenti bertengkar dan kembali pada perundingan.
"Baiklah, jika jadwalku kosong aku akan membantu" keputusan Gaara membuat mata Naruto berbinar-binar dan tak kuasa menahan ingin memeluk pemuda berambut merah tersebut.
"Aaahh! Lepaskan, Idiot!" Gaara pun melepaskan pelukan Naruto dengan kasar membuat Naruto kembali merenggut.
"Baiklah, kita akan membagi tugas. Minato dan Kushina, kalian akan mengajari mereka untuk bisa berbicara bahasa Korea kalau bisa sekaligus bahasa Inggris juga. Naruto, ajari mereka dasar-dasar seni terutama tentang musik dan latih mereka bernyayi paling tidak suara mereka tidak fals. Lalu aku akan mengajari mereka modern dance, dan aku akan meminta bantuan pada teman-temanku untuk mengajari kalian untuk bermain alat musik. Paling tidak kuasailah satu alat musik, dan aku harap tidak ada yang mengeluh tentang pelatihan ini. Karena kita hanya memiliki waktu hanya tiga bulan, dan kau Gaara. Jika kau ada waktu, kau bisa membantu Naruto untuk latihan vocal mereka. Jadi sudah di putuskan, besok kalian harus bangun lebih pagi dan kita akan langsung memulainya. Sekarang silahkan bubar dan tidur" Setelah Kyuubi menjelaskan panjang x lebar diakhiri dengan Kyuubi yang tiba-tiba berdiri dan berjalan menuju kamarnya, membuat yang lain hanya bisa cengo seperti sapi yang sedang di peras susunya.
'Apa-apaan itu? Dasar rubah gila' batin mereka semua.
Mereka pun memutuskan untuk bangkit dan mengikuti Kyuubi untuk kembali ke kamar mereka tersisa Naruto yang masih setia duduk manis di sofa bewarna merah yang ia duduki. Setelah melihat bahwa teman-teman dan kedua orang tuanya memasuki kamar, ia pun bangkit ke kamarnya untuk mengambil buku khusus yang selalu ia bawa kemana-mana dan menuju ke sebuah grand piano yang terlihat di pojok ruangan tersebut.
_Kamar_Gaara_pukul_21.45_
Insomnia lagi?
Gaara mendengus kasar jika mengingat penyakit konyolnya yang selalu tak bisa tidur saat malam. Saat siang hari bisa saja ia tertidur, tapi jangan harap ia akan terbangun jika hanya tidur beberapa jam. Tentu saja ia tidak akan tidur saat siang mengingat jadwalnya selalu padat, sebenarnya tadi siang ia ingin tidur dan menikmati jadwal kosongnya. Salahkan durian idiot berjalan yang selalu mengganggunya hingga ia tak bisa tidur.
Jika mengingat pemuda kuning itu rasanya Gaara ingin meloncat dari lantai atas apartement ini, tingkahnya itu sungguh menyebalkan. Ia tak berani terlalu galak pada Naruto, mengingat pamannya lebih galak dari kakek sihir yang membawa sapu kemana-mana. Dan ditambah ada orang tua pemuda itu, rasanya sungguh tak enak jika menganiaya anak orang di depan orang tuanya. Jika Gaara ditanya 'siapakah orang yang menurutmu paling menyebalkan di dunia dan akhirat ini?' maka dengan senang hati nan tanpa sungkan Gaara akan menjawab 'orang itu adalah Naruto'.
Daripada kepalanya pusing memikirkan pemuda durian itu, lebih baik ia melakukan sesuatu. Gaara pun bangkit dari tidurnya, dan berjalan kea rah pintu kamarnya lalu membukanya. Gaara tiba-tiba berhenti ketika telinganya mendengar suara piano berdenting dengan suara yang tak asing baginya. Lagu ini? Ia sangat dan sangat kenal lagu ini. Benar ini adalah lagu favoritnya yang ia buat sendiri tanpa mempublikashikan lagu tersebut. Tapi tunggu, ada yang berbeda.
Lirik lagu itu. Yah, lirik lagu itu sangat berbeda dengan lirik yang ia buat. Karena di landa penasaran, Gaara pun segera keluar dari kamarnya lalu menutup pintu tersebut. Berjalan ke arah sosok yang bermain dengan grand piano di pojok ruanga, meskipun sosok itu membelakanginya ia tahu siapa sosok tersebut.
..…. hanbeon dubeon
Jikiji mot hal yaksokdeuldo hanbeon dubeon
Dachyeoya haneungeon ireon narago
Jebal jebal
Sosok itu berhenti bermain bertepatan dengan tepukan tangan Gaara di punggung sosok tersebut.
"Kau akan terkena sanksi jika menjiplak lagu seseorang, Naruto" sindir Gaara.
Naruto hanya cengengesan tak jelas dan bergeser untuk memberi tempat duduk untuk Gaara.
"Ne Gaara, aku tak berniat begitu. Lagi pula lagu itu tidak kau publikashikan kan? Jadi tak ada bukti jika aku menjiplak lagumu, heheheh" sahut Naruto saat Gaara sudah duduk di sebelahnya dalam satu bangku.
Gaara hanya mendengus menanggapi celotehan Naruto, entah kenapa ia sedikit heran dengan pemuda yang satu ini. Dan ia juga heran sejak kapan mereka menjadi akrab seperti ini? Entahlah.
"Hei Gaara, aku sudah mengimprovisasi lagu milikmu. Bagaimana jika kita mencoba duet untuk lagu ini, untuk masalah lirik bisa kita rundingkan. Bagaimana? Kau tertarik kan, kau tau jika aku sudah menjadi fans beratmu?" celoteh Naruto membuat Gaara menoleh ke arahnya.
"Kau ini seperti perempuan saja, cerewet sekali" ketus Gaara dengan nada datarnya.
"Hoi, bagaimanapun aku aselalu menjadi "seme" kau harus tau itu" jawab Naruto tak kalah ketus.
"Jadi kau gay, begitu?" tanya telak Gaara.
Sedangkan Naruto hanya merutuki kebodohannya membuka aibnya sendiri dengan memukul-mukul bibirnya.
"Kau tenang saja, aku sudah terbiasa dengan hal seperti itu. Tapi aku bukan gay" jelas Gaara sembari memainkan asal jemarinya di atas tuts piano.
"Hahaha, ku kira kau gay. Bagaimana jika kau menjadi gay saja, Gaara?"
.
.
.
TBC
Hahaha rasain! nanggung ya? Emang sengaja *ketawaevil*
Yosh! Sesuai janji tanggal 16-10-2015 kyuu update semua fict punya kyuu. Hahah, mangap ye kalau kurang feelnya dan jadi berantakan semua alurnya. Bukan hanya fict ini saja, untuk yang lainnya juga. Jadi harap maklum karena kyuu juga baru di dunia ffn ini, kyuu hanya punya bekal semangat ala Rock Lee doang. And…
Happy Birthday for me
Thanks buat anda sekalian yang sudah mampir di akun ffn punya kyuu. Dan jangan lupa tinggalin riviewnya, dan siapa yang bisa menebak potongan lagu di atas untuk yang pertama menjawab bisa request fict ke kyuu deh. ada 2 potongan lagu di atas, sebutin judul dan nama penyanyinya.
