Judul : Love Hurt

Main Cast : Chanyeol (Namja)

Sehun (Namja)

Baekhyun (Yeoja)

Luhan (Yeoja)

Other Cast : Kai / Kim Jong In (Namja)

Do Kyungsoo (Yeoja)

Kim Jun Myeon / Suho (Namja)

Zang Yixing / Lay (Yeoja)

Kris / Wu Yi Fan (Namja)

Huang Zi Tao (Yeoja)

Kim Minseok/ Xiumin (Yeoja)

Kim Jong Dae / Chen (Namja)

and All SM Family

Rate : T

Genre : Romance/Life School/Friendship/Hurt

Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan YME, Orang Tua Mereka, Lee Soo Man Ahjussi, SM Entertainment kecuali Chanyeol milik saya :P

Warning : this is genderswitch if you don't like genderswitch don't read / typo(s) bertebaran dimana-mana /

FF ini murni 100% imajinasi author / No Bash and Plagiat ^^

Mohon maaf jika ada kesamaan cerita, tapi sejujurnya ini murni dari pemikiran saya


'Saranghae,Mianhae'

.

.

Luhan pov :

Aku tak tahu kenapa saat chanyeol mengutarakan perasaannya padaku kata-kata itu meluncur saja dibibirku. Apakah ini rasanya dicintai oleh seseorang? Apakah ini rasanya dicintai seseorang dengan tulus? Aku bisa merasakannya jika chanyeol tulus padaku tapi aku juga tahu chanyeol mencintaiku saat dia sedang hilang ingatan saat ini sedangkan dalam lubuk hatinya hanya baekhyun. Kenapa harus baekhyun? Kenapa selalu baekhyun? Kadang aku iri pada baekhyun semua menyukai baekhyun. Chanyeol menyukai baekhyun bahkan orang yang aku cintai pun menyukai baekhyun. Tapi aku tak bisa membenci baekhyun karena aku menyayanginya, dia sudah aku anggap sebagai adikku selain chanyeol. Mungkin saat ini aku harus bersikap egois. Aku ingin merasakan bagaimana dicintai oleh seseorang yang kau sayangi. Aku memang menyukai chanyeol dan menyayanginya tapi hanya sekedar sayang pada noona dan dongsaengnya tidak lebih. Bukan maksudku untuk memanfaatkan chanyeol saat ini. Mungkin ini akan menyakiti baekhyun karena aku tahu sekarang dia sudah mulai mencintai chanyeol. Dan dengan cara ini aku juga ingin melupakan sehun. Mianhae chanyeol-ah, mianhae baekhyun-ah jika aku menyakiti kalian.

.

.

"mian bukan maksudku begitu tapi entah kenapa kata-kata itu meluncur begitu saja dari bibirku"

.

.


Normal Pov :

Bulan ini sudah mulai memasuki awal musim dingin dan bulan ini pula chanyeol berulang tahun yang ke 18 tahun.

.

"seminggu lagi chanyeol ulang tahun lalu aku harus memberi dia apa?" tanya baekhyun gelisah

"kau rempong sekali sih baek" kata Luhan

"habis aku bingung eonni harus memberinya hadiah apa"

"mungkin kau bisa membelinya sepatu?"

"tahun lalu aku sudah memberikannya"

"topi? Dia kan suka sekali topi"

"tidak, 2 tahun yang lalu juga aku sudah memberikannya topi"

"hhh kenapa tidak hadiah special saja"

"maksud eonni?"

"ya mungkin kau bisa memberikannya sesuatu yang kau buat sendiri?"

"mmm wah boleh juga eonni. Terima kasih untuk idenya" baekhyun tersenyum senang

"kau ini baek padahal tahun lalu saat chanyeol ulang tahun kau tidak sebegitu rempongnya seperti sekarang"

"tahun ini kan berbeda eonni bagiku"

"yayaya aku tahu tahun ini berbeda karena saat ini kau sedang jatuh cinta padanya. Coba saja jika kau tak jatuh cinta padanya pasti kau tak akan serempong ini"

"hehehe"

.

Sepulang sekolah baekhyun browsing di internet hadiah yang cocok untuk pria buatan tangan sendiri. dia mencari-cari lewat mbah google dan pilihannya jatuh pada sweeter rajutan, sepertinya tidak buruk memberikan sweeter rajutan buatan sendiri lagipula baekhyun suka sekali merajut dan juga tepat sekali jika dia memberikan sweeter rajutan karena saat ini sedang musim dingin. Baekhyun mulai menyiapkan benang rajut berwarna biru dan jarum rajutnya. Mungkin selama seminggu ini baekhyun akan begadang untuk membuat sweeter rajutan tersebut.

"fighting baekhyun !" baekhyun menyemangati dirinya sendiri.

.

.

"baek malam ini kau bisa datang kerumahku untuk belajar?" tanya chanyeol menghamiri tempat duduk baekhyun

"mian yeol aku tak bisa datang malam ini"

"baiklah bagimana jika besok?"

"mian besok juga tidak bisa. Eumm selama seminggu ini aku tak bisa mengajarimu"

"kenapa baek?"

"aku sedang sibuk akhir-akhir ini. Jongmal mianhae chanyeolie"

"ne gwenchana, tapi saat ulang tahunku kau harus datang ne?"

"tentu saja" baekhyun tersenyum pada chanyeol.

Tentu saja baekhyun akan datang karena seminggu ini dia akan disibukkan untuk membuat sweeter untuk chanyeol.

.

.

Selama seminggu baekhyun disibukan membuat hadiah untuk chanyeol, chanyeol malah semakin dekat dengan Luhan. Chanyeol selalu mendekati Luhan katanya sih supaya dia lebih mengenal Luhan ya itung-itung pendekatan sebelum chanyeol menjadikan Luhan kekasih. Tapi kedekatan mereka membuat seseorang merasa sakit hati.

"kenapa Chanyeol semakin dekat dengan Luhan eonni?" batin baekhyun yang melihat chanyeol selalu bergandengan tangan dan tertawa bersama Luhan.

"apa mereka mempunyai hubungan? Atau… ah tidak baek kau jangan berfikiran aneh-aneh. Lebih baik kau focus pada hadiah yang akan kau beri pada chanyeol ya benar. Fighting baekhyun" baekhyun menyemangati dirinya sendiri.

.

.


Kini tiba pada tanggal 27 November dimana hari ini chanyeol berulang tahun. Chanyeol mengundang semua teman satu sekolahannya untuk merayakan ulang tahunnya kali ini. Tema untuk pesta malam ini adalah blue maka pernak-pernik pesta disana didominasi dengan warna biru serta para tamu undangan harus memakai pakaian berwarna biru, ya pokoknya serba biru deh bahkan kue ulang tahun chanyeol pun berwarna biru. Acara tersebut diadakan di taman belakang rumah chanyeol dan sehun. Chanyeol kini sangat tampan dengan kemeja lengan panjang berwarna biru langit yang sikunya digulung sampai sikut serta kerah yang kancingnya dilepas satu dipadukan dengan celana bahan berwarna hitam serta sepatu hitam yang mengkilat. Tak jauh beda dengan chanyeol, sehun pun memakai kemeja berwarna biru langit namun dengan lengan pendek serta celana bahan berwarna putih dan sepatu berwarna putih.

.

Banyak sekali yang datang pada acara ulang tahun chanyeol kali ini bahkan Tuan park juga rela datang untuk merayakan ulang tahun putra sulungnya. Tamu pertama yang datang adalah Kris sepupu chanyeol didampingi oleh kekasihnya zitao mereka sangat serasi sekali karena mereka memakai baju couple. Kris yang memakai kemeja putih dengan jas berwarna biru tua serta celana bahan berwarna putih lalu Tao yang memakai gaun Putih sedengkul dipadukan dengan Blazer biru tua serta high heels berwarna biru serta rambut yang digerai dan diberi bandana berwarna biru membuat Tao terlihat sangat manis. Kemudian datang Kai beserta Kyungsoo, tak jauh beda dengan pasangan Taoris, Kaisoo pun berpenampilan dengan serasi Kai dengan kemeja kotak-kotak berwarna biru langit dan kyungsoo dengan drees kotak-kotak berwarna senada serta rambut yang dikuncir dengan jepit pita berwarna biru membuat penampilan kyungsoo sangat cute dan imut.

"Happy birthday my brother" kata Kris memeluk chanyeol

"thank you hyung"

"ini hadiah dariku dan my princess tao"

"wah gomawo hyung dan tao-ah. Oh ya kalian terlihat sangat cocok sekali"

"hahaha tentu saja iya kan tao" kris memeluk pinggang tao mesra dan membuat tao jadi malu

"ah gege jangan peluk-peluk seperti itu"

"hahaha kenapa kau malu?" Kris malah mempererat pelukannya dan menciumi pipi Tao

"ish kalian jika ingin berlovey dovey didalam saja sana" kata chanyeol ngambek

"hahaha okey okey santai brother makanya cepat cari kekasih agar kau tak iri pada kami"

"ish sudah sana masuk"

"hahaha" kris tertawa lalu masuk kedalam tempat pesta tersebut

.

"saengil chukkae chanyeol hyung" kata kai

"ne saengil chukka hamnida oppa" tambah Kyungsoo

"ne gomawo Kai dan Kyungsoo"

"kau terlihat tampan hyung" kata kai memuji sambil mengacungkan jempolnya

"haha kau juga kai dank au kyungsoo kau terlihat sangat cantik. Kalian pasangan yang serasi"

"hahaha kau bisa saja hyung"

"gomawo oppa. Oh ya oppa ini kado dariku dan kai oppa"

"wah gamsahamnida kai , kyungie"

"ne"

"yasudah kalian masuk ada Kris dan tao disana" Kai dan Kyungsoo pun masuk ke dalam

.

.

"Kemana Luhan noona dan Baekhyun? Apa mereka tak datang?" gerutu Chanyeol melirik ke kanan dan kekiri. Sehun yang melihat chanyeol seperti itu menghampiri chanyeol, dia menyuruh chanyeol untuk segera masuk dan memulai acaranya.

"hyung kau sedang apa?" tanya sehun menghampiri chanyeol

"ah ne, aku mencari luhan noona dan baekhyun kenapa mereka belum datang"

"mungkin mereka telat hyung lebih baik kau masuk karena acaranya akan segera dimulai hyung kasihan tamu-tamu yang lain sudah menunggu"

"tapi…"

"sudah biar aku saja yang menunggu mereka disini hyung"

.

.

Sedangkan disisi lain Baekhyun sedang menunggu Luhan berdandan.

"eonni palliwa kenapa kau lama sekali?"

"sabar baek, sebentar lagi selesai nah tinggal mengoleskan lipstick. Okey sempurna" Luhan mengoleskan lipstick tipis berwarna merah muda ke bibirnya.

"kau sudah cantik eonni palli kita akan terlambat"

"kita harus terlihat cantik baek siapa tahu ada yang akan melirik kita nanti"

"akh kau ini eonni" Baekhyun membayangkan jika nanti chanyeol meliriknya dan terpesona padanya lalu mengajaknya ngobrol berdua dan chanyeol menyatakan cintanya lalu mereka berakhir dengan ….

"BAEKHYUN" semua lamunan baekhyun buyar karena teriakan Luhan ditelinga kanannya

"aish eonni tak usah berteriak seperti itu aku bisa tuli"

"habis dari tadi aku memanggilmu kau tak mendengarnya. Kau sedang memikirkan apa heum? Ayo kita segera berangkat"

"ah ani eonni, ne kajja"

Baekhyun dan Luhan pun segera berangkat ke rumah chanyeol untuk merayakan ulang tahun chanyeol. Tak lupa mereka juga membawa kado untuk chanyeol, terutama baekhyun dia sudah menyiapkan kado special untuk chanyeol bahkan sampai jarinya harus di plester karena tertusuk jarum saat dia merajut.

"semoga chanyeol suka dengan hadiah dariku"

.

.

Luhan dan Baekhyun pun sampai dirumah chanyeol , mereka langsung masuk kedalam dan mencari keberadaan chanyeol tapi mereka malah bertemu dengan sehun terlebih dahulu.

"akhirnya kalian datang noona. Ayo masuk acara sudah dimulai"

"ne, mianhae sehun-ah kami terlambat ini semua gara-gara rusa eonni yang dandan terlalu lama" kata Baekhyun cemberut menunjuk Luhan

"aish aku kan ingin terlihat cantik memang kau" Luhan mencibir

"yak eonni aku juga cantik"

"sudah-sudah kalian cantik kok malam ini terutama kau Luhan noona. Kajja kita hampiri chanyeol hyung"

*Blushh* pipi Luhan memerah karena dibilang cantik oleh Sehun. Tentu saja Luhan sangat cantik hari ini. Karena hari ini dia memakai dress tanpa lengan selutut berwarna biru muda lalu rambutnya di gelung dan diberi jepit berwarna perak serta memakai accesoris kalung berwarna perak juga serta memakai wedges berwarna biru. Tak jauh beda dengan luhan baekhyun juga tampak cantik dan imut karena baekhyun memakai dress brokat selutut berwarna biru langit lengan pendek dengan tali pita dipinggang dan rambutnya digerai lalu memakai jepit di kiri dan kanan rambutnya yang agak bergelombang serta high heels berwarna biru muda.

Sehun membawa Baekhyun dan Luhan ke hadapan Chanyeol yang kini sedang ingin meniup lilinnya. Semua teman-teman chanyeol bernyanyi menyanyikan lagu ulang tahun untuk chanyeol.

"Saengil chukka hamnida, saengil chukka hamnida , saranghaneun chanyeol saegil chukka hamnida"

"yeayy ayo sekarang tiup lilinmu hyung jangan lupa make a wish" seru jongin yang kebetulan berdiri disamping chanyeol.

-fiuhh- chanyeol meniup lilinnya lalu membuat permohonan setelah itu dia tersenyum kepada semua teman-temannya.

"horee potong kuenya hyung" jongin berseru kembali dan itu membuat kyungsoo malu setengah mati karena kekasihnya itu sangat antusias sekali.

"jongin-ah jangan seperti itu kau seperti anak kecil saja" kyungsoo berbisik pada jongin

"hehehe mian kyungie" kai hanya nyengir pada kyungsoo.

.

"nah brother sekarang potongan pertama akan kau beri kepada siapa?" kini Kris yang bertanya

"eumm tentu saja untuk eomma tercinta" kata chanyeol lalu menyuapi eommanya

"yang kedua?" tanya kris lagi

"yang kedua untuk appa" jawab chanyeol dan menyuapi appnya

"gomawo chagi" ucap tuan park

"lalu yang ketiga?"

"sudah pasti untuk adikku sehun. Kesini sehun-ah" chanyeol melambaikan tangannya pada sehun dan sehun menghampiri chanyeol lalu chanyeol menyuapi sehun.

"sekarang untuk orang special akan kau beri pada siapa chan?" Kris menggoda Chanyeol. Chanyeol melirik kesemua orang lalu dia maju dan berdiri didepan Luhan dan Baekhyun. Melihat itu Sehun langsung mengikuti chanyeol dan bediri di samping baekhyun. Baekhyun sangat gugup saat ini, fikirannya mungkinkah dia orang yang special untuk chanyeol?

"aku akan memberikan kue ini untuk Luhan noona karena dia orang yang special untukku" Chanyeol lalu menyuapi Luhan dan disaat itu pula hati baekhyun seperti ditancap paku yang tajam sakit sekali air matanya sudah menumpuk di pelupuk matanya. Ia sudah tidak kuat lagi menahannya akhirnya baekhyun pun pergi dari sana. Melihat baekhyun pergi sehun langsung mengikuti baekhyun. Tak jauh beda dengan baekhyun, Luhan juga merasakan hal yang sama dengan baekhyun karena hatinya juga sakit ketika melihat sehun yang mengejar baekhyun.

"kenapa kau tak pernah mengerti perasaanku ? kenapa kau tak pernah melihatku? Apa memang tak ada namaku dihatimu sehun-ah?"

.

.


Sedangkan disisi lain baekhyun sedang duduk sendiri dibawah pohon sambil menangis. Tiba-tiba ada sapu tangan di depan wajahnya.

"kalau kau menangis seperti itu cantikmu akan hilang noona"

"ssehhun-ah"

"uljima noona ini sapu tangan untumu" kata sehun seraya memberikan sapu tangan itu pada Baekhyun

"gomawo" Baekhyun menerimanya

"noona gwenchanayo?"

"ne, nanaeun gwenchana"

"uljima noona . jika kau menangis seperti itu nanti kau akan merusak penampilanmu nanti kau bisa sia-sia berdandan cantik hari ini" kata sehun mencoba menghibur

"hahaha lagi pula semua sudah sia-sia hun-ah" baekhyun tertawa miris

"lagi pula walaupun aku berdandan secantik apapun chanyeol tidak akan pernah melirikku" tambah baekhyun.

"itu tidak benar noona"

"tidak benar bagaimana? Sudah jelas-jelas tadi chanyeol mengatakan jika orang special baginya itu hanya Luhan eonni hun-ah"

"tidak itu tidak benar noona percayalah padaku"

"apa maksudmu?"

"kau akan tahu nanti noona sudah kau jangan menangis lagi ayo kita kembali ke pesta chanyeol hyung pasti mencarimu. Oh ya itu kado untuk chanyeol hyung kan? Apa noona tidak ingin memberikannya?"

"mm tentu saja aku ingin memberikannya padanya tapi…."

"sudah ayo" Sehun menarik tangan baekhyun dan membawa baekhyun kembali ke acara pesta tersebut dan kembali menemui chanyeol yang kini sedang berbincang dengan Luhan.

"hei kalian dari mana saja?" tanya chanyeol saat baekhyun dan sehun mendekatinya

"baek ada apa dengan matamu? Apa kau habis menangis?" tanya chanyeol pada baekhyun sambil memegang kedua pipi baekhyun

"ah tidak tadi mataku hanya kelilipan. Oh ya saengil chukka hamnida chanyeoli ini hadiah untukmu" baekhyun menyerahkan sekotak kado untuk chanyeol

"wah apa ini baek?"

"kau akan tahu nanti" baekhyun tersenyum manis

.

"eumm Luhan noona bisa kita bicara sebentar ?"

"kau ingin bicara apa sehuni?"

"tidak bisa disini aku hanya ingin berbicara berdua denganmu"

"baiklah, eungg chanyeol-ah, baekhyun-ah aku dan sehun keluar sebentar ne?"

"ne" ucap baekhun dan chanyeol bersamaan. Setelah itu Luhan dan Sehun pergi ke tempat duduk dekat kolam renang.

.

"noona ada yang ingin aku tanyakan padamu" tanya Sehun pada Luhan sambil menatap lekat wajah Luhan disampingnya

"apa itu?"

"apa kau menyukai chanyeol hyung?" ucap Sehun to the point

"apa aku perlu menjawabnya?"

"ne noona"

"jika aku tidak mau menjawab bagaimana?"

"tidak bisa kau harus menjawabnya noona"

"hhh sepertinya kau ingin tahu sekali jawabanku" Luhan mendengus

"….." Sehun hanya terdiam

"apa alasanmu ingin tahu tentang apakah aku menyukai chanyeol atau tidak?" tanya Luhan dingin

"….." sehun terdiam lagi karena ia tak tahu harus menjawab apa

"pasti karena baekhyun kan?" tebak Luhan dan bingo memang alasan Sehun menanyakan itu karena baekhyun ia tak mau baekhyun bersedih. Oh ayolah sehun apa kau tak merasa kasihan pada wanita dihadapanmu ini? Kenapa kau malah menanyakan hal itu pada orang yang mencintaimu?

"hh sudah ku duga pasti kau menanyakan ini karena baekhyun kan? Aku sudah tahu itu. Baiklah aku akan menjawab pertanyaanmu…." Luhan menghela nafasnya dan melanjutkan kata-katanya

… aku….. ya aku menyukai Chanyeol. Sekarang kau puas dengan jawabanku?"

"tidak kau pasti bohong kan noona?"

"kenapa aku harus berbohong padamu? Untuk apa aku berbohong padamu? Memang jika aku berbohong padamu aku akan dapat apa?" Luhan tersulut emosi kini emosinya sudah memuncak dia tidak bisa memendamnya lagi.

"tidak kau bohong noona"

"terserah apa katamu sehun. Sekali lagi aku katakan padamu aku menyukai Chanyeol" Luhan berbicara dengan tegas lalu berdiri dan akan beranjak dari hadapan sehun karena air matanya sudah tak tahan ingin keluar. Namun tangannya ditarik oleh Sehun hingga membuat Luhan terduduk kembali di samping Sehun dan Sehun memeluknya.

"jika kau ingin menangis, menangislah noona" saat itu juga tangis luhan pun pecah kini air matanya mengalir deras di kedua pipi luhan hingga membuat make-up luhan sedikit luntur. Sehun merasa hatinya sakit melihat Luhan menangis seperti itu.

"hiks"

"mianhae noona" hanya itu yang bisa sehun katakan pada Luhan.

.


Pesta sudah selesai namun Luhan dan Sehun belum juga kembali, maka dari itu Chanyeol berniat mencari Luhan dan sehun diikuti baekhyun. Seperti Deja Vu melihat Luhan yang dipeluk oleh sehun membuat kepala chanyeol merasa sakit. Baekhyun yang berdiri disamping chanyeol panic karena tiba-tiba chanyeol meraung kesakitan. Baekhyun langsung memapah Chanyeol dan membawa chanyeol masuk kedalam rumah dan mendudukannya di sofa.

"arghhh"

"yeol gwenchanayo?" tanya baekhyun khawatir

"kepalaku sakit sekali baek"

"duduklah, aku akan mengambil air putih dahulu" kata baekhyun mendudukan chanyeol dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air putih.

"ini minum dulu yeol" baekhyun menyodorkan segelas air putih dan chanyeol langsung menerimanya

"gomawo baek. Eum baek bisakah kau ambilkan obat sakit kepala di dalam kamarku?"

"tentu, kau menaruhnya dimana?"

"aku menaruhnya dilaci baek kau cari saja"

"baiklah" Baekhyun pergi mengambilkan obat itu didalam kamar chanyeol.

Chanyeol merasakan kepalanya sangat sakit sekarang. Setelah melihat sehun yang memeluk luhan tadi chanyeol merasa bahwa dia juga pernah melihat kejadian saat itu.

"kenapa rasanya aku seperti melihat kejadian yang sama hingga membuat hatiku sakit. Arghh"

.

Chanyeol hanya melihat sehun dan Luhan berpelukan namun dia tak tahu jika ternyata luhan menangis dipelukan sehun tersebut. Karena sebelum chanyeol mendekati sehun dan luhan, hatinya merasa jika dia pernah merasakan hal yang sama melihat orang yang dicintainya berpelukan dengan adiknya itu dan disaat itu pula bayangan kedua orang yang berpelukan itu terngiang terus dikepalanya hingga membuat kepalanya menjadi sakit.

.

TBC


holla holla i am come back ..

bagaimana tidak lama kan updatenya? hihihi

tadinya mau update kemarin tapi berhubung kemarin seneng banget lihat chanbaek di instagram jadinya lupa mau update hahaha

sumpah itu chanbaek udah kaya wedding aja, kenapa chanyeol pindah disebelah baekhyun coba? u.u bikin histeris aja deh !

Congratulation EXO *yeayyy

gimana dengan chapter sekarang? memuaskan kah? semoga ya...

untuk hunhan moment sabar yah,,,,,

terima kasih untuk semua yang sudah review, jangan bosen-bosen yah ...

Okey sampai jumpa dichapter selanjutnya ...

annyeong ^^

don't forget to review setelah membaca :)

Kritik dan saran dipersilahkan :) (tapi jangan yang pedes ya kritiknya)