Cast :
- Kwon Soonyoung (Hoshi)
- Lee Jihoon (Woozi)
- Others member Seventeen

Pairing : SoonHoon, and others/? Temukan sendiri~

Genre : Romance, Seventeen Couple!

Warning : bxb, YAOI! DON'T LIKE DON'T READ! OOC!

*Author pov*

Sekolah khusus namja yang di bangun 17 tahun yang lalu ini sudah membuat banyak orang yang bersekolah di sini menjadi sangat terkenal, panutan bagi masyarakat lain, dan menjadi best school dalam beberapa tahun ini. Demi kebaikan para siswanya, sekolah memiliki asrama agar para siswa lebih disiplin dan lebih memudahkan mereka untuk pergi ke sekolah.

Namun sejak setahun yang lalu ada sebuah kejadian antara 2 orang laki-laki yang terikat akan takdir mereka di masa depan, mereka awalnya tidak saling mengenal dan tidak saling peduli, namun di karenakan kesalah pahaman, mereka malah bemusuhan, permusuhan mereka termasuk permusuhan yang sehat karena sejak mereka bermusuhan sejak itu juga mereka banyak mengharumkan nama sekolah karena bakat masing-masing.

Permusuhan mereka terus berlanjut di tahun ajaran kedua ini, namja yang pertama dengan tubuhnya yang cukup tinggi, badannya kurus, matanya membentuk jam 10:10, sangat pandai dalam pelajaran maupun dance, serta sangat bagus dalam olah raga, wajahnya manis, selalu ramah pada siapa saja. Namja yang kedua, tinggi tubuhnya lebih kecil, rambutnya sangat halus jika di sentuh, kulitnya putih bersih, wajahnya sangat manis, pandai dalam pelajaran, olahraga dan music, namun wajahnya selalu datar, jarang tersenyum, dan namja paling tidak peduli dengan sekitarnya, meski begitu sebenarnya dia orang yang sangat rapuh di dalamnya.

Kwon Soonyoung dan Lee Jihoon, dua orang ini memulai takdir mereka yang sebenarnya sejak pesta Hallowen.

*Jihoon POV*

"pabo Kwon itu awas saja jika aku bertemu dengannya nanti" seruku kesal saat melihat buku kecilku yang selalu ku jaga ada di atas lemari yang sangat tinggi, asal kalian tahu aku memiliki tubuh yang di bilang kurang tinggi dan dia pabo Kwon itu meletakkan buku berhargaku di atas lemari yang sangat tinggi.

"Jihoon-ah apa yang kau lakukan di sana?" tanya Jeonghan hyung, dia temanku, hyungku, senpaiku yang sangat-sangat baik padaku.

"Pabo Kwon itu berulah lagi hyung" aduku.

"Kali ini apa lagi hm?" Tanyanya lembut, namja dengan rambut panjang ini memang memiliki kepribadian sangat baik pada siapapun tapi di sarankan untuk tidak membuatnya marah.

"Dia meletakkan buku catatanku di atas lemari itu hyung!" Kataku.

"Sebentar.." katanya dan mengambil kursi yang ada di dekat kami dan mengambilkan bukuku.

"Hyung, gomawo!" Kataku.

"jagalah baik-baik dan lagi cobalah untuk berbaikan dengan Soonyoung" kata Jeonghan hyung.

"Tidak mau hyung! Kami sudah di takdirkan menjadi bulan dan matahari, minyak dan air jadi tidak mungkin bisa kami berbaikan" kataku.

"Yasudah, bagaimana kalau sekarang kau bersiap-siap hm? Hari ini hari pertama sekolah di mulai." Jeonghan hyung mengingatkanku jika sedari tadi aku sudah membuang-buang waktuku terlalu banyak.

"Seandainya saja bukan karena Pabo Kwon itu aku tidak akan membuang waktuku, kalau begitu hyung aku akan siap-siap dulu dan lagi kita ada latihan sore ini hyung! sampai jumpa lagi hyung" kataku pergi.

Aku Lee Jihoon, yah banyak orang tahu jika aku adalah seseorang yang sangat pendiam tapi saat bersama beberapa orang terdekatku kurasa aku bukan lagi Jihoon pendiam tapi Jihoon pemarah.

*Author POV*

Jihoon dengan tergesa-gesa pergi ke sekolah yang memang tak jauh dari asrama yang di tinggalinya. Dia berlari dengan perasaan tak senang, yah Jihoon sedang dalam mode kesalnya, tak akan ada yang berani mengganggunya sekarang, dia terlihat seperti akan menerkammu sekarang padahal dia tak sengaja menatapmu dari kejauhan.

Kwon Soonyoung, laki-laki yang pagi itu membuat seorang Lee Jihoon marah dengan santainya berjalan melalui Jihoon yang menatapnya tajam.

"Ku harap aku tak sekelas denganmu lagi kecil" kata namja bermarga Kwon itu dan pergi menuju papan pengumuman.

"Aku juga tidak berharap untuk sekelas denganmu Pabo Kwon!" Kata Jihoon menggeram kesal manahan amarahnya, jika saja dia tidak ingat dia masih sekolah mungkin dia sudah melemparkan gitar yang ada di punggungnya itu ke kepala Kwon Soonyoung itu.

"Wah wah,, sepertinya doa kalian tidak terkabul kali ini" kata Seokmin, namja satu ini cukup dekat dengan dua orang yang saling bermusuhan di sampingnya.

"MWO?!" teriak SoonHoon bersamaan membuat puluhan pasang mata menatap mereka.

"Yang benar saja!" Seru Soonyoung.

"Ini akan jadi tahun terburuk" ucap Jihoon.

"Kalian berdua apa tidak lelah bertengkar terus hah?!" Tanya Mingyu, namja yang sangat mirip dengan tiang ini (jihoon yang bilang dia tiang :v #yaya di timvuk gitar ama jihoon cerita end v: eh gk deng canda :v) sudah sangat sering melihat Soonyoung dan Jihoon bertengkar, Soonyoung dan dia adalah teman sekamar dan sahabat sejak kecil, mereka berdua selalu bersama kecuali saat jam ekskul, mereka memilih klub yang berbeda, karena selalu bersama Soonyoung, Mingyu selalu melihat pertengkarang antara matahari dan bulan ini. Jika di sisi Soonyoung, Mingyu lah yang cukup menderita sedangkan di sisi Jihoon Wonwoo lah yang selalu bosan melihat pertengakaran yang tidak ada ujungnya itu.

"Bukan hanya Soonyoung dan Jihoon, kau juga Mingyu" kata Seokmin.

"Hah aku? Dengan siapa?" Tanya Mingyu bingung.

"Wonwoo" jawab Seokmin dan yang di sebut langsung pura-pura tak dengar. "Kalian berdua bahkan lebih parah, kalian bertengakar dimana saja bahkan hingga ruang klub" kata Seokmin ketus, dia sebagai teman Soonyoung dan Anggota klub Vocal tentu saja akan membela mereka bedua meski rasanya lucu juga membela dua orang yang bermusuhan.

"Untuk setahun kedepan aku berdoa agar kalian jadi semakin dekat" ucap Jisoo, Sunbae mereka satu ini tak pernah memihak kubu siapapun seperti Seokmin, Jisoo salah satu orang yang dekat dengan SoonHoon, meski bermusuhan mereka memiliki ikatan yang aneh.

Banyak orang yang bingung kenapa orang seperti Soonyoung dan Jihoon bermusuhan padahal mereka memiliki aura yang cocok satu sama lain.

"HYUNG!" panggil seorang namja manis yang wajahnya mirip dengan Jihoon.

"Chanie?" Tanya Jihoon.

"Hyung! Akhirnya aku bisa bertemu denganmu hyung!" Kata namja imut itu dengan senyum yang mengembang di wajahnya.

"Kapan kau datang chanie?" Tanya Wonwoo.

"Kemarin Hyung, aku ingin mencari kalian kemarin tapi aku terlalu lelah dan akhirnya tidur seharian di asrama, hehe" katanya dengan wajah yang malu-malu.

"Ah benar ini teman sekelasku, dan teman satu kamarku, Minghao-ah ini Hyungku dan ini teman-teman hyungku" kata Chan dengan wajah cerianya lagi.

"Annyeonghaseo, Minghao imnida, aku berasal dari china jadi maaf jika tidak terlalu banyak bicara nantinya" katanya dengan wajah malu.

Astaga! Mereka sangat imuutt! Pikir Jeonghan, yang sedari tadi menatap kearah 2 honbae barunya.

"annyeong Minghao, Jihoon imnida, dan ini Wonwoo, ini Jeonghan sunbae, itu Jisoo sunbae, Seokmin, Seungcheol sunbae, Jun sunbar, Mingyu dan Pabo Kwon" kata Jihoon memperkenalkan orang-orang di dekatnya.

"Siapa yang kau bilang Pabo Kwon?" Tanya Soonyoung.

"Menurutmu?" Kata Jihoon.

"Aku bukan Pabo Kwon, namaku Soonyoung" kata Soonyoung.

"Ne bangapseumida Sunbae" kata Chan dan Minghao bersamaan.

"Ah matta Hyung, Aku ingin masuk klub Dance bersama Minghao, apa hyung tau siapa ketua dan pembinanya hyung?" Tanya Chan pada Jihoon, yang di tanya hanya bergumam tak jelas.

"Aku tau" kata Wonwoo.

"Siapa hyung?" Tanya Chan dengan senyuman yang semakin merekah di wajahnya.

"Dia..."

"YAK! BISA LIAT JALAN GAK SIH?!" Teriak seseorang dari segerombol anak baru.

"Sorry" kata seseorang lagi, wajahnya yang setengah bule itu menarik perhatian orang-orang.

"Sepertinya akan ada penerus Jihoon-Soonyoung, Wonwoo-Mingyu, Jeonghan sunbae-Seungcheol sunbae" kata Seokmin. Dan orang-orang yang di sebut menatap tajam pada Seokmin.

"Kalian juga awalnya begitu" Kata Jisoo yang tiba-tiba membela Seokmin.

"Lihat? Bahkan Jisoo Sunbae saja setuju" kata Seokmin bangga.

"Diam kau Seokmin!" Kata Jihoon.

"Itu Seungkwan dan Hansol kan?" Tanya Chan pada Minghao dan minghao menjawab dengan anggukan.

"Kalian kenal?" Tanya Jeonghan.

"Nde Sunbae, kamar mereka di sebelah kamarku dan Minghao, mereka teman sekamar" jelas Chan.

"Sunbae? Kalian bisa memanggilku Eomma jika kalian mau" kata Jeonghan, yang sifat keibuannya muncul tiba-tiba. "Jihoon dan Wonwoo juga anakku" kata Jeonghan dengan senyum keibuaannya.

"Sunbaee! Berhentilah menjadikan anak-anak manis dan imut menjadi anakmu dan lagi Wonwoo itu tak ada manis-manisnya" kata Seokmin.

"sudah ku bilang diam kau Seokmin" kata Jihoon, dia paling tidak suka mendengar kata manis, imut, dan kecil.

"mian Jihoon-ah" kata Seokmin, dia tak akan berbicara lagi, dia tau jika dia bicara lagi mungkin gitar kesayangan Jihoon itu akan melayang ke kepalanya.

"Jangan dengarkan mereka, bagaimana jika kita ke sana? Sepertinya mereka perlu di pisahkan sebelum terjadi hal buruk." Kata Jisoo, mengajak Chan juga Minghao ke arah teman-teman barunya.

"Seungkwan, Hansol" panggil Chan.

"mwoya?!" Tanya Seungkwan dan Hansol bersamaan dengan nada yang berbeda tentunya. Mereka berdua saling menatap sebentar dan menatap ke arah namja manis yang memanggil mereka tadi.

"Ada apa Chan?" Tanya Seungkwan.

"Tidak, hanya menyapa, kalian kenapa? Apa ada masalah?" Tanya Chan.

"Tidak" kata Hansol.

"Apanya yang tidak hah?!" Kata seungkwan kesal.

"Sudah, sudah... jangan bertengkar hanya karena masalah kecil, apa kalian mau jadi seperti orang yang kukenal?" Tanya Jisoo.

"Maksud sunbae?" Tanya Minghao.

"Jika kalian terus bertengkar kurasa kalian akan selalu bersama selama 3 tahun ini dan mungkin kalian akan memiliki hari-hari yang menyeramkan" kata Wonwoo yang entah sejak kapan ikut dalam pembicaraan mereka.

"Yah kalian akan menyesal karena kalian saling mengenal" kata Mingyu.

"Kalian berharap pertengkaran itu tak pernah terjadi agar kehidupan normal kalian tidak terganggu" kata Jihoon.

"Bahkan kalian akan merasa kesal karena harus melihat wajahnya dimana pun" kata Soonyoung.

"Hoo kalian bisa seperti ini juga ternyata? Kalian sangat cocok" kata Jun.

"Sunbaee!" Kata Meanie dan Soonhoon.

"kalian dengar kan? Dan kalian lihat? Kalian akan terus di gosipkan bersama-sama juga jika terus bertengkar" kata Jeonghan.

"Lihat siapa yang bicara?" Kata Jisoo.

"Aku tidak separah mereka okay?" Kata Jeonghan membela dirinya.

"apa mereka berempat bertengkar juga?" Tanya Seungkwan.

"Ya, Jihoon itu dan Soonyoung, Wonwoo dengan Mingyu, dan jangan lupakan Jeonghan dan Seungcheol" kata Jun.

"Mereka terlihat serasi" kata Hansol, dan yang mendengar kalimat itu menatap pasangan-pasangan musuhan itu bersamaan dan mengangguk bersamaan.

"Jangan katakan itu di depan mereka nanti" kata Jun lagi.

"Sekarang kalian baikan dulu dan berjanji akan membicarakan dengan tenang dulu masalah kalian sebelum terjadi bencana yang tidak kalian inginkan" kata Jisoo bijak.

"Nde Sunbae" kata Seungkwan dan Hansol, mereka berbaikan dan pamit ke kelas, mereka sudah terlalu lama di sana dan pelajaran akan di mulai sebentar lagi.

Yeyeye! Akhirnyaaa~ chap 1 selese jugaaaa~ gimana ceritanya? Apa kalian penasaran gimana kelanjutannya? Lanjut? Atau Delete? Review pleasee~~~