By : Mingyutae00 /

Cast : Kyuhyun and SJ(M) Members.

Other Cast :Appa dan Eomma Park.

Genre : Brothership , Family, little bit humor.

Summary : Menjaga diri sendiri saja sudah susah , apalagi menjaga orang lain. Tentang bocah kecil yang sangat manja kepada ibunya , namun harus berpisah dan diasuh oleh ke-12 hyungdeulnya. Bagaikan film action , hari-hari pun berlalu dengan kenangan-kenangan yang membuat sakit kepala.

Warning : Ultimate of Typo dan alur yang membingungkan. Semua member SJ bermarga Park. RALAT. Kyuhyun disini berumur 4 tahun ne. Leeteuk 19 tahun,Heechul 18 tahun,Hangeng 17 tahun,Yesung 16 tahun, Kangin 15 tahun,Shindong 14 tahun, Sungmin 12 tahun, Eunhyuk dan Donghae 11 tahun, Siwon 9 tahun, Ryeowook 7 tahun, Kibum 6 tahun dan Kyuhyun 4 tahun. Maaf atas kelabilan saya^^.

Note : Chapter kemarin emang sengaja kaga pake SJ M^^. Ini hanya lanjutannya saja , karna banyak yang minta lanjut, ya udah tak lanjut aja hehehe. Mianhae kalau mengecewakan. Special Guest! Yeongja MC Mamamia.

.

.

.

.:BabyBoy:.

.

.

.

"Hyung….."pekik Kyuhyun yang kala itu berlari menuruni tangga dengan semangat yang membuahkan pekikan cemas dari hyungdeulnya. Suaranya yang membahana itu tiba-tiba saja membuat suasanya menjadi sangat ramai.

"Yak bocah kecil hati-hati nanti kau terjatuh" pekik Heechul tak lupa memplototi Kyuhyun. Ia yang kala itu ingin pergi kelantai atas kini malah dibuat cemas dengan tingkah adik bungsunya yang selalu saja membuatnya sakit kepala itu. Dengan entengnya ia mengangkat tubuh mungil Kyuhyun dan berjalan mendekati keluarganya yang sedang duduk dan berkumpul diruang tengah seraya menyantap cemilan yang dibuat oleh nyonya Park. Kyuhyun hanya bisa memekik kaget kala tubuh mungilnya tiba-tiba saja diangkat oleh hyung tertua kedua dikeluarganya.

"Ada apa Kyunie sayang?" Tanya tuan Park saat Heechul telah meletakkan Kyuhyun dipangkuannya.

"Kyunie ingin beltemu dengan henly dan chomi gege. Eomma bilang meleka balu caja campai dali cina kemalin. Kyunie lindu meleka appa"ujar Kyuhyun seraya menggesekkan kepala mungilnya didada bidang sang ayah. Tuan Park hanya tersenyum gemas melihat kelakuaan manja sang magnae.

"Eoh Kyunie ingin menemui Henry dan Zhoumi hyung?" timpal Donghae yang kala itu berposisi tepat disebelah ayahnya.

"Ne Donghae hyung, ayo kita kecana cekalang"pinta Kyuhyun.

"Tidak boleh!" pekik Siwon yang mengagetkan semua keluarganya yang berada disana.

"Kenapa Wonnie?"ujar nyonya Park menginterupsi keadaan. Kyuhyun yang mendengar penolakan dari Siwon langsung mencebikkan bibir mungilnya seperti menahan tangis.

"Jika Kyunie kesana , aku dan yang lainnya pasti dilupakan dan dia akan sibuk bermain bersama mereka"ujar Siwon kemudian.

"Aku juga tidak setuju"ujar Kibum mendukung pernyataan Siwon. Sebenarnya yang lain juga ikut mendukung namun mereka memilih berdiam diri saja , mereka tidak ingin diomeli oleh orang tua mereka karena membuat Kyuhyun menangis.

"Waeyeo?"lirih Kyuhyun.

"Pokoknya tidak boleh!"pekik Siwon keras. Entah kenapa Siwon yang biasanya kalem kini malah berubah seperti ini.

Kyuhyun tersentak kaget kala mendengar bentakkan Siwon padanya , ia yang merasa takut pun segera menyembunyikan wajahnya didada sang appa , memeluk tengkuk sang appa erat. Nyonya Park yang sedari tadi memperhatikan kini mulai bertindak dengan menghampiri anak-anaknya terutama Siwon dan Kibum.

"Kenapa kalian melarang Kyunie eoh? Lihat ia ketakutan begitu. Eomma yakin Kyunie tidak akan mengacuhkan kalian , bagaimana pun kalian adalah hyungdeulnya. Setiap hari kalian bertatap muka sedangkan Henry dan Zhoumi , mereka bahkan hanya bisa bertemu Kyunie beberapa kali dalam setahun saja"ujar nyonya Park lembut seraya menatap kedua mata anaknya begitu pula dengan yang lainnya. Sebagai ibu dia sangat mengerti perasaan buah hatinya.

"Hiks..hiks..hiks"

Semuanya memandang Kyuhyun serentak tatkala mendengar isakan lirih yang mereka yakini berasal dari Kyuhyun. Tuan Park dengan sigap mencoba menenangkan Kyuhyun sambil memeluknya erat.

Siwon yang merasa sangat bersalah pun kini semakin cemas. Ia mencoba mendekati Kyuhyun namun ditampik dengan kasar oleh Kyuhyun. Sepertinya si kecil Kyuhyun sedang merajuk. Nyonya dan tuan Park sengaja tidak ikut campur lebih banyak terhadap persoalan anak-anaknya. Karena mereka mengetahui , para buah hatinya pasti bisa menyelesaikan persoalan yang menimpa diri mereka.

Leeteuk yang sudah tidak bisa menahan diri lagi , segera mendekati Kyuhyun dan menariknya dari pelukkan sang appa. Awalnya Kyuhyun meronta ingin dilepaskan namun sedetik kemudian menjadi tenang kala Leeteuk membisikan kata-kata penenang bagi dongsaengnya. Memang ia menyetujui perkataan Siwon tadi namun ia juga tidak ingin Kyuhyun menangis karena keinginannya tidak terpenuhi.

"Uljima ne Kyunie. Maafkan mereka , mereka tidak bermaksud kasar terhadapmu. Baiklah kita akan pergi menemui mereka nanti siang" ujar Leeteuk yang langsung disambut garang oleh dongsaengnya namun melihat wajah seram dan tidak ingin dibantah oleh Leeteuk akhirnya mereka pun terpaksa menyetujuinya, bahkan Siwon yang sedari tadi menolak dengan keras pun terpaksa luluh.

"Jinjja?"ujar Kyuhyun sambil menatap wajah hyung tertuanya, menampilkan wajahnya yang sudah memerah karena menangis. Walau begitu tidak dipungkiri wajah yang memang sedari awal tampak menggemaskan itu tetap saja seperti itu walau ia telah menangis. Leeteuk pun hanya bisa menganggukan kepalanya dan tersenyum lembut meyakinkan sang magnae yang langsung disambut ceria oleh Kyuhyun bahkan senyum manis pun sudah berkembang diwajah mungilnya.

.

.

.

"Henlyy….."pekik Kyuhyun keras saat kakinya sudah menampaki lantai kediaman sepupunya. Hyungdeulnya menyusul kemudian.

Mendengar pekikan suara sedikit cempreng khas anak-anak dari Kyuhyun. Nyonya Zhou yang saat itu berada didapur kini malah berlari tergopoh-gopoh menemui Kyuhyun. Dari mana ia mengetahui itu Kyuhyun? Well siapa lagi dikeluarganya yang bisa bersikap se-hyperaktif Kyuhyun. Bocah kecil yang merangkap sebagai keponakannya itu. Setelah dirasanya jarak antara dirinya dan Kyuhyun sudah dekat dengan sigap direntangkannya kedua lengannya guna meraup tubuh mungil Kyuhyun , menggendongnya ala koala dan berputar-putar membuat Kyuhyun memekik senang.

Henry yang baru berusia 3 tahun kini tengah berlari dengan semangat menghampiri Kyuhyun gegenya. Walau Kyuhyun lebih tua beberapa bulan darinya , namun dibenak mungilnya ia malah menganggap Kyuhyun adalah didinya yang perlu dijaga. Zhoumi yang mengikutinya dari belakang juga tak kalah bersemangatnya dari sang didi. Tuan Zhou yang baru menyusul pun hanya tersenyum lembut menyambut para keponakannya. Melihat hyungdeul Kyuhyun yang hanya mematung didepan pintunya , ia pun perlahan mendekati mereka dan menawarkan agar segera masuk dan duduk dengan nyaman disofanya. Ia yang baru saja mendapat kabar dari gege iparnya-Tuan Park- bahwa keponakan-keponakannya yang lain akan berkunjung ke kediamannya. Ia yang sudah terbiasa dengan sikap keluarganya kala berkumpul dengan Kyuhyun dan hyungdeulnya hanya bisa menggelengkan kepalanya. Bahkan istrinya bisa berubah kekanakan jika berada didekat Kyuhyun.

Ketika melihat Henry dan Zhoumi gegenya berada dihadapannya ia pun segera meronta turun yang langsung dituruti oleh bibinya itu. Memeluk erat kedua sepupunya. Setelah itu mereka hanya bisa tertawa riang apalagi Henry dan juga Kyuhyun yang langsung saja bermain dengan mainan-mainan milik Zhoumi. Hyungdeulnya yang memang sudah menebak akan menjadi seperti ini hanya bisa menghela nafasnya. Tuan Zhou yang sedari tadi memperhatikan hanya bisa terkekeh kecil kala melihat wajah-wajah lesu yang ditampilkan oleh keponakannya , anak sulungnya dan juga istrinya. Tersenyum menguatkan mereka.

"Sudah-sudah , jangan memasang wajah seperti itu. Kalian pasti belum makan siang. Ayo kita makan bersama-sama. Masakan bibi kalian pasti sudah matang. Biarkan saja Kyuhyun bermain dulu bersama Henry" ujarnya yang hanya dibalas anggukan setuju dari semuanya.

"Igo mwoya?"ujar Kyuhyun sambil menunjuk salah satu hidangan yang terasa asing dihadapannya.

"Itu cumi-cumi sayang"ujar Sungmin.

"Cumi-cumi? Kenapa dia belgelak-gelak?"ujar Kyuhyun. Ya, memang saat itu nyonya Zhou menyiapkan hidangan berupa seafood lengkap dengan panci khusus untuk merebus semua hidangan tersebut beserta yang lainnya. Terletak ditengah-tengah meja , dibawahnya terdapat kompor praktis yang bisa dibawa kemana-mana.

"Memang seperti itu Kyunie. Jika Kyunie mau, hyung bisa memotongnya"ujar Ryeowook.

"Kyunie mau"pekik Kyuhyun seraya menyentuh cumi-cumi tersebut. Namun langsung tersentak kaget saat cumi-cumi yang disentuhnya menggeliat ditangan mungilnya. Kyuhyun memekik kaget dan menjauh. Semuanya tertawa melihat tingkah Kyuhyun namun terhenti karena melihat Kyuhyun yang menangis.

.

.

.

"Kyunie ayo tendang bolanya" pekik Kangin.

Setelah makan siang mereka semua sepakat untuk bermain bola dihalaman rumah tuan Zhou. Mereka dibagi menjadi dua tim yaitu Leeteuk ,Heechul ,Donghae ,Zhoumi ,Kibum ,Yesung dan Henry satu kelompok sedangkan Siwon , Hangeng , Eunhyuk, Kangin, Shindong, Sungmin dan Kyuhyun berada di satu kelompok yang lainnya. Tuan Zhou bertugas menjadi wasit , Ryeowook yang memang hobi memasak kini tengah membantu bibinya membuat beberapa cemilan untuk yang lainnya ditemani oleh beberapa maid.

Kyuhyun dan Henry mereka biarkan bermain semampunya namun tetap mereka awasi. Kyuhyun yang memang mendapat giliran bola sengaja mereka biarkan dan tidak berusaha untuk merebutnya , kini dengan semangat dan penuh ancang-ancang ia mengerakan kakinya untuk menendang bola dengan kaki kecilnya.

Walau tidak seberapa namun berhasil membuat mereka yang berada disana tersenyum cerah. Kyuhyun langsung berlari menghampiri Henry yang kala itu sempat terjatuh karena terlalu bersemangat berlari mengejar bola , membantunya berdiri dengan susah payah bahkan dia limbung berkali-kali. Setelah Henry berdiri ia pun langsung memeluk saudaranya itu erat yang dibalas dengan senang hati oleh Henry. Henry yang awalnya akan menangis namun tidak jadi karena melihat Kyuhyun menghampirinya dengan wajah panik namun menggemaskannya.

Melihat kedua magnae dikeluarga besar mereka berpelukan seperti itu membuat mereka terkekeh kecil , awalnya mereka ingin menyusul Kyuhyun namun terhenti ditenggah jalan agar tidak melewatkan moment lucu Henry dan Kyuhyun. Memutuskan untuk berhenti bermain saat mendengar pekikan dari nyonya Zhou yang mengisyaratkan bahwa cemilan yang mereka tunggu-tunggu sudah siap , Kyuhyun dan Henry yang paling semangat segera berlari secepat mereka bisa menuju meja makan. Tak memperdulikan teriakan yang lain untuk menyuruh mereka berhati-hati.

Melihat Kyuhyun dan Henry yang kesulitan menaiki kursi , Yesung dan Hangeng dengan sigap membantu kedua dongsaeng mereka.

"Kyunie makan ini"ujar Henry seraya menyerahkan biskuit cokelat kehadapan Kyuhyun. Ia memang menolak memanggil Kyuhyun dengan embel-embel gege jika tidak dalam keadaan tertentu , Kyuhyun pun tidak mempermasalahinya. Dengan semangat ia mencomot biskuit itu dari tangan Henry yang entah kenapa lebih besar beberapa senti dari tangannya. Wajahnya yang penuh remah-remah biskuit membuatnya berkali-kali terlihat lebih imut.

.

.

.

Kyuhyun menatap lekat wajah namja-ani yeoja yang berdiri dihadapannya. Mendengar bunyi bel dari luar ia pun menawarkan diri untuk membuka pintunya tentu saja dengan bantuan maid yang bertugas. Kyuhyun merasa heran dengan orang yang tengah berdiri dihadapannya ini , ia memiliki rambut yang lumayan panjang seperti yeoja namun berpakaian seperti namja.

Yeoja yang diketahui bernama Yeongja salah satu rekan kerja tuan Zhou yang memang sedang ada keperluan dengan tuan Zhou. Ia merasa heran dengan bocah lucu dihadapannya yang sedari tadi berdiam diri dengan raut polosnya dan tengah menatapnya lekat. Direndahkannya tubuhnya agar lebih leluasa memandang Kyuhyun.

"Namamu siapa anak manis?"

"Kyunie imnida. Kyunie tidak manis !" ujar Kyuhyun. Yeongja yang memang mempunyai sifat jail pun kini mencoba menggoda bocah kecil yang baru ia ketahui bernama Kyuhyun itu.

" Aniyo kau sangat manis Kyunie. Kau siapanya tuan Zhou? Anaknya?"

"Aniyo, kata eomma Kyunie ini keponakannya Zhou samchon"ujar Kyuhyun polos.

"Begituya. Apa kau tidak membiarkanku masuk eoh?"

"Ahjumma siapa?"Tanya Kyuhyun , ia merasa yakin orang dihadapannya ini adalah seorang yeoja , mendengar suaranya yang lumayan lembut tidak seperti Zhou pamannya dan Ayahnya.

"Ahjumma adalah teman samchonmu Kyunie sayang"

"Jinjja?"

"Ne jinjjayo"

"Ahjumma mau apa kecini?"

"Mmmm… ahjumma ingin memakan pipimu yang seperti bakpao ini" ujar Yeongja jail seraya mencubit pipi Kyuhyun.

"Mwo? Andwae jangan makan pipi Kyunie , pipi Kyunie bukan makanan. Kalau ahjumma lapar , ahjumma makan saja kue-kue didalam"ujar Kyuhyun sedikit panik seraya menangkup kedua belah pipinya takut-takut ahjumma dihadapannya ini benar-benar akan memakan pipinya.

"Tapi ahjumma ingin sekali memakan pipimu Kyunie" Mendengar ucapan yeoja tersebut Kyuhyun pun terbelalak ngeri dan segera menjauh. Maid yang ada disampingnya hanya bisa menahan tawa melihat pertunjukkan dihadapannya.

"Siapa Kyunie?" ujar tuan Zhou yang baru saja menyusul karena Kyuhyun tak kunjung muncul-muncul juga. Mendengar suara pamannya , Kyuhyun pun dengan segera berlari menghampiri pamannya dan memeluk kedua kaki jenjang itu dengan erat. Tuan Zhou yang kaget dan heran segera menggendong Kyuhyun dipelukkannya.

"Ada apa Kyunie?"

"Samchon, ahjumma itu ingin memakan pipi Kyunie. Tapi pipi Kyunie kan bukan makanan. Jangan-jangan dia itu montel"ujar Kyuhyun polos. Tuan Zhou yang mengerti arti ucapan Kyuhyun pun hanya tertawa dan menatap yeoja dihadapannya ini dengan pandangan menegur. Yeongja hanya bisa menahan tawanya.

"Ahjumma itu bukan monster Kyunie sayang. Dia hanya mengerjaimu"jelas tuan Zhou pelan.

"Jinjja?"

"Ne jinjja"

"Ahjumma nakal!" pekik Kyuhyun seraya menatap Yeongja yang kini tengah tertawa karena berhasil mengerjai bocah kecil itu.

"Hehehe mianhae"ujar Yeongja tulus. Kyuhyun hanya bisa mempoutkan bibirnya yang dibalas pekikan gemas dari Yeongja. Jujur , ia ingin sekali menggigit pipi Kyuhyun yang chubby itu namun apadaya , bagaimana jika Kyuhyun takut dan menangis. Oh ia tidak ingin itu terjadi , tidak sama sekali!.

TBC/END


Gomawo buat semua readers yang udah baik hati untuk me-review ff abal-abal ini , memfollow bahkan memfavoritkan ff ini. Maaf bila ada kesalahan di chapter-chapter sebelumnya. Terharu banget , malah ada yang minta lanjut. Sebenarnya emang mau dilanjut , tapi ngak yakin hehehe^^. Yang minta Henry dan Zhoumi muncul , udah ada kan? Yang minta Kyuhyun waktu belajar merangkak dan Changmin muncul , mungkin kapan-kapan ne, ya tentu saja jika ada yang mau kkk. Jangan lupa review lagi ya. See You