Memory

.

La714BinDdi

.

"Kkau ... tidak.. mengenalku ?". Tanya namja tampan itu

"Eh? Bagaimana anda mengenal saya ?". Tanya Hyuk kaget.

"Kau.. tidak mengingatku ?". tanya namja tampan tersebut. Dan Hyuk hanya menggelengkan kepalanya tanda tak ingat.

"Ohh .. mianhae,kau boleh pergi ". Ucap namja tampan tersebut.

"Chagiya,dia siapa ? Kau mengenalnya ?". Tanya namja manis pada si namja tampan tersebut.

"Eh.. oh .. tidak,aku hanya seperti pernah melihatnya saja. Ternyata aku salah orang..". Ucap namja tampan tersebut sedikit gugup dan meminum kopi yang dipesannya.

"Ohh .. lain kali,perhatikan dulu baik baik,baru panggil dia,jangan seperti tadi,kan kau juga yang malu ..". Ucap si namja manis dan tertawa mengerjai si namja tampan.

"Hehhh .. kau ini, mengajariku ? Akan kuberi kau pelajaran!". Ucap si namja tampan dan mencubit keras pipi si namja manis.

.

.

.

Hyuk Side..

"Apa dia mengenalku ? Kok aku tidak mengenal dia ya ?". Gumam Hyuk

"Mengenalmu ? Siapa yang mengenalmu ?". Tanya Kwangmin yang tak sengaja lewat dan mendengar gumaman Hyuk barusan.

"OMO ! YAK JO KWANGMIN! KAU MAU MEMBUAT AKU JANTUNGAN DI USIA DINI?!". Sentak Hyuk karna kaget.

"Hehehe .. mianhae Hyuk-a,habis .. kau melamun tadi apa kau tak takut kerasukan ?". Tanya Kwangmin.

"Hey hey hey ! Kenapa kau mengatakan yang seperti itu ?!". Ucap Hyuk dan memeang erat lengan baju Kwangmin.

"Hehehe .. oh iya,kembali lagi ke topik,siapa yang mengenalmu ?". Tanya Kwangmin kepo.

"Entahlah,aku juga tidak mengenalnya. Tapi dia mengenalku ..". Cerita Hyuk

"Yang mana orangnya ?".

"Umm .. ituuu". Tunjuk Hyuk pada meja si namja tampan itu.

"Ohh .. diaa ..".

"Kau mengenalnya ?". Tanya Hyuk.

"Tidak . ". Ucap Kwangmin lempeng/?.

Dan lap pembersih meja pun mendarat cantik di wajah Kwangmin.

.

.

Memory

.

.

"Hyuk,jika kau sudah selesai mengelap mejanya kau boleh pulang". Ucap Manager pada Hyuk.

"Ndee .. aku sudah selesai .. terima kasih atas hari ini .." ucap Hyuk membungkuk pada orang orang di restoran.

Dan Hyuk pun keluar dari restoran dengan wajah bahagia yang selalu tertera .nen. di wajahnya. Lalu,seseorang menarik tangan Hyuk ke pinggir sebuah gedung.

"Huaa ! Siapa kau ?!". Teriak Hyuk setelah selesai diseret.

"Whoaah ?! Kau lagi ?". Kaget Hyuk setelah melihat wajah tampan si pelanggannya tadi siang.

"Ne,apa kau benar benar tak mengingatku ?". Tanyanya

"Kan sudah kubilang,saya tak mengenal anda tuan ..". Ucap Hyuk

"Aku Hongbin, Lee Hongbin .. sekarang kau ingat ?". Tanya namja tampan-kita panggil saja Hongbin- dengan nada memohon.

"Tidak ! Aku sama sekali tidak ingat kau,namamu,atau apapun yang berhubungan denganmu ! Cukup! Jangan ganggu aku lagi!". Ucap Hyuk setelah kesabarannya dikuras habis oleh Hongbin lalu Pergi dari tempat itu menuju rumahnya meninggalkan Hongbin yang termenung ditempat.

"Apa kau .. benar benar Hyuk ?". Gumam Hongbin di dinginnya malam Seoul.

.

.

Memory

.

.

"Hyung ! Kenapa kau meninggalkan aku sendiri !". Teriak Hyuk saat melihat orang yang dia sebut 'hyung' berada di sebrang jalan meninggalkannya sendirian di sebrangnya.

"Ayu Hyukkie ! Kau coba ! Kau tidak akan takut lagi !". Teriak namja yang disebut 'hyung' itu.

"Aku takut Hyungiee !". Ucapnya dengan air mata mulai mengalir di wajahnya.

"Ayo coba Hyukkie ! Rambunya akan merah lagi 1 menit lagi ! Ayo coba .. kau pasti bisa !". Ucap namja 'hyung' itu.

Dengan tekad yang ia kumpulkan setebal tembok Hyuk pun mulai melangkahkan kaki kecilnya menuju namja yang ia sebut 'hyung' itu. Semakin mendekat ...

10 meter lagi ...

5 meter lagi ...

2 meter lagi ...

"Ayo Hyukkie ! Kau pasti bisaa !". Ucap namja tersebut menyamangati Hyuk dengan mata yang berbinar.

Dan ...

Tinggal 1 langkah lagi ..

"YEAAYYY ! HYUNGG ! AKU BISAAA !". Teriak Hyuk yang langsung loncat ke badan tegap namja yang disebut 'hyung' tersebut.

"Sudah kuduga ! Kau pasti bisa Hyuk ! Aku yakin! Kau akan cepat sembuh daro fobiamu !".Namja itu pun semakin mengeratkan palukannya pada Hyuk.

Tak sadarkah mereka sedari tadi ada banyak pengunjung yang menonton mereka dengan ekspresi yang beragam ?

.

.

Memory

.

.

"

"Oh tidak ! Jangan sekarang .. aarrgghh !". Hyuk mulai meremas kuat rambutnya dan darah segar sudah mengalir dari hidungnya.

"Aarrghh ! Kumohon .. jangan sekarang !". Gumam Hyuk semakin mengeratkan tangannya pada kepala.

BRUK !

"HYUK-A !".

.

.

.

"Uungh .. Taekwoon hyung ..". Ucal Hyuk saat pertama kali ia membuka matanya.

"oh? Kau sudah sadar Hyukkie ? Apa ada yang sakit ? Bagian mana ?". Ucap Taekwoon sedikit panik sambil memeriksa bagian tubuh Hyuk.

"Kepalaku .. sedikit sakit Hyung ..". Keluh Hyuk sambil memegang kepalanya.

"Jangan seperti itu,sini kupijat kepalamu !". Ucap Taekwoon mendekati Hyuk dan memijat pelan kepala Hyuk.

"Kau kenapa lagi Hyukkie ?". Tanya Taekwoon,sebagai pembuka percakapan.

"Entahlah hyung,tiba tiba aku merasa kepalaku sakit. Seperti waktu yang lalu". Keluh Hyuk.

"Oh iya hyung,kenapa aku bisa disini ?". Tanya Hyuk setelah menyadari dia berada di kamarnya,bukan lagi di jalanan.

"Youngmin dan Kwangmin menemukanmu saat kau pingsan dan langsung membawamu ke rumah ini". jelas Taekwoon dengan wajah dan nada datar-seperti biasanya-.

"Oohh .. ne,nanti aku harus berterima kasih pada mereka ..". Ucap Hyuk enteng tanpa disadari perubahan pada Taekwoon.

"Hyukkie,aku keluar dulu ne .. aku akan membuat makanan untukmu." Ucap Taekwoon dan keluar dari kamar Hyuk.

.

Taekwoon side

"Aku lengah mengawasi Hyuk,sehingga namja tak bertanggung jawab itu menemukanmu diluar pengawasanku .. Mianhae,Hyukkie". Ucap Taekwoon tanpa sadar air mata muncul dari matanya .

.

To Be Continue ..

Author's Note :

Annyeong ! La is back ! Mian,La baru sempet publish sekarang.

Jadi siswa baru SMA itu sibuknya bukan main*Alesan ceritanya*

Tapi,sekarang chap.3 nya rilis ! Yeaayy ! Chap.4 juga bakal dipublish . . .BISA.

Hehehe,btw. Yang minta LeoN moment nanti bakal keluar kok keep reading ya ..

Mind for Review ?

18 Oktober 2015 21:32

La714BinDdi