Yoo! What's Up ! Update chap 7 dateng nih ! masih ada readersnya? * **abaikan*

Udah mau deket Part ending nih, so…

Enjoy aja lah !

What Am I To You ?

Pemeran Pengganti

20 Januari 2016

06.00 am KST

Haneul Villa, Mokpo

Alarm di meja itu berbunyi tepat pukul 6 pagi. Taehyung terbangun dan segera mematikannya agar tak mengganggu tidur seseorang di sampingnya. Biasanya orang itu langsung terbangun bila mendengar suara kecil seperti bunyi pintu saat dibuka.

Sepertinya dia benar benar kelelahan semalam.

Setelah mandi dan piyama ditubuhnya berganti kaos putih longgar dan celana hitam panjang, Taehyung mendekatkan bibirnya ke telinga seseorang yang sejak semalam tidur membelakanginya. " Jin, ireona. "

Seketika mata Jin terbuka.

Dimana ini ? Ah, ya Haneul Villa di Mokpo.

Tangannya mengucek ucek sebentar mata kirinya. Lalu ia menyenderkan punggungnya ke kepala ranjang.

" berapa lama lagi kita akan tinggal disini ?"

Venom menjawab sambil mengosok gosokkan rambutnya yang basah dengan handuk " entahlah. Ah, " tangan Venom menarik handuk dari kepalanya. " kau rindu Joon-ah mu itu ?"

Yang ditanya hanya diam dan memalingkan pandangannya ke arah jendela kamar. Venom menyentuh dagu Jin perlahan dan menghadapkan wajahnya ke arah Venom. Mata Venom memandang lembut manik hazel milik Jin.

" Nae Kkanji-ah, selama kau bersama Tuanmu, kau tak butuh siapapun. Bersabarlah sebentar,arraseo ?" Venom menurunkan tangannya dari wajah Jin. lalu pandangan mata Venom berubah jadi lebih dingin. Jin menelan saliva yang ada di mulutnya.

" Sekarang, mandilah lalu sarapan denganku"

Tanpa protes sedikitpun, Jin melakukan semua yang dikatakan Jin keluar dari kamar, Venom segera menghubungi Jongup hyung.

" Apa 'mereka' masih ada ?"

" Eobseo Leader-nim. Sepertinya kau bisa kembali sore hari ini. Akan kukabarkan keadaan terbaru tepat siang hari nanti"

" Terimakasih hyung"


Dua minggu yang lalu, ada seseorang yang mengikuti Jin saat dia berada di luar Seoul setelah menyelesaikan tugasnya. Untunglah dengan sigap team dari Black Gun datang dan mengecoh orang yang mengikuti Jin sehingga ia bisa selamat dari orang itu dan melarikan diri. Setelah diselidiki oleh Jongup, orang yang mengikuti Jin adalah salah satu anggota detektif dari kepolisian Seoul.

Selama hampir 2 minggu, beberapa anggota polisi yang menyamar sebagai orang biasa menyelidiki identitas dan latar belakang Bloody Berry. Tentu saja mereka mendapat hasil nihil karena semua data riwayat hidup Jin telah di manipulasi secara detail oleh BGO sejak lama. Mungkin hanya kebetulan saja mereka bisa mengikuti Jin 2 minggu lalu.

Sebagai anggota yang dibebankan tugas menangkap Double B, J hope merasa cukup kesulitan dengan minimnya data tentang keberadaan Double B. Walau di pikirannya sekarang terdapat nama Jin sebagai tersangka utama, tapi dia masih belum bisa membuktikan kebenaran dari kesaksian Namjoon setelah insiden tahun baru beberapa hari yang lalu. Lagipula jika itu memang benar, ia juga tak tahu dimana Jin saat ini. Mungkin sedikit nasihat dari seniornya yang mejabat Superintendent General bagian Seoul bisa membantu.

"Hyung menurutmu, apakah kita harus menyebarkan DPO tentang Double B ? Kurasa itu akan banyak membantu kita"

" itu sama saja memberitahu kalau dia sedang dicari dan langsung kabur dari Korea. Lebih baik mencarinya dengan cara biasa. Aku yakin anggota terbaik kita seperti kau bisa melakukannya"

" kau benar, terimakasih atas sarannya , Zelo hyung"


20 Januari 2016

09.40 pm KST

Markas Black Gun Organization

Asap putih keluar memburu dari hidung Venom. Dihisapnya lagi Malboro mild yang ada diantara jari tangannya dalam dalam. Jelas sekali dia sedang gelisah meski ekspresi wajahnya terlihat datar. Rasa menyesal mulai datang ke pikirannya. Kenapa dia turun tangan saat insiden tahun baru kemarin. Ia teringat kata- kata Daehyun dahulu.

Kau yakin semua akan berjalan sesuai rencanamu ?

Mengingatnya membuat Venom terkekeh pelan. Dalam hati kecilnya ia mengakui hanya Jin alasannya dia bisa bertindak gila dan ceroboh. Sialnya karena itu juga Jin menjadi buron sekarang. Zelo yang memberitahunya 2 minggu yang lalu. Venom menghempaskan punggungnya ke sandaran kursi sambil meniup asap putih keluar dari mulutnya. Matanya menerawang ke langit langit ruangan

Daehyun yang sedari tadi diam mengamati gerak gerik Venom mulai tak sabar. " Jadi, 'alasan darurat' apa sampai kau memanggilku kesini?"

Masih dengan pandangan mata ke atas, Venom membalas kata-kata Daehyun. " Gantikan aku di posisi ketua"

" maksudmu ?"

"Tak usah berlebihan, hanya sementara."

Jawaban Venom disambut helaan nafas pendek oleh Daehyun. " kuharap kau tak bertindak ceroboh lagi, Taehyung"

Daehyun memanggil Venom dengan nama aslinya. Itu berarti kesabaran Daehyun sudah mulai menipis. Venom meletakkan kedua tangannya di atas meja dengan ekspresi serius

" Hyung, Biarkan aku bertindak bodoh sekali lagi. Setelah ini-"

Sekarang Daehyun benar benar kehabisan kesabaran. " Apa ? Setelah ini ? Kau masih saja keras kepala bahkan setelah insiden kemarin. Hanya karena Jin bertemu dengan Namjoon!.Kau benar benar gila! "

Mendengar nama Namjoon disebut sebut oleh Daehyun, rahang Venom mengeras. Kemudian bibirnya membentuk senyum smirk seperti biasanya.

" Ne, Micheoneunde. "

Di balik pintu ruangan Venom yang tak tertutup rapat, Jin berusaha mendengar apa yang Venom dan Daehyun bicarakan. Hanya beberapa kata saja yang bisa ia mengerti. Ganti ketua, tindakan ceroboh, insiden kemarin, Jin bertemu Namjoon, dan aku gila. Cukup aneh.

Apa Venom ingin berhenti karena insiden kemarin ? Tidak mungkin. Venom bukan orang yang mudah goyah hanya karena satu masalah.

Jin tak sadar, bahwa ada satu masalah yang bisa menggoyahkan hati Venom. Yaitu Jin, Kim Seokjin yang selalu ada di pikiran Venom. Yang bisa membuatnya gelap mata dan gila.


Markas Pusat NIS ( National Intelligent Security)

Author POV

" ada urusan apa kau kemari J hope ?"

" seperti biasa kau sangat dingin Namjoon. Memangnya aku tak boleh liat liat tempat kerjamu ? Dulu kau juga suka keluyuran di tempat kejaku. Ingat ?"

" kau jadi sangat cerewet ya !"

PLETAAKK !

J hope langsung menghadiahi Namjon satu jitakan yang cukup keras.

" sudahlah. Aku kesini bukan mau main main. Aku ingin NIS bekerja sama dengan KNPA (kepolisian korea )."

Namjoon berhenti memgusap usap kepalanya yang sakit setelah dijitak J Hope. " untuk apa?"

" aku yang bertanggung jawab untuk menangkap Double B a.k.a Bloody Berry. Dengan IQ 148 mu itu kau mengerti apa yang sedang terjadi bukan ?"

" Kau ingin menggunakan Presiden sebagai umpan ?! Dan kau ditugaskan untuk menangkap Jin- AAW !"

PLETAAKK

Jitakan maut J Hope mendarat lagi di kepala Namjoon.

" Aish, IQ mu benar benar tak berguna ! Tebakanmu memang benar, tapi bisa pelan pelan kan?. Dan tentang Jin, aku belum bisa memastikan yang menyerangmu dan komandanmu tempo hari benar benar Jin. Jadi tak usah khawatir"

Namjoon terdiam setelah mendengar penjelasan Jhope. Menjadikan Presiden sebagai umpan cukup beresiko. Ada kemungkinan si buruan tak suka umpannya. Atau si buruan akan menghabisi umpan lalu kabur dengan perut kenyang.

" Ketua yang baru sudah menerima tawaran ini ?"

" yah, beliau bilang sih YES. Presiden tak tahu tentang ini sih"

" Aku NO !. Itu bisa membahyakan Presiden. Bagaimana dengan Jin ?"

"Kalau dia benar- benar Bloody Berry, aku tak bisa membantu apa apa. Apalagi dengan daftar kriminalnya yang bisa mendapat hukuman berat. Tenanglah, ada kemungkinan 'Bloody Berry' bukanlah orang yang bekerja sendirian dan berdoalah semoga semua berjalan dengan baik"


Jin POV

Markas Black Gun Organization

Gara gara polisi keparat itu aku harus diam di markas. Semua orang sedang sibuk dengan tugasnya masing masing. Lama-lama bosan sendirian. Hmm.. kira kira di tv ada acara bagus gak ya ? Yah, tiba tiba headline news.

Hari ini Presiden dijadwalkan mengunjungi areal perindustrian di Ulsan. Kunjugan Presiden kali ini berkaitan dengan Proyek Pengurangan Gas rumah kaca oleh Ulsan Chemical. Presiden akan menginap satu malam disana.

Sekian Headline News kali ini. Silakan menikmati tayangan anda kembali.

Headline news tidak bermutu. Memangnya jadwal Presiden sebegitu pentingnya ?. Tapi kalau dipikir pikir ini agak aneh. Biasanya berita seperti ini tak pernah dijadikan headline news. Seperti sengaja memancing sesuatu, atau seseorang.

Gantikan ketua... bertindak bodoh...

Dasar ketua pabo !

Aku harus mencari Jongup hyung. Dimana dia ? Venom juga tidak kelihatan sejak kemarin. Aish, kenapa ada orang sebodoh itu. Aku harus segera menemui Jonguo hyung di basement

BRAAKK !

" JONGUP HYUNG ! DIMANA VENOM ?"

Damn, joungup hyung malah bermain COC sambil tiduran.

" bisakah kau santai sedikit. Kau tahu dia pergi dari kemarin kan ? HEY !"

Kalau sudah begini aku ambil paksa saja Iphone dari tangannya

" aku tahu! Tapi untuk apa ? Kau pasti tau kan hyung "

" berikan Iphone ku !"

Kuangkat tinggi tinggi hanphonenya biar dia tak bisa mengambilnya.

" Jebal Hyung ! Apa Venom keluar untuk membunuh Presiden ?"

Tangan Jongup hyung berhenti menggapai gapai handphone nya dan menatapku lurus dengan ekspresi yang sangat serius.

" Ani, dia mengambil tugasmu sebagai Bloody Berry. Zelo memberitahu tentang umpan yang disiapkan kepolisian untuk mu dan Venom pergi untuk memakan umpannya sebagai gantinya. Kau puas ?"

Tanganku tiba - tiba lemas dan melepaskan I Phone milik Jongup Hyung. Maldo andwae... Disana ada Namjoon. Dan Venom bisa saja melukai Namjoon . Aku harus pergi kesana.

" Jin"

Baru saja aku akan melangkahkan kakku keluar. Tiba tiba Jongup hyung memegang tanganku.

" aku harap bukan Namjoon yang ada dipikiranmu sekarang. "

- TBC -

BTS ( Behind The Script)

Yeah, akhirnya update kali ini datang setelah lebih dari satu minggu nganggur. Lagi Uts, mian~ !

Sengaja agak dilambatin alurnya biar pada penasaran, HWAHAHAHA! (Readers : *closetabs**close *)

Lagi-lagi V bandel yah, nganggu aja hahahaha!

Oh, ya. Pangkat J-hope disini satu tinggkat dibawah Zelo. Zelo itu kaya hmm Wakil Kepolisian Provinsi Seoul, kira-kira gitu.

buat yang belum baca chap sebelumnya, NIS ( National Intelligent Security) itu paspampresnya presiden korea

dan KNPA ( Korea National Police Agency) itu Kepolisian korea selatan.

Kalo ada yang bingung kenap Author semakin lama semakin molor updatenya….

Jadi begini, alur cerita disini sama sekali belum author siapin dia awal. Murni ngalir sesuai imajinasi. Jadi maaf banget kalo molor-molor updatenya. Tetep setia nunggu kan T^T

Tetep ya ! tinggalkan review, kritik dan saran ^^

:*

For Lee Shikuni : tetep dilanjut ! thanks banget reviewnya :) !

For gummysmiled : di chap ini ada salah lagi gak, hehe :) makasih banyak buat reviewnya !

For callieag97: gapapa ! ini lanjutannya ! makasih buat reviewnya !