"When I Meet You"

.

.

.

.

.

.

.

.

Warning! Warning! : Porn without Plot. NO CHILDREN. NC. SMUTT. Lemon. Dosa tanggung masing-masing.

.

.

.

.

.

.

Dukk. Suara benturan punggung Kyuhyun dengan tembok terdengar jelas. Kibum mendorong Kyuhyun sehingga ia terpojok di antara Kibum dan tembok di belakangnya. Kibum semakin memperdalam lumatannya di bibir Kyuhyun begitu ia menerima respon baik dari bocah itu. Meski Kyuhyun tak membalas, tetapi ia membuka mulutnya. Tujuannya sebenarnya untuk mencari napas, tetapi di artikan sebagai peluang bagi Kibum untuk memasukkan lidahnya. Tak menyia-nyiakan kesempatannya, Kibum telah mengeksplorasi seluruh bagian mulut Kyuhyun. Kyuhyun sampai berjinjit dan memundurkan kepalanya akibat frasa nikmat saat lidah Kibum menyentuh langit-langit mulutnya dan membelit lidahnya. Lenguhannya terdengar tak beraturan seirama dengan invasi lidah Kibum yang liar di dalam mulut hangatnya. Jujur, ini adalah ciuman pertama Kyuhyun dan baru kali ini ia merasakan hal senikmat ini dari sebuah ciuman. Perutnya terasa tergelitik menyenangkan dan mengalirkan perasaan hangat yang membuat Kyuhyun menginginkan lebih lama kenikmatan seperti ini. Kibum semakin memperdalam invasinya saat di rasa Kyuhyun telah jatuh dalam ciumannya. Lidah Kyuhyun yang lembut itu ingin sekali Kibum emut terus-menerus. Rasanya seperti permen yang mengandung heroin. Semakin di hisap semakin membuatnya menginginkan lagi dan lagi. Ah, Kibum benar-benar telah lupa siapa Kyuhyun hanya karena telah mencium bocah ini. Memabukkan.

Kibum membawa mulutnya menyusuri leher Kyuhyun yang di dongakkan kepalanya. Kyuhyun memberikan respon baik terhadap rangsangan Kibum. Tangan Kyuhyun ia kalungkan pada leher Kibum. Kibum menaikkan satu kaki Kyuhyun mengalung di pinggangnya saat di rasa Kyuhyun semakin merosot. Kibum juga bisa merasakan kaki Kyuhyun yang bergetar, mungkin karena efek dari ciuman yang lama itu. Salahkan saja kenapa mulut dan bibir Kyuhyun begitu nikmat.

"Ahh" satu desahan lolos dari bibir Kyuhyun yang sudah bengkak dan memerah.

"Kau tahu apa yang baru saja kulakukan?" Tanya Kibum di sela kesibukkannya menandai leher Kyuhyun dengan bitemark yang terbentuk kecil-kecil.

"Yeah! Ahh" sahut Kyuhyun di sela desahannya. Ia menggigit bibir bawahnya untuk meredam jeritannya. Kibum tak memberi jeda sejenak untuk Kyuhyun menemukan diamnya.

"Katakan." Kibum masih saja menandai leher Kyuhyun meski telah banyak ia tinggalkan jejak merah. Kini tangannya dengan nakal membuka kemeja sekolah Kyuhyun dari kancing yang paling atas.

"Kisseu. Nyyaahh..." teriak Kyuhyun nikmat begitu ia merasakan nipplenya di pelintir keluar oleh jari nakal Kibum. Kepalanya mendongak ke atas dengan saliva yang menetes, sebuah respon nikmat yang biasa terjadi.

"Kau sengaja tak mengenakan kaus dalam eoh? Lihat. Nipplemu ini bahkan terlihat dari luar dengan kemeja setipis ini."

"Aahh..." desah Kyuhyun semakin menjadi saat Kibum memasukkan salah satu nipplenya ke dalam mulut hangatnya. Lidahnya dengan lihai menjilat-jilat tonjolan kecil itu yang sekarang sudah mengeras. Di emutnya seperti bayi sedang menyusu tonjolan kecil itu yang berwarna cokelat muda. Tangan Kibum bergerak naik-turun di punggung Kyuhyun. Memberikan afeksi yang terselubung. Modusnya adalah pantat Kyuhyun yang masih terbalut oleh celana seragamnya.

"Nnhh... Aahh..." Kyuhyun refleks memeluk kepala Kibum dan menenggelamkannya di dadanya saat Kibum dengan sengaja menggigit nipple Kyuhyun kemudian menghisapnya dengan kuat. Tangan nakal Kibum yang menelusup ke dalam belahan pantat Kyuhyun mendukung semakin keras dan tak beraturnya suara desahan nikmat yang Kyuhyun keluarkan.

"You are overreacting already." Kibum mengecupi area bahu Kyuhyun.

"Lihat ini. Milikmu mengeras hanya karena nipplemu ku kuasai." Kibum sengaja menggesekkan lututnya ke area di mana milik Kyuhyun mengeras.

"Mmhh.. jangan. Ahh..."

"Lihat. Kau bilang jangan tetapi reaksimu berkata sebaliknya." Kibum menerima respon Kyuhyun yang menyandarkan berat tubuhnya ke tembok sedangkan kepalanya mendongak dengan bibir yang terus mengeluarkan saliva dan desahan. Sungguh pemandangan yang akan membuat siapa saja tak tahan untuk menghabisi Kyuhyun saat ini.

"Ahh.. je-jebal.. nhhhh" Kibum segera membawa Kyuhyun ke dalam gendongan bridal stylenya saat mendapati Kyuhyun sudah tak kuat menopang tubuhnya dengan kedua kakinya.

"Kau sudah tak sanggup berdiri? Hanya karena aku menggesekkan lututku kau sudah lemas. Reaksimu benar-benar menggemaskan Kyuhyun." Kibum membawa tubuh Kyuhyun ke arah ranjangnya. Tatapannya tak pernah lepas dari pemandangan menggairahkan bocah dalam gendongannya yang sudah tak berdaya akibat kenikmatan yang membuat Kyuhyun tak bisa berpikir jernih.

Sesampainya di ranjang, Kibum meletakkan Kyuhyun dengan hati-hati. Meski miliknya sendiri kini sudah tak sabar ingin di jamah agar membaik. Pemandangan Kyuhyun yang terengah dengan mata yang sesekali ia pejamkan malah membuat Kibum semakin tak kuasa menahan nafsunya sendiri.

"Sial. Kenapa dia begitu indah?" Gumam Kibum yang hanya dirinya sendirilah yang mendengarnya. Tak tahan dengan mangsa yang sudah lemas itu, Kibum segera melepas kaus yang membalut ketat tubuh berototnya itu, meninggalkan celana panjangnya yang di baliknya menyimpan miliknya yang menggembung.

"Nnhh... aahh.. Ki-Kibum-ssi.." desah Kyuhyun geli saat Kibum mengecupi telapak kakinya. Kyuhyun meronta kecil karena tak tahan dengan rasa geli di telapak kakinya yang kini jari-jari kakinya di masukkan ke dalam mulut Kibum dan di kulumnya. Kibum benar-benar tak merasa jijik sama sekali padahal telapak kaki adalah bagian yang kotor. Mulut dan lidah Kibum perlahan naik dan merambat ke atas, ia berikan flying kiss di lekukan antara betis dan paha yang adalah salah satu bagian tersensitif Kyuhyun sehingga membuat remaja itu menggelinjang kenikmatan dan menahan kepala Kibum untuk memberikan lebih di sana.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC.

.

.

.

.

Ffiiuuuuuhhh... Lap keringet. Sebenernya Fi mikir ulang mau buat Ch ini. Maafkan imajinasi liar Fi ne? Apa sampe sini sudah hot? Ada yg merasa kurang hot? Digantung? Gomenasai minasaaaan hehheheehe

Waktunya Fi kembali berkutat sama bahan2 pelajaran buat bsok UTS hehehe. Semangatin Fi terus ya! Terimakasih^^