We are Enemies and Lover
-Yayaerma1-
Cast :
- Kwon Soonyoung (Hoshi)
- Lee Jihoon (Woozi)
- Others member Seventeen
Pairing : SoonHoon, and others/? Temukan sendiri~
Genre : Romance.
Warning : bxb, YAOI! TYPO bertebaran :'V bukan cerita sempurna yang masih perlu banyak pembetulan di sana-sini :'v
please reviewnya~ don't be silent rider :'v
-DON'T LIKE DON'T READ-
*Author POV*
Hallowen Party akan di laksanakan 1 bulan lagi, semua orang yang berpartisipasi dalam acara ini menyiapkan dengan matang penampilan mereka, apalagi klub dance, vocal, dan hiphop yang sejak dulu memang selalu berpartisipasi dalam acara-acara sekolah.
-di klub Dance-
"Soonyoung-ah." panggil Jun, dia sudah terlentang di lantai karena kelelahan sehabis latihan bersama Dino dan Minghao. Dino dan Minghao yang menjadi member baru perlu banyak latihan dan sekarang adalah giliran Jun yang melatih mereka berdua, sedangkan Soonyoung sedang memikirkan perubahan gerakan pada dance yang akan mereka tampilkan di Hallowen Party.
"..." tak ada jawaban.
"Soonyoung? Kwon Soonyoung?!" Panggil Jun dengan suara yang lebih keras dari sebelumnya. Tapi masih tidak ada jawaban dari pemuda pemilik marga Kwon itu. Dan ternyata pemuda Kwon itu sedang tertidur di atas meja tempat dia mencurahkan berbagai ide yang ia pikirkan.
"sepertinya Soonyoung sunbae kelelahan." kata Chan.
"Dia terlalu memaksakan diri." kata Jun.
"Dia mempertaruhkan harga dirinya, sunbae." kata Chan, Jun dan Minghao menatapnya bingung. "Sama seperti Jihoon hyung, harga diri bagi mereka adalah hal terpenting, jika harga diri mereka terluka atau ternodai sedikit saja mungkin mereka akan terpuruk dengan mudahnya, tapi mereka dengan sangat cepat pulih kembali dari keterpurukan itu." Kata Chan.
"Jadi siapa yang akan kau dukung Chan?" Tanya Minghao.
"Mereka berdua tentu saja." jawab Chan dengan senyuman khasnya.
"Hahaha, kau bertanya hal tidak perlu Minghao-ah." kata Jun sambil mengusap lembut puncak kepala Minghao, dan yang mendapat perlakuan itu hanya tersipu malu.
"Kalian terlihat cocok jika bersama." kata Soonyoung, sepertinya dia sudah bangun dari tidurnya.
"Oh kau sudah bangun, jadi bagaimana? Apa kita lanjutkan nanti saja di asrama dan beristirahat dulu, atau..." kata Jun mengantung.
"Kita lanjutkan nanti, Chan dan Minghao pasti sudah lelah, kau juga sunbae, istirahat saja hari ini, kita diskusikan besok lagi saja." kata Soonyoung, membubarkan latihan sore itu.
-di klub Vocal-
"Kurasa, lagu ini sudah cukup bagus." kata Jihoon.
"Tapi sepertinya masih ada yang kurang." lanjut Jisoo.
"bagaimana lanjutkan besok saja? Tidak baik jugakan berlatih terlalu sering dan memaksakan diri." usul Jeonghan yang memperhatikan anggota lain, wajah mereka terlihat lelah, sangat lelah, apalagi uri Leader Lee Jihoon, wajahnyalah yang terlihat paling lelah, yah wajar saja dia baru saja menyelesaikan revisi dari lagu sebelumnya, dan mungkin dia perlu merevisinya lagi nanti.
"Benar, tidak baik untuk suara kita nantinya, apalagi kau Jihoon-ah istirahat saja, kau sangat perlu istirahat sekarang." kata Seokmin, meski menyebalkan, Seokmin adalah orang yang sangat baik dan peduli.
"Seungkwan-ah suaramu sudah bagus, jadi jangan memaksakan diri untuk berlatih terlalu keras, okay?" Kata Jeonghan, dan Seungkwan mengangguk.
"Baiklah sampai jumpa besok, hari ini kita beristirahat saja." kata Jihoon menutup latihan hari itu.
-Klub HipHop-
"YOSH!" Teriak sang Leader Hiphop.
"Akhirnya selesai juga." kata Mingyu.
"Tak sia-sia kita lembur tiap hari untuk membuat liriknya." lanjut Wonwoo.
"Ini berkat Member baru kita dan dua combo Meanie, jika saja kalian selalu akur begini aku tak perlu ke ruang kepala keamanan tiap hari." kata Seungcheol sambil menepuk pelan punggung Hansol.
"ke ruang kepala keamanan? Untuk apa Hyung?"
"Melaporkan apa yang mereka perbuat pada ruangan tak bersalah ini." kata Seungcheol, berakhir dengan mendapat tatapan tajam dari Mingyu dan Wonwoo.
"Kim Mingyu! Bagaimana kalau hari ini kau buatkan kami makanan yang enak untuk perayaan berhasilnya kita membuat lagu ini?" Tanya Seongcheol, yang di tanya hanya diam, sedang berpikir mungkin.
"Boleh saja hyung, tapi hanya kita kan?" Tanya Mingyu.
"Tentu saj-"
"apa aku tadi dengar jika Mingyu akan memasak malam ini?" Tanya seseorang dengan mata yang terlihat seperti jam 10:10, Kwon Soonyoung, dia ke ruang klub hiphop karena ingin mengajak mingyu pulang bersama, beruntung dia mendengar hal yang menyenangkan di sana.
Seongcheol menatap Soonyoung, dia merasa bingung kenapa Soonyoung selalu ada disaat yang tepat?
Yah jika hanya soonyoung tak masalah sih, kurasa Mingyu masih bisa memasak makanan lezat untuk kami makan pikir Seongcheol.
"yah Mingyu akan memasak hari ini, kau boleh ikut Soonyoung-ah itu jika kau mau." kata Seongcheol.
"Tentu saja aku mau Hyung, siapa yang mau menolak makanan lezat buatan Kim Mingyu?" Katanya sumringah, orang yang disebut-sebut hanya tersenyum bangga.
"Lagi pula kau selalu minta aku memasakan makanan untukmu Soonyoung-ssiii." kata Mingyu akhirnya, dia baru sadar jika selalu dialah yang memasak setiap harinya.
"Hehe mian Mingyu-ya, tapi bukannya itu memang tugas kita? Kau memasak, aku mencuci piringnya, kau mencuci baju, aku membersihkan kamar kita." kata Soonyoung, Mingyu berpikir sebentar dan kemudian menganggukan kepalanya, dia membenarkan perkataan Soonyoung.
"Kalian terlihat bodoh jika bersama." kata seseorang yang baru saja masuk ruang klub itu, Lee Jihoon, sama seperti Soonyoung, dia ke sana untuk menjemput sahabat serta teman sekamarnya.
"apa kau mau ikut Jihoon-ah?" Tanya Mingyu, membuat semua yang disana terkecuali Wonwoo menatapnya heran, karena tidak biasanya Mingyu mengajak orang yang notabenenya adalah musuh dari sahabatnya sendiri itu.
"Ikut apa?" Tanya Jihoon.
"Kami akan mengadakan pesta kecil malam ini, Mingyu yang akan memasak, jadi apa kau mau ikut?" Tanya Wonwoo.
"Dimana?" Tanya Jihoon lagi. Yang lain menatap Seongcheol, mereka belum memutuskan akan mengadakannya dimana.
"Di halaman belakang asrama." kata Seongcheol.
"Boleh, aku tak ada kerjaan hari ini." kata Jihoon.
Dia tak menolaknya? Jihoon? Lee Jihoon? Bukannya dia benci keramaiaan dan dia menerima ajakan ini begitu saja? Astaga, Tuhan! Ada apa dengannya? Apa dia sakit? Batin Wonwoo, dia khawatir akan kesehatam dan akal sehat Jihoon yang sedikit berubah sekarang.
"Kau yakin? Akan ada Soonyoung di sana." kata Wonwoo kelepasan, Soonyoung yang mendengar namanya disebutkan pura-pura tak dengar apa-apa.
"Mudah saja, Aku akan menganggapnya tak ada." kata Jihoon, dan selesai lah masalah sore itu, mereka berenam, akan mengadakan pesta kecil di belakang asrama.
-Yayaerma1-
"Wonwoo!" panggil Mingyu, mereka baru saja selesai makan-makan dan berpisah, Jihoon entah pergi kemana bersama gitar kesayangannya, Soonyoung pergi berjalan-jalan untuk mencari ide baru, Seongcheol dia pergi ke kamar, dia bilang dia lelah, Hansol pergi menemui Seungkwan, katanya ada urusan.
"Ada apa?" Tanya Wonwoo.
"Bisa bicara?" tanya Mingyu lembut dan Wonwoo menjawabnya dengan anggukan.
"Apa reaksi Jihoon saat kau bilang kita sedang dekat?" Tanya Mingyu, tangannya menggenggam tangan Wonwoo, mengelusnya dengan penuh perasaan.
"Dia sepertinya setuju saja dengan kedekatan kita, bagaimana dengan Soonyoung? Apa kau sudah memberitahunya?" Tanya Wonwoo, Mingyu menggeleng.
"Bukan karena aku tak ingin, aku sangat ingin bilang pada mereka, tapi aku takut, Soonyoung saat marah sangat mengerikan." kata Mingyu.
"Aku tahu, tapi lihat? Jihoon yang kupikir akan marah malah biasa saja dan menganggapnya wajar." Kata Wonwoo.
"Kau benar, aku akan memberitahu Soonyoung malam ini di kamar tapi sebelum itu..." kata Mingyu.
"Ada apa?" Tanya Wonwoo, manik matanya bertemu dengan manik mata Mingyu, wajahnya terasa panas, sekujur tubuhnya menjadi kaku, dia sedang malu sekarang, ditatap begitu intens oleh seorang Kim Mingyu, siapa yang akan tahan dengan tatapannya? Apalagi dengan penuh perasaan yang terpancar dari mata itu.
"Jeon Wonwoo, mau kah kau menjadi kekasih hidupku?" Tanya Mingyu.
"..." Wonwoo diam, dia terharu/? Tidak, dia bingung. "Apa kau sedang menembakku atau sedang melamarku?" Tanya Wonwoo.
"Aku sedang memintamu menjadi kekasihku sekarang, nanti, dan kapanpun sampai maut memisahkan kita." Kata Mingyu.
"Kau melamarku." kata Wonwoo.
"Aku memang melamarmu, aku tak berniat memutuskanmu ataupun mencari orang lain, karena aku sangat menyayangimu, aku mencintaimu, dan aku akan bilang hal ini setiap hari mulai sekarang." kata Mingyu, tangan kirinya sudah ada di sekitar wajah Wonwoo, sedari tadi Wonwoo menahan rona merah di pipinya, tapi semakin lama ditahan dia malah semakin malu.
"jadi apa kau mau?" Tanya Mingyu sekali lagi.
"Mau apa?" Tanya Wonwoo lagi, sepertinya Wonwoo sedang mentest kesabaran Mingyu, apa Mingyu bisa tahan dengan sikap Wonwoo yang seperti itu.
"Menjadi kekasihku, pendamping hidupku, dan menjadi orang yang paling kusayangi di dunia ini." kata Mingyu, dia mengelus lembut pipi Wonwoo yang mulai merona, sepertinya Wonwoo tak bisa menyembunyikannya lagi.
"I-iya aku mau." kata Wonwoo malu.
Wajahnya terlalu manis dan terlalu menggoda. pikir Mingyu sambil memperhatian tiap inci wajah Wonwoo-nya.
Wajahnya terlalu dekat. pikir Wonwoo malu, rona wajahnya semakin lama semakin merah.
Wajah Mingyu perlahan mendekat dan semakin dekat, Wonwoo yang entah memang sudah menunggu hanya diam, menatap lurus pada manik mata Mingyu, Wonwoo tau dia tak akan bisa menolak Mingyu.
Wajah mereka semakin dekat dan 'cup' kecupan ringan namun cukup lama yang diberikan Kim Mingyu mampu membuat Jeon Wonwoo terpengarah, tak hanya Wonwoo ada seorang- tidak 2 orang lagi yang terpengarah di dekat mereka.
"Uppss sepertinya aku salah jalan." kata seseorang.
"Aku juga." kata yang satunya, mereka berbalik berusaha untuk segera pergi tapi sebuah panggilan menahan mereka.
"Soonyoung?" Panggil Mingyu, dia hanya ingin memastikan jika dia tak salah orang.
"Jihoon?" Tanya Wonwoo.
Soonyoung dan Jihoon yang di panggil terdiam tanpa kata di sana.
"..."
"..."
"Aku akan dengar penjelasanmu nanti Kim Mingyu, dan jangan khawatir, aku tak marah, hanya sedikit kecewa, kau bisa melanjutkan aktivitasmu tadi." Kata Soonyoung berlalu, sebuah senyum kecil terukir di wajah tampan pemuda Kwon itu.
"Aku akan dengar ceritanya nanti Wonwoo-ya, lanjutkanlah." kata Jihoon, dia juga ikut pergi dari tempat itu.
"Sepertinya mereka memang tak marah." kata Wonwoo, Mingyu masih menatap Wonwoo sejak Soonyoung pergi, dia masih ingin mencicipi bibir Wonwoo lagi pula tadi tak termasuk mencicipi, dia hanya mengecupnya, dia ingin merasakan bibir itu, bibir yang selalu menggodanya dimanapun ia berada.
"Mingyu-ya kenapa diam sa-" bibir Wonwoo mungkin akan menjadi candu untuk Kim Mingyu, dia menyatukan bibir mereka, menyikirkan jarak antara mereka, saling melumat kecil, serta menyalurkan perasaan mereka dalam ciuman itu, malam yang terasa dingin menjadi hangat untuk mereka.
"aku mencintamu Jeon Wonwoo." kata Mingyu disela ciuman mereka, Wonwoo hanya menjawabnya lewat ciuman mereka yang semakin dalam.
-Yayaerma1-
Hari yang ditunggu para murid tiba, party Hallowen yang selalu ramai dibincangkan banyak orang akan dilaksanakan lagi hari ini, semua murid mempersiapkan dengan matang dimulai dari costume, penampilan, dan kejutan lainnya yang akan memukau banyak orang, tak terkecuali klub-klub terkenal di sekolah itu.
"Malam ini acaranya berbeda dari tahun kemarin kan?" Tanya Mingyu.
"Aku dengar ada acara kejutan." kata Seokmin.
"Mingyu dan Wonwoo akan menjadi pasangan favorite tahun ini." lanjut Jihoon.
"Yak! Lee Jihoon." kata Wonwoo kesal, sejak Jihoon tau Wonwoo dan Mingyu menjalin hubungan, disetiap kesempatan Jihoon pasti akan mengejek Wonwoo.
"Apa aku salah Seokmin-ah?" Tanya Jihoon mencari teman sekubu.
"Kau benar Jihoon-ah, mereka akan menjadi pasangan Favorite tahun ini." kata Seokmin.
"Mereka bahkan selalu bersama kemana pun." lanjut Jihoon.
"Kim Mingyuuuu!" Teriak Soonyoung dari luar kelas, Jihoon, Seokmin dan Wonwoo menatap Soonyoung bingung, dan Mingyu sudah berwajah pucat, dia ingin cepat pergi dari tempat itu.
"Yak! KIM MINGYU! Kau kemanakan costume ku hah?!" Tanya Soonyoung, siapapun yang tidak pernah melihat Soonyoung marah pasti akan berpikir ternyata Soonyoung bisa marah dan itu sangat mengerikan.
"A-aku lupa membawanya Soonyoungiee." kata Mingyu, dia benar-benar merasa bersalah kali ini. "mianhae Soonyoungie, bagaimana kalau aku mengerjakan bagianmu di asrama selama seminggu ini? Asalkan kau mau memaafkanku." Usul Mingyu, yah paling tidak dia bisa meredakan bom atom yang akan meledak sebentar lagi. Garis perempatan yang ada di kening Soonyoung mulai hilang, sepertinya dia sudah kembali menjadi Soonyoung normal/?.
"Baiklah, tapi jika kau tidak membawa costumenya aku harus pakai apa untuk pesta nanti?" Tanya Soonyoung.
"Bagaimana jika pinjam dengan anak klub theater?" Usul Seokmin.
"Pintar juga kau!" Seru Mingyu, dan tanpa basa-basi Mingyu menyeret/? Soonyoung untuk pergi ke klub theater.
"Pasangan bodoh." celetuk Jihoon.
"Kau benar." kata Wonwoo, Jihoon langsung geleng-geleng kepala, pasalnya salah satu dari pasangan bodoh itu adalah kekasih Wonwoo sendiri.
-Yayaerma1-
Soonyoung dengan bantuan Mingyu, tentunya, bisa mengenakan costume yang memukau untuk malam itu,
Acara sudah mencapai puncaknya, semua penampilan yang mereka persiapkan sudah banyak memukau apalagi penampilan dari klub vocal, dance dan hiphop.
"Baiklah untuk acara selanjutnya, acara kejutan tahun ini." Kata sang MC.
"yeaayyy!" Teriak para murid yang menunggu kejutan apa yang di berikan panitia acara.
"Tapi sebelum itu lihatlah orang yang ada di dekat kalian terlebih dahulu!" kata sang MC. Semua murid yang mendengar langsung menatap orang yang di dekatnya.
Mingyu yang memang sedari tadi bersama Wonwoo, saling menatap, dan kemudian Mingyu dengan berani menggenggam tangan Wonwoo. Orang yang digenggam merona merah, dia malu tapi menyukai perlakuan Mingyu malam itu, memang tak hanya untuk malam itu, Wonwoo selalu manyukai setiap perlakuan Mingyu kepadanya.
Disisi lain, pasangan utama kita yang tidak sengaja terpisah dengan teman-temannya dan memilih ke tempat pojokan yang hanya terdapat sedikit penerangan, tak sengaja saling memandang.
"Nah, orang yang kalian pandang tadi... cobalah untuk..." kata Sang MC membuat suasana semakin menegangkan.
Apa yang akan mereka lakukan dengan orang yang dipandang? Apa kita harus mengerjainya? Bermain polisi dan penjahat? Atau memukulnya? Atau bermain bersama dengannya? Begitu banyak pertanyaan yang muncul dan jawaban dari pertanyaan tadi hanya ada pada sang MC malam itu.
"Berdansalah bersamanya malam ini!" seru sang MC, membuat para penonton berteriak tak terima, yah meski ada beberapa yang langsung tersenyum penuh arti.
"Ini malam yang indah." kata Mingyu, dia mengajak Wonwoo berdansa dengannya, lagu romantis terdengar dalam aula besar itu. Mau tak mau semua orang berdansa, meski ada beberapa yang masih saling memandang bingung.
Haruskah? Pikir Soonyoung.
Dengannya? Pikir Jihoon.
Apa dia mau? Batin Soonyoung dan Jihoon.
Berdansa? Dengan melody yang romantis ini? Dalam kegelapan yang ada?
Soonyoung dan Jihoon masih saling memandang, tak ada yang mau bergerak lebih dulu, mereka terlihat memiliki dunia sendiri, saling berbicara dalam diam mereka, sampai sang namja Kwon itu bergerak lebih dulu.
"emm.. itu.. kau tahu... kita harus.." kata namja Kwon itu bingung. Pertama kalinya dia berbicara dengan nada begitu. "Kita harus berdansa, apa kau mau berdansa denganku?" Tanya Namja Kwon itu. Dan jawaban Jihoon...
.
.
-Tbc-
.
.
Uyeee! Akhirnyaaa~ selesai juga chap 3nya, lumayan panjang kan? Memang sih di sini kayaknya chap khusus buat Meanie yang suka OTP Meanie mana suaranya?! Jangan lupa Reviewnya, sorry kalau ceritanya kurang greget :v soalnya yang bikin lagi kgk ada feel lope lope jadi bingung mau bikin greget yg bgimama :v sorry kalo banyak typo sana sini wkwk okay see you chingu~ jangan lupa tap Fav and Follow this story okay
yourgenie17 : Sorry chapter2nya kurang panjang soalnya pas lagi buntu/? ;'v gimana chap yang ini? Lumayan panjangkan? Udah ngusahain buat bikin yang panjang meski masih kurang panjang :'v
JonginDO : kkk~ ini udah lanjut kok~ :v nikmatin Meanienya yah~
otokeLic : ini Meanienya udah muncul kok :v duh bikin baper author ajah si Meanie :''v
BSion : kkkk~ terus baca yah . nantikan couple SoonHoon nan kiyut" ini nyatunya kayak gmna :v btw
Kim ChenMin : kkkk~ siapa yah? Emm ;v jawabannya ada di chap 4 dan 5 jadi tunggu aja yah~ kalo banyak yang review pasti cepet update kok, kkk~
Uhee : eum,, siapa yah? Kkk~ yang pasti bukan SoonHoon :v mereka aja baru deket ntaran/? :v
Gomawo udah mau baca bakalan update secepatnya (kalo bisa) :v btw si SoonHoon kalo bikin moment kenapa sweet banget yah/? Mereka tuh sering banget saling tatap/? Dan berasa di sana cuman ada mereka berdua . mereka berdua tuh unyu" menghanyutkan :v dan lagi pas ada Seventeen pre debut film gk nyangka banget mereka bakalan ada divideo yang sama . astaga di situ si Jihoon bilang dia ngestalk/? Soonyoung . dan Soonyoung bilang kalo Jihoon itu imut . dan kalian udah liat Video Seventeen yang bareng Samuel itu kan? duuhh kangeenn bangeett sama mueell . dan adakan yang Soonyoung duduk di sebelah muel serta Jihoon yang duduk di pangkuan Seungcheol appa/? karena Jihoon ada di sebelah Soonyoung dia jadi natap Soonyoung mulu :v
Okeh dari pada makin lama makin panjang ini cerita mari kita akhiri sampai di sini dan Annyeong!~~.
