Happy Reading ^^
Judul : Love Hurt
Main Cast : Chanyeol (Namja)
Sehun (Namja)
Baekhyun (Yeoja)
Luhan (Yeoja)
Other Cast : Exo Official couple member and All SM Family
(GS for Uke)
Rate : T
Genre : Romance/Life School/Friendship/Hurt
Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan YME, Orang Tua Mereka, Lee Soo Man Ahjussi, SM Entertainment kecuali Chanyeol milik saya :P
Warning : this is genderswitch if you don't like genderswitch don't read / typo(s) bertebaran dimana-mana /
FF ini murni 100% imajinasi author / No Bash and Plagiat ^^
Mohon maaf jika ada kesamaan cerita, tapi sejujurnya ini murni dari pemikiran saya
"Happy ending"
.
.
Sehun pulang dengan tampang yang sangat kusut. Chanyeol dan Baekhyun yang melihatnya saja khawatir. Sehun berjalan lunglai dan langsung duduk diantara Bakehyun dan Chanyeol.
"wae? Ada apa denganmu?" tanya chanyeol
"hh…aku … aku gagal hyung" kata sehun menyandarkan kepalanya di sofa
"maksud mu?" tanya baekhyun
"sepertinya ini karma untukku karena telah menyakiti hati Luhan noona"kata Sehun bermonolog sendiri
"hey apa maksudmu Sehun-ah?" tanya Baekhyun geram dan mengguncangkan pundak sehun
"noona aku gagal menggagalkan kencan luhan noona dan henry"
"kok bisa?"
"tentu bisa noona, henry lebih cepat dariku. Saat aku sampai di rumah Luhan noona, ternyata henry sudah menggandeng tangan luhan noona dan jalan bersamanya"
"hhh itu salahmu karena terlalu banyak berfikir, sekarang kau menyesalkan? Ahh mungkin saja Luhan noona sudah berpacaran dengan Henry sekarang" kata chanyeol
"andwe itu tak boleh terjadi" kata sehun melotot pada chanyeol
"kalau begitu besok kau nyatakan cintamu pada Luhan eonni" usul baekhyun
"tapi…"
"ah terserah saja. Dengarkan aku sehun, kalau kau terus-terusan mengundur-undur waktu untuk menyatakan cintamu pada eonni bisa saja eonni lelah menunggumu dan pada akhirnya dia berpaling darimu. Kau tidak mau kan semua itu terjadi?" kata baekhyun tegas dan sehun hanya menganggukkan kepalanya.
"bagus. Jadi cepat kau nyatakan cintamu"
"tapi bagaimana jika aku ditolak?"
"tidak akan, kau percaya padaku"
"kami akan membantumu sehun-ah. Jangan takut" kata chanyeol berusaha menenangkan sehun
"baiklah akan aku pikirkan nanti"
"okey tapi jangan lama-lama"
.
.
Tak terasa sudah tiga tahun Chanyeol, Baekhyun dan Luhan bersekolah di Seoul High School. Banyak cerita yang mereka lalui disana. Canda, tawa, sedih dan susah mereka hadapi bersama. Sudah saatnya mereka melanjutkan kehidupan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.
"Wah sebentar lagi ujian kelulusan, aku takut" kata Baekhyun pada Chanyeol dan Luhan di kelas
"ne dua minggu lagi kita akan ujian" kata chanyeol menambahkan
"setelah lulus dari Seoul high school kau akan melanjutkan kemana eonni?" tanya baekhyun pada Luhan
"molla, tapi sepertinya aku akan kembali ke china dan melanjutkan kuliah disana" jawab Luhan dan membuat chanyeol baekhyun membelakakan matanya
"mwo? Kenapa kau harus ke china noona? Kau kan bisa melanjutkan kuliah disini bersama kami?" ucap chanyeol
"tidak apa-apa. Aku hanya merindukan negeriku. Aku merindukan eomma dan appaku disana dan ada satu alasan lagi yang tak bisa aku jelaskan pada kalian"
"apa itu karena Sehun?" tebak Baekhyun
"ah, ani… pokoknya aku memang hanya ingin tinggal di china" kata Luhan mengelak padahal tebakan baekhyun benar
"lalu noona akan meninggalkan kami disini? Andwe kau tidak boleh kembali ke china" kata chanyeol menentang
"wae? Kau tidak bisa melarangku chanyeol"
"andwe pokoknya tidak boleh ! kau harus tetap tinggal di korea, apa kau tega meninggalkan kami noona?"
"sebenarnya aku tidak tega, tapi itu sudah jadi keputusanku"
"eonni pikirkan baik-baik keputusanmu" ucap baekhyun
"ne, akan kupikirikan lagi nanti" Luhan tersenyum
.
.
"apa noona akan pindah ke china setelah lulus ujian?" tanya Sehun tak percaya
"ne, dia bilang padaku dan baekhyun tadi siang" jawab Chanyeol sambil memainkan game di PSP milik Sehun
Mereka sedang berbicang di kamar Sehun. Chanyeol main ke kamar Sehun dan memainkan PSP milik Sehun, kebetulan karena dia ingat perkataan Luhan tadi siang jadi Chanyeol memberitahukan saja tentang keputusan Luhan yang akan pergi ke china setelah lulus kepada Sehun.
"kenapa? Kenapa dia akan pindah hyung?"
"molla, dia hanya bilang jika dia merindukan negerinya dan dia juga merindukan eomma dan appanya disana" chanyeol menggendikan bahunya
"apa dia ingin menghindariku?" kata Sehun bermonolog sendiri
"yah Game Over sialan" teriak Chanyeol kesal
"hyung jangan berteriak kau membuatku sakit kepala. Aish"
"hehehe mian uri sehuni" chanyeol hanya nyengir menanggapi omelan sehun
"hyung, jika Luhan noona pindah ke china lalu aku bagaimana?" tanya sehun dengan wajah yang tertunduk lesu
"omona uri sehuni jangan bersedih. Luhan noona tak akan pindah ke china" kata Chanyeol menepuk pundak sehun lembut
"hyung"
"wae?"
"bantu aku untuk mendapatkan hati Luhan noona"
"tenang saja , hyung akan selalu membantumu sehun"
"gomawo hyung"
.
.
Dua minggu kemudian…
Kini tiba waktunya untuk para siswa dan siswi kelas XII Seoul high school melaksanakan ujian kelulusan. Semua siswa dan siswi disana sudah siap untuk mengerjakan soal-soal ujian nanti. Ujian akan dilaksanakan selama 5 hari dan dimana hari ke 6 semua siswa dan siswi kelas XII akan diliburkan dan sudah tidak ada kegiatan lagi di sekolah.
"yelbong, aku takut sekali dengan ujian kali ini"
"kau tidak perlu takut baekgi, kita pasti bisa"
"ne benar kata Chanyeol baek,,, kita masuk ke sekolah ini bersama dan lulus juga bersama-sama" ucap Luhan
"ne. eumm eonni bagaimana dengan keputusanmu? Apa kau yakin akan pindah setelah kelulusan?"
"molla , tapi sepertinya iya"
"yahh noona jangan pindah, jangan tinggalkan kami" kata chanyeol dengan raut wajah yang sedih"
"bagaimana ya, tapi aku tidak bisa terus berada di korea chan"
"kenapa noona?"
"kau pasti tahu lah …. Sudah lebih baik kita segera masuk dan mengikuti ujian"
.
Hari ini adalah hari terakhir Ujian Kelulusan, semua siswa dan siswi kelas XII besok akan diliburkan. Dan itu membuat kesempatan Chanyeol, Baekhyun dan Luhan untuk refreshing setelah Ujian sambil menunggu pengumuman kelulusan. Kini mereka sedang makan di kedai bubble tea dekat sekolah.
"ahhh akhirnya selesai juga ujiannya. Aku tidak sabar menunggu pengumuman kelulusannya" kata baekhyun sambil merentangkan kedua tangannya
"ne, tapi aku jadi takut dengan hasilnya nanti" kata chanyeol
"kita pasti lulus tenang saja" ucap Luhan kemudian
"oh ya kalian ingin mengambil jurusan apa nanti ?" tanya baekhyun menatap kedua sahabatnya itu
"aku ingin mengambil jurusan arsitektur di Seoul Of University. aku ingin sekali menjadi seorang arsitek" jawab chanyeol
"kalau aku ingin mengambil jurusan pendidikan di Beijing University karena aku ingin menjadi seorang guru. Kalau kau baek?"
"aku mengambil jurusan designer di Seoul Of University"
"wah kalian sudah berencana untuk masuk ke universitas yang sama?" tanya Luhan
"ne tentu saja noona" ucap chanyeol dan tersenyum
"eonni lebih baik masuk ke universitas yang sama dengan kami"
"ani, aku tetap akan pindah ke china baek"
"aish ayolah eonni batalkan kepindahanmu itu" bujuk Baekhyun
"ne, ayolah noona, apa kau tega meninggalkan kami?"
"bukan begitu maksudku, aku hanya ingin tinggal disana bersama kedua orang tuaku, sudah lama aku tidak bersama dengan kedua orangtuaku dan aku tidak bisa membatalkannya karena aku sudah membeli tiket penerbangan dan aku akan berangkat dua hari lagi" jelas Baekhyun
"mwo ? dua hari lagi? Kenapa secepat ini eonni?" baekhyun protes
"tidak apa-apa aku hanya ingin mempercepat kepindahanku saja"
"tapi eonni?"
"aku tahu kenapa noona bersih keras akan pindah itu karena Sehun kan ? iya kan noona? Sudah jujur saja pada kami noona" kata chanyeol menatap tajam Luhan
"…." Luhan hanya terdiam
"noona diam berarti jawabannya adalah iya. Hhh ayolah noona jangan seperti ini, jika kau menghindar darinya itu tidak akan menyelesaikan semuanya. Aku tahu mungkin kau sudah lelah dengan semua perasaanmu ini. Tapi noona aku mohon jangan pergi" chanyeol menggenggam tangan luhan
"ne yang dibilang chanyeol benar eonni"
"hhh baiklah tapi ada satu syarat" Luhan menghela nafasnya
"apa itu?" tanya chanyeol dan baekhyun bersamaan
"jika Sehun memintaku untuk tetap tinggal disini, maka aku tidak akan kembali ke china"
.
.
"sehun-ah" teriak chanyeol ketika memasuki kamar Sehun
"aish ada apa hyung kau berteriak-teriak, aku tidak tuli hyung" sehun mengomel karena chanyeol tidur siangnya terganggu
"aku punya berita buruk untukmu" kata chanyeol lalu duduk diranjang milik sehun
"berita buruk apa?"
"ini tentang Luhan noona"
"ada apa dengan Luhan noona hyung? Dia tidak kenapa-kenapa kan?" tanya Sehun khawatir
"ani, dia tidak kenapa-kenapa"
"lalu kenapa kau bilang berita buruk?"
"itu karena Luhan noona akan benar-benar kembali ke china dua hari lagi"
"WMO? ANDWE ITU TIDAK BOLEH TERJADI" Sehun berteriak
"yak jangan berteriak didekatku" Chanyeol menutup telinganya
"hyung apa itu benar ?" Sehun menarik baju chanyeol
"ne, dia yang bilang padaku dan Baekhyun tadi saat kami sedang berada di kedai bubble tea"
"tapi kenapa hyung? Bukankah kata hyung Luhan noona tidak akan jadi ke china?"
"tadinya sih aku pikir ketika kami membujuknya dia tidak akan jadi ke china tapi setelah kami bujuk ternyata dia tetap kukuh pada pendiriannya dan dia akhirnya memutuskan untuk kembali ke china"
"lalu aku harus bagaimana hyung?"
"lebih baik kau cepat menyatakan cintamu, siapa tahu dengan begitu dia tidak akan jadi pergi ke china" usul Chanyeol
"tapi aku takut hyung"
"apa yang kau takutkan sehun? kau mencintainya dan dia mencintaimu dia pasti akan menerimamu asal kau tulus menyatakan semua perasaanmu padanya"
"aku tulus dengan perasaanku hyung"
"kalau begitu cepat nyatakan perasaanmu sebelum semuanya terlambat"
"tapi hyung?"
"apa yang kau tunggu sehun? tinggal dua hari lagi Luhan noona akan berangkat. Apa kau mau Luhan noona benar-benar kembali ke china?"
"ani"
"kalau begitu semangat sehun-ah,,, kau pasti bisa ! Fighting ! perjuangkan cintamu Sehun" Chanyeol menepuk pundak Sehun memberi semangat.
.
.
Dua hari kemudian…
Tepat hari ini adalah hari keberangkatan Luhan ke china. Pukul dua siang nanti pesawat yang luhan tumpangi akan lepas landas. Sekarang masih jam 7 pagi dan sekarang Luhan sedang mempacking barang-barangnya dibantu oleh sepupunya Tao.
"tjie-tjie apa kau yakin akan kembali ke china?" tanya Tao yang membantu membereskan baju-baju Luhan
"ne, aku yakin tao. Ini sudah menjadi keputusanku"
"ahhh aku akan merasa kesepian disini jika tjie-tjie akan pergi"
"hehehe kau bisa mengajak Baekhyun atau Kyungsoo menginap disini agar mereka bisa menemanimu Tao-tao"
Tingg—tonggg—bel rumah luhan berbunyi
Luhan bergegas keluar kamar dan membuka pintunya ternyata Baekhyun dan Kyungsoo yang datang ke rumahnya.
"kalian kenapa kalian datang kesini?" tanya Luhan
"kami ingin membantu eonni membereskan barang-barang eonni" jawab Baekhyun
"ne benar eonni, kami ingin membantu eonni" tambah Kyungsoo
"ahh kalau begitu masuklah, ada tao juga yang membantu" kata Luhan mempersilahkan Baekhyun dan Kyungsoo masuk ke dalam kamarnya.
"wah ada baekhyun eonni dan kyungsoo" kata tao
"ne tao. Ah apa yang perlu kami lakukan disini?" tanya Baekhyun
"eumm kalian bisa memasukkan barang-barang itu kedalam kardus" tunjuk Luhan pada barang-barnag yang berada diatas meja belajar Luhan
"okeyy" Baekhyun dan Kyungsoo mulai memasukkan barang-barang yang ada diatas meja Luhan ke dalam kardus.
.
.
Sementara para yeoja sibuk membantu Luhan membereskan semua barang-barang yang akan dibawanya ke china, para namja mencoba membujuk Sehun untuk datang ke bandara untuk salam perpisahan nanti siang.
"aku bilang aku tidak mau datang ya aku tidak mau datang !" kata Sehun final
"ayolah sehun, apa kau tidak ingin melihat Luhan noona sebelum dia pindah ke china?" ucap Kai
"aku tidak mau, aku tidak akan kuat jika aku datang"
"kalau begitu kau datang dan batalkan penerbangan itu" kata Kris
"bagaimana caranya aku membatalkan penerbangan itu?" tanya Sehun
"kau harus datang dan nyatakan perasaanmu padanya Sehun lalu minta Luhan noona untuk tetap berada di korea bersamamu" kata Chanyeol member ide
"ne apa yang dikatakan chanyeol hyung benar, dengan begitu Luhan noona tidak akan jadi kembali ke china" kata Kai menyetujui ucapan Chanyeol
"apa kalian yakin cara itu akan berhasil?" tanya Sehun ragu
"ne, kami yakin lagi pula kau belum mencobanya sehun-ah" jawab Kris
"akan ku pertimbangkan"
.
.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan jam setengah dua siang, kini Luhan bersama dengan yang lain (minus Sehun) sudah berada dibandara menunggu pesawat yang akan luhan tumpangi lepas landas.
"kau yakin akan pindah ke china Lu?" tanya Kris
"ne, aku yakin Kris"
"lalu kapan kau akan kembali ke korea?" tanya Kris
"molla, tapi nanti saat liburan aku akan main ke korea, tenang saja" kata Luhan tersenyum manis
"ah eonni, kami akan sangat merindukanmu" kata Baekhyun memeluk Luhan
"ne, aku juga akan merindukan kalian semua disana" kata Luhan membalas pelukan Baekhyun
"eonni, sering-sering telepon kami ne" kata Kyungsoo
"tentu saja, kalian juga ! jika aku tidak menelepon maka kalian yang harus meneleponku"
"tentu eonni tentu" Baekhyun kemudian menangis di pelukan Luhan
"eiyy kau menangis?" Luhan melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Baekhyun
"aku sedih eonni,,,, sudah enam tahun kita bersama, lalu hari ini kau akan meninggalkan kami"
"kita akan bertemu lagi kok baekhyun, sudah jangan menangis" luhan tersenyum dan menenangkan baekhyun agar tidak menangis
"noona, kau sudah aku anggap sebagai noonaku sendiri. aku pasti akan sangat sangat sangat merindukanmu" kata chanyeol yang kini memeluk Luhan
"ne, aku juga sudah menganggapmu sebagai dongsaengku, aku juga akan sangat sangat sangat merindukan chanyeolie" balas Luhan
"dimana Sehun apa dia tidak datang?" bisik Baekhyun pada Kai
"aku tidak tahu noona, saat kami akan mengajaknya kesini dia sudah tidak ada dikamarnya, aku pikir dia sudah datang duluan" jawab Kai
"aish anak itu, dia akan menyesal nantinya"
"PEMBERITAHUAN UNTUK SEMUA PENUMPANG PENERBANGAN DENGAN TUJUAN CHINA HARAP SEGERA MASUK KEDALAM PESAWAT KARENA BEBERAPA MENIT LAGI PESAWAT AKAN SEGERA BERANGKAT. TERIMA KASIH"
"semuanya aku pamit dulu ne, kalau ada waktu aku janji aku akan datang ke korea dan menemui kalian semua" kata luhan mengangkat kopernya dan tersenyum kepada semua teman-temannnya
"jaga diri eonni baik-baik disana, aku akan selalu merindukan eonni" kata baekhyun balas tersenyum
"Luhan apa kau tidak ingin menunggu sehun?" tanya Kris
"ah ani, mungkin dia memang tidak akan datang lagipula sebentar lagi pesawat akan berangkat" kata Luhan pada Kris sambil tersenyum pahit
"baiklah, kalau begitu sampai jumpa Luhan, jika sudah sampai disana segera hubungi kami"
"ne, kalau begitu sampai jumpa semua" Luhan tersenyum dan meninggalkan semua temannya-temannya menuju ke pesawat yang akan dia tumpangi
.
.
Seling beberapa langkah lagi Luhan akan menyerahkan passportnya Sehun datang dengan nafas yang terengah-engah lalu berteriak memanggil Luhan.
"LUHAN NOONA HAJIMA" teriak Sehun dan berlari
"Se…Sehun?" kata semua teman-temannya yang berada disana
"aku percaya dia akan datang" kata Chanyeol tersenyum tipis
"Sehun-ah Fighting !" kata Kai menyemangati
"ne. gomawo yeorobun" kata Sehun tersenyum dan berlari menemui Luhan dan menarik luhan .
"noona, hajima jebal hajima" kata sehun menggenggam erat tangan Luhan
"ani Sehun aku harus pergi" kata Luhan mencoba melepaskan genggaman Sehun
"andwe noona, jangan pergi, aku mohon noona"
"tidak bisa sehun, ini sudah menjadi keputusanku"
"noona aku mohon jangan pergi, aku.. aku… aku mencintaimu noona, aku mohon jangan pergi" satu tetes air mata mengalir di kedua pipi Sehun
"tidak kau tidak mencintaiku sehun" luhan memalingkan wajahnya dan air mata sudah menumpuk di kelopak matanya
"tidak noona, aku memang benar-benar mencintaimu noona, aku minta maaf jika selama ini telah menyakitimu noona dan aku juga minta maaf karena aku baru menyadari perasaanku yang sesungguhnya padamu noona. Luhan Noona Jongmal Saranghae" Sehun berlutut di depan Luhan dan memberi Luhan setangkai mawar Merah dan Mawar Putih pertanda bahwa dia meminta maaf karena telah menyakiti Luhan dan juga pertanda bahwa dia benar-benar mencintai Luhan.
Luhan perlahan menatap wajah sehun yang menangis dan terlihat tulus ketika menyatakan cintanya pada Luhan. Lalu Luhan menerima bunga dari Sehun dan memeluk Sehun yang masih berlutut di hadapannya sambil menangis bahagia, akhirnya orang yang selama ini dia cintai membalas perasaannya.
"aku sudah memaafkanmu sehun-ah. Dan nado, nado saranghae Sehun" luhan terisak tak lupa dia menyinggungkan senyuman bahagianya.
"noona aku berjanji tidak akan pernah menyakitimu lagi, aku mohon jangan pergi" kata sehun melepaskan pelukan Luhan lalu berdiri berhadapan dengan Luhan
"ne, aku tidak akan pergi sehun dan aku akan pegang janjimu"
"benarkah kau tidak akan pergi noona?"
"ne, kepindahanku ke china aku batalkan" kata Luhan tersenyum manis
"gomawo noona" Sehun tersenyum bahagia lalu mengecup bibir Luhan dan memeluk luhan karena bahagia. Luhan yang diperlakukan seperti itu oleh sehun hanya bisa tersenyum bahagia.
Teman-teman mereka yang melihat pasangan Luhan dan Sehun yang akhirnya bersatu, merasa sangat bahagia. Rasa sakit dan penantian yang dirasakan akhirnya terbayar sudah. Kini mereka merasakan bagaimana rasanya dicintai oleh orang yang mencintainya.
.
.
END
hayy semua akhirnya aku bisa menamatkan FF ini
huahhh bagaimana dengan endingnya? mengecewakan yah?
mian yah... T_T
sekali lagi aku mau ucapin terima kasih banyak buat semua yang udah mau baca dan review ff ku dari awal sampai ending ini... *kisseu*
aku mau minta tolong dong untuk reviewnya di chapter ending ini boleh yah? :)
bye :D
sampai jumpa di FF baruku nanti ^^
