Susu (2)

"Kenapa Karma suka susu stroberi?"
"Karena manisnya asli, memangnya kenapa?"
"Tapi menurutku, Karma jauh lebih manis dan asli~"

Asano Gakushuu, masih dengan gombalan yang sama. Belum tobat.


Hubungan

Hubungan mereka lebih rumit daripada rumus modulus young.
Bisa digariskan seperti;

Karma mencintai Nagisa dan berteman dengan Kayano. Kayano mencintai Nagisa dan berteman dengan Karma. Nagisa berteman dengan Kayano dan Karma. Karma berhubungan gelap dengan Asano. Asano suka membuli ayahnya.

Sementara Maehara dan Isogai karakter sampingan.


Duit

"Chiba, ini duit elu?"
"PUNYA GUA!"
yang barusan teriak Terasaka, yang ditanya Chiba.


Kondom

Nagisa menampilkan sebuah dus kecil laknat di depan Karma.

"Karma mau permen? Kebetulan aku nemu di lemari ibuku, ga ada tanggal kadaluarsa sih—"

setelah itu Karma membuang benda tersebut dengan kecepatan cahaya. Benda itu tidak pernah terlihat lagi.


Bintang

Asano menatap ke atas langit malam, kata pepatah, orang yang sudah meninggal akan terlahir kembali menjadi bintang.

Apa Isogai ada disana? Bermain bersama bintang lainnya?


Hujan

Maehara merapatkan pelukannya padabahunya. Kemejanya basah kuyup. Perutnya masuk angin. Tubuhnya meriang.
Terasaka lewat dengan motor ninja.

Semoga yang bersangkutan kena diare. Amin. Maehara ingat kata neneknya, doa orang tersakiti selalu dikabulkan.


Aib

Grip tertawa keras, tangannya memukul-mukul punggung Shiro.
"Gastro mukanya saja yang mirip preman, sebenarnya pas smp dia pernah ngompol di ka—"
"diam."


Wajah

Dulu wajah Sousuke imut sampai Rio tidak tahan untuk menyubitnya.
Sekarang wajah Sousuke amit sampai Rio tidak tahan untuk menendangnya.


Lonceng

Karma menoleh, menatap ke arah Itona yang berada di sebelahnya.
"Ada apa?"
"Kayak ada suara lonceng domba, ternyata itu suaramu,"

dua pisau asli menusuk Karma dengan beringas.


Tenggelam

"Gue tenggelam, tolong, gue tenggelam—!"
Takuya menarik Maehara lalu menjitaknya penuh sayang
"Ini kolam sedengkul bego!"


Sendirian?

Ren sungguh beruntung. Siang itu di perpustakaan ia harus mengerjakan tugas bersamaan dengan jadwal harian Kanzaki di perpus, kebetulan mbak di sampingnya cantik, kebetulan Ren ganteng, kebetulan mereka single.

Ren menyapu poninya "Sendirian neng?"
Kanzaki tersenyum "Iya mas, ada apa ya?"
"Kalau gitu samaan dong, pacaran yuk"

Sakakibara Ren. Mulai lelah menyandang status single.


Makan

"Eh, Kayano, boleh aku makan roti ini?"
Nagisa menunjuk sisa roti di piring Kayano, kebetulan roti kesukaan pemuda biru itu
"Ga apa, asal gak makan teman,"
"Huh?"

Kayano Kaede, memiliki dendam berkepanjangan dengan Akabane Karma.


Hai, yang kemarin pendek banget yah :""
iyah, sori, takut klo ga dipost nanti malah berjamur di draft.
yang ini juga kasusnya sama :""

Saya masih disini. Masih galauin utang fic,

akanemori