Chapter 7 : Kemunculan Toneri

Sementara di Konohagakure, Toneri saat ini sedang berada di atas patung para Hokage sambil melakukan beberapa segel tangan dan datanglah Kakashi dengan pakaian tempurnya dan dia pun menatap tajam Toneri dan berkata.

"Siapa kau sebenarnya? Dan apa maumu mengacau di desa Konoha." Tanya Kakashi.

"Namaku adalah Toneri Otsutsuki…" Jawab Toneri, kemudian dia melihat wajah terkejut Kakashi dan dia pun berkata "Kau pasti bertanya-tanya kenapa aku mempunyai nama klan sama seperti Rikudou Sannin dan juga Kaguya Otsutsuki kan? Itu karena aku adalah keturunan dari Hamura Otsutsuki yang merupakan saudara laki-laki dari Rikudou Sannin."

"Tapi apa yang kau inginkan di desa Konoha?" Kenapa kau menyerang kami?" Tanya Kakashi.

"Karena aku akan membuat Elemental Nation hancur berkeping-keping. Dan saat aku bisa menghancurkan desa Konoha terlebih dahuku. Aku bisa menghancurkan desa-desa lain dengan mudah." Jawab Toneri dengan santai tanpa ekspresi.

"Jadi begitu…" Ucap Kakashi, kemudian dia mengeluarkan kunainya dan berkata "Kalau begitu, aku akan menghadapi dan mengalahkanku disini…"

"Mengalahkanku, kau bilang… HAHAHAHAHA!" Teriak Toneri, kemudian da berkata "Jangan bercanda, Hatake… Kau ingin melawanku? Kau yang sekarang bisa apa? Saat ini kau bukan lagi pengguna Sharingan. Dan kau bahkan saat ini tidak akan bisa membuat Chidori dengan baik karena Sharingan milikmu sudah tidak ada lagi."

"Bagaimana kau bisa mengetahui itu semua?" Tanya Kakashi.

"Karena aku mengawasi kalian saat kalian berempat bersama Obito Uchiha melawan Kaguya…" Jawab Toneri, kemudian dia melanjutkan "Dan kau tahu… Kekuatanmu itu tidaklah semenarik kekuatan Ashura dan Indra, Naruto dan Sasuke yang sedang aku buru. Kekuatanmu itu hanya pinjaman saja dan itu membuatmu lebih lemah di mataka HAHAHAHAHAHA!"

'Dia mengincar Naruto dan Sasuke…' Batin Kakashi, kemudian dia melanjutkan 'Sepertinya kejadian hilangnya mereka adalah hal yang bagus. Jadi orang ini tidak bisa mengincar Naruto dan Sasuke.'

"Kau ingin melawanku bukan?" Tanya Toneri dengan nada menantang, kemudian dia melanjutkan "Kalau begitu cepatlah kau lakukan sebelum desa ini berakhir dalam waktu beberapa menit lagi."

"Apa maksudmu?" Tanya Kakashi, kemudian dia melihat bulan yang perlahan-lahan turun dari atmosfir di desa Konoha dan dia pun membatin 'Sial! Kita dalam masalah besar…'

-Konohagakure no Sato, Elemental Nation-

Berbeda dengan Kakashi yang bertempur mati-matian karena nasib Konoha bergantung pada kemenangannya. Di kediaman Hyuga saat ini, Sakura pun langsung melesatkan pukulan ke arah Hinata yang bisa dia hindari dengan mudah berkat bantuan Tenseigan miliknya. Sakura mencoba berkali-kali menyerangnya tapi nihil, bahkan dia terkena Jyuuken di salah satu kakinya dan membuatnya tidak bisa banyak bergerak. Hinata yang melihat itu menyeringai dan berkata.

"Heh, apa ini kekuatan murid dari Tsunade Senju…" Ucap Hinata, kemudian dia berkata dengan nada dingin "Lemah… Sama seperti gurunya."

Deg

Sakura pun menatap tajam mata Hinata karena itu, kemudian Hinata yang menyadari itu pun berkata "Kenapa? Kau tersinggung… Memang pada dasarnya Tim Trio Sannin, senseimu itulah yang paling lemah. Bahkan dia kabur dari tugasnya sebagai ninja karena kematian adik dan kekasihnya, menyedihkan. Dia menyedihkan karena mentalnya lemah. Dan kau juga sama lemahnya, sampai-sampai kau harus selalu dilindungi Naruto dan Sasuke HAHAHAHA!"

"Kau…" Ucap Sakura yang ajaibnya masih bisa berdiri karena dia tidak terima akan perkataan Hinata, kemudian dia bmengepalkan tangannya itu dan berkata "Kau boleh menghinaku sesukamu, tapi ada satu hal yang harus kau ingat… JANGAN PERNAH SEKALIPUN KAU MENJELEK-JELEKKAN SHISOU-KU, SHANNAARRROOO!"

Buaaaakkkkk

"GYAAAAAHHHHHH!" Teriak Hinata yang terlempar beberapa meter karena pukulan monster dari Sakura dan membuatnya tertindih tembok yang ditabraknya dan menimpanya.

Duuuuuuuaaaaarrrr

"Kurang ajar kau Sakura!" Teriak Hinata yang bajunya sudah dikotori oleh pasir dan debu dan dia pun menghapuskan bibirnya yang mengeluarkan darah karena pukulan Sakura dan tubuhnya sekarang dipenuhi jubah chakra seperti Naruto tapi berwarna biru kehijauan.

'Kekuatan dia meningkat beberapa kali lipat… Aku harus waspada.' Batin Sakura yang sudah memasang mode bertarungnya.

Hinata pun membuat bola chakra dari Tenseigan miliknya, kemudian dia berkata "Ginrin Tensei Baku!"

Bola-bola itu pun Hinata lesatkan ke arah Sakura… Dan saat Sakura akan memukul salah satu bola itu, Hinata pun meledakkan bola itu dan membuat bola-bola itu menjadi pusaran angin yang kuat dan membuat Sakura terpental "Kyyyaaaaaahhhh!"

"Mokuton: Daijurin no Jutsu!" Ucap seseorang yang ternyata adaalh Yamato dan dia menggunakan tangannya yang sudah dia panjangkan menjadi kayu dan menangkap tubuh Sakura sebelum dia terlempar lebih jauh.

"Kau tidak apa-apa, Sakura?" Tanya Yamato.

"Aku baik-baik saja Yamato-taichou…" Jawab Sakura, kemudian dia melanjutkan "Ayo kita lawan dia bersama Yamato-taichou…"

"Tidak…" Balas Yamato, kemudian dia melanjutkan setelah melihat ekspresi penolakan dari Sakura "Kita harus mencari Hokage-sama dan mencari tempat yang aman sebelum tempat ini hancur berkeping-keping Sakura…"

"Apa maksudmu, Yamato-taichou? Apa maksudmu dengan Konoha akan hancur berkeping-keping?" Tanya Sakura bertubi-tubi pada Yamato.

"Lihatlah di atas sana Sakura." Jawab Yamato dengan nada pasrah.

Sakura pun melihat ke atas dan terlihat sebuah bunda bulat berukuran raksasa sedang menuju ke arah Konoha dan membuatnya terkejut, lalu dia berkata "Be-Benda apa itu? Be-Besar sekali… Jika benda itu menghantam Konoha,...…"

Hinata pun melihat itu juga dan berkata "Jadi ini caramu untuk menghancurkan Elemental Nation… Tidak buruk, Toneri."

"Kau…" Ucap Sakura, kemudian dia menunjuk Hinata dengan kuat dan berkata "Ini semua ada hubungannya denganmu kan?"

"Kalau iya, memangnya kenapa?" Balas Hinata dengan tangan yang sudah dia silangkan di depan kedua dadanya.

"Kau keterlaluan Hinata!" Teriak Sakura, kemudian dia melanjutkan "Aku tahu kau benci pada sahabatku, Naruto… Tapi perbuatanmu sudah kelewatan batas! Kau bahkan membunuh adikmu sendiri, mengkhianati Konoha serta Elemental Nation… Dan semua itu untuk apa?"

"Untuk membalaskan dendamku…" Jawab Hinata, kemudian dia melanjutkan "Dan untuk mencapai itu, aku menerima kesepakatan kerja sama dari Toneri. Jadi dia mendapatkan Sasuke untuk dia bunuh dan Naruto akan dia serahkan padaku untuk kusiksa khukhukhu…"

Sakura pun menundukkan kepalanya dan berkata "Kau pikir sebagai sahabat mereka, aku akan diam saja dan membiarkanmu dan orang yang bernama Toneri itu untuk melakukan hal buruk pada sahabatku. Itu tidak akan kubiarkan, HINATAAA!"

"Sakura!" Teriak Yamato saat Sakura langsung melesat ke arah Hinata untuk mencpba menyerangnya.

"Kinbo Tensei Baku!" Ucap Hinata yang berhasil menghindari serangan Sakura dan dia pun menempelkan tangannya pada Sakura.

'Ugh, kenapa kekuatanku semakin lama semakin berkurang…' Batin Sakura yang merasakan chakranya berkurang sedikit demi sedikit, bahkan tanda Byakugou di dahinya menghilang dan membuatnya berkata 'Kuso! Dia bisa menghisap chakraku sampai-sampai chakra yang tersimpan dalam segel Byakugou milikku menghilang… Kalau begini terus, aku bisa mati karena kehabisan chakra.'

"Mati kau Sakura…" Ucap Hinata, tapi dengan refleksnya yang kuat… Dia bisa menghindari sebuah serangan dari tongkat berwarna hitam dan dia pun melepaskan Sakura yang chakranya belum dia hisap semua.

Sakura pun melihat dengan lemah siapa penyelamat jiwanya dan terkejut saat melihat seorang kakek tua berjenggot dan juga memakai haori serta memiliki dua bola mata Rinnegan serta memegang sebuah Shakujo di tangannya "Rikudou-sama!"

"Bagus kau baik-baik saja, Sakura Haruno." Balas Hagoromo Otsutsuki atau yang biasa dipanggil Rikudou Sannin pada orang yang dia temui di Perang Dunia Shinobi ke-4 setelah Naruto dan Sasuke berhasil menyegel ibunya, Kaguya Otsutsuki.

"Kalian pergilah dan carilah Kakashi Hatake di atas tempat para patung Kage di Konoha…" Ucap Hagoromo, kemudian dia melanjutkan "Dia saat ini sedang dalam bahaya."

"Kakashi-sensei dalam bahaya!" Teriak Sakura, kemudian dia melihat Yamato dan berkata "Ayo kita cari Kakashi-sensei, Yamato-taichou…"

"Hn…"

Sakura dan Yamato pun pergi ke tempat Kakashi berada, sedangkan Hinata… Dia melihat Hagoromo dan berkata "Untuk apa kau membantu mereka? Toh sebentar lagi tempat buatanmu,Elemental Nation… Akan hancur, oh Rikudou Sannin yang terhormat."

"Aku tidak peduli dengan itu karena semua yang memiliki awal pasti akan menjadi akhir…" Balas Hagoromo, kemudian dia melanjutkan "Tapi yang terpenting aku bisa menyelamatkan keturunanku yang tinggal di duniaku dan aku tidak akan membiarkanmu bertindak sesuka hati Hyuuga Hinata. Masih belum terlambat untukmu untuk segera menyesal dan kembali ke jalan yang benar. Wahai keturunan saudaraku, Hamura Otsutsuki."

"Kau ingin menasihatiku, lebih baik kau pergi pak tua…" Ucap Hinata, kemudian dia melanjutkan "Nasihat seperti itu tidak akan mempan padaku."

Dengan kata-kata itu, Hagoromo pun pergi meninggalkan Hinata. Dan di tempat Kakashi, dia saat ini dalam kondisi buruk karena bertarung dengan Toneri. Dia tahu dari awal, dia sudah kalah kekuatan dari Toneri pada awal-awal pertarungan mereka terlebih dia sudah tidak memiliki Sharingan yang pada akhirnya malah memperburuk kesempatan menang Kakashi. Tapi tetap dia paksakan dan membuatnya kalah dengan keadaan mutlak. Toneri pun mencoba menyerang Kakashi dengan Tenseigan Chakura Mode miliknya, tapi dia dipukul mundur oleh dua serangan orang yang muncul dan mencoba untuk menyelamatkan Kakashi.


"Konoha Dai Senpuu!"

"Ryuusa Bakuryuu!"

Toneri pun menghindari kedua serangan itu dengan cara melompat ke belakang dan berkata "Bala bantuan, heh…"

"Kau tidak apa-apa Kakashi-san? / Hokage-sama?" Tanya kedua orang itu. Satu berambut hitam mangkok dengan pakaian Chunnin yang bertengger di tubuhnya dan yang satu lagi pemuda berambut merah spiky dengan tanda Ai(Love) di dahinya dengan baju khasnya dan juga guci kecil berisi pasir yang dia sematkan di sebelah kantung celananya.

"Aku tidak apa-apa, Lee, Gaara." Jawab Kakashi dengan nada lemah karena kehabisan chakra, kemudian dia melanjutkan "Tapi Gaara, bagaimana bisa kau disini? Bukannya kau seharusnya mengurus Sunagakure?"

"Aku kesini karena aku mendengar rumor bahwa Naruto dan Sasuke pergi dari Konoha, dan aku mencoba membuktikan rumor itu benar atau tidak. Jadi aku menyuruh Kankurou untuk menggantikanku sebentar selama aku disini. Tapi malah Konohagakure sedang dalam kondisi tidak baik." Jawab Gaara.

"fakta yang sebenarnya , Naruto dan Sasuke sedang dipanggil oleh Ogama Sennin. Di Myoboukuzan. Kazekage-dono " Ucap Kakashi, kemudian dia melanjutkan "mereka akan menerima ramalan dari Ogama sennin ,tapi sampai sekarang mereka belum juga kembali..…"ucap kakashi menyelesaikan penjelasan nya

"Souka…" Ucap Gaara yang mengerti akan kondisi kepergian Naruto. .'Naruto , Sasuke . kalian dimana ,cepatlah kembali Konoha membutuhkan Bantuan kalian" ucap Batin Garaa

"Tapi siapa dia, Hokage-sama? Dia terlihat kuat." Tanya Lee.

"Dia Toneri Otsutsuki, keturunan dari saudara kandung Rikudou Sannin." Jawab Kakashi dan itu membuat Lee dan Gaara terkejut.

Toneri pun melihat serpihanh bulan yang dia jatuhkan sebentar lagi akan menempel ke tanah dan dia pun berkata "Sayang sekali, waktumu telah habis Kakashi Hatake. Semoga kau tidak membenciku karena kematianmu dan teman-teman disebelahmu ini… Kalau begitu, aku dan dia pergi dulu. Ada sesuatu yang harus aku lakukan."

'Sial!' Batin Kakashi, Lee, dan Gaara yang melihat Toneri sudah menghilang dengan cepat dan juga bulan itu sudah mulai menghujam tanah yang dipijaki mereka. Tapi sebelum meteor besar itu akan menghujam tanah,

Boooooommmm

Kakashi merasakan ledekan begitu besar menimpa dirinya ,tetapi aneh dia tidak merasakan rasa sakit sedikit pun,lantas dia mmebuka mata ,sontak di terkejut dengan kemunculan sosok misterius itu.

Tiba-tiba saja Konoiha di lapisi oleh cakra kuning ,cakra itu sangat kuat untuk menahan meteor pertama, dan sebuah petir juga membela meteor hinga hancur berkeping-keping sebelum menyentuh konoha..

"Naruto.. Sasukee-kun" ... Teriak Sakura . melihat mantan tim nya kembali melindungi konoha

To be Continued