Q: Apa Hinata mempunyai kekuatan layak nya Naruto?
A: Hinata nanti punya kekuatan besar kok ,karena dia menyerap Cakra kegelapan milik Mouryou . dan juga dia bisa mode tenseigan cakra secara penuh.
Q: Tsunade ,gimana kabarnya ,kok gak ada dalam cerita? , terus kenapa Sakura jadi wakil kepala rumah sakit?
A: Tsunade akan muncul kok ,karena pasca menjadi godaime Hokage ,dia memilih untuk menjadi kepala rumah sakit.. lalu kenapa sakura bisa jadi wakil kepala rumah sakit , karena sakura itu ninjutsu medis paling hebat no 2 meski dia masih muda.
Q: Apakah kekuatan milik naruto akan menghilang setelah cerita selesai.?
A: yah sebagian kekuatan milik naruto menghilang seperti segel Yin-Yang di kedua telapak tangan Naruto, tapi ada yang permanen kayak Dojutsu seperti EMS kakashi. Dojutsu tidak menghilang karena evolusi alami dari resonansi kekuatan yang diterima dari Naruto . jadi kesimpulan nya ada yang menghilang ada yang permanen.
Q: apakah Naruto rela meninggalkan impian menjadi Hokage , karena jika menikah dengan Hinata kan ,dia pasti ditentang banyak orang?
A: wah , kalau itu ,masih dipikirkan ending nya gmna, jadi bersabar yah dan ikuti jalan ceritanya
Teruslah beri saran dan kritik karena Author juga manusia hehehehe
Narutoo disclaimer Masashi Kishimoto
Naruto Gaiden : Kurayami no naka no hikari (Cahaya dalam kegelapan)
Fic tentang versi lain dari The Last Naruto the Movie
Char : [Naruto+Hinata] . Team 7 , Toneri
Rated : T
Maaf kalau ada kesamaan cerita dengan fic atau kesalahan penulisan karena fic ini fic pertama saya dan saya juga terinspirasi fic lain nya .
RnR please .. hehehehehe
Chapter 12 : A Heartache
Hinata Point ov view
Namaku adalah Hyuuga Hinata , aku adalah gadis berperawakan tinggi, kulit bersih seputih sususu , aku mempunyai rambut indigo panjang ,lalu rambutku yang sengaja ku biarkan tegerai hingga sepinggang. Aku memiliki manik mata lavender . mata ini sering disebut "Byakuugan" sebuah dojutsu khusus milik klan Hyuuga , aku terlahir dari keluarga utama klan Hyuuga yah bisa dibilang Keluarga Kepala Klan Hyuuga yaitu Hyuuga Hiashi. Dikeluargaku aku adalah putri sulung di keluarga ku ,
aku juga mempunyai adik bernama Hyuuga Hanabi. Dulu aku sempat mempunyai seorang ibu . tetapi sejak umur 4 tahun ibuku meninggal dunia . ayah mengatakan seperti itu kepadaku. Hal itu merupakan rasa sakit pertama ku , sejak umur 4 tahun aku tidak mengerti apa kasih sayang ibu yang sebenarnya meskipun aku sudah dirawat oleh ibu sejak kecil olehnya .
"Hikssss. Hikkkss... Otousama. Aku sangat ingin merasakan kasih sayang ibu , tetapi sekarang aku hanya bisa melihat ibu dalam photo ini" ucap lirih aku sambil menunjukan foto keluarga ku.
"Hinata , Otousama tahu , apa yang kamu rasakan , tapi saat ini Ibumu sudah bahagia disana " ucap Ayah. "benarkah apa ibu bahagia disana Otousama?" tanyaku kepadanya.
"Ibu sangat bahagia disana ,tapi jika kamu bersedih disini ibumu juga pasti akan bersedih ,oleh karena itu kamu jangan menangis Hinata" ucap Ayah sambil membasuh keduar air mataku. "Aku tahu ini sangat berat bagimu Hinata , Tetapi kita harus menerima apa yang digariskan oleh Kami-sama .dan selain itu kamu juga harus bisa menyenangkan ibu dengan cara menjadi kakak yang baik bagi Hanabi dan meneruskan Ayah dalam memimpin Klan ini pada suatu hari nanti" Jelas Ayah
" Haii. Aku pasti menjadi apa yang di inginkan oleh ibu , sautu hari nanti aku ingin menjadi Kunoichi kuat seperti Ayah dan cantik seperti Ibu" terang aku kepada ayah . mendengar ucapanku tadi membuat Ayah tersenyum kepadaku . membuat Lukaku menjadi lenyap Seketika.
Lalu aku dahulu adalah pewaris utama Klan Hyuuga . sewaktu kecil aku sudah di latih ayah dengan keras. ,ayah melatihku agar aku bisa menjadi pewaris yang ideal . aku sudah berjuang keras untuk menjadi yang terbaik untuk Ayah , tetapi hasil nya nihil.
Aku yang lemah , cengeng ,pesimistis dan kurang percaya diri ini tak pernah dipercayai oleh Ayahku sendiri , semua itu dimulai sejak aku kalah bertarung melawan Adik ku sendiri Hyuuga Hanabi , pada saat aku berumur 10 tahun
Mansion Hyuuga
"kalian berdua akan bertarung pada hari ini" ucap Hiashi. Sontak Aku sangat terkejut mendengar perkataan Ayahku, apakah aku harus bertarung melawan adikku sendiri ,bagiku dia salah satu orang berharga dalam Hidupku , aku merasa tidak sanggup untuk melawan nya.
"Ayah ingin melihat kekuatan dan kemampuan yang kalian miliki, maka kalian harus bersungguh-sungguh , bertarunglah untuk mengalahkan satu sama lainnya" perintah Ayahku. Aku berpikir apa aku harus mengalahkan Hanabi , tapi aku tidak ingin sama sekali melukai nya , aku tahu sebagai Pewaris Utama , aku tahu dimana dan siapa posisiku sekarang , tapi jujur saja aku tidak mungkin bisa melukai adikku sendiri.
Lalu Ayah datang menghampiri ku dan memberi pesan padaku.
"Hinata , kamu adalah Pewaris Utama Klan Hyuuga , maka dari itu tunjukan kepada ayah bahwa kau pantas mengembannya "ucap Ayahku. Aku sadar sekarang ayah mempercayai ku , maka sekarang aku akan berusaha untuk membalas kepercayaan ayah " Hai " ucapku dengan lembut..
Aku dan adikku pergi ke sisi berbeda dilapangan latihan klan Hyuuga , aku sekarang merasa dilema , apa yang harus aku lakukan sebenarnya , apa aku harus melawan nya dan membalas kepercayaan Ayah atau aku mengalah demi Hanabi. Aku bingung tetapi pada akhirnya mau tidak mau aku harus bertarung melawan Hanabi walau umur Hanabi masih berumur 5 tahun.
"Mulai" ucap ayahku membuka pertarungan.
Perlahan aku menutup manik lavender dimataku dan memusatkan cakra ku dikedua mataku. "Byakuugan" . aku lalu menyerang Hanabi dengan Taijutsu milikku.
... .Buaggghhhhh . adu taijutsu antara aku dan hanabi tak terelakan
"hyaaahhhhhhh" aku mengarahkan jyuken ke hanabi .. Whuuuusshhhhh ... Hanabi dengan mudah menghindar dari pukulan Jyuken milikku..
Buaggghh..buaggghhh ..buaghhhh... saling balas pukulan terjadi antara kami berdua..
"hyaaahhhhhhh" Hanabi kemudian melepaskan Jyuuken miliknya tetapi aku dapat menghindari dengan mudah ,aku melihat sisi pertahanan Hanabi yang sudah mulai mengendur . tetapi pada akhirnya aku tidak melakukan serangan kepadanya.
Lalu Hanabi mempersiapkan pukulan terakhirnya ,aku juga bersiap-siap untuk melakukan pukulan selanjutnya.. lalu kami berdua melakukan serangan . dan..
Buuuuuuaagggggggggggggggggahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh...
Hasilnya aku terkapar akibat pukulan Hanabi , rasanya kesakitan pun menjalar ketubuhku ini. Sontak Ayah tidak percaya melihat aku kalah duel melawan Adikku sendiri.
"berhenti" Ucap Ayahku... .. Ayah kemudian memandangku dengan ekspersi kecewa , kecewa bahwa aku kalah melawan adikku ,kecewa bahwa aku membuat pilihan untuk mengalah dengan adikku . kecewa bahwa Hanabi ternyata lebih tangguh dariku. Ayah sudah kecewa karena aku gagal menjawab ekspetasi dari Ayahku sendiri.
"Otousama" ucapku lirih memandang ekspersi kekecewaan Ayahku . "kalah dari Hanabi yang umurnya 5 tahun lebih muda darimu. Cukupp pergilah ...!" ucap Ayahku yang marah dan kecewa kepadaku.
Aku hanya bisa menangis mendengar ucapan Ayah , rasa nya kalimat tadi sangat menusuk hati aku. ,aku merasa tidak pantas dan gagal menjawab ekspetasi Ayah. Aku lalu berlari keluar meninggalkan Ayahku yang masih berdiri disana . sedangkan Hanabi masih diam terpaku melihat aku kalah melawan nya...
Sejak saat itu Ayah tidak pernah peduli terhadapku ,tidak pernah peduli tentang apa yang aku jalani , tidak pernah mempercayai kekuatan ku , tidak peduli dengan perkembangan ku meskipun aku telah berusaha keras menujukan usaha yang telah aku lakukan.. dan lebih menyakitkan lagi dia hanya peduli kepada Hanabi.
Hal itu menjadi Rasa sakit kedua yang aku alami ,tidak pernah dianggap oleh Ayah rasanya begitu menyakitkan
Tetapi rasa sakit itu mulai memudar ketika aku melihat ada anak yang tidak beruntung sepertiku ,iyah anak laki-laki itu , dia memiliki perawakan lumayan tinggi ,kulit tan nya , matanya blue shapire sebiru langit ,rambut pirang dan jangan lupa tanda 3 garis kumis kucing yang menghiasi pipinya. . tetapi banyak penduduk sangat membencinya . aku tidak tahu mengapa anak itu dibenci oleh penduduk Konoha.
Dia memang selalu diperlakukan buruk bahkan dia lebih tidak dianggap dibandingkan diriku. Aku melihat dia sangat kesepian dan menderita , aku sering dia di Akademi sedang duduk diayunan sendirian disebuah pohon tanpa ada yang menemaninya.. tanpa ada yang menghiraukan nya.. tanpa ada yang mau bermain dengan nya. aku tidak mengerti mengapa dia dijauhi ,kata orang-orang sih dia adalah jelmaan Iblis Kyuubi yang sudah menghancurkan Konoha . aku sangat ingin menyapanya karena menurutku dia memiliki nasib yang sama sepertiku . tetapi pada akhirnya aku dilarang menemuinya oleh pengawal Ayah.
"Nona Hinata ,anda mau kemana?"tanya Ko dengan sopan. " Anoo – sebenarnya aku hanya ingin bermain dengan nya"ucap aku sambil menunjuk anak laki-laki berambut pirang itu. "Nona Hinata , maaf ,Nona jangan mendekatinya dan berhubungan dengan nya .."ucap lembut Ko .
"tapi kenapa ..."ucapan aku lalu dipotong oleh Ko "Sebaiknya anda pulang , Hiashi-sama sudah memanggil anda" ucap Ko . "Haii."ucap aku..
Lalu pada hari aku kalah melawan Hanabi , aku berlari sekencang mungkin , berlari hal itulah yang bisa kulakukan untuk menghilangkan rasa sakit aku. Aku berlari sambil menangis lirih tapi aku tidak menyadari apa yang ada didepan ku hingga..
Buaaaagghhhhhhh..
Aku menabrak seorang anak laki-laki yang badan nya lumayan besar dan dibelakangnya ada kedua teman nya ,secara tidak sengaja akibat tabrakan itu eskrim yang dipegang jatuh ditanah . sontak mereka memandang tajam kehadapan ku.
"hey kamuu "teriak anak itu . "aku minta maaf" ucap lirih aku tetapi tatapan tajam nya masih terlihat dari mereka semua
"Hei dia adalah Hyuuga kecil itu "ucap salah satu teman nya. "yah dia memiliki mata itu"ucap teman lain nya. "dia pasti sepupu Neji yang sombong itu " ucap Anak yang aku tabrak itu.
Aku hanya terdiam takut dan tidak menanggapi perkataan mereka.
"hei mungkin dia juga sombong seperti si Neji itu" ucap teman nya. "lalu dia pikir dia lebih baik dari kita karena talenta milik keluarganya itu "ucap anak yang aku tabrak itu. "aku tidak seperti itu" ucap aku yang menanggapi pernyataan anak itu.
Lalu aku berusaha untuk kabur dari mereka tetapi sayang nya teman mereka menahan langkahku. "Hei kau" ucap dia sambil menarikku dengan kasar.
"jangan mencoba kabur sebelum benar-benar meminta maaf ..dasar brengsekk"ucap Anak yang aku tabrak itu. "jangan biarkan dia kabur!"ucap salah satu teman nya. Lalu aku dipaksa untuk berlutut dihadapan mereka , aku hanya pasrah dengan apa yang dilakukan mereka. Aku kini berlutut dihadapan mereka.
"Hey, katakan maaf!" ucap teman nya . "minta maaf dengan sungguh-sungguh!" ucap Anak berbadan gemuk yang aku tabrak itu. "katakan!"ucap satu teman lain nya. Aku hanya bisa menangis lirih sambil meminta maaf kepada mereka " Maafkan aku.." ucap lirih aku "belum cukup , katakan dengan benar!"teriak teman nya. Lalu Anak yang berbadan besar itu memaksa kepalaku untuk mencium tanah , aku hanya bisa menangis lirih dang mengucapkan maaf kepada mereka "Maafkan aku.. maafkan aku.. maafkan aku"ucap lirih aku. Hingga...
"Hei hentikan itu"teriak anak berambut pirang itu. "apa yang kau inginkah hah!"teriak anak berbadan besar itu "hey dia kan anak itu, anak yang selalu membuat masalah, yang dibenci oleh semua orang"ucap salah satu teman nya. "Oh yah anak itu" ucap teman satunya.. "anak itu Huh?"ucap anak berbadan besar itu . lalu semua menertawai anak berambut pirang itu.
"aku bukanlah anak itu!"teriak anak berambut pirang itu. "Namaku adalah Uzumaki Naruto, Suatu hari nanti aku akan menjadi Hokage.. Ingat itu...!"teriak Naruto .
"Hokage..?" ucap mereka serempak lalu kemudian mereka menertawai Naruto. Aku hanya memperhatikan ucapan anak yang bernama Naruto itu ."apa kau gila hah!" ucap anak berbadan gemuk itu "itu hanyalah omong kosong" .."dasar anak bodoh" ucap temannya yang menyambung ucapan anak berbadan gemuk itu.. "tidak mungkin seorang idiot sepertimu menjadi Hokage "ucap Anak yang memakai topi lalu dia memukul Naruto. Aku hanya melihatnya dengan terkejut .akibat pukulan yang didapatnya Naruto pun jatuh tersungkur di permukaan tanah , tapi kemudian di bangkit dan berdiri kembali.
"mau bertarung" ucap anak yang memukul Naruto. "jangan menyesal yah!"ucap Naruto lalu kemudian Naruto membentuk sebuah segel jurus Shinobi "segel apa itu" ucap anak yang memukul naruto.
"Bunshin no Jutsu" ucap Naruto asap akibat jurus itu "tidak mungkin" ucap mereka bertiga terkejut tapi setelah asap menghilang mereka pun melihat sesosok klon tidak sempurna milik Naruto , klon yang terlihat lunglai dan lemas dan klon itu akhirnya terjatuh. ..
Sontak mereka pun tertawa karena jurus konyol milik Naruto "itu kacau.. jangan membuatku mati tertawa.."ucap Anak yang memukul Naruto .. tiba-tiba saja Naruto mendorong anak yang memukulnya hingga jatuh ketanah..
Buaaggghhhhhh.. "tejebak !, kau lengah! , Bagaimana!" naruto pun menghantam kan tinju nya kewajah Anak yang memukulnya tadi ."Aku akan! Aku akan benar-benar menjadi Hokage dan akan kubuktikan bahwa kau salah!"ucap Naruto. Naruto lalu meninju wajah itu. Sontak melihat perbuatan Naruto . teman-teman anak dipukul itu menarik Naruto dan menahanya "Kau ini jangan meremehkan kami "ucap Mereka bertiga , lalu mereka bertiga mengeroyok Naruto hingga menimbulkan luka lebam diwajah Naruto.
Aku hanya menutup mata karena takut melihat Naruto dikeroyok oleh mereka bertiga. Lalu..
"Nona Hinata.."teriak Ko memanggilku. Sontak teriakan Ko membuat mereka bertiga menghentikan Aksinya "Larii"ucap mereka bertiga kabur.. "Nona Hinata apa kau baik-baik saja?"tanya cemas Ko kepada ku.
Lalu kemudian Ko mengedarkan pandangan nya melihat Naruto " Anak ini" ucap Ko. Kemudain Ko menarik paksa kedua tangan ku "ayo Nona Hinata kita pergi"perintah Ko. "tunggu dia tadi sudah menyelamatkanku.."ucapan aku kemudian dipotong oleh Ko "jangan pernah berhubungan dengan nya" perintah Ko "ayo kita pergi " "tapiii.." ucapku kemudian Ko menarik paksa diriku untuk pulang
Aku disana melihat Naruto masih terkapar akibat pertarungan itu.. Sejak hari itu aku mulai memperhatikan apa yang ia lakukan , Apalagi saat belajar di Akademi aku selalu menjadi Stalker Naruto kemana pun ia pergi , baik disaat ia latihan atau disaat dia berada di Akademi.
Dia memiliki banyak kelemahan ,tidak punya potensi , Selalu diremehkan orang , selalu dijauhi orang dan sangat kesepian . tetapi dia tidak pernah mengeluh dengan keadaan nya , dia selalu berusaha keras berlatih-berlatih dan berlatih untuk menjadi lebih kuat. , aku melihat Naruto sangat percaya diri ,kuat dan pantang menyerah melawan Takdirnya.
Dan tanpa sadar aku mulai mengagumi nya dan jatuh cinta kepadanya. Dia selalu menginspirasiku untuk berubah dan menjadi lebih baik. Dia selalu menyemangatiku disaat aku gentar dan putus asa
"Kau tidak punya wewenang menetapkan seperti apa seseorang itu , Bakaa! ...,katakan padanya Hinata!.. ".."Hinata.. jangan tinggal diam dan berikan Argumentasimu !.. aku sudah kesal mendengar ocehan nya itu !" Teriak Naruto kepada Hinata . dia menyemangati ku disaat Neji-niisan berhasil memprovokasi aku.
"Terima kasih Hinata ,meskipun aku merasa menjadi orang yang terendah, Bagiamana pun aku sudah berusaha keras. Aku yang frustasi bukan karakter aku.. tapi aku merasa jauh lebih baik sekarang ".. "Hinata . Sepertinya aku berpikir kamu itu muram , pemalu dan aneh.. tapi Aku benar-benar menyukai orang sepertimu"ucapnya padaku disaat ia akan melawan Neji-niisan pada babak ketiga ujian Chunin.
Lalu pada saat di medan perang dunia shinobi ke 4
"Hinata, terimakasih." Naruto memegang tangan Hinata, dan ia telah benar-benar bangkit, berdiri dari keterpurukan. "Aku tidaklah sendiri. Terimakasih sudah tetap ada di sisiku." Ucap nya padaku waktu itu.
Dia menjadi matahari bagiku. Senyum nya bagaikan semangat dalam hidupku. Perbuatan nya selalu menginspirasku dan sikap pantang menyerahnya selalu menjadi teladanku. Aku benar-benar jatuh cinta ,sangat dalam . bahkan aku rela menunggunya dan berusaha untuk bersamanya
Tetapi aku mulai menyadari hal itu sangat mustahil , menyadari bahwa semua itu hanya sebuah ilusi dan kepalsuan , aku mulai sadar pada saat ada seorang gadis berambut pirang mirip sepertiku menemuinya pada saat 1 bulan lalu sebelum insiden penyerangan Konoha terjadi
Flashback
Di sebuah kedai ramen milik Teuchi kini ada seorang berambut pirang sedang menikmati ramen pesanan nya..
"Uaaawwwaaa . Osihi . ramen memang paling enak ttebayou.., "ucap Naruto sambil menyantap makanan kesukaan nya .
"Naruto kau ini terlalu berlebihan "ujar Ayame anak pemilik kedai Ichiraku ."Oh tidak belebihan kok ayame ne-saan , menurutku ramen ini makanan para dewa " Ujar Naruto..
"sudah lama yah tidak berjumpa lagi Naruto."ucap suara perempuan itu . mendengar suara yang familiar itu Sontak membuat Naruto mengalihkan perhatian ke gadis yang menyapanya. Itu.
"Ehhh Shionn.. sejak kapan kamu disini?"tanya Naruto. "Hah aku sudah dari 5 menit yang lalu , kamu banyak berubah yah , rambut kamu kok dipotong Naruto?"tanya Shion .
"Oh ini sekali-sekali aku ingin tampil beda aja ttteabyou.."ujar Naruto.
"eh iah , Kamu lebih tampan kok kalau bergaya seperti ini.."ujar Shion ."Ahahahahaha kau bisa saaja Shion ,tapi yang kamu ucapkan itu berlebihan tahu" ujar Naruto. Shion hanya terkikik geli mendengar penuturan Naruto.
"lalu bagaimana dengan Negeri Iblis Shion?" tanya Naruto n. "oh semua baik-baik saja kok. "ucap Shion "Anoo aku bisa berbicara dengan mu tidak ?"tanya hati-hati shion "eh memang nya ada masalah apa ?"tanya Naruto. "nanti akan aku kasih tahu kok, apa kamu tidak keberatan?"tanya Shion. "yah sudah ,ayo kita pergi ke taman konoha . "ucap Naruto. .
"hai" ucap Shion mengiayakan ajakan Naruto.
Kini Naruto dan Shion sedang berada ditaman Konoha .mereka sedang berada dibawah pohon sakura , untuk sekedar bertamasya saja , dan pada saat yang sama Hinata juga sedang menikmati mekarnya bunga sakura ditaman itu, melihat Naruto dan Shion sontak Hinata menyembunyikan dirinya . dirinya tidak ingin terlihat oleh Naruto
'Eh itu bukan nya Naruto-kun , lalu siapa gadis yang disampingnya itu?'gumam batin Hinata.
"Naruto sebenarnya aku kesini ,aku ingin menagih soal janji itu" jelas Shion kepada Naruto.
"Are, janji apa .apa aku melupakan nya?"tanya Naruto. "kamu kan udah berjanji untuk mencari miko negeri iblis kan?" tanya Shion. "Oh soal itu yah aku sudah berjanji padamu. "ucap Naruto.
"maka dari itu Kamu harus menikahi aku Naruto"ucap Shion
Deggg Sontak pernyataan itu membuat Naruto dan Aku begitu terkejut ..
"Eh maksudmu Shion?"tanya ulang Naruto. " dengan kamu menjadi ayah dari anak-anakku , kamu kan bisa mewariskan kekuatan ku pada mereka." Ucap Shion membuat Naruto kaget dan terbungkam...
Shion pun memeluk Naruto begitu erat "Aku sebenarnya sangat Mencintai kamu Naruto " ucap lembut Shion .
"tapiii. Akuuu.." ucapan naruto kemudian terpotong oleh Shion "Tapi apa .. kamukan udah janji kan , kamu bisa menyanggupinya kan.. aku yakin kamu juga gak pernah menarik kata-katamu kan.."ucap Shion
"Yahh.. itu benar..."ucap Naruto menggantungkan perkataan nya.
Aku mendengar pernyataan itu hanya bisa meneteskan air mata dan aku lalu menjauh pergi karena tidak ingin mendengarkan lagi ucapan yang menyayat hatiku . Aku tak menyangka Ada gadis yang begitu dekat dengan Naruto.
Rasanya begitu perih .. dan sangat menyakitkan , aku merasa sangat Hancur... aku merasa seperti di neraka . Aku yang tidak dihargai ,aku yang diabaikan ,aku yang diacuhkan Olehnya..
Dan Sejak saat itu , hal itu menjadi Rasa sakit ku yang ketiga kalinya. Rasa sakit yang membuatku berpikir untuk apa aku masih ada didunia ini.
Aku tahu aku memang egois , hanya ingin memilikinya tapi apakah aku salah jika aku ingin merasakan kebahagian itu, aku selalu bertanya tentang hal itu kepada Kami-sama . tapi percuma saja tetap saja langit tak pernah mendengar jerit hatiku ini.
Dan aku mulai berpikit tak ada gunanya aku berharap lagi , tak ada gunanya aku memiliki tujuan, tak ada gunanya lagi aku menyalahkan kenyataan dan keputusasaan di Dunia ini.
Dunia yang sekarang Aku lihat bagaikan seperti Neraka. . yah betul tak ada gunanya hidup didunia yang penuh keputusasaan ini
Tak ada gunanya lagi aku tertarik lagi terhadap Dunia ini , Dunia yang akan segera Hancur . Dunia yang sudah gagal.
Dan menurutku hanya Bayangan yang bisa merubah Dunia kegelapan . yah pada akhirnya Aku menetapkan Diriku ini Menjadi Bayangan yang akan merubah Neraka ini lagi.. dan hanya itulah tujuanku bertahan di Dunia ini.l
Hinata Point Of view End
To be Continued...
Chapter ini Spesial menceritakan latar belakang mengapa Hinata memutuskan berkhianat terhadap Konoha ,semua rasa sakit Hinata tercurah dalam Chapter ini ...
maaf yah mungkin terlalu pendek , typo . dan banyak kekurangan.
Silahkan RnR Minna...
