Hallo aku datang membawa kelanjutan cerita bukanlah author hanya bertugas melanjutkan cerita nanti kurang minta maaf karena ini semua bukan dari satu otak..hehe

Happy reading..

Cast

Park chayeol

Byun baekhyun

~ imposition ~

Sudah tiga hari lamanya baekhyun belum mau membuka mata puppy tersebut masih setia terpejam dan juga sosok yang setia disampingnyapun tak beranjak meninggalnya.

"baek..cepatlah bangun tersenyum untukku" bisik sayang chanyeol sembari mengelus surainya.

Tok tok tok

" chanyeol-shi bisakah aku masuk " ucap orang yang berada diluar kamar.

" masuklah" chanyeol tau tanpa bertanya.

Ya dia dokter yang memeriksa baekhyun.

"maaf bisa aku memeriksa baekhyun-shi"

"silahkan "

"kenapa dia belum sadar ?" tanya chanyeol lirih ditengah dokter sedang memeriksa baekhyun.

"tak perlu khawatir chanyeol-shi,dia semakin hari ini dia akan sadar..dan ingat berhati-hatilah karena aku takut kejadian ini berpengaruh besar terhadap mental baekhyun-shi" terang dokter sedetail mungkin.

"aku mengerti..dan terimakasih" jawab chanyeol dengan tak melepas pandangannya pada kekasihnya.

Dokter keluar dari kamar baekhyun dan chanyeol kembali duduk disamping ranjang dimana baekhyun berbaring.

Tak terasa chanyeol meneteskan air mata sambil mencium pungung tangan baekhyunnya.

"aku sungguh sangat aku tak meninggalkanmu pagi itu "

" ku mohon sayang,,bangunlah tunjukkan padaku bahwa kau dan anak kita baik-baik saja ". Chanyeol tetap menangis.

Tak chanyeol sadari bahwa baekhyun mendengar apa yang dia liquid menetes dari mata yang terpejam itu.

Ya,, sesungguhnya baekhyun sudah sadar tepat ketika dokter meninggalkan dia engan membuka mata dan menatap baekhyun juga merasa bersalah tidak terjadi apa-apa dengan buah hati baehyun tetap merasa tak bisa menjaga calon anak mereka.

Tok tok tok ,,,pintu diketuk oleh seorang maid.

"Tuan,,anda harus mebawakan makanan untuk anda" seraya sang maid meletakkan nampan berisi makanan di nakas.

"bawa pergi makanan itu dari sini" ucap chanyeol tanpa menatap sang maid.

Dengan terpaksa maid tersebut membawa pergi makanan itu.

Semenjak baekhyun diculik dan hingga hari ini chanyeol benar-benar tidak memasukkan makanan keperutnya.

Hanya sosok munggil dihadapannya yang bisa membuat hidup chanyeol Baekhyun-nya...

"pa,,bbo,,,makanlah ye,,oll" ucap lirih baekhyun tetapi masih bisa didengar oleh kekasihnya.

"baek,,baekhyun,,,"

Senyum simpul dan mata yang sayu menjemput lelehan air mata seorang park chanyeol.

"baek...pulas sekali tidurmu sayang.." masih setia menangis dan tetap menciumi pungung tangan baekhyun.

Perlahan tangan munggil itu menuju pipi namja jakung air mata dari orang terkasihnya.

"jangan seperti ini yeol..aku..tak suka" ini benar-benar menyakitkan ketika melihat orang yang kau sayangi rela meneteskan air matanya hanya untukmu.

"maafkan aku,,aku mencintaimu"

"aku lebih mencintaimu yeol.."

Tangan si kecil perlahan menarik baju yang lebih bibir penuh tersebut menyentuh bibir munggilnya.

Hanya lumatan kecil yang sanggup menyalurkan emosi mereka sadari liquid mereka telah berlomba keluar dari kelopak mata masing-masing.

Mengeluarkan rasa sakit,khawatir dan cinta melalui ciuman hangat nan manis.

Dirasa cukup terlepaslah kedua bibir tersebut.

Wajah si munggil kembali sendu..

"yeol...anak kita?"...tanyanya dengan hati-hati.

"anak kita...maaf baekhyun,,,

TBC ~~~~~

hayo anaknya kenapa,,

ada apa sama anak chanbaek,,,

review yaa,,,klo mau lanjut,,klo ngak aku juga bakal stop.

saranghae ~~~~ mumumuu