[BTS]|| You Are Much Better Than Him||Chapter.2
Tittle : You Are Much Better Than Him
Author : Rae
Genre : Yaoi, BoyXBoy, Hurt, Sad Romance, and Others
Rated : T, G, K
Cast : HopeKook couple from BTS as main cast, slight : HopeV, JinV, ang YoonMin. other BangTan's members
Length : Chaptered
Summary : "Apa sih lebihnya Taehyungie Hyung, Hyungie ? Apa yang Taehyungie hyung punya tetapi Jungkookie tidak punya ? Apa yang Tae Hyung bisa lakukan tetapi Jungie tidak bisa melakukannya, Hyungie ?" pertanyaan-pertanyaan itu berjubel di otak Jungkook. Pertanyaan yang sama setiap harinya. Pertanyaan tentang apa lebihnya seorang Kim Taehyung dari Jeon Jungkook.
Author's Note : Sebenarnya saya agak maksa bikin slight HopeV nya. Why ? Because I don't like HopeV. Apapun itu tentang HopeV, sekalipun hanya tulisan "HopeV" saya pasti akan nangis. Nulis partnya HopeV di ff ini pun saya betah-betahin :D. Demi terselenggaranya/? ff ini. Kkkk~ xD *author aneh*. Okay ,No bacot from author. Enjoy it and Review Please. ^^.
.
.TYPO(s). IT'S YAOI ! DON'T LIKE DON'T READ ! NO PLAGIAT ! RnR PLEASE ^^
~Rae Present~
.
.
.
.
"Jadi berhenti minta maaf pada kami. Okay ?" ...Hoseok tiba-tiba menghadap Taehyung. Mata Jungkook sukses tebelalak. Jarak wajah keduanya sangat dekat. Hidung keduanya nyaris bersentuhan.
Dan Jungkook dapat melihat kalau Hoseok...tersenyum pada...Taehyung. Dan ...
"Kau tidak perlu meminta maaf Tae. Cukup tetap disini bersamaku, itu sudah cukup. Okay ?"
Dan setelahnya, Kedua doe eyesnya semakin membelalak. Bertepatan dengan bibir Hoseok yang menempel diatas bibir Taehyung. Memberikan lumatan-lumatan kecil disana. Dan ...mata keduanya terpejam. Sesaat, Jungkook merasakan sesak yang teramat menyesakkan didadanya. Membuatnya terdiam ditempat. Dan Jungkook dapat merasakan bahwa...pandangannya mengabur. Kedua obsidiannya telah tertutupi oleh genangan air yang siap tumpah kapan saja.
"H-hopie hyung..."
TES.
.
.
.You Are Much Better Than Him#2
.
.
Yoongi dan Jimin berhenti di depan pintu practice room yang mana telah ada Jungkook di depan pintu tersebut. Berdiri mematung dengan tangan memegang kenop pintu dan mata yang menatap kosong kedalam ruangan melalui celah pintu yang terbuka.
"Jungkook.." Yoongi menepuk pelan pundak Jungkook. Namun tak ada respon dari Jungkook.
Namja manis itu masih diam dengan tatapan kosong.
Penasaran, Yoongi sedikit berjinjit untuk melongokkan kepalanya. Mengintip apa yang ada di dalam practice room melalui bahu Jungkook. Dan setelahnya...
"H-hoseok ?" kedua matanya membulat.
.
.
.
BRAKK.
Yoongi mendorong pintu practice room dengan keras. Membuat Jungkook tersentak dan terhuyung kedepan dikarenakan pegangannya pada kenop pintu terlepas secara kasar.
Yoongi menghampiri Hoseok dan Taehyung yang sudah saling menjauhkan diri dengan nafas memburu menahan emosi. Ia mencengkram kuat kerah kaos yang dikenakan Hoseok. Tangan kanannya mengepal kuat hingga buku-buku tangannya memutih.
"Apa maksudmu hah ?!" Yoongi membentak tepat di depan wajah Hoseok.
Hoseok diam. Ia masih setengah sadar tentang apa yang terjadi saat ini.
"Kau brengsek Jung Hoseok !"
BUGH.
Yoonggi memukul wajah tampan Hoseok cukup keras hingga membuat cengkramannya pada kaos Hoseok terlepas dan Hoseok jatuh tersungkur ke lantai.
Dan saat itulah, tatapannya bertemu dengan tatapan kosong Jungkook. Mata Jungkook menatapnya miris.
Perih. Ya. Hoseok merasakannya. Tatapan itu serasa menohok hatinya.
Ia tidak pernah melihat Jungkook serapuh ini. Tatapan kosong dengan air mata yang mengalir perlahan, dan...bahu bergetar pelan.
"J-jungkook..."
BRUKK.
Runtuh sudah pertahanan Jungkook. Ia jatuh terduduk, bersimpuh di lantai dengan setetes air mata yang menetes ke lantai. Kosong, tatapannya masih kosong. Menunduk menatap lantai tanpa ekspresi.
"Hiks..." satu isakan lolos.
"Hiks...hiks..." dua isakan.
"Hiks...hiks...hiks...hiks..." dan kini tangisan lirih mulai terdengar dari bibir mungil Jungkook.
Semua yang ada di sana terdiam mendengar tangisan memilukan dari Jungkook.
Hoseok menatap Jungkook dengan khawatir-ah tidak, miris mungkin lebih tepat. Dan Hoseok merangkak mendekati Jungkook.
"J-jungkook-ah..."...meraih tangan Jungkook. Menggenggamnya.
"Hiks..." Jungkook menarik pelan tangannya dari genggaman Hoseok. Hoseok menatap tangannya yang baru saja di tolak Jungkook secara tak langsung.
"A-apa...maksudnya...h-hyung...?" Jungkook mendongak menatap Hoseok.
Hoseok menunduk. "Mianhae..."
SRETT.
"Mianhae ?! Hanya itu yang bisa kau katakan huh ?!" Yoongi menarik Hoseok menjauh dari Jungkook. Menghempaskannya ke kaca practice room dan kembali mencengkram kerah kaosnya.
"Kau buta ?! Kau tuli ?! Kau tidak punya hati nurani ?! Brengsek kau !" Yoongi membentak cukup keras.
"Harusnya aku tak membiarkan Jungkook mencintaimu bila akhirnya kau akan membuatnya seperti ini ! Tak tahukah kau seberapa besar penderitaannya ?! Jangan kau kira dia bocah terus kau dengan mudahnya melakukan semua ini padanya ! Katakan apa maumu Jung Hoseok !"
"Hyung geumanhae !" Yoongi diam. Melepas cengkramannya pada Hoseok dan beralih menatap namja di sudut ruangan. Menghampirinya, menatapnya tajam dan...
PLAKK.
...menamparnya cukup keras.
"Kau sama saja dengan bocah itu, Kim Taehyung !" Yoongi kembali membentak di depan Taehyung.
Yoongi mengatur nafasnya yang memburu.
"Aku menyesal pernah mengenalkan Jungkook pada kalian..." ujarnya lirih.
Dan setelahnya Yoongi menghampiri Jungkook. Memeluknya dan membawanya keluar bersama Jimin.
BRAKK.
Hoseok menatap pintu yang ditutup keras oleh Yoongi.
"Aku...menyakitinya..."
.
.
.
#YouAreMuchBetterThanHim-2
.
.
.
Yoongi mengusap pelan pucuk kepala Jungkook. Namja manis di sampingnya ini tengah tertidur setelah kurang lebih 3 jam ia menangis.
Yoongi bersumpah ia akan membunuh Jung brengsek itu nantinya.
"Hyung..." Yoongi menoleh. Ia mendapati Jimin tengah berdiri di ambang pintu dengan dua gelas susu di tangannya.
"Apa dia sudah tidur ?" Jimin menatap jungkook dan dibalas anggukan oleh Yoongi sebagai jawaban atas pertanyaannya.
Yoongi mengecup pelan pucuk kepala Jungkook dan beranjak mendekati Jimin yang tengah duduk di atas single bednya. Mengambil susu vanila dari tangan kanan Jimin dan meminumnya perlahan.
"Apa mereka akan baik-baik saja hyung ?" Jimin bersuara.
Yoongi menghela nafas dan kembali menatap Jungkook.
"Aku harap..." dan sebuah senyuman miris tercipta di bibirnya.
.
.
. #YouAreMuchBetterThanHim-2
.
.
Sudah lebih dari 3 jam lamanya Hoseok dan Taehyung saling diam di practice room. Mereka bahkan tidak bergeser sedikit pun dari posisi awal. Hoseok menyandarkan tubuhnya pada kaca dan Taehyung yang menenggelamkan wajahnya di antara kedua lututnya yang ditekuk.
"Tae..."
Taehyung mendongak. Menatap namja tampan yang berseberangan dengannya.
"Apa aku salah ?"
Taehyung diam mendengarnya. Tak tahu harus menjawab apa.
"Aku menyakitinya lagi. Bahkan jauh dari kata sedikit. Ini terlalu dalam"
Taehyung masih tetap diam.
"Apa...ini akhirnya ?"
Taehyung mendengar nada suara Hoseok berubah. A-apa...Hoseok menangis ?
"Huh, aku begitu bodoh Tae." Hoseok terkekeh pelan dan menyeka kasar sesuatu yang berusaha keluar dari matanya.
"Aku membiarkannya menangis...tanpa bisa menghapus air matanya."
Setelahnya, Hoseok diam.
"A-apa...kau...mencintainya..h-hyung ?" Taehyung berucap pelan.
Hoseok kembali terkekeh.
"Aku tidak mencintainya..." Ujarnya lirih.
Taehyung menatap Hoseok bingung. 'Apa maksudnya ?'
"I'll pray for this love to be true, Tae." Hoseok melanjutkan.
"Hyung...aku tidak mengerti ! Kau mempermainkan Jungkook ?!" Oh. Tampaknya Taehyung mulai tersulut emosi dengan jawaban Hoseok.
"Tidak."
"Lalu ?"
"Aku hanya tidak bisa mencintainya jika aku juga ingin mencintai orang lain Tae..."
Taehyung semakin tidak mengerti apa maksud dari perkataan Hoseok.
"Aku tidak bisa untuk tidak mencintainya, Tae. Tapi disisi lain...seseorang mengambil setengah hatiku dari Jungkook. Aku hanya tidak bisa melepas milik Jungkook pada orang lain. Tapi..."
Taehyung tetap tidak mengerti.
"Aku hanya berharap, bila akhirnya nanti aku menemukan cintaku yang sebenarnya. Aku mencintai Jungkook...tapi seseorang tengah berusaha mengambil setengahnya dari Jungkook. Aku tidak tahu Tae...Aku hanya berharap yang terbaik untuk kami..."
Hoseok diam dan Taehyung semakin bingung.
"Aku mencintaimu Tae..."
Bola mata Taehyung sukses terbelalak.
'Apa ini ? Apa aku tidak bisa hanya mencintai Jungkook saja ? Kenapa kau mengatakannya Jung Hoseok ? Bagaimana dengan Jungkook ?'
'Lelucon macam apa ini ? Ini tidak lucu ! Tolong tampar aku dan beritahu aku bahwa ini tidak benar ! Dia hanya boleh memiliki dan dimiliki oleh Jungkook...bukan diriku ! Meskipun aku juga menginginkannya...tapi dia milik Jungkook ! Jung Hoseok telah terikat benang merah tak kasat mata dengan Jeon Jungkook !"
.
.
.TBC.
.
.
Huaaaaaa ! Apa ini ?! Kenapa saya tega bikin Hopekook nya begitu ! \(TT_TT)/
Ini kurang panjanggg, masih puendekk,,lebih pendek dari cahpt.1, iya kan ? TT_TT
Maafakan saya karena menistakan dedeg Jungkook. Jujur...saya merasa ngenes saat ngetik partnya HopeV..apalagi pas Hope bilang kalu dia juga suka V...huhuhuhu !
Oke ! Saya aneh ! -_-
Dan ini untuk balasan reviewnya ya ^^:
VampireDPS : iya...Jungkooknya nangis terus. Aku juga gak kuat liatnya *plak. Ayo kita bunuh Hoseok rame-rame ! xD :D
Lee Shikuni : Hu'um ! Jehopnya aku bikin labil disini. :D iya ini HopeKook. ALWAYS ! Aku gak kuat bikin HopeV, takut ngabisin tisu sekardus entar. xD. Iya maaf, kemaren pas update lagi ngeburu wifi, lemot soalnya. Jadi belum sempat ngedit font tulisannya. Tapi tenang aja, ini bukan flasback kok, bukan juga mimpi. Kalau flashback ntar bakalan aku kasih #Flashback , ep ep kamu bagus-bagus lho ! aku suka bacanya, tapi maaf belum sempat review karena review lewat HP susah , The Halfs nya cepet update ya
Diradesfi00 : Hu'h Jehop jahat ! *puk-puk kookie* Iya ini udah lanjut. ^^
KyuraCho : Iya ini Jehopnya maruk -_-. Iya aku paling suka bikin yang hurt-hurt, makanya chap awal udah nyesek Kookie nya xD :D Ini udah next ^^
Aran Jaeger : Hei Jaeger ! FF JinV mu mana weh ? Tak tunggu lho ! btw, komenmu kok banyak amat ya ? Hobi lagi labil. Maapkan saya menistakan Taetae mu buat jadi orang ketiga. xD :D Btw, mau aplud pake modem apa wifi ?
Enjieee : Hehe...kookie nya dinistakan sebentar ya..xD Ini udah lanjut ^^
Deedee : Pengennya sih Jehop saya bunuh aja biar gak nyakitin kookie. Tapi ntar kalau dibunuh, saya gak ada bias+cast buat lajutin ini, ntar kookie tambah galon xD. Aku juga penasaran dengan Hopekooknya :D. Tenang aja, jungkook strong kok ^^. Ini udah lanjut ^^.
Huaaa ! Terimakasih readers-deul yang udah mau review ! Ternyata responnya positif semua, Jeongmal gamsahaeyo ^^. Terimakasih juga buat siders ^^. Maaf bila ini FF semakin aneh. Next chapt akan di publish secepatnya kalau udah selesai di ketik. Tiap hari sabtu/minggu tiap minggunya mungkin. Tergantung wifi a.k.a koneksi internet ^^. Sekali lagi Jeongmal gamsha...^^.
~Rae~
