YOU

Original Character belongs to Masashi Kishimoto

This Story Belong to Gererezer

Warn : Typos, AU, OOC (maybe), Dll

.

.

.

.

[4 Hari Menuju Natal]

"Bagaiman dengan Frozen Marshmallow Snow?" Tanya Naruto sambil memainkan pena dijari nya.

"Tidak buruk juga.. Maa, Aku setuju!" Sakura menganggukkan kepalanya.

Naruto menghela nafas beratnya "Mencari nama yang cocok untuk sebuah kue saja susah sekali ttebayo.."

"Frozen kah.. Jadi kita harus terlebih dahulu mendinginkannya huh?" Gumam Sakura.

"Jika seperti itu akan lebih baik menjualnya di musim panas, Frozen itu hanya mendeskripsikan situasi iklim." Jelas Naruto.

"Jadi kalau kita berjualan dimusim panas menjadi, Melty Marshmallow Snow?"

"Melty Marshmallow Snow, berarti snow nya mendeskripsikan suhu kue itu.. Hm.. Bagus juga!"

Sakura terkekeh, tanpa alasan yang jelas. Naruto hanya memandang Sakura bingung.

"Maa, aku akan membeli persediaan Marsmallownya. Sakura-chan belajarlah lagi membuatnya hehe" Ledek Naruto sambil mengambil jaketnya.

"Wakatta! Hati hati dijalan." Ucap Sakura sambil memakai celemeknya, Ia ingin belajar lagi membuat Frozen Marshmallow Snow.

"Ittekimasuu.." Naruto keluar dari toko lalu melangkahkan kakinya ke supermarket.

"Itterashai.. Kali ini harus berhasil!" Sakura menyemangati dirinya sendiri.

.

.

.

"Kirei..." Gumam Naruto saat melihat taman kota yang dipenuhi oleh salju dan beberapa anak kecil yang bermain dengan salju yang menumpuk.

Naruto jadi mengingat musim salju tahun lalu bersama Sasuke.

Dimana Sasuke selalu berjalan disamping Naruto.

"Ha-ah... Sasuke apa kabarmu disana.." Gumam Naruto sambil menatap kearah langit.

Naruto benar benar kesepian semenjak Sasuke pergi. Setelah Ia ditinggal untuk selamanya oleh Tsunade dan Jiraya selaku Kakek dan nenek yang Ia anggap sebagai Orang tuanya. Jiraya dan Tsunade meninggal ketika Naruto masih Kuliah. Untung saja saat itu Sasuke bersedia membeli rumah untuknya dan Sasuke. Walaupun mereka sempat bertengkar karena masalah dana. Naruto ingin membayarnya namun Sasuke menolak.

Karena meninggalnya Tsunade dan Jiraya, Kyuubi dan kedua orang tua Naruto tidak mendapat kabar lagi. Bahkan kematian Tsunade dan Jiraya mereka tidak tahu.

Ah pasti kalian bingung bukan bagaimana Naruto bisa kenal Sasuke namun tidak mengenal Itachi? Well, karena waktu itu Itachi sangatlah Sibuk. Ia sering sekali pergi ke London karena masalah perusahaan. yup Jadi Naruto tidak pernah tahu Itachi seperti apa.

Dan kalian juga pasti bingung mengapa Naruto bisa mengenal teman temannya sedangkan Ia mengidap amnesia berat bukan? Secara logis kalian dapat menyimpulkan bahwa Naruto tinggal di Jepang setelah kejadian itu, Jadi Sakura, Sai, Ino, Sasuke, dan yang lainnya adalah teman Naruto setelah kejadian itu. Naruto hanya melupakan masa lalu.

.

.

.

.

.

"Black-kun, Kau harus menghadiri acara tv hari ini, satu jam lagi lebih tepatnya." Ucap Kakashi sambil membuka buku memo kecilnya yang berisi List Schedule Atasannya ini.

"Ah.. Apakahkah itu dari Genox Gency?" Tanya Itachi.

"Yup, Seperti apa katamu." Kakashi menutup bukunya dan memasukannya kedalam saku jasnya.

"Aahh.. This is gonna be a good day for me.." Itachi bangun dan merenganggkan tubuhnya yang seharian berkutat di meja kerjanya.

"Kita butuh 30 menit untuk sampai disana. Sebaiknya kita berangkat sekarang." Kakashi menatap Itachi yang sedang memakai jasnya.

"Hm.. Kau ini senang sekali cepat cepat.."

"Maa.. Cause this is gonna be my good day too."

"Souka.. Jadi apa Iruka bekerja disana juga hn?"

"Tepatnya menjadi manager Kyuubi. Cepatlah, agar Aku dan Kau mempunyai banyak waktu untuk menemuinya." Kakashi keluar dari ruangan kerja Itachi menuju ke tempat parkir, dan disusul oleh Itachi.

"Kakashi.. Sebenarnya yang harus memerintah itu aku.." Itachi hanya mendesah.

.

.

.

.

.

.

"Kyuubi, apa kau sudah siap?" Tanya Iruka yang berada di ambang pintu ruang persiapan.

"Sebentar lag— Hachoo!" Kyuubi tiba tiba bersin dan bersamaan dengan Iruka.

Mereka saling pandang, ini adalah kejadian langka.

"S-sepertinya akan ada hal yang tidak beres.." Gumam Iruka yang masih dapat terdengar ditelinga Kyuubi.

"A-Ah kau benar.. Aku juga merasakan hal yang sama.." Kyuubi memeluk dirinya sendiri.

"Iruka-San! Apakah sudah siap semuanya?" Tanya salah satu Crew.

"Maa, Kyuubi hanya tinggal mengganti pakaiannya. Apa Guest Starnya sudah sampai?"

"Mereka akan sampai 10 menit lagi. Jadi bersiaplah!" Crew itu pergi dan kembali menjalani tugasnya.

Iruka masuk kedalam ruang persiapan dan menutup pintunya.

"Siapa yang akan menjadi Guest Star kali ini?" Tanya Kyuubi sambil mengambil pakaian Jasnya.

"Aku tidak tahu, kali ini Guest Starnya sangat terkenal, dan juga kudengar Ia seorang Pria yang memegang perusahaan tekenal." Jelas Iruka.

"Semoga saja akan berjalan lancar." Gumam Kyuubi.

"Cepatlah Kyuu, Kau ini seperti wanita. Lama sekali." Celoteh Iruka sambil memandang Kyuubi bosan.

"Tch, Urusai!" Kyuubi segera mengganti bajunya.

[At The Same Time]

Itachi dan Kakashi telah sampai di Genox Gency.

"Cukup unik." Gumam Itachi saat masuk kedalam gedung.

"Maa, setidaknya tetap ramai." Kali ini Kakashi membuka suara.

Itachi dan Kakashi melihat sekitar dengan wajah yang menarik perhatian.

Para pengunjung serta staff, terutama yang ber-Gender perempuan menatap Itachi dan Kakashi dengan tatapan yang begitu... Bling bling?

Intinya mereka merasa bahwa hanya ada dua pria sempurna didunia ini. Itachi dan Kakashi.. Begitulah.

Sampai sampai mereka mengeluarkan rona merah dikedua pipinya masing masing.

"Black-kun, Aku membawa 2 topeng ini. Kau harus memakainya saat Show nanti." Kakashi menyodorkan 2 buah topeng berwarna hitam pekat.

Yang pertama adalah topeng yang hanya menutupi setengah wajahnya, hanya dari dahi sampai hidung. Half Black Mask.

Yang kedua adalah topeng yang menutupi seluruh wajahnya, terkecuali mata sebelah kanan yang sengaja di Desain untuk terbuka. Full Black Mask.

Itachi mengambil Half Black Mask.

"Yahari, kau akan mengambil topeng itu." Ucap Kakashi.

Itachi langsung memakai topeng itu.

"Full Face terlalu merepotkan." Ucap Itachi.

"Maa, aku akan memakai topeng juga." Kakashi tersenyum dan mulai memakai topeng yang tersisa.

Ponsel Kakashi berdering dan segera Ia angkat.

"Hatake Kakashi disini."

"Kakashi-san kau sudah sampai?"

"Tentu saja."

"Bisakah kau dan Guest Star kami naik ke lantai 6?"

"Baiklah, Kami akan segera kesana."

"Nja, Yoroshiku onegaishimasu!"

Sambungan diputus oleh pihak Kakashi.

"Doukka?" Tanya Itachi.

"Lantai enam." Kakashi berjalan meninggalkan Itachi.

Itachi hanya mendesah. Ini yang ke-dua kalianya, Kakashi bertindak seperti atasannya.

Maklum saja, karena Kakashi sudah berada di sisi Itachi semenjak mereka berdua berumur 15 tahun.

Jadi.. Sudah 9 tahun mereka bersama.

Kakashi sudah seperti sahabat terbaik yang pernah Itachi punya.

.

.

.

.

.

.

.

.

Naruto yang sudah sampai di supermarket, dan Ia sudah mendapatkan semua apa yang Ia butuhkan.

Dengan tak sengaja Ia melewati tempat elektronik.

Seluruh televisi berderet dengan berbagai merk.

Aa, sepertinya ada siaran langsung. Well Naruto jarang sekali menoton tv, jadi ini hanya ke-curious-san-nya saja.

.

.

.

.

.

.

Kini Itachi sudah memasuki Stage Show. Ia masih bersiap dibelakang panggung. Menunggu sang Host memanggil namanya.

Kyuubi yang menjadi Host kali ini merasa sedikit gugup, bukan gugup karena ini pertama kalinya.

Gugup karena Guest Starnya masih menjadi sebuah tanda tanya besar, dan sekaligus menjadi ancaman baginya. Mungkin.

"Good Evening Minna-san. Kembali lagi diacara Talkshow kali ini. Yap, seperti yang anda tunggu dari serial sebelumnya.

Tidak dari kami satupun yang mengetahui siapa Guest Starnya. Tapi, Aku diberi clue jika yang akan datang memiliki nama samaran yang bernama...

Saaa mari kita panggilkan. Black Crow-San!" Kyuubi segera menepi dari arah kamera.

Kini Itachi mulai memasuki Stage Show.

Setiap langkah yang Itachi pijakkan, membuat jantung Kyuubi bertedak 2x lipat dari sebelumnya.

Kini terlihatlah Itachi yang memakai Half Black Mask itu sambil tersenyum.

'Sangat mencurigakan..' Batin Kyuubi.

"Black Crow-san, Wellcome to this talkshow." Ucap Kyuubi dengan senyuman manisnya.

Itachi hanya mengangguk, setelah itu Kyuubi mempersilahkan Itachi untuk duduk.

"Saa, Let's we start.." Ucap Kyuubi sambil melirik Itachi.

Sedangkan Kakashi yang sekarang berdiri di samping Iruka sedang menyaksikan dari BackStage.

Oya.. Oya, sepertinya Iruka tidak tahu penyamaran Kakashi.

"Umn, Maaf jika ini lancang. Mengapa kalian tidak memberitahu siapa diri kalian?" Tanya Iruka tanpa melirik Kakashi.

"Bukankah ini serial yang paling ditunggu tunggu oleh penonton? Dan juga.. Bukankah kalian sedang ingin membangkitkan acara ini?" Jelas kakashi dengan pertanyaan yang lebih mirip pernyataan itu.

"Umn, Itu benar. Tapi bukankah ini sedikit aneh?"

"Kau akan tahu jawabannya nanti.." Kakashi memiringkan bibirnya.

'Matte.. Sepertinya aku kenal suara ini..' Pikir Iruka.

'Uaa.. Apakah aku sehebat itu sampai sampai penyamaranku tidak ketahuan? Atau Iruka saja yang terlalu bodoh?.. Maa.. semua itu beda tipis.' Kakashi masih memasang cengiran seram itu.

.

.

.

.

.

.

"He... Kalau tidak salah ini..." Naruto mencoba mengingat wajah Sang Host yang berada di dalam tv itu.

"HEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE MASAKAAAAAA ANO HITO WA... KYUUBI-SANNNN TTEBAYOO?!" Heboh Naruto yang membuat orang disekitarnya Diam membeku sambil memperhatikan Naruto.

Naruto.. Selamat menghadapi rasa malu yang tinggi.

.

.

.

.

.

"Baiklah Black Crow-san.. Aku akan melontarkan beberapa pertanyaan untukmu." Ucap Kyuubi sambil menatap Itachi. Profesional.

"Douzo, Aku akan menjawab semuanya." Senyuman Itachi membuat para penonton distudio merasa terhipnotis.

"Pertama.. Siapakah Anda sebenarnya?"

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Suara turbin pesawat memenuhi tempat landas pesawat yang Sasuke naiki.

Kini Sasuke sudah berada didalam pesawat dan siap untuk ke Jepang.

"Dobe.. Wait for me there.."

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAAH Curious enough? Read it next week :V

So So So... Ge can't talk to much at this chapter..

Sorry for typos and other.. ah one more.

HERE FOR THE ITAKYUU LOVERS. Take that.. mueheheeheh /stopGe/

Maap maap ya kalo banyak lagi eng nya. Ge susah ngontrol bahasa yang sudah mendarah daging ini..

Wes lah bales ripiew :

Lhiae932 : Cie penasaran :3

Choikim1310 : Maybe ada :3

UchiKaze Ammy : Cie geregetan :3

Michhazz : Tragedi Naruto yang amnesia itu :3

Habibah794 : Sasuke sibuk sama kerjaan, bukan sama Karin nak :"3

Seraoff : pft :v Ge ngakak baca ripiw mu

Uzumaki Ruby : Sasuke bang toyibh :v

: iyadong :3 /apaan

CacuNaluPolepel : Cie cie nungguin :3

arashilovesn : Cie mau Sasuke cepet cepet balik ciye :3

kuro SNL : Ciye gasabar :3

AySNfc3 : Sabar nak, semua ada prosesnya :3

Neko-chan : Cie nungguin Sasuke :v, akhirnya bang toyib muncul juga :3

gyumin4ever : kan karin punya anak buah dan sehubung dia suka sama Sasuke, jadi dia nyelidikin deh :3

Blue eyes and Black eyes : kalo dibuang kelaut gaseru... kita gotong bareng bareng terus ceburin ke lava.. /GE GA/

Guest : rahasia :3

Guest : iya lanjut..

Thanks for your Support and Review!

Blood Rose.