ABOUT CHANBAEK LOVE
Author: Shin Raewoo
Rate: T
Main Cast: Chanyeol x Baekhyun
Other Cast: Exo member, Kwak Saebyul
Length: Chapter
Genre: Romance, Humor, EXO life
Warning: Yaoi, Typo, B x B, Bahasa berantakan
CHAPTER 8
-KWAK SAEBYUL, EXO CHANYEOL EX-GIRLFRIEND ALSO SPOTTED AT UMF LAST NIGHT-
-"Ommo! Apa benar?"
- "Saebyul dan Chanyeol oppa di UMF? Aigoo apa mereka ketemu di sana?"
-"Chanyeol oppa di UMF juga kan? Ah pasti sweet sekali kalau mereka ketemu."
-"Kasihan Baekhyun oppa kalau Chanyeol oppa sampai ketemu Saebyul… huhuhu."
- "Apa mereka akan berpacaran semula?"
-" Saebyul cantik, Chanyeol tampan. Pasti cocok sekali."
" Sial". Baekhyun mencampakkan Iphonenya kasar di sofa. Tidak peduli jika handphonenya rusak setelah itu. Moodnya benar-benar buruk setelah membaca komen fans di internet tentang apa yang terjadi tadi malam. Awalnya, setelah selesai sarapan dia hanya ingin mengecek akaun instagramnya serta melihat postingan Chanyeol waktu dia di UMF. Dan tanpa sengaja dia terbaca komenan fans tentang Saebyul lalu tanpa ba bi bu dia terus browsing di internet dan akhirnya berakhirlah dia dengan mood yang jelek di pagi hari.
Chanyeol mendekati kekasih kecilnya di sofa dan mencium pipi berisi itu sekilas sebelum merebahkan kepalanya di atas paha namja cantik itu.
"Aigoo kau tau Baekhyunee, tadi malam benar-benar jjang. Untung para fans tidak menyerbu aku dan Sehun."
"Jinjja?" Baekhyun berujar dingin. Chanyeol yang menyadari ucapan dingin Baekhyun itu langsung bangkit. Dapat di lihat sekarang Baekhyun melipatkan kedua tangannya di dada, wajahnya di tekuk dan dia memandang kehadapan tanpa melihat kekasih tampannya.
"Kau kenapa Baek? Kau marah kepadaku?"
"…."
"Baekhyunee?"
"Hyung. Sini hyung." Chanyeol melihat Sehun yang setengah berbisik memanggilnya ke meja makan. Dia melihat sekilas Baekhyun sebelum bangkit mendekati Sehun dan Kai yang berada di situ.
"Waeyo Sehun?"
"Hyung apa kau belum tau?" kali ini giliran Kai bertanya.
Sebelah keningnya terangkat. Dia tidak mengerti pertanyaan Kai barusan.
"Tau apa Jongin? Sehun?" Kai dan Sehun saling berpandangan menambahkan lagi keanehan Chanyeol terhadap duo maknae itu.
"Ini hyung…" ucap Sehun separuh berbisik sambil menyodorkan handphone miliknya. Chanyeol mengambil handphone milik Sehun dan melihat apa yang berada di dalamnya. Mata Chanyeol yang memang bulat bertambah bulat setelah membaca apa yang di tunjukkan sehun tadi.
"Ini…?"
"Benar hyung. Dan Baekhyun hyung sudah melihatnya dan membaca komen-komen dari fans." Kai juga menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan Sehun. Chanyeol masih lagi membaca komen-komen dari fans tentang Saebyul yang kenyataannya mereka telah bertemu tadi malam.
FLASHBACK ON
"Park Chanyeol?"
"Kwak Saebyul?"
"Kamu lagi ngapain di sini?" Saebyul melontarkan pertanyaannya cepat. Pasalnya sudah hampir 3 tahun mereka tidak ketemu setelah putus.
"Aku menonton UMF. Kalau kamu?" tanya Chanyeol sekadar berbasa-basi.
"Sama aku juga." Ucap yeoja berambut ikal perang itu dengan ceria.
Park Chanyeol dan Kwak Saebyul. Mereka sudah berpacaran dari zaman sekolah lagi. Bahkan mereka merupakan pasangan yang perfect. Chanyeol yang tampan, romantis dan humoris manakala Saebyul yeoja yang cantik dan ceria. Mereka benar-benar pasangan yang serasi dan telah membuatkan beberapa orang disekitar mereka berasa iri.
Namun, setelah Chanyeol memutuskan untuk mengikuti audisi di SM dan telah berjaya menjadi trainee, hubungan mereka telah menjadi sedikit renggang. Dan kemuncaknya adalah waktu Exo debut hingga membuatkan Chanyeol dan Saebyul mengambil keputusan untuk memutuskan hubungan mereka dengan cara yang baik dan di saat itu perasaan cinta mereka masih lagi kuat. Setelah itu mereka langsung tidak bertemu. Chanyeol yang sibuk dengan aktivitasnya bersama Exo dan Saebyul bekerja di awan biru.
"Chanyeol aku pergi dulu ya. Teman-temanku sudah menunggu. Bye." Dan Chanyeol hanya memerhati sosok yang pernah mengisi hatinya dulu hingga hilang dari pandangan.
FLASHBACK OFF
C
X
B
Chanyeol dan Baekhyun kini sedang berjalan berdua melewati tokoh-tokoh kedai yang kebanyakkannya sudah tutup kerna jam saat ini hampir menunjukkan jam 12 malam. Baekhyun sudah sedikit merasa baikkan setelah Chanyeol satu hari ini berusaha memujukkinya dan berjanji akan mentraktirnya aiskrim strawberry kegemaran namja kecil itu.
Dan berakhirlah mereka berdua seperti ini. Menikmati acara kencan di waktu tengah malam berdua sambil jalan dengan bertautan tangan. Tentu saja mereka memakai mask untuk penyamaran takut-takut nanti ada fans yang mungkin akan merusakkan malam romantis mereka.
Sebenarnya sih Chanyeol maunya menaiki mobil aja tapi oleh kerana Baekhyun berkeras mau menikmati acara kencan mereka dengan berjalan-jalan dengan alasan mau menikmati lebih masa berdua dengan kekasih tingginya, mau tidak mau Chanyeol hanya menuruti kata si kecil daripada nanti si kecilnya merajuk lagi. Dia kewalahan mau memujuknya nanti. Hey memujuk seorang Byun Baekhyun yang sedang merajuk begitu susah oke.
Baekhyun kini sedang fokus memakan aiskrimnya mencuekkin Chanyeol yang berada di sebelahnya. Hingga membuat Chanyeol sedikit iri kerana Baekhyun lebih memerhatikan aiskrim itu berbanding dirinya.
"Menikmati aiskrim mu eoh?"
"Eung~.."
"Aigoo makannya yang pelan Baek. Seperti anak kecil aja." Chanyeol memerhatikan Baekhyun yang masih sibuk memakan aiskrimnya. Bahkan aiskrim itu telah mencomoti sudut bibir Baekhyun. Chanyeol memberhentikan jalannya manakala Baekhyun memerhatikan Chanyeol dengan penuh tanda tanya.
"Kenapa berhenti Chanyeol?"
Bukannya menjawab, malah Chanyeol memutari tubuh Baekhyun untuk menghadap ke arahnya. "Aish kau ini, liat bibir mu berlopotan aiskrim." Chanyeol membersihkan sudut bibir Baekhyun menggunakan ibu jarinya yang membuatkan wajah Baekhyun memanas. Dia menundukkan wajahnya malu atas perlakuan Chanyeol yang bisa di bilang romantis itu.
"Chan…"
"Kau mau menggodaku eum? Mau aku cium di sini?" Sontak Baekhyun mengangkat wajahnya bahkan wajahnya sedang memerah sempurna sekarang.
"Dasar mesum." Ucap Baekhyun separuh menjerit tidak lupa menghadiahkan pukulan sayang di lengan Chanyeol.
"Hahaha.. aku hanya bercanda Baek. JJa.. kita pulang. Sudah malam." Dan hanya diangguki oleh Baekhyun. Chanyeol mengeratkan tautan jari mereka. Dia tidak mau kekasih mungilnya kedinginan.
"Park Chanyeol!" Baru beberapa langkah mereka berjalan, mereka di kejutkan dengan suara panggilan seorang yeoja. Mereka telah mengira-ngira itu fans yang mengikuti mereka. Chanyeol dan Baekhyun berpandangan sebentar sebelum mengambil keputusan untuk menoleh kebelakang untuk melihat sosok yang memanggil Chanyeol .
"Ommo.. jadi beneran kamu Chanyeol?"
"Saebyul?" Chanyeol setengah terkejut setelah mengetahui sosok yang memanggilnya tadi dan Baekhyun hanya memandang yeoja yang sedang tersenyum di hadapan mereka itu dengan pelbagai pertanyaan. Dia menundukkan kepalanya memikir keras siapa yeoja itu memandangkan dia seperti pernah mendengar nama itu. 'Saebyul… Saebyul… Kwak Saebyul? Bekas kekasih Chanyeol?' Dia langsung memandang tidak percaya yeoja itu.
Bekas kekasih Chanyeol yang merupakan cinta pertama Chanyeol. Seiring dengan itu Chanyeol dengan cepat melepaskan tautan jari mereka yang membuatkan Baekhyun tersentak. Dia memandang tangannya yang di lepaskan oleh Chanyeol dan memandang tepat ke sisi wajah namja tinggi itu.
Baekhyun dapat melihat dengan jelas, Chanyeol memerhatikan Saebyul dengan pandangan yang sulit untuk di artikan yang Baekhyun sendiri tidak tahu apakah itu. Tapi justru membuat Baekhyun merasa sedikit sesak yang perlahan mengganjal di dadanya.
C
X
B
Mereka bertiga kini sedang berada di sebuah café mengambil tempat yang agak terlindung di sudut café tersebut agar tiada siapa yang dapat mengencami mereka. Baekhyun dan Chanyeol duduk bersebelahan dan Saebyul duduk di hadapan Chanyeol. Baekhyun agak risih dengan situasi ini, dia berasa seperti orang ketiga kerna sedari tadi Chanyeol hanya memerhatikan yeoja berambut panjang itu.
"Apa kau tidak mau memperkenalkan teman mu itu?" Saebyul memecahkan keheningan di antara mereka. Dia menghirup kopinya sedikit sebelum melihat ke arah Baekhyun.
"Ah nde… ini teman segroup ku, Baekhyun."
Baekhyun langsung menoleh, melihat Chanyeol di sebelahnya. 'Mworago? Teman segroup? Kenapa kau tidak memperkenalkanku sebagai kekasih mu Park Chanyeol sialan?'
"Ah ne.. annyeonghaseyo, Byun Baekhyun imnida. Tapi cukup panggil Baekhyun aja." Baekhyun memberikan senyuman manis nya-coret-senyuman manis kepura-puraanya- dan di sambut mesra oleh yeoja dihadapannya.
"Kwak Saebyul imnida. Panggil aku Saebyul. Aku sempat mengira yang kau itu yeoja Baekhyun-ssi. Soalnya kau cantik sekali untuk ukuran namja." Saebyul tertawa kecil. Dia menyelipkan rambutnya ke belakang telinga dan menghirup kopinya lagi.
'Heh tentu saja aku lebih cantik darimu.'
"Ah ya. Terima kasih. Kau juga cantik Saebyul-ssi."
"Kau tidak berubah Saebyul." Suara Chanyeol menghentikan kegiatan obrolan mereka. Saebyul menghentikan tawanya dan memandang Chanyeol hairan.
"Maksudmu?"
"Iya. Kau tetap ceria dan mesra seperti dulu. Dan kau semakin bertambah cantik." Dengan jelas Baekhyun mendengar pujian dari Chanyeolnya bahkan dia sempat menoleh ke Chanyeol (lagi) namun Chanyeol hanya menatap lurus yeoja di hadapannya seolah itu adalah benda yang paling menakjubkan untuk dilihat.
"Type ideal ku adalah seseorang yang ceria dan selalu tersenyum."
Baekhyun ingat itu. Itu jawapan yang Chanyeol berikan waktu di tanya tentang type ideal nya. Baekhyun mengamati Saebyul. Dia tersenyum tipis mengingatkan ciri-ciri itu ada pada Saebyul (meski ada pada dia juga sih). Baekhyun menghela nafasnya pelan. Saat ini dia berasa sebagai seorang penganggu melihatkan Chanyeol dan Saebyul seperti berada di dalam dunia mereka berdua. Bukankah Saebyul yang menganggu dirimu dan Chanyeol saat ini?
"Kau juga Chanyeol. Sama seperti dulu. Kau juga bertambah tampan." Chanyeol tersenyum lebar mendengar balasan pujian dari bekas kekasihnya itu. Hey Park Chanyeol! apa kau sudah lupa dengan kekasih kecilmu yang sedang memerhatikan dirimu itu?
"Ah sepertinya aku mau kita mempunyai hubungan semula. Hahaha.." Saebyul menyandarkan dirinya di sandaran kerusi,. Saat ini pelanggan café sudah tidak ramai. Hanya mereka bertiga dan beberapa pasangan yang lainnya.
Baekhyun sedikit tersentak dengan apa yang baru di bilang Saebyul. Dia mulai gelisah saat ini. Rasa tidak tenang menguasai hatinya. Meskipun itu hanya candaan bagi Saebyul. Tapi tidak untuk namja kecil itu. Dia merasakan ucapan itu serius dan tidak mustahil untuk mereka kembali semula. 'Ck apa-apaan yeoja ini tidak tau kah kau aku ini pacarnya Chanyeol?' Baekhyun membatin.
Chanyeol tersenyum miring mendengar perkataan Saebyul. Dia melipatkan kedua tangannya di depan dada dan menyandarkan dirinya juga di kerusi memandang Saebyul dengan pandangan angkuh . "Erm.. Mungkin… Apa kau sudah memiliki pacar?"
Baekhyun langsung tercekat mendengar jawaban sekaligus pertanyaan Chanyeol barusan. Dia memegang dada sebelah kirinya. Jantungnya berdegup laju, dan hatinya sesak. Rasanya benar tak nyaman. Apa Chanyeol tidak sadar aku di sini? Apa Chanyeol benar-benar melupakanku sebagai kekasihnya? Apa dia ingin kembali kepada Saebyul? Semua pertanyaan itu hanya berlegar-legar di dalam pemikiran Baekhyun dan hanya menambahkan sesak di dadanya.
"Aku masih sendiri. Bagaimana dengan dirimu? Apa kau sudah punya pacar sekarang?"
Baekhyun memandang Saebyul sebelum dia memandang kesamping, melihat Chanyeol di sebelahnya. Jelas dia berasa gugup sekarang. Dia takut dengan jawapan yang akan di berikan Chanyeol nanti. Dia takut Chanyeol tidak mengakuinya sebagai kekasih. Baekhyun meramas jarinya kuat.
"Aku..Sebenarnya… ah bagaimana kalau kamu yang jadi pacarku aja?... Haha.."
Baekhyun memandang Chanyeol tidak percaya. Dia mengepalkan kedua tangannya kuat sehingga buku jarinya memutih. 'What? Apaan Chanyeol? Aish jinjja bagaimana bisa kau bilang begitu sedangkan aku disebelahmu? Damn kau Park Chanyeol!'
"Ah maaf. Sepertinya aku harus pulang sekarang. Aku baru ingat aku ada janji dengan Kyungsoo." Baekhyun memaksakan senyumannya mencoba menyamarkan amarah dan kekecewaannya yang sedang meluap.
"Tapi Baek bukannya kita…"
"Aku baru teringat Chanyeol." Bohong. Itu bohong. Dia tidak punya apa-apa janji pun dengan D.O. itu hanya kebohongan yang dia ciptakan. Jujur dia tidak sanggup lagi berada diantara mereka berdua, pertanyaan Chanyeol kepada Saebyul barusan cukup untuk membuatnya sakit hati.
Chanyeol memandang bingung Baekhyun. Seingatnya tadi Baekhyun tidak memiliki janji dengan siapa-siapa. Bahkan Baekhyun yang sendiri bilang begitu kepadanya sebelum mereka keluar dorm. Tapi kenapa sekarang Baekhyun mengatakan dia punya janji?.
"Tapi tadi kau bilang…"
"Sudah ku bilang, aku baru mengingatinya Park Chanyeol-ssi." Ucap Baekhyun dengan penuh penekanan. Dia menghembuskan nafasnya pelan mencoba untuk mengawal emosinya saat ini.
"Mianhae Saebyul-ssi. Sepertinya aku harus pulang sekarang."
"Ah baiklah begitu. Senang bertemu anda. Semoga kita bisa bertemu lagi." Ucap Saebyul menghulurkan tangan untuk salam perpisahan dan disambut huluran tangan itu dengan senyuman yang dipaksakan.
Dengan cepat Baekhyun langsung pergi meninggalkan kekasihnya dan Saebyul. Dan sebelumnya dia sempat memberikan tatapan tajam terhadap Chanyeol. Dia tersenyum miris. Bahkan dia dengan jelas bisa mendengarkan tawa dari kedua manusia itu setelah dia pergi. Tangannya terkepal erat.
" Sialan kau Park Chanyeol. Bahkan kau tidak menyusulku atau menawarkan untuk menghantarkan ku pulang. Kau benar-benar sialan."
TBC
Annyeong yeorobun. Haha maaf telat updatenya. Sebenarnya author sudah mau lanjutin FF That Pregnancy. Tapi gara-gara tadi ngeliat EXO topless dan chanbaek moment di Dear Happines photobook. Habis hilang semua idenya T.T. tapi author akan coba usahakn utk fast update.
Thanx ya reader yang sudah baca dan review.
This chapter. Review?
