ABOUT CHANBAEK LOVE
Author: Shin Raewoo
Rate: T
Main Cast: Chanyeol x Baekhyun
Other Cast: Exo member, Kwak Saebyul
Length: Chapter
Genre: Romance, Humor, EXO life
Warning: Yaoi, Typo, B x B, Bahasa berantakan
CHAPTER 5
Pagi ini Baekhyun bangun dengan hati yang berbunga. Bahkan dia mimpi indah tadi malam. Ini semua gara-gara Chanyeol yang menyetujui untuk jadi kekasihnya. Dia bertekad mulai hari ini dia harus bisa membuat Chanyeol jatuh cinta kepadanya. Harus!
"Pagi semuanya!" Baekhyun menyapa member yang sedang sarapan di meja makan dengan penuh semangat dan senyuman yang mengembang di wajahnya. Semua member kecuali - D.O dan Kai kerna mereka sudah tau apa yang terjadi sehingga membuatkan Baekhyun seperti itu - menatap heran. Mereka tetap memandang Baekhyun yang sudah duduk manis di meja makan. Baekhyun mula merasa risih di perhatikan seperti itu.
"Waeyo?" tanya Baekhyun bingung. Apa ada yang salah dengan dirinya?
"Ahni. Kamu ceria sekali pagi ini? Kau baik - baik aja Baek? Apa kau demam? Kesurupan mungkin?" Baekhyun hanya memutarkan bola matanya malas mendengar pertanyaan dari Chen.
"Kau berlebihan Jongdae-ya" Baekhyun berucap dengan wajah datar.
"Pagi! Ada yang aku tertinggal tadi?" Chanyeol menempatkan dirinya duduk di samping Baekhyun. Senyuman Baekhyun kembali terukir melihat sang pujaan hati duduk di sampingnya.
"Ahniyo. Cuma Baekhyun hyung sejak keluar kamar tadi senyum-senyum sendiri." ucap Kai dengan watadosnya.
"Ah jinjja? Emang ada apa denganmu Baekhyunee?" Chanyeol menatap Baekhyun yang di sampingnya. Sedangkan yang di tatap hanya menundukkan wajahnya malu. Semburat merah telah pun menghiasi pipi gembulnya.
"Tidak ada apa-apa kok Chan… Hehehe.." Baekhyun menatap Chanyeol malu-malu. Sungguh dia senang sekali di perlakukan seperti itu oleh Chanyeol walaupun Chanyeol belum mengatakan cinta kepadanya. Aigoo mana sifat galakmu Byun Baekhyun? Tapi kalau di fikir-fikir Baekhyun memang bersikap manis tiba-tiba jika Chanyeol berdekatan dengannya. Coba aja kalian liat moment Chanbaek.
Chanyeol tersenyum melihat tingkah Baekhyun. Baginya Baekhyun yang seperti itu sungguh menggemaskan. Dia mengusap kepala Baekhyun lembut. Dan member yang melihat itu hanya memasang tampang cengor kerna melihat pemandangan yang tidak biasa di pagi hari. Sedangkan Kai membuat ekspresi seperti mau muntah dan dihadiahi tatapan mematikan milik Baekhyun.
"Ehem… Yang mesra-mesraanya nanti aja. Ayo cepat selesaikan makannya. Sebentar lagi kita harus menjemput Sehun di bandara." Ucapan Suho sukses menghentikan kegiatan mereka. Chanyeol menarik tangannya. Dia langsung meminum jus oren di hadapannya. Ayolah Chanyeol sudah sering melakukan itu dengan Baekhyun. Tapi entah mengapa sekarang dia merasa gugup . Sedangkan Baekhyun dia yakin, wajahnya sedang memerah. Mengingatkan kini mereka sudah menjadi sepasang kekasih.
"Yeol apa kau mau rotinya? Biar aku yang ambilkan." Chanyeol hanya menganggukan kepalanya dan Baekhyun yang meliat itu dengan cekatan mengambil roti dan menyapukan selai coklat di atasnya lalu memberinya langsung ke Chanyeol.
Semua member bertambah heran melihat kelakuan Baekhyun. Tidak biasanya Baekhyun menghidangkan makanan untuk orang lain. Ini sangat langka. Sungguh sangat langka.
"Cieeh~ Baekhyun hyung sudah seperti istri mithali aja ni yeah."
"Kyaaa Jongin. Aku ini namja tau." Baekhyun memincingkan matanya memandang Kai. 'Mana mungkin aku jadi istri sedangkan aku namja. Eh tapi nanti kalau aku menikah dengan Chanyeol, aku jadi istrinya Chanyeol kan? Ah Baekkie jadi malu~'.
"Kyaaa Baekhyun hyung kau lagi pikirin apa? Kok wajahmu memerah seperti itu? Kau pikir mesum ya hyung?" Baekhyun melototkan matanya ke arah Kai, sedangkan Kai hanya ketawa melihat reaksi Baekhyun yang bukan terliat garang malah semakin lucu.
"Kim Jongin…" sontak Kai menghentikan tawanya mendengar panggilan tegas dari D.o dan dia melanjutkan acara makannya lagi dengan sebal kerna sebelumnya Baekhyun tersenyum mengejek kepadanya.
"Aku dan Baekhyunee sudah resmi pacaran." Chanyeol berucap dengan santai mengabaikan keributan yang baru berlaku tadi antara Kai dan Baekhyun dan itu berhasil membuatkan semua member yang sedang minum dan makan tersedak dan tercekik. Bagaimana dengan Baekhyun? Ah dia sudah seperti patung kerna mendengar pengakuan Chanyeol di hadapan member itu barusan.
"Hyung aku mau nanya sesuatu ke kamu?" D.O mendekati Baekhyun yang sedang menonton TV di ruang tamu. Jika ditanya member lain ke mana saat ini Chen dan Xiumin ada jadual mereka masing-masing, Kai sedang berlatih menari, Chanyeol mengikuti Suho dan Lay ke bandara untuk menjemput Sehun hanya tinggal Baekhyun dan D.O di dorm berdua sekarang.
"Nde Kyungsoo-ah. Mwoya?" Baekhyun tidak mengalihkan pandangannya dari layar TV. Dia sedang menonton drama kesukaannya saat ini.
"Kamu dan Chanyeol hyung…"
"Aku juga bingung Kyungsoo-ah, aku gak nyangka Chanyeol akan memberitahu kalian semua." Baekhyun yang mengetahui arah pembicaraan D.O langsung menyela tanpa D.O menghabiskan kalimatnya.
"Itu seperti yang telah kita rencanakan kan hyung?" soal D.O dengan mata bulatnya yang mirip dengan kartun Pororo. Kartun kesukaan Kai dan D.o.
"Eung… dan dia menyetujuinya. Aish jinjja… aku gak tau apa yang dipikirkan Park Yoda itu. Apa kerna lakonan ku tadi malam terlalu menggemaskan ya hingga Chanyeol jadi seperti itu?" Baekhyun mengacak rambutnya frustasi bahkan dia sudah mulai narsis saat ini. Dia masih memikirkan soal apa yang terjadi pagi tadi. Bukan seharusnya dia yang membuat Chanyeol menyintainya? Tapi malah kenapa situasinya berbalik?
"Kau pede sekali hyung. Tapi apa kau pikir apa yang aku pikir?" Baekhyun melihat D.O sekilas. Dia menyatukan alis keningnya.
"Kyaaa mana ku tau. Kau pikir aku ahli psikik yang biasa membaca pemikiran orang lain?" Baekhyun mengerucutkan bibirnya. D.O yang melihat itu hanya memutarkan bola matanya. Dia mendekat ke arah Baekhyun dan membisikkan sesuatu di telinga Baekhyun yang membuatkan namja eyeliner itu bergidik ngeri. "Aku yakin, Chanyeol Hyung menyintaimu."
"Chanyeol…?" panggilan Suho mematikan lamunan Chanyeol. Saat ini Suho, Lay, dan Chanyeol sedang dalm perjalanan untuk menjemput Sehun di bandara. Lay sudah tertidur sedari tadi dan kini hanya tinggal Suho dan Chanyeol juga supir mereka.
"Nde Junmyeon Hyung wae?" Chanyeol mengalihkan pandangannya yang sedari tadi merenung ke luar jendela mobil ke Suho yang duduk di sebelahnya.
"Soal tadi pagi… apa benar kau dan Baekhyun pacaran?" Suho bertanya dengan perlahan. Takut-takut ada orang lain yang terdengar perbualan mereka. Fikiran Chanyeol menerawang mengingatkan akan hal pagi tadi. Dia dengan santainya memberitahu para member dia pacaran dengan Baekhyun. Dia tidak tahu mengapa dia melakukan itu. Itu benar-benar di luar kendalinya. Chanyeol menatap Suho sebentar. Dia berfikir apa harus dia menceritakan hal sebenarnya ke leader Exo itu.
"Erm… soal itu, benar hyung."
"Mwo? Kapan? Kok gak bilang-bilang hyung sih." Suho menonjok pelan bahu Chanyeol. Dia sedikit tertawa senang . Fikirnya Chanyeol telah menyadari perasaan sebenarnya terhadap Baekhyun.
"Tadi malam hyung. Erm tapi sebenarnya aku tidak yakin hyung." Suara Chanyeol terdengar lirih.
"Tidak yakin? Maksudmu apa?"
"Tadi malam Baekhyun menemuiku. Dia memberitahu semua perasaannya terhadapku. Sungguh hyung aku tidak tahu harus melakukan apa. Aku sangat senang mendengar pengakuannya tapi dalam masa yang sama aku tidak yakin apa perasaanku sebenarnya terhadapnya. Aku benar-benar bingung waktu itu. Lalu Baekhyun menawariku sesuatu."
"Menawari sesuatu?" Suho mengangkat satu alisnya. Dia tidak mengerti apa yang dikatakan oleh Chanyeol tentang 'menawari sesuatu' itu.
"Eung… Dia memintaku untuk memberikan peluang untuknya dan berjanji akan bisa membuatku untuk melupakan kesemua cinta lamaku dulu hyung. Dan dia akan melupakanku jika itu tidak berhasil."
"Lalu kau menyanggupinya?" Suho menerka dan Chanyeol mengganggukkan kepalanya. Suho hanya mampu menghela nafas mendengar cerita Chanyeol.
"Aku harus bagaimana hyung?" soal Chanyeol dengan pandangan memelas. Suho menepuk pelan bahu Chanyeol dengan senyuman yang terukir di wajahnya. Ah hubungan mereka sungguh rumit.
"Jalani saja Chanyeol. Kau sudah terlanjur menyanggupinya." Suho merebahkan badannya ke kerusi mobil. Matanya masih memandang Chanyeol.
"Aku tidak hyung. Memang aku cemburu saat Baekhyun mesra dengan member lain. Aku hanya mau dia selalu dekatku. Dan aku senang melihat dia tertawa. Bahkan jantungku berdetak kencang saat aku berdekatan dengan dia. Tapi aku masih saja tidak bisa keluar dari kisah lama ku. Apa yang harus ku lakukan hyung?" Suho langsung tertawa mendengar uring-uringan Chanyeol. Aigoo ternyata Park Chanyeol yang terkenal idiot bahkan bertambah idiot kerana perasaanya sendiri.
"Kyaaa hyung, kok malah ketawa? Apa yang lucu coba?" soal Chanyeol dengan wajah cemberut. Bukannya berhenti, tapi Suho malah terus ketawa meliat wajah cemberut Chanyeol.
"Kau tau Chanyeol? Kau itu lebih bodoh dari yang ku sangka." Chanyeol memincingkan matanya mendengar kalimat Suho. Dia membuang mukanya dan memandang ke luar jendela mobilnya lagi. Dia benar-benar kesal dengan hyungnya yang satu itu. Suho hanya menggeleng-geleng dan tersenyum kecil.
'Kau memang benar-benar bodoh Chanyeol. Bahkan kau tidak sadar perasaan sebenarmu.'
TBC
Gomawo sudah baca .
review?
