ABOUT CHANBAEK LOVE
Author: Shin Raewoo
Rate: T
Main Cast: Chanyeol x Baekhyun
Other Cast: Exo member, Kwak Saebyul
Length: Chapter
Genre: Romance, Humor, EXO life
Warning: Yaoi, Typo, B x B, Bahasa berantakan
CHAPTER 2
EXO DORM
BAEKHYUN POV:
Hari ini kami sedang tidak ada jadual. Dan berakhirlah aku yang masih bermalas-malasan di kasur. Ah baru jam 7 pagi. Aku melihat jam di iphone ku. Aigoo malas sekali mau bangun. Mendingan sambung tidur aja lah. Hehehe… Aku hampir masuk ke mimpi indah ku jika saja…
"Hyung~ … Bisalah hyung… jebal…". Itu suara maknae.
"Andwae! Maldo andwae!" itu suara Suho hyung. Aigoo ada apa sih sama mereka berdua. Pagi-pagi sudah ribut. Aku coba mengabaikan apa yang berlaku diluar sana. Mendingan aku tidur lagi. Lalu menutup kepalaku dengan bantal.
"KYAAA! HYUNG! KOK TEGA SAMA SEHUN SIH! SEHUN KAN KANGEN SAMA LUHAN HYUNG!".
"HYUNG BILANG GAK BISA YA GAK BISA. NANTI JUGA KITA SEMUA AKAN BERTEMU LUHAN HYUNG!" Aigoo tu kan Suho hyung sudah marah. Pasti gara-gara Sehun yang gak sabar mau ketemu Luhan hyung ni. Ganggu aja mereka ini. Aku lantas bangun untuk keluar dari kamar. Aku masih butuh waktu tidurku!
"KYAAA! KALIAN APA-APAAN SIH? PAGI SUDAH RIBUT. AKU MAU TIDUR TAU!". Mereka berdua langsung terdiam saat mendengarkan suara 7 oktaf ku. Nah ginikan aman.
"Baekhyun hyung apa-apaan sih. Kok pagi-pagi sudah teriak?".
"Bukannya kamu yang teriak duluan Sehun?" ini anak kenapa coba? Kok aku yang di salahin.
"Iya sih.." jawab Sehun dengan wajah datarnya.
"Ada apa ni?" Aku mengalihkan pandanganku ke sosok yang baru keluar dari kamarnya.
"Pagi-pagi sudah ribut aja". Ucapnya lagi. Aku perhatikan Chanyeol yang sedang menguap sambil mengosok matanya. Suara khasnya yang baru bangun tidur. Serta rambutnya yang berantakan. Kau benar-benar tampan Park Chanyeol. Ommo! Barusan kau bilang apa Baekhyun? Rutukku dalam hati. Sambil memukul kepalaku. Dengan perlahan pastinya.
"Waeyo Baekhyunee?" aku masih mengetuk kepalaku saat Chanyeol menyapaku.
"Ah Nae? Itu.. ga ada papa kok. A… aku masuk ke kamar dulu ya." Aku langsung masuk ke kamar. Aigoo pabo Baekhyun. Sejak kapan kau tergagap-gagap seperti itu? Dan jantung ku… kapan mau berhenti berdegup dengan kencang. Aish jinjja.
13:05 PM
AUTHOR POV
Chanyeol sedang menonton tv di ruang tamu sendiri. Dia mengerling sekilas jam dinding yang terletak di dinding sudut atas tv. Dia menghela nafasnya berat. Benar-benar hari yang membosankan. Rutuknya dalam hati.
"Chanyeol?" Chanyeol menoleh untuk melihat sosok yang memanggil namanya. Sosok mungil yang sedang berjalan ke arahnya.
"Oh Baek? Kamu baru bangun?" soal Chanyeol. Baekhyun waktu itu sudah duduk di sampingnya. Baekhyun mengangguk lucu untuk menganggapi pertanyaan Chanyeol. Baekhyun benar-benar menggemaskan di mata Chanyeol. Eh WHAT? Bisa saja kau Tuan Park.
"Yang lain mana? Kok sepi?" Baekhyun memandang sekelilingnya. Dia tidak melihat pun orang lain selain dirinya dan Chanyeol.
"Jongin teman Kyungsoo berbelanja. Dan yang lain menghantarkan Sehun ke bandara." Jelas Chanyeol. bahkan matanya kini masih memandang Baekhyun di sebelahnya.
"Bandara? Kenapa?"
"Oh… itu kerana Sehun tidak berhenti merayu untuk bertemu Luhan di China." Chanyeol menggeleng-gelengkan kepalanya mengingat tingkah laku Sehun. Setelah dia bertengkar dengan Suho pagi tadi, Sehun terus ngambek sehingga Suho dengan keterpaksaan merelakan Sehun untuk ke China. Benar-benar malaikatnya Exo.
"Terus kau sendiri? kenapa tidak ke bandara juga?" pertanyaan Baekhyun barusan berhasil memberhentikan lamunannya terhadap maknae. Dia mengerutkan alisnya mendengarkan pertanyaan itu.
"Ah Itu kerana aku sedang malas." Jawab Chanyeol dengan ketawa idiotnya. Sedangkan Baekhyun hanya memasang wajah datar mendengar ketawa dari suara besar Chanyeol.
" Pabbo." Baekhyun membuang nafasnya. Mereka berdua kembali diam. Suasana benar-benar canggung rasanya bila berdua seperti ini. Ah! Yang benar saja. Masa duo rusuh Chanbaek yang selalu adu mulut bisa diam seperti ini?
Suasana benar-benar sepi. Sesepi di kuburan! Baekhyun mahupun Chanyeol, masing-masing mengunci mulut. Mereka sibuk dengan pemikiran masing-masing. Chanyeol terus menatap ke layar tv yah walaupun tidak sepenuhnya fokus sih. Sedangkan Baekhyun, dia menatap permaidani di bawah kakinya. Tidak ada apa yang menarik sebenarnya. Tapi Baekhyun lebih rela menatap permaidani itu dari menatap Park Chanyeol yang berada di sebelahnya. Dia gugup. Bisa-bisa dia akan mati jantungan lagi kerana jantungnya tidak henti-henti berdegup kencang bila berhadapan dengan sosok tinggi itu. Alasannya? Kerana dia menyukai Chanyeol.
Dia menyukai Chanyeol yang notabanenya adalah teman segroupnya sekaligus sahabatnya. Dia menyukai ahni mencintai Chanyeol sepenuh hatinya. Kerna itulah dia sering tertangkap camera sedang melihat Chanyeol walaupun dari jauh, juga wajahnya yang cemburu ketika Chanyeol bermesra sama member lain. Tapi Baekhyun hanya mampu memendam perasaannya. Dia tidak berani mengungkapkan kepada Chanyeol. mengingatkan Chanyeol pernah mempunyai kekasih waktu trainee dan kenyataan kekasihnya waktu itu adalah yeoja, membuat Baekhyun menganggap Chanyeol itu straight dan membuat kepercayaan diri seorang Byun Baekhyun menurun. Bahkan dia sangat iri terhadap Kaisoo dan Hunhan couple saat ini.
"Kau kenapa Baek? Sedang ada masalah?" tanpa Baekhyun sadar, sebenarnya Chanyeol memerhatikannya dari tadi.
Baekhyun yang tersentak dengan pertanyaan Chanyeol segera mengangkat kepalanya. Chanyeol memandangnya! Baekhyun mengerutkan dahinya untuk mencari jawapan yang tepat. Dia sedang salah tingkah ketika ini. Mendapat tatapan mengintimidasi dari seseorang yang kau cintai setengah mati, bisa membuat kau salah tingkah bukan?
"A… aku.."
"Kami pulang!" sontak kedua mereka menoleh ke arah pintu. Ternyata Kaisoo couple sudah pulang dari acara membeli perbelanjaan dapur. Baekhyun memerhatikan pasangan tersebut. Jelas dia bisa melihat Kai yang kesusahan membawa lima kantong plastic yang di yakini sangat berat, sedangkan D.O sedang asyik dengan minuman bubble teanya. Baekhyun iri. Sungguh! Andainya dia bisa begitu dengan Chanyeol.
"Kyung belanjanya mau di letak di mana?" Kai memerhatikan kedua tangannya yang penuh dengan barang belanjaan. D.O yang mendengar soalan Kai itu hanya memutarkan bola matanya malas.
"Letak di dapur lah masa di kamar mandi. Dasar." Kai hanya menyengir mendengar sindiran D.O. Jangan macam-macam dengan D.O Kyungsoo. Meskipun dia pendiam dan tidak banyak bicara, tapi perkataan yang keluar dari mulutnya benar-benar pedas. Dan tidak terlupakan tangannya juga yang tak kalah 'pedasnya'.
"Ahh~ badan ku pegal-pegal semua. Kyungie sayang picit badanku dong." Minta Kai dengan wajah yang memelas sekalian dengan aegyo nya yang agak… err… if you know what I mean. Jangan lupakan fakta, seorang Kim Jongin tidak bisa melakukan aegyo.
" Jangan macam-macam aku mau masak." Ucap D.O dengan penuh penegasan.
" Kok kamu tega sekali? Bagaimana kalau nanti badanku lumpuh, terus aku tidak bisa menari lagi?"
" Jangan berlebihan kau Kim Jongin. Sudahlah jangan ganggu aku. Kalau tidak, kau tak akan mendapatkan jatah makan malam mu." Kai memayunkan bibirnya. Ternyata dia tidak bisa romantis-romantis sama D.O. Rencananya gagal total. Poor kai.
"Aku mau membantu Kyungsoo dulu." Ucap Baekhyun menuju ke dapur. Meninggalkan Chanyeol dan Kai di ruang tengah.
Di dapur…
"Kyungsoo-ah… Ada yang bisa aku bantu?" D.O yang sedang sibuk membasuh sayur menolehkan kepalanya ke arah Baekhyun yang sudah berdiri di sebelahnya.
"Kau bisa membantu ku mengupas dan memotong bawang." Baekhyun hanya mengangguk. Dan melakukan apa yang di suruh D.O tadi.
"Hyung." D.O mengangkat bicara setelah keheningan menyelimuti mereka beberapa detik.
"Nae…" Baekhyun masih fokus dengan pekerjaannya memotong bawang. Dia tidak mahu jari lentiknya terluka gara-gara menoleh ke arah D.O yang duduk di hadapannya.
"Tentang perasaanmu terhadap Chanyeol hyung… Apa kau sudah mengatakan kepadanya?" Baekhyun yang mengetahui arah pembicaraan D.O menghentikan aktivitasnya. Dia memandang wajah D.O sekilas. "A… Apa aku harus mengatakan kepadanya?"
D.O mendengus kasar. Dia faham benar tentang sikap Baekhyun. Gengsinya terlalu tinggi tapi ada satu saat dia bisa sensitive juga. "Lalu sampai kapan hyung?"
"Aku tidak tau Kyung. Bagaimana jika nanti Chanyeol menolakku?."
"Aku yakin Chanyeol hyung tidak akan menolak mu. Aku yakin Chanyeol hyung juga punya perasaan yang sama denganmu. Buktinya dia sering melindungimu dan memperlakukanmu lebih dari member yang lain. Dia juga sering perhatian terhadap mu. Bahkan aku sering melihat Chanyeol hyung menatap mu dari jauh. Dan itu dia tidak melakukan kepada member lain. Hanya padamu hyung. Padamu." D.O coba menyakinkan tentang perasaan Chanyeol juga sama terhadap Baekhyun. Dia tidak mau hyung yang sangat dia sayang terus menerus memendam perasaannya .
Baekhyun terdiam. Apa yang di katakan D.O itu benar. Tetapi Baekhyun keliru semua perlakuan Chanyeol terhadapnya itu kerana Chanyeol mempunyai perasaan yang sama dengannya atau pun cuma perlakuan atas status seorang sahabat.
"Tapi Kyung… Apa kamu lupa waktu kita masih trainee Chanyeol mempunyai kekasih? Dan dia yeoja?" D.O cuba mengingati apa yang di beritahu Baekhyun.
"Jadi?"
"Chanyeol itu straight Kyungsoo."
"Sudah lah hyung. Aku juga pernah punya pacar yeoja. Tapi sekarang aku malah berakhir dengan si kkamjong. Luhan hyung juga pernah punya pacar yeoja. Jadi bagiku itu bukannya apa-apa kalau kamu berdua ada perasaan yang sama. Toh shipper kalian juga banyak yang mendukung hubungan kalian."
Baekhyun hanya diam. Dia menyambung kembali perkerjaan mengupasnya yang masih tertunda. Dia memikirkan apa yang di bilang D.O barusan. Ah fikirannya benar-benar kacau saat ini. Dan tanpa mereka sadari , seseorang dari kejauhan telah mendengar percakapan mereka.
TBC
Thanx ya yang sudah baca. Review?
