Gomawo, Saranghae

Note :

~Dari awal sampai akhir adalah Hakyeon POV.

.

.

.

.

.

.

.

HAPPY READING!

.

.

.

.

.

.

Bodoh...

Adalah kata pertama yang muncul dihatiku

Yah... Bodoh...

Karena mencintai seseorang yang tidak akan mungkin bisa membalas cintaku ini.

Bodoh...

Karena mencintai seseorang yang sudah menemukan cintanya.

Bodoh...

Karena maunya disakiti olehmu.

Bodoh...

Karena masih terus mencintaimu walau sudah sering hatiku kau pecahkan berkeping-keping.

Bodoh...

Karena terus berharap kamu akan membalas cintaku.

Sungguh, bodohkan?

Diriku yang payah dan tak berdaya terlalu sangat mencintaimu...

Sekarang, harapanku hanya satu saja...

Aku hanya ingin berdiri disamping dirimu, bukan sebagai seorang pacar, teman atau apapun itu...

Yang kuinginkan hanya berdiri disampingmu, memberikanmu semangat, dan senyum terbaikku, walau aku tahu itu sangat menyakitkan.

Walau hatiku harus lebih tersakiti lagi, tidak apa-apa...

Selama dirimu bahagia, akupun akan bahagia.

Walau sangat sakit melihatmu bersama orang lain.

Aku tidak apa-apa, selama dirimu bahagia, selama senyum itu masih merekah diwajahmu selama mata itu terus tersenyum untuknya.

Yah... Untuknya... Bukan untukku, karena selamanya senyuman itu bukan untukku.

Oleh karena itu akupun akan bahagia untukmu.

Namun, masih bisakah aku berdiri disana?

Melihat dirimu tersenyum bahagia bersama seorang yang sangat dirimu cintai.

Masih bisakah aku berdiri disana?.

Setelah semakin banyak luka yang diberikan dirimu padaku?

Masih bisakah?

Masih bisakah aku tersenyum untukmu, setelah sekian lama, kau kembali menorehkan luka yang dalam padaku?

Bisakah?

Masihkah ada harapan kecil untukku?

Kalaupun harapan kecil itu ada, aku berharap kau bisa membalas perasaanku walau hanya sedikit saja.

Aku pasti akan tersenyum bahagia untukmu

Yah... Hanya untukmu...

Untuk terakhir kalinya, aku akan memberikanmu senyum termanis yang kumiliki.

Senyum yang sudah kusimpan rapat-rapat diantara wajah ceria dan tawa renyah yang selalu ku berikan padamu.

Senyum terakhirku...

Yang akan mengingatkanku padamu.

Senyum bahagia yang selama ini kuperlihatkan pada semua orang.

Hanyalah senyuman bahagia yang palsu.

Apakah kau tahu? Kalau hatiku sangat sakit?

Setiap kali melihat kau melakukan sesuatu hanya untuknya.

Tersenyum dan tertawa hanya untuknya.

Kau hanya memperlihatkan senyum bahagiamu padanya. Senyum yang penuh dengan cinta.

Senyum yang tidak akan pernah kudapatkan.

Senyum yang sangat ingin kusimpan hanya untukku seorang.

Bisakah kau tersenyum seperti itu padaku?

Bisakah kau sekali saja mengatakan kau mencintaiku?

Bisakah?

Aku tahu, tidak usah kau katakan pun. aku sudah tahu apa jawabannya.

Kau tak akan bisa melakukannya.

Karena matamu hanya memandang padanya...

Karena cintamu hanya untuknya...

Karena hatimu hanya berdetak untuknya...

Karena kau hanya bernapas untuknya...

Tidak bisakah kau sedikit saja melihat kearahku?

Tidak bisakah kau merasakan sedikit saja perasaanku?

Aku tahu, tidak perlu kau katakanpun. Aku sudah mengetahui jawabannya.

Kau tak akan pernah bisa melakukannya...

Cukup sudah, cukup sudah luka yang kembali kau berikan padaku.

Bisakah untuk terakhir kalinya aku mengatakannya?

Sebelum aku pergi, aku ingin mengatakannya.

Aku mencintaimu, sangat mencintai-mu dari lubuk hatiku yang terdalam.

Walau kau sudah memberikan banyak luka padaku, walau kau tidak pernah melihat kearahku.

Walau kau terus saja membuat hatiku pecah berkeping-keping.

Aku akan tetap mencintaimu. Aku tidak akan melupakan cinta ini.

Cinta yang akan selalu kujaga. Sampai habisnya waktuku...

Terima kasih atas semua yang kau berikan padaku...

Terima kasih kau sudah masuk kedalam hidupku...

Terima kasih atas cinta yang kau ajarkan padaku...

Terima kasih, aku mencintaimu.

.

.

.

.

.

.

.

End

aahhhh... apalagi yang ini ney?. aneh bingit...

Neomu gomawo sudah mereview di chapter depan...

|| Gaemgyu92 || Bbangssang || Jelita272 || Rina Putry299 eon || ||

dan untuk pertanyaan-pertanyaannya... saya ngak tahu mau jawab apa... mian...

Saya lagi galau dan sakit hati jadinya buat yang kayak gini... mian yah...

hanya itu jawaban yang bisa saya berikan kepada anda sekalian sekarang...

sedikit info dari saya adalah... selamat menantikan sequel dari "The Last Words".

bye...

~Key~