Note : dari awal sampai akhir adalah Wonshik POV

HAPPY READING!

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

,

.

Memoriku tentang dirinya berawal dari beberapa tahun yang lalu...

Berawal ketika seorang namja berkulit tan berlarian dan membuat keributan dikoridor sekolah.

Dia namja yang super aktif, periang dan murah senyum walau sedikit nakal namun, dia sangat disukai namja dan yeoja.

Dia sangat suka membuat keributan kalah itu.

Tak ada aura kesedihan disana..

Yang ada hanyalah aura kebahagia yang dia pancarkan..

Layaknya matahari yang bersinar terang disekitarnya..

Bersinar sangat terang..

Dan dia selalu bersama seorang namja berhidung mancung bernama Lee Jaehwan, sahabat pertamanya.

Dan entah sejak kapan aku mulai tertarik untuk menjadi sahabatnya.

Satu persatu seiring berjalannya waktu Hongbin dan Sanghyuk juga mulai bersahabat dengannya.

Kami seperti magnet yang tak terpisahkan.

Dimana ada dirinya disana juga kami berada.

Seperti sudah menjadi kebiasaan, kami selalu berkumpul bersama-sama.

Hingga suatu hari aura yang sering dipancarkannya sedikit berbeda.

Kami tahu.. Dia 'Cha Hakyeon' namja tan yang biasanya kami panggil 'Hyung' itu jatuh cinta pada seorang namja dingin nan datar, yang memiliki julukan ice prince.

Tanpa ekspresi dan emosi. Berjalan dengan angkuhnya melewati kerumunan siswa dan siswi yang menyukainya.

Dan karena namja itu juga..

Hyung kami...

Ah, mengklaimnya seperti itu membuatku berpikir..

'Apakah sebenarnya kami adalah saudara yang sudah lama terpisahkan?'

Hm.. Pertanyaan itu memang aneh untuk dijawab.

Namun, yang kami rasakan memanglah seperti itu..

Karena namja itu sangat berarti dalam hidup kami..

Dia seperti penunjuk arah bagi kami...

Hingga namja dingi itu... Iya, benar namja dingin nan datar bernama Jung Taekwoon itu menghancurkan hatinya...

Dengan mendekati sahabat pertamanya...

Hatinya pasti sakit sekali...

Diberi sedikit pengharapan... Namun, kembali dihancurkan saat itu juga oleh namja dingin itu.

Dia tetap tersenyum walau sebenarnya hatinya sakit dan terpecah-pecah...

Dia selalu menganggap itu bukanlah apa-apa dan Jaehwan tetaplah sahabatnya

Kami hanya bisa mengelengkan kepala dalam diam dan mengikuti keinginannya...

Selalu menganggap semua ini bukanlah sesuatu yang menyakitkan...

Hanya sebatas perasaan yang dapat berubah semata-mata.

Namun, kami tidak berpikir begitu...

Dia terlalu mencintai namja dingin itu...

Dan dia juga selalu tersakiti oleh namja dingin itu...

Yah, Jung Taekwoon itu...

Selalu mengabaikannya dan hanya tersenyum serta tertawa hanya dengan Jaehwan hyung...

Melakukan apapun hanya untuk namja yang sering kami panggil Ken itu.

Semua yang dilakukannya hanya untuk Jaehwan hyung.

Dia tahu... Sangat tahu pasti...

Bahwa namja tan itu sangat tersakiti hatinya..

Melihat kedekatannya dengan Jaehwan hyung..

Aku... Aku hanyalah sahabat yang hanya bisa menemaninya dan membuatnya tertawa.

Walau tawa yang ditampilkannya bukanlah tawa bahagia.

Melainkan tawa kesakitan,dan kesedihan.

Dia mungkin berpikir bahwa kami tak mengetahui perasaannya...

Perasaan sakit dan sedih serta dipecahkan berkeping-keping...

Dan perasaan itu membuatku tak nyaman sedikit pun...

Namun, aku berusaha untuk terus berada disampingnya...

Sampai suatu hari... Dia mengajak kami...

Jaehwan hyung, aku, Hongbin dan juga Sanghyuk bermain salju...

Seperti hari ini... Salju turun memenuhi atap-atap rumah, jalan-jalan dan menghalangi semua aktivitas yang ada...

Hari terakhir kami bermain dengannya disaat salju seperti ini...

Disaat salju sedang turun lebat, dia mengajak kami untuk berperang salju dihalaman sekolah...

Tak ada yang berani keluar seperti kami waktu itu...

Kami bermain seakan-akan tak akan ada hari besok untuk bersama...

Dan perasaan kehilangan kami rasakan setelahnya...

Dia... 'Cha Hakyeon' pergi tanpa kabar dan pemberitahuan..

Rumahnya kosong dan tak ada tanda-tanda kehidupan...

Dia... Menghilang bagai ditelan bumi...

Dia... Membuat kami merasa kacau dan tak memiliki semangat hidup sama sekali...

Tak ada lagi senyuman, canda tawanya dan tak ada lagi suaranya...

Semua karena namja dingin itu...

Namja dingin yang membuat Hakyeon hyung kami pergi...

kami tak tahu apapun tentang dirinya setelah hari itu...

Semuanya menghilang begitu saja...

Dan namja dingin itu semakin lama semakin berubah...

Senyuman, canda tawa dan perlakuan khusus yang hanya dilakukan untuk Jaehwan hyung menghilang disaat bersamaan.

Dia... Lebih banyak melamun dan mengumamkan kata-kata seperti 'kesempatan kedua'.

Aku tak pernah melihatnya seperti itu sebulan setelah Hakyeon hyung pergi...

Namun, setelahnya dia mulai berubah...

Lebih banyak melamun dan mengabaikan dunia nyata yang sedang dijalaninya...

Kesempatan kedua itu... Aku harap dia tak memilikinya...

Namja dingin dan kejam itu harus bisa mengerti arti rasa sakit hati yang Hakyeon hyung rasakannya selama 2 tahun ini...

Rasa sakit yang tak dapat dibendung lagi...

Mungkin hari itu adalah hari terakhirnya... Saat bersama kami...

Adalah hari untuknya menyerah mengejar seorang Jung Taekwoon.

Dan mungkin sekarang ini dia sudah berada ditempat lain dan menjalani hidupnya dengan tenang disana...

Tanpa adanya bayang-bayang seorang Jung Taekwoon...

dan tanpa harus memikirkan seorang Jung Taekwoon...

Memoriku tentang dirinya...

Tak akan kuhapus dan akan selalu kuingat...

Sampai kami kembali berkumpul bersama...

Karena aku yakin... Hari itu akan tiba...

Dan aku tetap ingin menyimpan memori tentang dirinya yang ceria dan penuh senyuman...

Bukan memori tentang dirinya yang sedang sedih atau menatap sendu pemandangan dihadapannya...

Memori kebersamaan kami...

Akan selalu ada disini...

Tak akan pernah terhapus dan terlupakan...

Karena memori itu akan selalu diingat dan dikenang oleh kami.

Aku, Hongbin dan juga Sanghyuk...

Akan selalu mengingatnya...

Selamanya... Memori kami tentang dirimu...

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

./

END

Yang tebakkannya benar kalau chapter ini adalah abang Larva kuning alias Ravi... Key kasih 10 jempol deh... #minjamjempolVIXX#

Dan untuk pertanyaan Kim Eun Seob Eon...

Ini sudah pasti akan ada fanfic-nya eon... Setelah Key selesai menulis ff 'Love Me Too', sequel 'The Last Word' sama 2 member lainnya yah... :D..

dan untuk permintaan Bbangssang... sepertinya itu susah deh untuk dilakukan... karena saya sekarang suka galauan... #garukkepala#

Dan karena saya ngak bisa tidur... Dan akhirnya membuka ffn...

Saya baru ingat kalau abang Ravi POV-nya belum dipublish...

Kkkk... Mianhae... Membuat anda sekalian menunggu padahal sudah kelar ney dari beberapa hari yang lalu...

Sekali lagi mian...

Bye...

~Key~